Hari 2 - Menulis di Media Sosial
https://www.youtube.com/watch?v=sFZs6ldEPkI
Transcript:
(00:04) aman ya videonya terlihat atau enggak Sip Kalau gitu oke kita mulai ya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat datang di sesi yang kedua sesi kedua ini awalnya Kita harusnya ngebahas tentang Instagram dan juga Twitter Namun karena satu dan lain hal jadi diubah dulu dengan konten yang tidak kalah pentingnya yaitu menulis konten di media sosial nah Pada kesempatan kali ini pada pertemuan kali ini tentang menulis konten di media sosial kita akan coba bahas barang-barang Cukup dua hal aja yang pertama adalah tentang
(00:51) yang pertama adalah tentang hal-hal yang mesti kita perhatikan sebelum menulis konten di media sosial seperti apa dari mulai memperhatikan brief terus juga proses menulisnya Seperti apa apa-apa aja yang harus diperhatikan dan juga pas masuk ke proses kreatif apa juga yang harus diperhatikan itu nanti bakal kita bahas barang-barang lalu Yang kedua kita akan coba lihat beberapa jenis dan juga teknik copywriting kalau yang jenis copyrightning ini cuma sekilas aja tapi kalau misalnya untuk yang teknik copywriting kita nanti akan coba bedah
(01:23) tiga teknik copyrightning dan pembedahannya akan dilakukan secara mendalam yang akan jadi bahan adalah 3 konten yang pernah saya buat dan 3 konten ini mendapatkan Interaksi yang luar biasa tinggi ada salah satu kontennya itu dia bisa Nggak dapetin interaksi sampai belasan ribu ada juga yang bisa ngedapetin impresi sampai dengan 3 juta impresi salah satu konten Twitter yang kemarin tempat saya share ya di grup ya Nah itu dapat tuh 3 juta impresi Nah nanti bakal kita coba bedah gimana ya proses menulisnya Lalu ada satu lagi
(01:58) nggak banyak tapi cuma dapet ribuan engagement lah kurang lebihnya nanti bakal kita coba bedah juga proses yang dilalui Langkah Demi Langkah hingga akhirnya bisa memutuskan Kenapa sih konten itu yang ditulis jadi Cukup dua ini aja dan sama seperti biasanya silahkan sediakan beberapa benda yang mungkin bisa bikin nyaman dan yang paling penting adalah air putih ya sama reminder HP mungkin agak digeser dulu sedikit karena kita cukup panjang nih waktunya gitu Oke kita mulai bareng-bareng teman-teman ini adalah hal yang basic tapi penting buat kita
(02:40) perhatikan yaitu ada beberapa hal yang pertama Ya kita coba samain definisi Dulu ketika kita nulis konten di media sosial dengan copyrighting tujuannya adalah dua hal ini karena kita menggunakan ini ya menggunakan pendekatan copyrighting dan copyrighting itu ada banyak sekali definisinya Tapi menurut saya setelah mencoba mencari di berbagai macam tempat dan menjalani waktu selama dua setengah tahun terakhir ini kesimpulan yang saya dapat copy rating itu adalah seni dan teknik menulis untuk membuat orang lain
(03:16) meyakini dan atau melakukan sesuatu Jadi kalau misalnya dibawa ke konteks media sosial meyakini dan atau melakukan sesuatunya ini bisa banyak pertama bisa ke arah kita ngajak dia untuk ngelakuin engagement bisa juga ke arah kita ngajak dia untuk ngelakuin nge-share konten kita ke media sosial lainnya atau ke IG Story dan lain sebagainya gitu ya bisa ngajak dia untuk komen bisa juga ngajak dia untuk follow bisa juga untuk bahkan ya ngelakuin pembelian itu pun sangat mungkin mungkin aja dan saya pun pernah ngelakuin itu dari satu konten ternyata
(03:51) bisa ngedatengin audience yang banyak sekali untuk beli satu buah produk gitu nah Kita samain definisi-definisinya tadi seni dan teknik menulis untuk membuat orang lain meyakini Atau melakukan sesuatu Memang secara umum cover rating dipakainya biasanya buat iklannya tapi untuk keperluan media sosial juga sangat mungkin untuk dilakukan nah prosesnya gimana sih untuk bisa nulis kopinya dengan oke yang pertama kita sebagai orang yang ngelola media sosial biasanya bakal nerima brief nih nah pada saat proses memahami brief
(04:25) pastikan banget bahwa tidak ada perbedaan persepsi antara kita sama orang yang ngasih Brave dosen yang kedua pada saat proses penulisan copynya sebisa mungkin kita nulis berbagai macam opsi Jangan cuma nulis satu kali habis itu udah tuh selesai begitu aja padahal Biasanya seperti yang sempat saya sampaikan di pakan lalu apa yang kita sampaikan di awal itu seringkali nggak oke makanya perlu banget buat kita nyediain beberapa opsi baru dikirimin gitu ya ke orang yang ngasih brief atau mungkin ke Manager kita atau kulit kita
(05:00) lalu tahapan yang ketiga adalah masuk ke proses kreatif yaitu kita bekerjasama dengan tim kreatif dan satu faktanya adalah tim kreatif biasanya dia punya SMA sendiri service level agreement sendiri ada yang diamin 3 maksimal ada yang H -4 ada yang H - seminggu kita udah harus nyetor copy kontennya Jangan sampai kita mencintai kerja sama antara kita di tim media sosial dan tim kreatif gara-gara kita nggak disiplin nih masalah deadline memberikan kopi ke tim kreatif Nah dari tiap tahapan tadi juga ada tahapan-tahapan lainnya ada beberapa hal
(05:41) lainnya juga yang harus diperhatikan misalnya pada saat menerima brief kita harus benar-benar taruh perhatian kuat sama tiga hal ini pertama ya dari sisi tujuan pembuatan kontennya coba ditanyain lebih lanjut atau dipahami lebih lanjut tujuannya apa sih konten yang mau dibuat Apakah buat awareness Apakah buat consideration Apakah bisa mengarahkan orang untuk membeli produk dari kita atau Ya udah daily content doang yang riding the trend gitu nah berikutnya pesan apa yang pengen disampaikan tapi bukan cuma pesan apa
(06:13) yang pengen disampaikan pastikan juga kita bener-bener paham pesan apa yang tidak boleh disampaikan karena biasanya dalam satu buah brief yang Oke dia bakal ada yang boleh dan yang tidak boleh dan itu bakal menjadi pagar kita dalam berkreasi nggak buat kontennya yang berikutnya adalah deadline pembuatan nah ini juga jadi satu hal yang penting banget Kenapa karena panjangnya 1 buah deadline itu akan berpengaruh terhadap seberapa kreatif juga seberapa banyak eksplorasi yang bisa kita lakukan terhadap konten yang mau kita buat Nanti
(06:48) kalau misalnya deadline yang mepet otomatis kita nggak bisa mikir yang aneh-aneh tuh Harus berpikir taktis biar pesannya bisa tetap terdeliver bisa tetap tersampaikan tanpa ada kualitas yang berkurang juga nah terus di dalam satu buah brief biasanya ada dua tipe nih ada yang briefnya itu benar-benar diserahkan ke kita ada yang di dalam berita itu benar-benar diserahkan ke kita kita mau publikasi lewat mana ada juga yang nggak Nah ini biasanya bakal terjadi ketika ada request dari luar tim media sosial ini sering banget nih misalnya Pas kita
(07:27) udah bikin plan jauh-jauh hari kita udah bener merencanakan dengan baik kontennya selama 1 bulan ke depan itu mau ngebahas apa aja tiba-tiba dari tim produk dari tim apa namanya [Musik] dari tim people tiba-tiba nitip nih konten eh tolong dipublikasiin dong konten ini penting banget soalnya Nah kita tuh punya hak sebenarnya untuk menentukan mau masuk ke kanal yang mana Kalau dulu saya bikin filtrasi setiap kali ada request yang masuk selama itu masih sesuai dengan SMA kalau desain tentunya sekitar H min seminggu untuk
(08:08) konten request saya bakal kasih poin kasih scoring di setiap request konten yang masuk misalnya Apakah ini berpengaruh terhadap sales kalau misalnya berpengaruh poinnya bisa jadi bakal jauh lebih tinggi apakah ini bisa mengundang Interaksi yang banyak kenapa ini jadi salah satu filtrasi yang penting karena ya namanya di media sosial kita kan harusnya ngebuat konten yang bisa engang ya buat orang-orang Jadi kalau misalnya itu nggak terlalu bisa engaging kontennya maka bakal dapat poin yang rendah Lalu ada filtrasi filtrasi lainnya juga gitu
(08:43) kan Nah dari sini kita jadi bisa menentukan nanti kan masing-masing request itu bakal dapat skor Nah dari skor yang diberikan tadi kita bisa kelompokkan misalnya skor 1 sampai 10 itu cuma dapat layanan dari kita IG Story skor 11 sampai 20 dapat layanannya IG Story sama Fit tapi single image terus skor 20 sampai dengan skor 30 misalnya dapat layanan paket komplit jadi seolah-olah kita tuh jadi influencer Padahal kita adalah orang yang megang ini orangnya megang akun brand akun brand kita gitu dan sah-sah aja dan semoga teman-teman di sini
(09:23) diberikan keleluasaan juga ya untuk mengelola media sosialnya sampai segitunya Karena kalau saya dikasihnya sampai segitunya bener-bener berhak untuk menolak request-an ataupun berhak untuk menentukan request-annya itu mau dimasukkan ke kanal publikasi yang mana lewat fitur yang mana Kayak gitu bener-bener diberikan kebebasan sampai segitunya Nah jadi harapan saya sih bisa kita tentuin sendiri ya kita bisa punya kebebasan untuk nentuin sendiri karena kita adalah pemilik channelnya karena kita adalah yang mengelola channelnya
(09:57) nah pada saat menulis konten perhatikan tiga hal ini juga kalau Kemarin kan kita belajar filtrasi dari sisi ini ya yang pertama kita coba filter dari sisi value-nya masuk atau enggak terus kita juga filter dari sisi masuk ke konten pilar kita atau enggak habis itu kira-kira bisa atau nggak kita cari point Office yang baru itu satu hal dan ini adalah hal yang lainnya juga Jadi selain yang nyobain yang tadi kita setelah dapet idenya nih Akhirnya bisa nih masukin kita bisa nih buat konten yang a gitu kan Nah selain hal itu bisa dilakukan
(10:35) gini juga kita coba reset konten-konten yang udah ada di luar sana dan kita coba cari point Office yang baru ini langkah pertama yang tadi lalu kita perhatikan juga ini format konten yang mau dibuat kayak gimana Kenapa karena kan setiap channel itu dia punya berbagai macam format konten ya kayaknya di Kayak misalnya di Instagram di Instagram aja format kontennya ada yang single image ada yang Kak rossel ada yang reals bahkan kalau misalnya mau ditelusuri lebih lanjut ada fitur guide ada fitur highlight ada fitur IG Story dan lain
(11:08) sebagainya banyak sekali formatnya Twitter pun juga demikian Link in pun juga demikian Nah makanya penting bagi kita untuk bisa menentukan informasi yang mau kita sampaikan yang sesuai sama brief tadi akan lebih maksimal masuk ke format yang mana lalu berikutnya adalah penggunaan formula formula di sini maksudnya adalah formula copyrighting dan ada banyak sekali pilihan for mula copywriting yang bisa kita gunakan namun yang akan kita bahas di sini Hanya beberapa saja karena memang wawasan saya masih terbatas di situ nih tapi
(11:41) alhamdulillah dengan wawasan dengan beberapa copy rating yang baru saya pelajari tadi dampaknya itu udah oke banget dan semoga teman-teman juga bisa ngedapetin dampak yang serupa nah berikutnya dari sisi kreatif dari sisi kreatif ketika kita pengen merequest ketika kita pengen minta dari tim kreatif untuk ngebantu pekerjaan kita untuk mewujudkannya jadi satu buah visual yang Oke entah itu dalam bentuk gambar video audio dan lain sebagainya kita pastikan dulu sebelum kita request ke sana copy dari kita tuh udah final
(12:17) udah bener-bener edisi revisi paling akhir lah Bisa dibilang gitu kenapa ya karena nggak oke aja apalagi kalau misalnya kontennya konten video Ya udah di render nih baru sadar pas di tengah-tengah Oh ini ada kopi yang salah ada yang typo ada yang salah ketik dan lain sebagainya akhirnya kan berarti harus di render ulang dan prosesnya juga panjang lagi gitu kan Nah makanya pastikan banget agar tidak menyusahkan pihak lain kita melakukan finalisasi kopi dulu setelah itu perhatikan juga dari sisi SMA nya yang tadi sempat
(12:53) disampaikan jangan sampai kopi kita udah bagus tapi sebenarnya nggak masuk nih ke SMA nya mereka mereka mintanya h-3 maksimal kita malah dadakan h-1 tapi memang sih ada beberapa tipe konten yang boleh sebenarnya buat dadakan asalkan memang terjalin kerjasama dan kesepakatan antara kita sama tim kreatif contoh konten yang sifat kebanyakan adalah konten untuk trend yang durasinya itu tidak lama yang kayak konten yang kayak tren itu cuma satu sampai dua hari kalau misalnya lewat dari itu tuh udah nggak bisa udah
(13:28) nggak bakal kemakan sama target sama orang-orang gitu ya contohnya biasanya yang trend kayak gitu adalah trend yang berlaku secara nasional ketika menang piala AFF ketika menang badminton dan lain sebagainya Itu kan nggak memandang brand sama target audience lagi tuh kalau udah kayak gitu kita langsung ambil aja saat itu juga siapin kontennya minta tim kreatif untuk buatin dan kalau misalnya Memang udah terjadi kesepakatan bersama dan mereka bakal buatin dan ketika naik engagementnya gila-gilaan ketika kita manfaatin si training yang tadi terus
(14:02) berikutnya setelah kontennya Jadi udah dibuat secara kreatif sama mereka yang perlu kita lakukan adalah terus-terusan melakukan revisi mungkin agak bertolak belakang sama finalisasi kopi yang tadi tapi pada saat hasil kreatifnya udah jadi bisa jadi yang bermasalah udah bukan kopi lagi Tapi yang bermasalah adalah tampilan visualnya yang bermasalah adalah kalau tim kreatif salah copas misalnya yang harusnya ada di slide 5 ternyata malah di copasnya di slide 6 atau di slide 4 sama slide 5 kopinya sama yaitu Kan bahaya Ya nggak mungkin kan kalau
(14:43) misalnya kita langsung publikasi itu makanya bener-bener penting untuk ngelakuin terus-terusan revisi ini gitu nah terus ada beberapa hal juga yang bisa kita tempuh untuk meningkatkan kemampuan copyrightning kita dalam menulis konten Ya tentu saja konteksnya yang pertama ikut beragam pelatihan pastinya ini By the way dokumentasi kita kemarin tapi yang diincer ini sekali lagi yang diincar bukan sertifikatnya tapi insidenya karena biasanya dari satu buah Sharing Session ada berbagai macam Insight dari beragam pembicara
(15:18) gitu kan Nah kita ambil tuh pengalaman praktek mereka seperti apa kita coba terapkan yang emang cocok sama konten kita agar kualitas konten Kita juga bisa jadi lebih baik dari waktu ke waktu sama yang kedua saya akan sangat menyarankan teman-teman untuk ngebuat ini Buatlah swipe files dalam konteks media sosial coba kumpulin semua konten media sosial yang menurut teman-teman bagus yang menurut teman-teman Oke engagementnya rame segala macam kumpulin dalam satu tempat kalau saya ngumpulinnya di ini di notion ini bukan screenshot-an saya tapi saya
(16:00) punya kumpulan slide files isinya adalah konten-konten media sosial yang menurut saya bagus dan ini sering saya jadiin inspirasi ketika Lagi buntu nih pengen nulis konten kayak gimana ya saya liatin kumpulan konten-konten yang menurut saya bagus kalau misalnya nggak bikin kayak gini juga bisa juga manfaatin fitur yang ada di media sosial masing-masing karena ada fitur save ya di Instagram ada fitur save di tiktok juga ada demikian fitur save di Twitter kalau misalnya mau dikumpulkan jadi kumpulan tweet lewat
(16:32) Twitter moments juga silakan bisa-bisa aja gitu kan pokoknya sediakan satu tempat aja untuk bisa dijadiin wadah beragam inspirasi konten-konten keren dan ini bakal bisa kita jadiin referensi nantinya soal files itu berupa screenshot atau gimana bisa berupa screenshot bisa juga nggak berupa screenshot misalnya ya tadi kita menentukan files konten-konten Instagram lewat fitur save yaitu kan bukan screenshot kan kita tinggal masuk aja ke kolom yang save files atau save konten Terus dilihat Tuh semua konten yang pernah
(17:11) kita save bakal muncul di sana di bookmark gitu ya di tiktok juga demikian kan ada kolom bookmarknya bisa kita liatin selama ini konten-konten yang pernah kita bookmark apa aja dan itu bakal jadi inspirasi luar biasa sih kalau di slide itu kita nggak harus berupa screenshot ya kita bisa masukin Link yang nanti dia bakal generate jadi satu buah thumbnail gitu ya Misalnya kita link ke Youtube gitu Nah nanti bakal muncul tuh kita bisa play langsung dari notion-nya tapi untuk untuk yang lainnya yang mungkin nggak bisa dimasukin link ya
(17:50) berarti di screenshot aja masukinnya setidaknya benar kata Alula ini jadi kayak halaman inspirasi buat kita banyak hal ya bukan cuma inspirasi ide kopi rating tapi ide-ide konten lainnya juga misalnya bahkan campaign pun lebih siap demikian gitu dan gak harus kita yang buat menariknya Kita juga bisa langsung ngebuka aja directory files dari karya-karya terkeren yang ada di Indonesia tahu nggak kira-kira bisa nemuinnya di mana ada satu tempat yang isinya adalah kumpulan konten-konten keren ada yang pernah tahu Betul kata Taufik
(18:36) di Citra Pariwara itu tinggal masuk tuh ke list para pemenangnya Wah tuh surga banget lah buat kita anak-anak konten ya karena Desainnya ada banyak kategorinya ada yang dia berdasarkan konten audio ada juga yang campaign media sosial konten media sosial dan lain sebagainya di website Citra Pariwara komplit bisa teman-teman pelajari satu persatu dan itu bisa jadi inspirasi banget tapi mungkin Bedanya nggak bukan sesuatu yang bisa langsung kelihatan videonya gitu kan kalau misalnya di sini kita bisa langsung kelihatan konten-kontennya apa
(19:11) aja kalau misalnya di sana ya tentu aja harus klik klik salah satu dulu gitu baru Akhirnya bisa kelihatan videonya kayak gimana gitu Jadi saran saya sebagai orang yang berkecimpung di media sosial rajin-rajinlah buka Citra Pariwara Oh ya By the way Saya lagi ngajuin Citra Pariwara buat klip game Mohon doanya ya semoga menang oke terus berikutnya coba buat fake Project ya aider fake Project atau buat konten di media sosial sendiri sih ini bisa dilakukan nah cuma ada satu hal yang menarik nih dari pembuatan fake project ini karena dengan
(19:56) membuat fake project ini kita jadi mengasah daya kritis kita juga terhadap konten-konten yang beredar di luar sana Misalnya ini cuma salah satu contoh ya dari fact Project tadi akhirnya kita bisa buatkan satu buah konten misalnya kayak yang pernah dilakukan sama teman saya Imawan Pradipta Dia pernah tuh ngebuat konten kritis konten kritik tentang salah satu kopi yang ada di halaman aplikasi flip Nah kalau kita konteksnya karena media sosial bisa-bisa aja kita ngambil study case salah satu postingan di salah satu brand kita bawa
(20:34) ke apa namanya ke satu buah konten kita coba kritisi kontennya Nah itu sah-sah aja untuk dilakukan gitu nah dengan kita melakukan yang kayak gini bentuknya bebas ya entah kita mau pakai visual kayak gini atau kan kalau saya seringnya cuma nulis aja tuh di link In tapi dalam teks yang cukup panjang itu juga boleh-boleh aja Intinya kita menceritakan sih Apa sih yang sebenarnya Oke dan tidak Oke dari konten ini atau kalau misalnya bukan mengkritisi cuma sekedar menceritakan proses pun itu juga nggak masalah kita menceritakan proses
(21:08) kita membuat satu buah konten resoning dibalik satu buah konten atau Kenapa konten ini berharga buat kita kita coba ceritain secara rutin di media sosial dan itu nantinya akan menjadi keuntungan buat kita sendiri keuntungannya adalah bisa jadi dapat apa ya Temen diskusi atau mungkin bisa jadi lebih dilihat sebagai orang yang mengerti tentang bidangnya dan nggak menutup kemungkinan bisa dapat kesempatan untuk bekerja yang lebih baik juga nah yang gak kalah penting adalah coba ngebangun terus networking sama ngebangun portofolio ini sih udah sih
(21:48) networking tuh jadi kuncian banget bahkan kalau menurut saya atau working adalah kunci kita bisa dapat kerjaan yang oke tanpa adanya kita kenal orang-orang yang berpengaruh dari satu tempat atau mungkin kalau misalnya kita nggak kenal orang-orang yang apa namanya Dia keren banget di satu bidang gitu ya kita mungkin nggak bakal bisa dapet nilai tambah ataupun kita dapat pekerjaan tambahan dari dia kalau misalnya Network kita nggak oke makanya mulai dari sekarang Coba di inilah yang ada teman-teman di sini kan orang-orang
(22:25) keren semua nih insya Allah bisa saling berbagi Project ya nanti kalau misalnya saya ada dapat project dan ternyata tidak kepegang saya bakal lempar ke grup Insya Allah biar kita bisa maju bareng-bareng karena berat kayak kemarin tuh ada sempet tuh dapet satu buah Project ngerjain konten media sosial untuk Link in 1 buah perusahaan nilainya 8 juta Terus setelah saya coba selama satu pekan ternyata waktu saya nggak banyak untuk bisa ngerjain konten satu bulan itu akhirnya saya coba apa namanya minta kenalan saya yang
(23:11) nulisnya tuh bagus banget saya minta Oke lu kerjain ya bagian konten media sosial gua ngerjain bagian konten landing page aja gitu tapi nanti hasilnya kita bagi dua kayak gitu jadi ya dengan networking ya kita jadi bisa dapat berbagai macam kesempatan juga kedepannya terus sama ngebangun portofolio ini juga jadi satu hal yang penting banget ngebangun portofolio bisa secara formal ataupun informal kalau misalnya secara formal ya bener disediain satu slide khusus atau satu dokumen khusus yang isinya beragam kerjaan terbaik kita dan kalau misalnya
(23:45) informal ya sering update aja di link In atau di media sosial lainnya begitu teman-teman boleh kalau misalnya ada yang mau didiskusi dulu sebelum kita masuk ke bab kedua Tapi ini panjang banget pembahasannya karena ini dari sini dari slide 21 sampai dengan 105 itu adalah bab kedua panjang kan silahkan mangga teman-teman kalau kita mau discus di awal dulu soal basicnya portofolio itu sebaiknya isinya apa aja ya tadi hal-hal yang pernah kita lakukan dan sebaiknya yang dimasukin di sana adalah hal-hal yang berhasilnya ya
(24:31) tentunya dan kita tulis tuh itu karyanya apa linknya bisa diakses di mana Kalau bisa Jadi kalau misalnya ada orang pengen ngeliat karyanya itu bisa diklik linknya dan dia bisa lihat langsung Dan satu hal yang tidak kalah penting adalah peran kita apa Jadi jangan sampai blooffing juga ada konten yang bagus banget nih hasilnya ternyata Peran kita adalah ngeposting peran juga sih tapi jangan sampai kayak gitu juga gitu channel growt gimana ya ngasih listnya Maksudnya gimana tuh Kak Via Boleh dong di elaborasi lebih lanjut aja lewat Open
(25:11) Mic ini misalnya kayak yang tertulis kan ada pertumbuhan Instagram flip dari berapa ke berapa gitu itu kan kita nggak ada screenshot itu bisa diakses dari ini dari apa namanya tools pihak ketiga ini nggak usah nampakin dari awal misalnya cuman 10 jadi 100 itu nggak usah nggak kalau mau ditambahin juga nggak papa lebih bagus lagi dapat pas awalnya itu loh Kak Terus tau-tau Udah lama baru nyadar udah bertumbuh gitu soalnya seperti itu tadi solusinya adalah coba pakai aplikasi pihak ketiga nanti bakal ketahuan tuh dia perkembangannya kayak gimana Jadi
(26:04) nggak harus nggak harus dari kita tapi ada juga aplikasi pihak ketiga yang bisa ngebaca itu Tapi sayangnya berbayar Oh iya kak Makasih ya Kak Yang kemarin tuh analisa.io kita bisa ngecek di tanggal berapa sampai tanggal berapa itu pada saat itu kondisi followersnya berapa dan sekarang berapa ada lagi teman-teman nah saya tuh anomali ke Yudha saya nggak bikin portofolio Beneran gak bikin portofolio sama sekali tapi Project masuk gimana tuh jadi itu dari mulut ke mulut gitu loh seringkali dapat projekannya saya ngebantuin brand a nih terus cerita sama
(26:57) temennya yang punya karya juga yang punya bisnis juga akhirnya saya dihubungin sama temennya dia ngerjain lagi Project eh dia puas ngerjain ceritain lagi ke temennya dapet Project lagi kayak gitu jadi ya lewat WOM ya World of mode juga bisa gitu nah sama personal branding di Link in juga termasuk bisa aja masuk ke kategori portofolio tapi kan tidak ada file khusus ya kalau misalnya kita bisa tuh masukin ke bagian fitur ya kan Kan ada di profile terus bagian fitur Kita masukin aja berbagai macam karya-karya kita atau di bagian
(27:35) experience pun juga bisa di Kita masukin karya-karya kita di tiap jabatan yang kita duduki pada saat itu apa-apa aja karyanya itu kan bisa dimasukin itu bisa masuk juga ke portofolio gitu Jadi nggak harus bentuknya file khusus secara informal pun juga bisa manfaatin Link in pun juga bisa tapi networking sih oke banget networking gitu seringkali dapat kerjaannya emang dari networking bukan bukan dari melamar kemana-mana Atau segala macam nggak makanya ada candaan ini ya ada candaan orang yang kualified kalah sama orang
(28:14) yang kenal orang dalam ya nggak salah emang itu bener faktanya kayak gitu itu cara dunia bekerja saat ini ketika Lo kenal sama orang dalam lo punya privilege untuk bisa mendapatkan kesempatan itu jauh lebih baik karena dia kenal Tapi tetap pada saat itu tetap ya setelah itu tentunya bakal ada proses seleksi yang normal juga tapi setidaknya kita bisa selangkah lebih dekat gitu untuk masuk ke sana Ya misalnya nih ini eh nggak tahu deh ya tapi pokoknya ada satu hal menarik banget dengan pekerjaan saya yang baru ini
(28:56) nanti ya cerita Oke cerita cerita-cerita Sementara saya pause dulu recordnya mana ya [Tertawa] keberuntungan terjadi saat kemampuan bertemu dengan kesempatan betul setuju setuju seru banget sih prosesnya lanjut ya Oke nih bakal panjang sekali lagi kelanjutannya dari slide 21 sampai dengan slide kelima saya 105 kita cuma ngebahas 3 konten jadi siapkan mentalnya untuk 3 konten yang super panjang ini pembahasannya nanti setiap selesai satu konten masuk
(30:00) sisanya Jawab aja biar nggak capek Oke pertama kita coba cek dulu deh ada beberapa jenis copyrighting yang sebenarnya beredar di internet ya nih saya ngambil dari ecrut nih beberapa jenis copywriting ini banyak banget ada sales copywriting tujuannya untuk bisa ngejual sesuatu Seo copywriting biar halaman website kita bisa tampil di peringkat di halaman pertama gitu ya di Google Web copyrighting ya buat cerita-cerita gitu atau ya pokoknya cerita tentang pendirian perusahaan dan lain sebagainya teknikal copywriting
(30:35) untuk bikin panduan biasanya kan harus jelas ya terus kreatif copywriting ini yang biasa kita lihat wujud akhirnya itu jadi bentuk iklan entah itu di TV radio audio wah seru deh pokoknya Kemarin saya juga sempat bikin iklan audio nih udah tayang di joox dan sebentar lagi mau ditayangin di tempat lain juga terus ada PR copywriting ya untuk apa sih tulisan lisan yang sifatnya itu mewakilin pendapat perusahaan di muka publik gitu Jadi ada banyak banget ya gitu Kalau misalnya kita cek jenis-jenis kopi ratingnya Oh udah recordingnya udah
(31:12) dilanjut tenang tadi di pause sedikit doang udah belum Ya udah kan Iya udah nah kan tadi ada banyak jenis Ya tapi saya sendiri itu sebenarnya kurang sepaham sama berbagai macam jenis koperating yang tadi ditunjukin tuh di website Kenapa menurut saya bikin bingung aja karena kan kalau misalnya kita coba cek di berbagai macam tempat lebih banyak copywriting itu ngebahas soal Gimana caranya kita bisa ngebuat seseorang convert gitu kan bisa membuat seseorang mau beli produk kita kaitannya itu erat banget sama jualan
(31:55) atau kalaupun bukan itu lebih banyak nggak kalah banyaknya juga pengertian soal gimana kita bisa ngedilever pesan dengan oke nah di liver Apa namanya value dengan oke lewat pendekatan ilmu copyrightning tadi Nah akhirnya Saya memutuskan untuk tidak percaya dulu sama beberapa jenis copyright yang tadi karena bikin bingung Apakah di kemudian hari saya bakal percaya bisa jadi gitu Tapi satu hal yang pasti dalam kesempatan kali ini kita balik ke definisi ini dulu aja soal gimana sih bisa ngebuat orang lain meyakini Atau melakukan sesuatu dulu
(32:35) gitu ya nah ini ada beberapa formula copyrighting yang bisa dipakai dan beredar di internet juga sebenarnya contoh-contohnya juga sudah lengkap ada Aida teman-teman pasti bosen banget sama Aida udah sering ya ngeliat ya di sini Siapa yang yang ketika ikut pelatihan abcd ngebahasnya Aida mulu Coba tulis dari kolom komentar bosen banget karena Ya gimana Itu yang paling populer itu yang paling populer isinya Aida terus Kak Eka juga pernah tuh ikut pelatihan saya yang Link in Kalau nggak salah Aida juga tapi konteksnya lebih ke
(33:22) gimana buat nulis konten di Link In nah itu paling populer dan Emang terbukti berhasil gitu ya terus ada Pais problem agited the problem sama solution nah ini favorit saya sekarang benar-benar suka saya sama problem dan solution karena ini tuh ngebawa pendekatan yang baru dan to the point gitu loh pertama ngebahas masalah terus kedua masalahnya digedein episode dikasih solusi nih solusinya biar Masalah lu Nggak makin gede kayak gitu terus ada Fab features advantage sama benefit ini belum pernah saya pakai sama
(33:59) sekali BAB kalau ini saya rutin setiap pagi [Tertawa] Maksudnya saya pernah make lah ya Yang yang rumus before after Bridge nah yang itu itu pernah saya pakai tuh dan ini ngehasilin impresi yang banyak banget impresinya itu bisa sampai 3 juta di satu di salah satu konten Twitter yang kemarin saya share nanti saya coba bedah gimana sih proses pembuatannya Iya bener yang ada foto saya waktu kecil terus ada Pads problem agited this credit sama solution ini sebenarnya pengembangan dari pas sama seperti aidka yang sebenarnya dikembangkan dari Aida
(34:44) terus ada ACCA PPP for you force banyak yang belum saya tahu mungkin di luar sana juga ada lagi tuh berbagai macam formula lainnya ada yang pakai rima dan lain sebagainya Pokoknya banyak banget ya cuma di kesempatan kali ini kita bakal coba bahasnya 3 ini nih Aida pai sama BAB kalau aidka saya sering pakai juga tapi ini lebih kepenulisan landing page karena powerful banget sampai dengan saat ini ya untuk ini jadi saya suka banget konversinya itu bisa 10% ketika nulis pakai si AIDS kalau saya kadang suka terlanjur atau
(35:23) tertukar antara Aida sebagai formula compareting dan Aida sebagai marketing final Iya nggak masalah suka tertukar kayak gitu karena emang ini bisa dimanfaatkan sebagai final juga bisa dilihat sebagai final ya tergantung dari keilmuan mana kita ngeliatnya gitu nih contohnya ya konten pas problem agitech the problem sama solution siap-siap ini bakal panjang banget jadi siapin air minumnya kalau misalnya udah mau habis diambil dulu jadi di bagian ini saya bakal Coba jelasin proses pembuatannya secara detail jadi pada saat itu Pada suatu hari saya
(36:09) dapat Brave untuk ngebuat konten mengenai fitur isi token listrik jadi singkatnya flip punya fitur isi token listrik gitu ya nah saya diminta untuk bikin ini karena selama ini belum dapat wearness yang cukup oke di media sosial khususnya di Instagram karena kenapa di Instagram karena di Instagram itu channel media sosial utamanya kami kami Nggak dapetin banyak impresi dari sana Nggak dapetin banyak klik dari sana Jadi bener-bener diperhatikannya Instagram terus saya diminta untuk buat satu konten agar bisa membuat orang lain tahu dan
(36:48) tertarik jadi bukan cuma tahu tapi juga tertarik sama fitur isi token listrik ini dan pesan yang mesti di highlight adalah ini biaya layanan yang terbilang murah 500 rupiah jadi ini harganya bener-bener mesti dimension lalu dikasih deadline h+7 dari tanggal brief diberikan jadi waktunya cukup panjang ya untuk eksplorasi dan ini saya manfaatkan baik-baik pada saat itu nah balik lagi ke soal masalah brief ingat kan ya tadi kita sempet coba bahas ketika kita pengen ngebuat ketika kita menerima satu buah brief kita harus bener-bener memperhatikan
(37:29) tiga hal ini tujuan pembuatan Pesan yang ingin disampaikan sama diet lainnya karena ini benar-benar berpengaruh sama karya seperti apa yang nantinya kita bisa hasilkan dari tujuan pembuatan minta dulu Jelas dimintanya adalah untuk ngedapetin awareness yang cukup baik di media sosial lalu Pesan yang ingin disampaikan adalah biaya layanan yang terbilang murah dan deadline ini adalah h+7 tapi di satu sisi ada kontradiksi kalau misalnya kita lihat di sini cuma bukan pesannya tujuannya kan wearness Tapi kok pesannya biaya layanan
(38:09) 500 itu sangat tidak mungkin bisa dibilang Nggak mungkin dilakukan karena kalau misalnya ini kan ini hardsel kan sedangkan yang ini untuk awareness kita butuhnya soft selling kita butuhnya bener-bener cerita yang menarik konten yang menarik yang bisa dinikmati banyak orang Oleh karena itu yang saya pikirkan pada saat itu adalah saya akan membuat konten reals karena konten reals itu bisa ngejangkau audience yang lebih luas dan sehingga nanti jadi tujuan aware saya bisa tercapai tapi promosinya yang bagian message utamanya tadi itu bakal
(38:47) ditaruh di bagian paling akhir yang apa tadi yang biaya layanan cuma 500 rupiah tujuannya apa biar orang mau nyaksiin dulu sampai akhir baru habis itu dia bakal ngeliat pesan utamanya Oh ternyata isi tokennya murah kalaupun orang tersebut nggak bisa menerima pesan utamanya setidaknya dia sudah menyelesaikan video sampai dengan bagian-bagian paling akhir dan itu sangat bagus untuk konten kita di media sosial konten apapun ya ketika orang mau melihat konten kita sampai akhir atau menuju paling akhir dan dia berinteraksi
(39:28) sama konten kita setelah itu itu peluang konten kita untuk tersebar luas ke berbagai macam tempat jauh lebih banyak lagi apalagi untuk konten-konten realcetock konten YouTube short terus ketika complision ratenya makin tinggi makin besar juga peluangnya untuk tersebar nah terus ini karena fiturnya yang mau dibuat jadi konten adalah fitur token listrik isi token listrik Saya mikir isi token listrik itu kan pasti berkaitan sama mati lampu iya dong Karena kan pastinya ke sana gitu Nah karena berkaitan sama mati lampu dan
(40:06) flip hadir sebagai solusi jadinya saya mikirnya kondisi awal di konten itu dibikin gelap dan kondisi akhirnya baru mulai terang karena udah berhasil isi tokennya gitu ya kita lanjut ke proses menulisnya masih tenang-tenang masih 1000 slide lagi sabar panjang sekali Nah kita masuk ke proses menulisnya yang pertama adalah reset content dulu Ketika menulis ya terus kita mikirin format konten yang mau dibuat tadi Tentu aja formatnya pakai instagram reals tapi ada beberapa pertimbangan lagi nanti soal durasi juga terus sama penggunaan
(40:48) formula kita mau pakai formula yang kayak gimana kita lihat pertama dari sisi reset konten karena kan tadi kontennya kaitannya sama listrik dan listrik erat kaitannya sama kondisi gelap dan kondisi gelap erat juga nih kaitannya sama sesuatu yang horor ya kan ini yang saya pikirkan pada saat itu mati listrik mati lampu gelap horror orang-orang bakal ketakutan Biasanya kalau misalnya kondisi gelap akhirnya yang terbaik yang di kepala saya pada saat itu ada dua iklan iklan KitKat sama iklan flip iklan KitKat teman-teman ada yang pernah
(41:32) denger yang iklan Halo siapa ini pernah ada lagi yang pernah dengar [Tertawa] kita satu angkatan 90-an kan karena ini iklannya sering didengar waktu kecil pas pulang sekolah ada ya nah yang terbayang adalah iklan KitKat sama iklan flip yang ada salah satu adegan tuh nunjukin fitur token listrik nah ini buat yang belum pernah lihat ya atau yang tidak mengaku tadi pernah lihat atau tidak Kita coba cek iklannya eh halo Kok suaranya kayak perempuan
(42:45) sederhana ya backgroundnya item cuma teks doang tapi teksnya gerak-gerak dan itu kayak nunjukin emosinya gitu kan yang pertama ini iklan yang kedua buat iklan yang kedua saya sebenarnya cuma pengen nunjukin bagian token listriknya tapi kalau misalnya teman-teman di sini mau nonton full silahkan coba ditulis di kolom komentar bisa kirim uangnya sekarang juga bisa pakai flip bisa kirim uang beda Bank bisa dong bang tanpa ada lagi biaya admin diantara kita kirim uang sesama bank buat orang tua di rumah bisa sekarang
(43:38) kirim uang ke gampang kirim uang sambil selonjoran [Musik] bolak-balik nggak ada lagi deh admin mantan dong ya bisa sih tapi Mendingan jangan deh kirim uang ke luar negeri bisa dong yes [Musik] beli pulsa buat istri tercinta kamu bisa aja beli token listrik [Musik] bisa-bisa juga [Musik] bisa aja sih Makasih ya Sampai jungkir balik bisa-bisa buat orang tua di beda kotak bisa dong Bisa ini bisa itu semua bisa di flip
(44:41) [Musik] ya Terima kasih sudah memberikan saya kesempatan iklan gratis [Tertawa] Tapi sebenarnya saya udah nggak kerja di flip juga sih tapi ya sudahlah nggak apa-apa nggak bantu X perusahaan Nah itu tadi ya iklannya tapi yang kita fokusin di bagian sini yang apa namanya bisa buat isi token listrik terus dia muncul kan bisa di bagian sini nah itu yang bakal jadi ininya yang bakal jadi inspirasi saya untuk bikin kontennya Terus yang kedua yang ketiga jadi tadinya tuh inspirasi saya cuma iklan KitKat sama iklannya flip tapi di
(45:31) tengah pencarian ternyata ada satu lagi yang bisa ngasih inspirasi dan untuk mendengarkan iklan ini saya mau buka headphone saja Selamat mendengarkan saya nggak mau denger Entah kenapa tidak mau mendengar rasanya takut tiba-tiba kayak ada yang lompat gitu kan ke layar ada yang matiin volume oke ya jadi dari tiga hal tadi tuh dapetin inspirasi apa aja yang saya ambil dari 3 hal tadi
(46:34) ada tiga hal juga yang pertama dari iklan saya ngambil unsur kesederhanaannya karena itu sederhana banget gitu ya cuma background hitam Terus ada teks yang teksnya di gerak-gerakin Udah gitu doang gitu kan yang berikutnya saya dapat inspirasi dari yang tadi tuh minitiser pengabdi setan nuansanya horor Ada apa namanya ada suara-suara pokoknya cara ngomongin juga serem gitu kan Nah itu saya dapat inspirasi dari sana juga terus yang ketiga karena konten yang mau dibuat itu Ada token listrik flip ya pada akhirnya
(47:12) jadi saya dapat inspirasi juga dari kontennya flip tadi yang iklan karena ada unsur kejutan yang dia pas lagi materi listrik tiba-tiba muncul tokoh pake apa sih itu istilahnya Parka ya pakai Parka warna orange gitu Nah akhirnya itu yang jadi inspirasi saya Terus mikirin format konten karena tadi udah terbayang reals kontennya yang saya pikirin selanjutnya adalah ini kira-kira mau berapa durasinya saya mutusin durasinya harus di bawah 1 menit biar complision ratenya lebih tinggi nah terus formula yang mau dipakai
(47:48) formula ini mau dipakai pilihannya Sebenarnya ada banyak ketika kita Mau ngomongin masalah naro solusi dari satu buah produk di bagian akhir ada pas bab Pads PPP pas problem lagi PT problem solution solutionnya adalah produk bab before after Bridge jembatannya adalah produk untuk menuju dari before cover Pads pengembangan dari pas belakangnya udah solution ini berarti produknya proposal ini berarti adalah dia nawarin produknya di bagian paling akhir tapi karena pada saat itu saya ngertinya pas aja Ya udah saya makainya Pais sesimpel
(48:29) itu alasannya dan kita juga sebaiknya kayak gitu juga ya maksudnya jangan sampai bingung sendiri gitu Pakai aja emang kita ngerti saat ini Nah bicara soal pas itu cuma kebagian di 3 segmen tiga bagian konten gitu ya bagian pertama adalah fokus ngomongin masalah yang dihadapi sama target audience kita dan di bagian masalah ini nggak harus kita menyertakan atau mention sekitar lagi ada masalah nggak harus tapi bisa juga diwakilkan sama tokoh yang kita ibaratkan dia adalah target audience kita dan dia lagi mengalami masalah itu
(49:09) terus agited the problem kita besar-besarkan masalahnya kita kasih gambaran kalau misalnya masalahnya tidak diatasi masalah itu bisa jadi segede apa lalu kita masuk ke bagian solution nah di bagian solution ini kita kasih gambaran solusi seperti apa yang bisa dipakai agar Masalahnya dia tidak tambah besar dan jadi terselesaikan nah Berikutnya saya coba memahami nih problemnya Apa sih yang dihadapi sama target audience yang bakal Nonton iklan ini yaitu orang-orang yang ngalamin mati lampu pastinya itu jadi masalah tuh buat
(49:49) mereka ketika mati lampu saya coba gali lebih dalam lagi apa yang bakal dirasain yang bakal jadi masalah ketika mati lampu banyak orang yang saya kenal ngerasa ketakutan ketika mati lampu dia nggak suka kondisi gelap apalagi tiba-tiba gelapnya gitu saya sendiri pun juga takut kalau misalnya mati lampu apalagi pas mati lampunya baru bangun tidur tiba-tiba kondisinya gelap mati jangan-jangan bukan lampu yang mati gue yang mati kayaknya sedih banget gitu kan kalau misalnya bangun tidur ngelihat tuh di mana Di mana Gelap banget nah karena refleksi
(50:33) kayak hal yang tadi ngerasa ketakutan ketika mati lampu ketika bangun tidur ternyata mati lampu pasti bakal bingung kan ini ada di mana Terus kenapa bisa ada di sini gitu habis itu bukan cuma itu ternyata ketika digali lebih dalam lagi ada Activity yang bakal dilakukan ketika ngerasa Takut tadi dia bakal nyari orang terdekat dan suasana Entah kenapa jadi semakin menegangkan saat orang panik gitu ya kan mati lampu dia nggak tahu ini dimana bingung nyari orang terdekat nggak ada Suasananya jadi serba menegangkan buat dia
(51:07) Akhirnya saya coba eksplorasi yang di bagian paling bawah mati lampu ketakutan bingung nyari orang terdekat suasananya menegangkan Tulislah kopinya untuk bisa menjabarkan masing-masing contoh untuk yang mencari orang terdekat diwakilkan dengan kopi Bu Ibu di mana ini terinspirasi dari yang Pengabdi Setan juga itu tadi ditulis lagi nih yang soal ketakutan sama bingung kenapa semuanya gelap kenapa aku nggak bisa apa-apa eh nggak bisa ngelihat apa-apa itu ketakutan dan bingungnya kalau untuk mati lampu untuk suasana menegangkan itu bisa diwakilkan
(51:48) dengan voice over Eh bisa diwakilkan dengan Visual dan juga diwakilkan dengan voice over-nya juga pada saat ngedabbingnya tuh Seperti apa nanti bakal terasa tuh semakin dubbingnya kayak suasana orang ketakutan semakin berasa juga kengerian yang ada di dalamnya lalu masuk ke bagian agited yaitu kita coba membesar-besarkan masalah agited the problem masalahnya tadi adalah mati lampu ketakutan bingung mencari orang terdekat dan Suasananya jadi menegangkan gara-gara itu semua Nah kira-kira apa ya yang ditakuti sama
(52:23) orang-orang yang merasa apa namanya apa yang ditakuti sama orang-orang ketika gelap Gitu kan pada saat itu setelah nyoba nyari tahu kemana-mana ternyata yang paling bikin paranoid itu adalah ngedenger suara-suara teman-teman gitu juga nggak sih pas lagi gelap terus tiba-tiba dengar suara-suara asing gitu pada takut atau pada paranoid gitu ya kan langsung kayak gitu Aduh suara apaan tuh suara pintu kebuka aja kena angin tuh rasanya menakutkan buat kita pas lagi gelap-gelapan gitu apalagi berteriak nah suara-suara ya kesimpulannya gitu kan
(53:07) pada saat itu pun saya juga ngerasa suara-suara nih jadi sesuatu yang menakutkan ketika kondisi gelap dan ada beragam macam suara yang bisa bikin takut suara besar Tergantung desahnya apa nih suara petir suara langkah kaki suara orang gak dikenal apalagi suara orang gak dikenal ya horor banget lagi gelap takut-takutan tiba-tiba Waduh siapa lagi tuh di belakang apalagi sambil meniup angin kan di leher kita di tengkuk kita ngeri gitu kan sih pengen bayar kartu kredit tidak ada uangnya Akhirnya saya coba eksplorasi pertama
(53:53) suara petir suara langkah kaki sama suara orang gak dikenal pas suara petir respon tokohnya dia bakal berteriak suara ke kaki muncul eh suara kecil muncul suara apa itu suara apa itu dia bakalan mencoba nyari tahu terus ada suara langkah kaki dia bakal nanyain siapa siapa di sana suara token listrik suara petir lagi dia ketakutan lagi segala macamnya pokoknya berbagai macam suara yang bikin takut akhirnya dijadiin elemen penting dalam konten ini jadi ketika kita ngebuat konten tuh bukan cuma urusan mikirin kopinya doang kayak gimana sebisa
(54:32) mungkin kita sebagai orang yang megang media sosial dan ngebuat konten media sosial juga bisa ngebayangin suasana yang mau dibangun di sana itu mau kayak mau seperti apa sih khususnya kalau konten video ya nah terus tentang Solution solution tentunya kan di sini produk eflip dia jadi solusi dari ketakutan dan kepanikan yang dialami sama orang-orang yang ada eh sama orang yang ada dalam video tadi Nah cuma saya nggak pengen cuma sekedar ngasih flip solusinya bisa selesai tapi saya pengen tuh iklannya jadi dikenang gitu sama orang
(55:06) jadi setelah ngasih solusinya ada unsur kejutan lainnya yang bisa ngebuat dia ke Trigger akhirnya eksplorasi kopinya jadi kayak gini nih masuk ke brigging dulu karena kan nggak enak ya habis ngomongin masalah masalahnya di gede-gedein terus tiba-tiba langsung solusi itu nggak oke banget harus dikasih brigging dulu takut sama suara-suara pas gelap gulita habis itu masuk baru ke solusinya tenang isi aja token listrik di flip biar layanannya cuma 500 rupiah masuk ke value ataupun pesan utama nah terus unsur kejutannya dimasukin Wah abis ini
(55:41) bisa nyala lagi ya karena apa namanya solusinya karena kan masalah dia terselesaikan berarti nyala lagi gitu kan baru pas di akhir unsur kejutan Bisa sambil munculin toko di iklan flip yang ada pakai Parka warna orange dan ini saya nggak ubah teman-teman benar-benar ini kopi yang saya kasih ke tim kreatif tapi setelah itu dari tim kreatif ada beberapa penyesuaian dan pada saat proses creative terjadi mereka melakukan tiga hal ini dan alhamdulillahnya tadi kan dikasih waktu satu pekan ya tapi ternyata bisa selesai
(56:17) dalam waktu 1 hari untuk kopinya lalu tim kreatif jadi punya ruang lebih banyak nih untuk bisa ngebuat konten kreatifnya lalu dia ngelakuin isi voice over Terus setelah isi voice over itu dia masukin naskah yang tadi udah saya ketikin satu persatu kopinya ke dalam video dan setelah itu bakal ngasih motion effect entah itu ngasih beragam sound teksnya di gerak-gerakin sama video-video pelengkap lainnya Dan jadilah seperti ini kalau mau lepas headphone juga boleh karena cukup menyeramkan Oh mana Kenapa semuanya gelap kenapa aku
(57:04) nggak bisa lihat apa-apa suara apa itu suara apa itu Kenapa mati rasa Kenapa nggak bisa gerak [Musik] Wah murah habis ini bisa nyala lagi ya bisa Ya silakan tulis dulu komennya terhadap iklan tadi itulah hasil akhirnya ya prosesnya lumayan lama kopinya satu hari vonya kalau yang ini bukan gue kopinya satu hari rosisanya proses kreatif
(58:07) gitu Jadi sebenarnya saya sebagai penulisnya tidak berperan banyak karena kalau misalnya nggak bisa disampaikan dengan Visual yang oke ya hasilnya nggak bakal Oke gimana tuh Mas Wah mantap bisa mencapai 17.000 like buat engagementnya padahal konten iklan ya Tapi bisa mencapai engagement Sampai segitu besarnya terus komennya sih yang menarik ya gak kalah menarik beneran kayak Aduh Kukira itu orang lagi di dalam kubur dan memang sengaja dibuat seperti itu Saya memang meniatkan orang bakal berimajinasi kan kalau teman-teman tadi
(58:52) udah udah ngelihat prosesnya duluan ya tapi bayangin orang yang ngeliat ini dulu gitu dia nggak tahu apa-apa kalau bakal ada iklan di belakangnya banyak komentar yang kayak gitu akhirnya Wah dikirain ini mas saya kirain Ini Kirain ini lagi di dalam kubur Min lagi ngalamin Siksa Kubur gitu ternyata iklan token listrik dan fakta menarik lainnya adalah saat konten ini tayang Oke di periode konten ini tayang sampai beberapa waktu kedepan pembelian token listrik meningkat jadi yang ngasih dampak alhamdulillahnya gitu
(59:32) [Musik] padahal tidak diniatkan untuk beli ya maksudnya kalau beli token listrik di flip biaya layanannya 500 kan biasanya 2.500 ya Jadi ya teman-teman nggak perlu cari ke toko sebelah [Tertawa] kan mantan karyawan yang perawat gitu Oke silahkan yang mau discus dulu kita baru setengah jalan masih ada dua konten lagi yang mau di bedah langsung Open Mic aja ya capek ngebacain chat biar kita ngobrol gitu dari kreatifnya atau langsung dari Mas
(1:00:48) Rian jadi yang ngasih brift tuh bisa banyak ya bisa beragam orang beragam divisi lebih tepatnya Kalau saya sendiri dapat brive dari tim produk pada saat itu yang memang dia melihat kondisinya selama ini token listrik itu jarang dipromosikan akhirnya diminta lah yang Tolong buatin dong promosi konten apa namanya Promosi token listrik dan kasih messagenya 500 rupiah doang biaya layanan kayak gitu Nah dari sana saya menerima brave-nya Ya udah saya pikirin kontennya mau kayak gimana gitu tapi jadi ini terlepas dari
(1:01:32) oh ya terus Nanya pesannya itu pesannya apa pas itu nanya ke yang kasih produk atau emas sendiri yang masih pesannya apa dia langsung ngasih tahu di pada saat ngasih brief langsung ngasih tau nih ya message yang mau ditambahin biaya layanan nggak jelas dan ternyata kontennya nggak penting-penting amat saya bakal nolak karena idealnya kayak gitu ya idealnya Kita sebagai orang yang media sosial itu punya kuasa terhadap konten apa yang boleh dan tidak boleh tayang di media sosial kita karena kita yang kenal sama
(1:02:13) audience ya kita yang tahu gitu audience kita tuh sukanya kayak gimana terus ya sama-sama terus dari kitanya berarti ngebuat brief untuk tim kreatif gitu jadi dari tim lain ngasih Brave ke kita untuk ngebuat rancangan konten dan kita setelah rancangan kontennya jadi kita buat review juga buat ke tim kreatif dan tim kreatif akan membuatkan kontennya jadi hasil yang bisa dinikmatin gitu Oke kayak kak sip Ada lagi Ada lagi teman-teman Oh tadi ada yang rise hand Kak fredica silakan halo kak halo cukup menarik untuk saya ini kan sesuatu
(1:03:04) hal yang baru untuk di sosial media tadi melihat prosesnya itu bisa dibilang kayaknya memang kita sebagai sosial media manajemen nanti yang akan handle sosial media itu berarti sangat perlu memahami channel dan fitur-fitur yang ada di sosial media itu kan Contohnya kayak tadi tarian Oh ketika dapat brief ini langsung kepikiran nih Oh kayaknya konten seperti ini enak nih dilempar ke reals kayak gitu berarti kan memahami fitur dari sebuah channel Itu juga salah satu bagian yang cukup penting untuk kita sebagai sosial media
(1:03:45) Manajemen gitu ya Nah nanti untuk di bagian itu apakah akan dijelaskan ya itu yang sebenarnya awalnya pengen kita bahas hari ini terkendala email flip saya itu udah nggak bisa diakses jadinya saya pakai materi pengganti tapi semoga tidak mengurangi valuenya ya teman-teman ya artinya kan kita di sini jadi tahu meaningnya ternyata mengetahui fitur itu penting loh gitu kan dan nanti Baru tuh kita bakal coba bahas fitur secara lengkap dari masing-masing media sosial seperti apa gimana cara kita maksimalinnya nanti bisa kita coba bahas
(1:04:26) di pertemuan minggu depan berarti mohon maaf ya materinya jadi ke switch terima kasih ada lagi ada lagi aku mau tanya kalau kita cukup panjang abis ini jadi dipuaskan dulu saja di sini jadi kan tadi kalian ngejelasin terkait soft selling sama hard selling itu di satu satu iklan gitu ya satu tempat konten gitu Nah itu sebenarnya idealnya tuh gimana sih Kak soalnya kan atasan tuh kadang suka Pengen terus Padahal kan soft selling banget gitu ya kayak hal yang pertama harus dilakukan itu kan sebenernya dari aware [Tertawa]
(1:05:31) beneran saya debatin apa ya karena ya Nggak nggak sesuai gitu sama kondisi di media sosial apalagi kalau misalnya kita belum punya audience yang cukup loyal ya kalau mau langsung hardsel kurang oke gitu kecuali kalau misalnya sebelumnya kita udah punya beberapa konten soft sale gitu ya atau kita selama ini bisa ngetreat audience kita dengan baik kita bisa deket banget sama audience mereka eh sama audience kita sampai audience kita tuh mau curhat sama admin di balik media sosial itu BTW Saya pernah ngalamin kayak gitu ada yang curhat jam 2 pagi
(1:06:13) saya layani n kayak gitu baru kita enak tuh buat ngelakuin hardsel kalau misalnya terus bisa nggak apa-apa tapi ada konsekuensinya yang lihat juga bakal sedikit gitu ya kita makan cuma karyawan ya kalaupun nggak bisa didebat kita cuma bisa ngelakuin gitu kan emang gak ada opsi lain nah Cuma mungkin bisa tawarkan opsi ini kita buat satu buah akun yang khusus untuk akun katalog gitu isinya tapi ada satu buah akun lagi yang dia konten base yang bener-bener konten yang bisa dinikmatin jadi ketika ada promo diarahkan ke akun yang katalog gitu
(1:07:00) karena kalau misalnya isinya katalog doang promo doang ya bakal sulit kayak gimana di media sosial orang basic itu nggak nyari barang gitu kecuali di tiktok sekarang udah mulai tuh orang nyari barang langsung tapi kalau misalnya di Instagram belum kayak gitu kan di Twitter apalagi orang bukan nyari barang nyari perdebatan gitu jadi ya tahap pertama coba di debat dulu tahap kedua kalau misalnya nggak bisa ya udah dilakuin tapi habis itu coba pikirkan solusi lainnya yang salah satu tadi Coba bikin akun yang khusus untuk
(1:07:36) konten satu lagi akunnya khusus buat jualan tapi memang kerjaannya bakal jadi tambah banyak ya Senin coba di debat mantap Harusnya kalau terbuka ya sama masukan mau sih apalagi kalau misalnya bisa dibuktiin nah sengaja gini biasanya ketika kita ngedebat ada dua kemungkinan kita ditolak pendapatnya atau yang kedua dikasih kesempatan nah pada saat dikasih kesempatan ini yang kita benar-benar harus Coba ngebuktiin dikasih ini kesempatan Oke coba selama satu bulan kedepan pakai cara yang kamu bilang tadi misalnya gitu nah selama
(1:08:19) satu bulan ya udah jangan nyia-nyiain kesempatan ya cobalah untuk ngebangun wireless dengan baik dengan konten yang Oke baru habis itu dikasih jualan gitu [Tertawa] tapi Pak ini banget ya udah silakan tanda tangan di surat pengunduran diri oke Ada lagi Ada lagi sip ya kalau saya belum ada kita lanjut dulu ke konten kedua panjang nih waktunya yang kedua adalah konten dengan formula bab yaitu before after dan Bridge dan kita akan coba bedah prosesnya jadi suatu ketika saya dapat tawaran untuk endorsement dan nilai
(1:09:16) endorsementnya luar biasa saya diminta untuk membuat trade Twitter yang mempromosikan bootcamp social media organik terus di bagian akhir trade diminta untuk ngasih link pendaftaran sama Memang udah di woro-woro sama pihak orang yang mau ngendorse informasi soal bootcamp-nya nggak usah banyak-banyak cukup satu atau dua tweet aja Cuma yang paling penting adalah harus ada message ini belajar lebih dalam sama Belajar bareng expert terus postingannya perlu dipublikasikan besok saya dapat brave-1 harus dibuat besok udah dipublikasikan
(1:09:59) pendaftarannya akan tutup berhubung Saya manusia biasa yang butuh uang jadi saya terima yang satu langsung dikerjain dan fakta menariknya adalah saya pas lagi nonton film Thor jadi di rumah ngebuat draft tweetnya sambil nyari apa namanya inspirasi terus langsung nyetir sama istri ke mall buat ke bioskop habis itu di bioskop nonton tapi sambil nonton Saya tweet dan jadilah kontennya dan ternyata hasilnya 3 juta impresi Jangan dicoba ya bahaya tuh kayak gitu jadi nggak bisa nikmatin waktu tapi Ya lumayanlah istri memaafkan
(1:10:47) karena habis itu Oh kita makan-makan oke Ya ini saat menerima brief sekali lagi lihatlah tujuan pembuatan Pesan yang ingin disampaikan sama deadline pembuatannya kalau misalnya tadi tujuan pembuatannya adalah ngarahin orang untuk daftar melalui link ya kan Iya kalau fokus mungkin bisa 10 juta terus buat red Twitter Nah ini udah jelas nih yang diminta adalah trade Twitter abis itu pesannya tadi belajar lebih dalam sama Dead lainnya adalah besok jadi langsung keesokan harinya saya buatin meskipun di mintanya h-1 saya baru
(1:11:28) nulisnya tetep aja mepet deadline gitu nah inisial id-nya yang saya lakukan pada saat itu adalah ngebuat treat di Twitter tentang media sosial Tapi treatnya itu harus daging daging dalam artian nggak Nggak cuma kayak informasi yang bisa ditemuin di Google gitu loh artinya kan kalau misalnya kayak gitu harus berkaca sama pengalaman dan dibahas sebisa sedalam mungkin tapi dalam format konten yang cukup singkat baru diakhiri sama kartu action terus juga karena ini Twitter dan juga waktunya mepet nggak perlu banyak visual
(1:12:06) yang aneh-aneh nggak perlu di desain sedemikian rupa udah langsung hajar aja cuma bermodalkan kata-kata tapi proses menulisnya Tidak sembarangan meskipun tadi cepet cuma karena sudah cukup terbiasa untuk menulis akhirnya proses menulisnya ini jadi nggak berasa gitu dilakuin sembari jalan saya coba ngereset konten yang udah ada nentuin formatnya sama pakai form nentuin formula yang pertama dari sisi reset content saya coba cek konten-konten tentang media sosial yang dipublikasikan di Twitter tuh kayak gimana akhirnya
(1:12:41) saya coba pakai Advance search yang ada di Twitter ini fitur menarik banget ini kita bisa nyari tweet yang secara detailnya bener-bener yang mengandung kata-kata apa terus juga dia pakai hastag apa abis itu apalagi ya oh sini jumlah minimum retweitnya Berapa jumlah minimum komentarnya berapa Lengkap bener-bener bisa dimanfaatkan sebaik mungkin nih fitur Advance yang ada di Twitter Nah dari sana saya coba pakai keyword media sosial Apa yang dibaca banyak ya Dia bisa membaca media sosial bisa membaca sosial media
(1:13:23) saya lihat tuh ada beberapa inspirasinya pertama dari temen saya nggak Fauzan kalau buatnya kayak gini lihat teman saya juga Faiz mau ngebuatnya kayak begini terus Lihat yang lainnya juga yang rame-rame Oh ternyata dia buatnya listing kalau misalnya apa namanya ngejelasin sesuatu istilah baru gitu zomo gitu kan Kalau yang ini kumpulan file akhirnya dari inspirasi-inspirasi di sini Oh ini ada lagi kenyamanan media sosial Memang cuma bisa kita sendiri yang ngatur fitur ini kayak kata-kata inspiratif gitulah tentang media sosial Kebanyakan yang
(1:14:04) beredar kan kayak gitu saya ngelihat belum ada nih pembahasan Gimana ya cara mengelola media sosial secara lengkap karena kebanyakan ya tadi kayak referensi belajar atau peraturan bermedia sosial adab bermedia sosial rata-rata pada bikini kayak begitu Nah akhirnya Saya memutuskan untuk menulis garis besar secara garis besar membahas Gimana sih cara mengelola media sosial yang baik disampaikan secara singkat tapi tetap tidak menghilangkan apa ya kedalaman yang dibahas gitu nah sebenarnya kalau misalnya kita mau
(1:14:48) lebih oke lagi ketika nulis konten di Twitter kita bisa menelusuri trending topic tapi pastikan ketika kita pengen nelusurin trending topik di bagian trans for you nih di uncheck dulu kenapa kalau misalnya nggak ya training topik yang bakal muncul di kita tuh trending topik yang udah di personal live sama pihak Twitter yang udah disaring sama mereka yang kira-kira bakal kita suka gitu Kalau misalnya ini di uncheck trending topik se-indonesia yang Emang bener-bener lagi dibahas yang bakal muncul Nah si training topik ini jadi
(1:15:21) satu hal yang penting karena dari keyword keyword yang muncul di layar topik itu bisa kita manfaatkan untuk masuk ke bagian pertama trade kita treat Twitternya karena kan nanti jadi masuk kan kita ketika ada orang yang nyari tuh di trending topic ada peluang konten kita bakal muncul di sana Jadi penting banget yang kedua format konten di format konten ini karena udah jelas ya formatnya adalah trade Twitter Ya udah saya bakal ngebikin red Twitter sesuai sama permintaan juga tapi trivianya ini menarik nih setelah mencoba berbagai
(1:15:57) macam jenis konten di Twitter ya ternyata trade Twitter itu jadi salah satu cara yang paling efektif buat kita ngejangkau banyak orang secara organik apalagi kalau misalnya di dalamnya memang ada banyak ilmu bermanfaat yang bisa dishare atau ada banyak hal-hal yang bisa membuat orang yang terhibur gitu itu bakal di retweet tuh sama banyak orang dan setiap kali retweet terjadi setiap kali interaksi terjadi konten kita bakal semakin tersebar luas gitu kan jadi keren banget kalau misalnya mau cepet tumbuh di Twitter Buatlah
(1:16:29) yang ketiga menulis dengan formula Nah pas lagi nyoba menganalisa sebenarnya bisa dibuat pakai formula apa sih trade yang mau dibikin nanti ternyata ada 3 yang bisa dipakai dan khususnya dalam pembuatan retweater sering kali orang-orang ngebuat itu pakai formula Aida pai sama BAB yang ini ya Aidah attention interest Desire action pas problem AGT to problem sama solution ini Tadi udah sempat kita bahas dalam wujud video sama bab before after Bridge nah berhubung Saya lagi bosen sama Aida karena kayaknya itu-itu
(1:17:06) mulu yang dipakai Akhirnya saya coba eksplorasi pakai bab before after Bridge saya ini ya ini tuh kalau misalnya kita lihat berdasarkan ini ya berdasarkan isi kontennya kan kalau dilihat nih yang agak Fauzan dia ngetiknya daftar value kalau ini dia berarti nggak pakai ini nggak pakai rumus apa-apa Nah kalau Faiz dia nulisnya pakai problem agak problem sama solution kita bisa lihat ya dunia yang serba cepat membuat kita merasa takut Tertinggal hantu problem lihat media sosial baru merasa harus download ada film baru merasa harus
(1:17:45) nonton ada tuh berarti merasa harus Sumbang suara itu masalah yang terjadi ketika saya masalah yang lebih besar yang terjadi itu ketika kita merasa takut ketinggalan terus solutionnya disampaikan di bagian paling akhir tapi ada antitelesa homo yang lebih sehat untuk mental kita yaitu zomo terus dijelasin nih jadi solutionnya dijelasin sama dia lewat habis itu ada juga ini daftar value dikasih itu kan kalau di media sosial apa aja sih peraturan tidak tertulisnya nah cuma karena saya pengennya terlihat berbeda sama yang tadi dan saya juga
(1:18:20) udah jenuh dengan formula Aida Akhirnya saya mutusin untuk pakai yang bab before after beach karena kan kalau misalnya pakai pas Berarti sama kayak konten yang sempat dibuat sama Faiz Nah untuk ngebuat kontennya saya menjadikan pengalaman sebagai sumber tulisan karena kalau misalnya ngambilnya dari internet ya orang udah bisa baca itu gitu udah gampang tapi kan kalau misalnya pengalaman akan menjadi sesuatu yang unik dan ngebuat orang mau ngebaca konten kita jauh lebih lanjut lagi nah ini before after Bridge di bagian
(1:18:52) before saya mengutarakan masalah yang dulu dihadapi oleh saya ketika ngebuat konten di media sosial lalu after kondisi saat ini setelah masalah selesai itu kondisi saya sekarang jadi kayak gimana Terus bridge ini solusi yang saya pakai untuk bisa pindah dari kondisi before cover Nah pertama ideation tentang before dulu kalau kondisi yang saya alami dulu ada banyak tuh yang yang jadi masalah gitu kan Entah akun media sosial nggak tumbuh-tumbuh engagementnya sepi atau Posting terus tapi nggak ada hasil nih kayaknya anak media sosial banget deh
(1:19:32) ada yang ngalamin juga nggak sih kayak gini media sosialnya sepi udah posting rutin gak ada hasil udah gitu nggak punya waktu libur Siapa yang ngalamin banyak ya awal-awal masuk kerja kayak gitu Ya begitulah ya di dunia media sosial sering kali kayak gini tapi untungnya sekarang udah banyak tools yang bisa ngebantu kita ya Khususnya buat yang ini nih nggak punya polybag kan bisa di schedule Nah dari sekian banyak masalah yang saya coba list saya ngambil atau menentukan ini Posting terus tapi nggak ada hasil Kenapa karena ini bisa meliputi hal-hal
(1:20:17) yang lainnya juga Posting terus tapi nggak ada hasil berarti akun media sosial nggak bakal tumbuh Posting terus tapi nggak ada hasil nanti jangan-jangan karena engagement gitu Kalau yang ini nggak saya masukin karena nggak oke aja menurut saya untuk untuk dimasukin ke bagian awalnya karena jadi nggak bisa ngebahas soal sosial media manajemen secara lebih dalam lagi akhirnya dia putuskan yang ini lah Posting terus tapi nggak ada hasil nah terus ideation di bagian after karena tadi pembukanya adalah Posting terus tapi nggak ada hasil jadi saya
(1:20:53) mikirin opsinya tuh di bagian afternya apa ya yang bisa menunjukkan sesuatu yang signifikan dari yang tadinya nggak ada hasil tapi jadi berubah banget signifikan opsi yang saat itu muncul engagement Oke kayaknya biasa aja dan yang tidak ada hasil engagement jadi oke itu biasa aja followers tumbuh besar ya nggak terlalu gimana-gimana ngalahin kompetitor ini nih baru juara bisa nih karena kan ekstrim banget ya dari yang gak ada hasil tiba-tiba ngalahin kompetitor Nah akhirnya saya pakai terus saya lebay lebayin lagi tapi lebay ini
(1:21:30) juga berdasarkan fakta ya gitu apalagi kalau yang dikalahin raksasa yang rajin giveaway itu kalau nggak usah dikasih tuh sama Kak Jonatan Twitter apa tweetnya ya bisa dilihat aja nanti nah terus mikirin Bridge nya breedingnya Tentu aja berisi soal apa yang dilakukan karena konteksnya kan ada perubahan yang signifikan dari yang tadi yang nggak tumbuh tapi jadi bisa ngalahin kompetitor event raksasa yang sering ngadain giveaway nah ini berisikan Apa yang dilakukan dan apa yang dilakukan ini nggak cukup tuh kalau cuma sekedar
(1:22:08) satu kalimat dia nantinya bakal dituliskan dalam bentuk trade jadi isi trade nya adalah solusinya akhirnya gini yang terjadi yang dibuat before dulu Posting terus nggak ada hasil after sekarang ngalahin kompetitor raksasa yang rajin giveaway bridge ini yang saya lakukan dan bisa kamu pelajari dan setelah terjadi penyesuaian disesuaikan lah ya Bahasanya dengan bahasa di Twitter Gitu dulu Gue pikir media sosial itu cuma perlu posting tiap hari ternyata gue salah Setelah trial and 5 tahun 1 akun yang gue handle jadi
(1:22:44) juara bertahan beberapa bulan terakhir event ngalahin raksasa yang rajin giveaway ini dia yang bisa lo praktekin juga Jadi bener jadi sesuaikan aja dengan bahasanya kan bahasa kasual Dan ini juga postingnya pakai akun personal tentu saja kalau misalnya teman-teman posting pakai akun bisnis jadi sesuaikan juga ya dengan karakter di akun bisnis masing-masing nah oke dari belajar lagi ya habis itu masuk ke proses kreatif Iya ini saya buka aja itu permintaan endorsemennya dari belajar lagi nah di proses kreatifnya tidak ada
(1:23:25) karena ini bentuknya teks jadi Emang bener-bener waktunya sempit ya dan juga kebetulan di Twitter itu orang ya nggak terlalu suka sama desain yang gimana-gimana akhirnya ya ditulis aja minim editing kontennya Raw juga dan bener-bener cuma screenshot screenshot-an aja gitu jadinya nah tapi pas lagi proses nulis nulisin satu-satu gitu ya solusinya karena kan yang paling penting tadi di bagian trade pertama aja sisanya cuma penjabaran solusinya kan mau kayak gimana nah pas lagi nulis penjabaran solusinya saya nemuin screenshot screenshot menarik
(1:24:04) dari beberapa dokumen lama saya yang kayaknya ini bisa dimasukin dan bisa ngasih konteks tambahan yang cukup oke gitu akhirnya dimasukin lah ini ke dalam konten saya dan jadilah ini walaupun di sini ada salah tulis sih salah satu akun aku yang gue handle apaan sih tapi ternyata orang bisa tetap nangkep lah Ya maksudnya kayak gimana soal tweetnya seperti apa sebentar saya coba bisa nggak ya di share bisa nih ntar ya saya coba share buka Datanya juga sekalian nih dia akunnya ya tuh yang retweet 10.000 quad tweetnya segini
(1:25:07) yang like segini Terus berapa sih yang didapatkan Oh saya belum belum login nggak bisa ntar kalau gua mendadak bingung loginnya gimana sih gimana sih loginnya Yaelah pakai lupa lagi Bentar ya bentar ya [Musik]
(1:26:14) teman-teman kalau misalnya sambil ada yang mau diskusi karena habis ini tuh masuk ke konten ketiga jadi Sekalian jalan aja kalau misalnya ada yang mau diobrolin itu 10.000 itu emang Mas dulunya rajin posting kah atau udah lama nggak Posting terus sekali posting segitu Gimana udah lama nggak posting jadi saya tuh tadi di Twitter cuma sebagai penikmat aja bener-bener ya ngikutin perkembangan dan ngebaca trend karena kan sering kali ya trend di Twitter itu menjadi trend di media sosial lainnya Nah makanya saya bener-bener ngikutin
(1:27:01) tuh tren yang ada di Twitter Seperti apa karena dari sana bisa dapat ide konten Berarti jarang banget waktu itu pernah pas dan menariknya adalah ramainya tuh ketika dapat endorsement jadi tidak kecewa lah orang yang mempercayakan mana ya tadi Oke ini ya udah kelihatan ya teman-teman ya sebentar ada housekeepintar [Musik]
(1:28:15) oke ini ya Ini duitnya nih analitiknya hampir 3 juta dapatnya yang ini ini isinya jadi dibuat kayak ringkasannya dulu karena saya yakin orang-orang di Twitter Nggak semuanya suka baca jadi dibuat versi ringkasnya habis itu dijabarin tuh satu-satu dari versi ringkasan ini apa aja itu nah ini gambar yang tadi yang tiba-tiba kepikiran kayaknya bagus nih kalau misalnya kita Nyoba kalau misalnya gua nyoba masukin screenshot yang ini biar bisa tambah ngasihin konteks nih dikasih mim karena di Twitter kayaknya suka sama hal itu anak ini mulai
(1:29:17) menyesali konten plan yang dibuat sendiri ini foto sendiri By the way foto diri sendiri sampai akhirnya ngasih tau Info kalau belajar lagi-lagi buka kelas sosial media organik Padahal saya lagi nggak ngajar sih di sini gitu terus sama info yang lainnya juga ya begitulah kurang lebihnya [Musik] Oke gimana teman-teman ada lagi yang mau di Oke kita lanjut kalau gitu berikutnya
(1:30:29) yang Aida tadi karena bagian prosesnya kurang lebih udah kebayang lah ya dari mulai menerima Brave nyoba nganalisa brief nyoba nentuin kontennya mau kayak gimana bisa masuk ke proses kreatif saya coba nunjukin kalau kali ini tuh lebih ke alur berpikir ya untuk yang konten Aida nah konten Aida sengaja ditaruh paling akhir karena formula yang paling ngebosenin untuk kita semua berkali-kali orang-orang basin nah waktu itu konten apa namanya formula Aida saya pakai untuk ngepromosiin fitur kirim uang ke luar negeri dari flip pada
(1:31:08) saat itu lagi ada request komunikasi-in fitur transfer ke 35 negara di Eropa dengan biaya Rp55.000 cuma menurut saya kalau misalnya bilangnya kayak gitu transfer ke negara di Eropa 55.000 itu boring gitu orang nggak bakal ada yang tertarik ditambah penggunanya flip itu rata-rata bukan pengguna yang transfer ke luar negeri tapi ya transfer harian aja gitu Akhirnya saya bikin kayak gini lah bagian attentionnya ditulis terbang ke-35 negara di Eropa cuma 55.
(1:31:46) 000 Kenapa ditulis kayak gini karena di bagian attention memang tujuannya untuk menarik perhatian sama ngebuat audiens oke nah di bagian ini sengaja dibuat orang lain ngerasa penasaran gitu kayak bakal bertanya-tanya gitu kan Wah serius nih flip Wah ada giveaway Apalagi nih oh caranya gimana bisa terbang ke 35 negara di Eropa bayarnya cuma 55.
(1:32:19) 000 gitu kan dan usahakan ketika kita ngebuat konten juga kayak gini bakal ngebuat orang penasaran apa sih sebenarnya isi kontennya salah satu contoh copy lagi yang pernah saya tulis tuh baca surat ini saat Kakak sendirian Itu orang pasti bakal langsung berpikir Kenapa harus sendirian Emang suratnya sepenting apa apa sih isinya gitu atau [Musik] pernah kayak gini juga ini saat yang tepat untuk memberitahu Kakak ngasih tahu apa Kenapa harus hari ini gitu jadi usahakan Ketika menulis headline di bagian awal konten karosol kita
(1:32:58) bener-bener bisa ngebuat audience bertanya-tanya dan ngerasa penasaran sama apa sih yang sebenernya mau kita bahas di konten itu Nah masuk ke bagian interest di bagian interest ini tugas kita adalah ngebuat audience Bertahan membuat audience bertahan mau ngebaca konten kita sampai akhir sambil tetep menjaga rasa penasarannya Nah di sini contohnya saya itu ngebuat bertahannya dengan nulis ini terbang ke 3 apa namanya kata-kata terbang itu dimunculin terus-terusan terbang ke 35 negara di Eropa tapi biaya terbangnya cuma
(1:33:34) Rp55.000 terbang ditulis terus karena Biar mereka Makin penasaran ah beneran nih kayaknya flip nggak nyediain layanan buat terbang gitu nah semakin diperjelas lagi dengan kalimat imaginar ini trip sekarang punya Airlines sendiri Min sengaja banget tuh ditulis kayak gitu biar mereka makin ngerasa penasaran lagi ah jangan-jangan bener nih Emang punya Coba deh cari tahu lebih lanjut dengan dia nge-swipe ke slide berikutnya baru di bagian Desire di bagian di mana kita ngasih tahu informasi utamanya itu apa kita jelasin terbangkan uang Kakak dari
(1:34:07) Indonesia ke 35 negara di Eropa dengan flip Oh terbangkan tuh maksudnya kirim ternyata terus 35 negara yang awalnya Jadi pertanyaan negaranya mana aja juga dijelasin inilah negara-negara yang bisa dijadikan destinasi penerbangan uang Kakak jadi jelas tuh buat Oh ternyata bisa kirim uangnya ke sini-sini ya gitu baru setelah itu bagian action yaitu kita mengarahkan pembaca untuk berkomentar sama konten kita asik kan mau bisa nerbangin uang kemana lagi Kak ini kan Secara nggak langsung kita lihat tuh kayak nyuruh tulis di
(1:34:43) kolom komen gitu ya jadi di bagian action tuh nggak harus kita benar-benar letter lock nulis gitu ayo share konten ini ayo tulis di kolom komen Ayo bla bla bla ayo apa ayo follow akun ini nggak harus nggak harus bener-bener secara tertulis kayak gitu kita bisa ngebuatnya implisit kayak gini Nah kalau untuk proses nulisnya sendiri Saya coba menganalisis dulu bahwa Kalau misalnya itu kan selama ini kontennya sepi jadi harus ada pendekatan lain terus saya mikirin kalau transfer ke luar negeri ada kata-kata pergi ke luar negerinya
(1:35:17) itu tuh kalau dalam kehidupan sehari-hari identik sama penerbangan gitu kan Oh penerbangan ke luar negeri terbang kirim oh berarti mirip nih kayaknya terbang sama kirim bisa dipakai Akhirnya saya substitusi lah kata kirim uang menjadi terbang gitu kan Terus di bagian headline sengaja dibuat agak tidak masuk akal tapi sebenarnya ada pembenaran di baliknya biar audience sama bertanya-tanya nah menariknya adalah proses menulis saya ketika bikin konten dengan formula Aida saya itu nulisnya nggak secara berurutan pada
(1:35:51) saat proses menulisnya kan kalau tadi saat proses membaca dia berurutan tuh attention interest disayer action tapi pas nulis saya lebih ke attention abis itu ngurusin desainnya dulu terus balik lagi nulis interest habis itu baru nulis action Kenapa kayak gitu biar saya sendiri bisa ngasih ekspektasi yang Oke ke pembaca jadi setelah mikirin headline yang bikin menariknya Seperti apa informasi utamanya dulu saya tulis baru habis itu mikirin briggingnya di bagian interest setelah itu baru mikirin lagi kira-kira
(1:36:23) dia mau diarahin buat ke mana ya gitu nah terus ada lagi pendekatan lainnya kalau misalnya kita pengen nulis kopi ini khususnya untuk konten jualan ya untuk konten jualan kita bisa pakai pendekatan now fill sama Tail di sini teman-teman ada yang bisa coba ngejelasin nggak apa namanya dari bagian ini ada consumer research ada kompetitive research sama ada produk atau company research ada yang bisa menjelaskan mungkin kalau konsumen yang eksternalnya apa usernya kita gitu Jadi kita cari tahu keinginan-keinginan
(1:37:08) apa namanya si user kita atau pengguna kita seperti itu terus kalau komplit kita meresert kompetitor kita nih komputer kita lagi ngelakuin apa sih atau lagi ada komunikasi seperti apa untuk kita bisa cari tahu tentang keunggulan-unggulan fitur kita apa yang bisa kita tonjolkan lalu entar dikaitkannya ke dari tonjolkan itu consumer butuh nggak dengan fitur ini terus komputer juga melakukan hal yang sama apa enggak nih gitu kita jadi kita bisa nyari pembeda dari komputer itu di ini jadi Inside tengah-tengah ini mas
(1:37:47) bisa jadi apa Insight ya berarti ya sip thank you udah Eh by the way Yuda yang minggu lalu ngebantu akses-asap ini Iya bener Nanti kirimin nomor HP ya eh maksudnya ingetin setelah itu karena saya sudah sempat janji pengen ngirimin uang jajan sugar daddy [Tertawa] ini bisa jadi apa bisa jadi kopi yang bagus dan kopi yang bagus juga bakal mengarahkan kita ke konten yang bagus juga tapi yang tadi itu baru langkah awal sebenarnya agar kita bisa melakukan tahapan berikutnya yaitu feel sama tell ini sekali lagi ya konteksnya ini kalau
(1:38:31) misalnya kita pengen bikin konten jualan kalau tadi kan konten promosi ataupun konten harian yang dibalut dengan promosi pada akhirnya tapi kalau misalnya ini bener-bener fokus kita pengen menulis konten jualan soal pengantarnya kayak gimana nanti bisa diatur Nah jadi setelah kita mengetahui tiga elemen tadi ya kita coba nih untuk merasakan sendiri khasiat dari produk yang kita ketahui kan tadi kita udah riset kompetitornya kayak gimana kita juga dari apa namanya produk kita sendiri seperti apa kita juga coba Udah riset audiens Kita
(1:39:09) sebenarnya kayak gimana kita jadi tahu kan karakter ataupun pembeda yang mau kita pakai nanti kita mau seperti apa bukan cuma itu aja yang perlu kita ketahui tapi kita juga perlu nyobain produk yang mau kita jual lewat konten media sosial kita Nah dengan cara kita nyobain sendiri langsung dan kita coba detail kan apa yang kita rasain kita coba tulis tuh tapi kalau misalnya kita nggak bisa detail-lin tadi kalau misalnya kita nggak bisa ngerasain kita coba bisa tanyain ke orang yang udah ngerasain produk ataupun jasa tersebut misal tidak
(1:39:42) mungkin dong kalau misalnya kita sebagai laki-laki diminta untuk ngejual menstrual Cup terus kita nyobain sangat tidak mungkin gitu ya Nah itu udah pasti produknya produk buat wanita nah oke kita bisa nanyain ke wanita yang memang sudah nyoba pakai gitu dari sana baru kita bisa mulai menulis tuh bisa kita komunikasikan informasi produk yang tadi dengan menggunakan rumus-rumus segala macam yang udah kita pakai tadi kalaupun tidak menggunakan pun juga bisa-bisa aja selama tujuan akhirnya tercapai kita bisa mengarahkan
(1:40:21) orang untuk melakukan sesuatu atau meyakini sesuatu seperti itu teman-teman jadi sesi hari ini cukup singkat tidak sampai 3 jam tapi silahkan kalau misalnya ada yang mau didiskusikan biar kita bisa gali lebih dalam lagi ya tentang formula yang tadi udah kita pelajaran bareng-bareng ada PKS ada bab sama ada Aida sengaja urutannya saya bikin kayak gini biar enak dibacanya Karena kalau misalnya aidanya ditaruh di depan jadi nggak enak ya Aida pas BAB gitu Oke silahkan teman-teman kita stop share dulu ya kalau misalnya ada yang mau
(1:41:06) didiskusikan langsung Open Mic aja dari banget harus dibuat peraturan tertulis Nah aku mau nanya ini mungkin kaitannya sama kelas pertama ya tentang pokoknya kalian pernah mention Jangan pernah percaya sama drag pertamamu gitu itu terus kalau misalnya nih kita udah Posting terus dalam perjalanannya itu ternyata ada yang mau kita ubah kita mau ngedit itu kalau dari sisi audiens itu bakal ngaruh nggak ya kalau misalnya ada tulisan editedment atau kepercayaan mereka atau kalau misalnya mungkin ada tipe-tipe tergantung media sosial juga sih ada
(1:42:14) yang bisa diedit ada nggak kan di Instagram habis ngepost paling yang bisa diedit caption nggak bisa ngedit gambar di Twitter nggak bisa tuh ngedit kalaupun ngedit kemungkinan nanti bakal ada fitur baru yang ada di Twitter tapi berbayar fiturnya biar kita bisa ngedit konten yang udah kita posting di Link in bisa ngedit ada tulisan edit tidak masalah sebenarnya yang nggak ada masalah kalau misalnya kita ngedit cuma kita harus sadar sama konsekuensinya karena pernah dalam satu kondisi adanya saya Udah ngepost atau bawa konten udah
(1:42:44) dapat engagement 2000-an lebih ternyata ada kesalahan yang disampaikan di sana akhirnya kontennya di take down dan besok hari dipublikasi ulang lagi interaksinya bakal interaksi jadi lebih sedikit dan saya udah komunikasikan itu ke pihak management ini resikonya adalah engagement bakal turun ya udah nggak apa-apa daripada kita nyampein info yang salah gitu karena juga apa namanya Udah ngepost juga terus ditegur sama manajemen ya belum waktunya posting hal itu karena fiturnya belum muncul lu udah posting fiturnya belum dinikmatin sama
(1:43:28) orang malah udah di infoin oke oke sorry sorry akhirnya di take down lagi yes seperti biasa juga pas lagi dipublikasi ulang kayak orang yang udah pernah ngeliat kan kemungkinan besar dia untuk interaksi lagi bakal kecil ya ini kayaknya udah lihat deh kemarin kok muncul lagi sih gitu jadi ya orang-orang yang udah ngeliat pasti bakal nggak bakal interaksi lagi akhirnya peluang interaksinya jadi lebih kecil gitu kalau yang tulisan edited gitu nggak ada masalah sih kecuali ya kecuali kita ngebuat scandal yang gede banget Terus tulisan edited
(1:44:06) abis itu ada yang udah sempat screenshot Nah itu masalah nya memang ada regulasi dari BPOM [Musik] sekali mosting terus tuh menurut BPOM itu tuh nggak boleh kata-katanya kayak gini nih guys dan ya apalagi sesuatu yang sifatnya krusial ya mau nggak mau sih harus kita take down Oke sama-sama Kak sawilda boleh Yang Lain Via ini ada pertanyaan tapi di Open Mic aja Oh ya Kak biasanya Kalian itu yang kayak bikin konten itu yang contohnya terbangan uang tadi itu bikin kopinya aja atau sama kayak ilustrasi desainnya seperti apa gitu Kak atau nanti yang
(1:45:14) bikin desainnya itu langsung tim desainer pada saat menulis kopi maksudnya pada saat menulis kopi dan bekerjasama dengan tim kreatif dulu banget saya itu ketika nulis copy saya tulis tuh benchmark gambarnya kayak gimana atau yang saya pengen ada gambar apa aja dulu kayak gitu tapi lama kelamaan saya ngerasa tim kreatif ini sebenarnya udah isinya tuh bukan pemula gitu kan nggak perlu bener jadi t kecuali kalau kita memang bener-bener ada referensi yang oke banget baru dimasukin ke dalam kontennya tapi kalau misalnya sekarang saya bener-bener cuma
(1:45:55) nulis kopinya aja slide 1 isi kopinya abcd abcd LED 2 bla bla bla sama sekali nggak ada arahan dalam kurung lagi ini kalau bisa gambarnya tentang ini enggak ada habis itu tinggal langsung dikerjain sama tim kreatif dan hasilnya lebih Magical dibandingkan saya mikirin sendiri gitu jadi kayak penentuan font warna dan lain-lain itu udah tim kreatif lagi pula untuk penentuan font sama warna itu semestinya udah jadi bagian dari brand guideline biasanya udah ada tuh font yang mau dipakai apa warnanya apa event ukurannya
(1:46:30) font sizenya secara detail tuh harusnya udah tertulis jadi itu yang bakal jadi panduan dari tim kreatif mau ngebuatnya seperti apa Jadi tugas kita pun juga lebih sederhana bikin konten kita mikirin font baru nyari di dafon tuh bisa satu jam sendiri kayaknya terus kayak yang Bold italic yang mau ada penekanan itu juga ada nggak kalau itu ya itu bagian dari tugas kita tapi Kalaupun kita kelupaan Kalau di tempat kerja saya sebelumnya itu ada provider Jadi dia yang bakal ngebantu karena pasti ada yang salah dari apa yang kita
(1:47:15) tulis makanya perlu provider yang bisa lebih objektif dalam melihat konten yang sudah kita tulis sebelumnya dan memberikan saran perbaikan gitu Oke Makasih ya Kak Sampai jumpa hari Senin ada lagi Kak Eka silakan Iya Kak yang pertama kalau masih awal banget juga sih Ya intinya berapa kuantitasnya sih gak per hari untuk sosmed itu sebaiknya berapa itu Terus yang kedua mau tanya tips dari kalian kalau kamu kalau nggak ada gitu ya kan emang awal-awal banget jadi kan harus sendiri kayak jadi yang ngurus strateginya sendiri yang sendiri
(1:48:18) semuanya sendiri gitu Kak apa dulu sih yang harus di marketing Kalau dari awal ya Mas yang ketiga bisa dijelaskan lagi Kak gimana sih konten yang warna saja dan yang sama kopinya tuh bedanya kayak apa terima kasih begini pertama soal berapa konten per hari yang perlu dibuat ini sama sekali nggak ada acuannya nggak ada ketetapannya harus berapa konten sehari saya sendiri pernah ngeliat beberapa akun yang dia tuh tipikalnya posting setiap hari hasilnya bagus posting 3 hari sekali bahkan seminggu sekali hasilnya tetap bagus
(1:49:09) ini dua akun yang berbeda ya sama ada satu lagi yang bener-bener sehari tuh bisa 4 kali atau 5 kali posting hasilnya bagus juga jadi bener-bener nggak ada ketetapan harus berapa kali sehari satu hal yang mesti diperhatikan adalah justru gimana sih hubungan yang kita bangun sama audience kita itu yang jauh lebih penting dibandingkan berapa kali posting karena kalau misalnya nih kita postingnya sedikit tapi hubungan kita sama audience kita bagus saat kita posting postingan kita bakal dilihat sama dia dan dia mau
(1:49:46) interaksi dan ini terjadi ke brand Humans saya sering banget ngejadiin Humans ini sebagai referensi ataupun pembelajaran buat di berbagai macam kelas yang saya sampaikan ada brand namanya Humans ditulisnya hmns Kalau dicari di Instagram Kalau nggak salah itu juga himnes.id dia itu jarang banget posting sekalinya posting pun juga posting promosi doang tapi ada satu hal yang berbeda dari mereka dengan brand lainnya mereka itu benar-benar berinteraksi dengan audiencenya gitu bener-bener berinteraksi sama audience aider itu di kolom komen
(1:50:23) ataupun di DM bener-bener ngobrol lah ya kayak temen sehingga ketika dia ngeposting-postingan promosi sekalipun ataupun informasi produk sekalipun loyalitas konsumen itu udah udah kebangun dan Justru malah postingan tentang produk yang jadi dinantikan sama mereka jadi valid untuk kita posting jarang-jarang pun juga nggak masalah asalkan syaratnya terpenuhi kita punya hubungan yang baik sama audience kita terus satu Terus yang kedua posting sehari sekali ini juga masuk akal karena ketika tidak ada postingan otomatis orang bakal jadi jarang gitu
(1:51:04) kan ngeliat akun kita itu dan akan sulit bagi kita lagi untuk bisa kembali ke level engagement yang cukup oke kalau misalnya nggak ada postingan dalam waktu yang lama nah ini juga masuk akal juga Karena waktu itu salah satu teman saya pernah menguji Coba dia nggak posting selama satu bulan lalu tiba-tiba dia posting lagi Ternyata engagementnya turun banget dibandingkan dari waktu terakhir dia posting di bulan lalu dan untuk bisa ngejaga itu dia akhirnya posting setiap hari Nah cuma pendekatannya pun tetap sama dia posting
(1:51:39) setiap hari tapi tetap tuh engagement bareng sama audience ya itu nggak pernah dia tinggalin ketika ada audience comment dia ikut bales komentarnya ketika komentar itu dibales lagi sama audience lainnya dia ikut bales lagi dan ketika di DM dia pun juga mau menanggapi DM gitu akhirnya disitu dapat tuh satu buah benang merah Oh jangan-jangan yang penting itu bukan durasi posting tapi berapa tapi seberapa oke yang kita punya ke audience kita engagement dalam artian kita mau berbalas pesan mau berbalas komentar gitu ya cuma dapat satu poin penting
(1:52:15) juga jangan sampai absen posting terlalu lama kayak tadi kan dia sampai 1 bulan ya bener nggak posting akhirnya jadi turun banget gitu nah terus pembelajaran ketiga dari akun bapak-bapak ID Saya pernah ngobrol sama mereka secara langsung [Musik] satu hal yang menarik adalah mereka tuh bisa posting 4-5 konten sehari dan kenapa kayak gitu karena Emang audience haus itu sama konten jadi dia pernah ngelakuin riset gitu dan nanya ke audience-nya sukanya tuh konten-kontennya di posting Berapa hari sekali sih ternyata audience-nya
(1:52:53) mintanya banyak mintanya kontennya lebih dari pokoknya berkali-kali lah dalam sehari gitu dan oke-oke aja hasilnya dan kenapa dan Salah satu alasan kenapa bisa tetap oke juga lagi-lagi sama nih dengan yang 2 sebelumnya yang jarang Posting yang posting sehari sekali sama yang postingnya banyak dalam sehari mereka tetap engaged sama followersnya itu rutin yang balas komen dibales sama dia yang menarik adalah DM dia punya sop untuk ngebales DM paling lambat itu 30 menit dan semua DM harus terbalas mereka ganti-gantian tuh untuk ngebales DM dari
(1:53:34) banyak admin di bapak-bapak id Nah itu bisa nggak kita lakukan Fokusnya ke situ aja dulu coba untuk bener-bener bisa ngerjain Interaksi yang Oke baru setelah itu sambil sembari ini Ya setidaknya coba langkah yang paling aman deh kalau misalnya ragu untuk jarang posting ataupun sering posting langkah yang paling aman sehari satu kali posting tapi interaksi tetap dijaga itu untuk yang pertama sama untuk yang kedua pertanyaannya apa kalau sendirian banget kalau sendirian banget berarti sampai design Iya sih kalau sampai ngedesain yang benar-benar
(1:54:20) harus diselamatkan dulu adalah scheduling Kenapa karena ya balik lagi ke pembahasan kita Minggu lalu jangan sampai kita jadi manage media sosial itu dari hari ke hari karena bakal capek saya pun dulu pernah ngalamin kayak yang kayak kak alamin gitu ya bener-bener sendirian dari mikirin konten ngedesain ngeposting sampai ngebales-balesin komen rasanya mau nangis ya kan kayak gitu kadang-kadang kayak mau ke WC ngambil tisu gitu kan sekarang mau nangis juga boleh loh nggak papa kayak gitu nah yang saya coba Beresin dulu pada
(1:55:06) saat itu adalah nyoba schedulingnya jadi kayak ada satu waktu di mana fokusnya adalah nulis copy ada satu waktu fokus saya adalah ngedesain ada satu waktu fokus saya nge-manage lewat yang publish yang itu tuh kan ada scheduling yang lewat apa tuh Creator studio kalau di Facebook ya di Instagram juga bisa memakai itu jadi langsung di schedule sana dan jadi sisa waktunya bisa dipakai untuk Engage jadi nggak lama setelah kontennya posting langsung engage 30 menit setelahnya seenggaknya gitu Ya dibikin porsi dibikin jadwalnya aja kapan Harus
(1:55:50) nulis kapan Harus ngedesain kapan Harus kapan Harus scheduling untuk pake tools tadi tuh yang Creator studio kapan Harus engage itu sih Nah setelah itu Sampaikanlah keluhan tadi kelilit bahwa kalau kita pengen meningkatkan kita udah dapat data nih ternyata datanya cukup oke ketika konten yang ini ini ini ini segala macamnya nah sampaikan kalau ini hasilnya bisa jadi jauh lebih maksimal kalau saya fokusnya di nulis desain dibantu sama orang lain karena desain bukan kapasitas Saya misalnya kayak gitu Nah kan jadi lebih enak tuh ketika kita
(1:56:35) fokus di nulis desain dipisah ke orang lain dan kebetulan ini adalah proses yang saya alami dulu juga awalnya saya dari nulis sampai desain sampai publikasi terus desain akhirnya dibantu sama tim lain karena saya karena saya menyatakan keberatan nggak oke deh kayaknya kalau misalnya gua ngedesain juga atau tes desain gua juga nggak sebagus itu gitu akhirnya dipecah desainer jadi ke tempat lain terus lama kelamaan mulai ketemu nih media sosial mana yang cukup oke bagi gue untuk gua kelola Ternyata gua tuh kuatnya di Link in sama
(1:57:06) di Instagram di Twitter nggak terlalu kuat akhirnya diminta untuk fokus dingin sama di Instagram di Twitter nyari orang baru lagi gitu jadi perlahan prosesnya kayak gitu sih dijalanin dulu lewat sistem scheduling jadi seenggaknya kita tahu alur yang rapih kayak gimana lalu dipecah perannya untuk yang desain sendiri untuk konten sendiri nah baru setelah itu pecah lagi untuk penulisan kontennya kalau bisa percaya itu beda-beda orangnya gitu Kak Eka untuk sekarang Saya cukup berempati dan semoga sabar atau lamar di atau lamar di flip aja
(1:57:48) lagi buka lowongannya gantiin saya yang ketiga secara umum detailnya tentang kopi warna sama kopi conversion secara umum banget ya Warehouse itu umumnya kayak konten-konten yang sifatnya bisa dinikmati sama Banyak orang tapi tetap spesifik ke audience kita sendiri juga gitu misalnya salah satu contoh yang bisa diambil ketika ada trend Nah itu konten awareness tuh kesempatan kita untuk bisa naikin secara signifikan tapi di dalamnya itu tentang badan kita sedikit bahkan nggak ada itu biasanya diawareness kayak gitu
(1:58:41) sengaja kan ketika konten kita masuk ketika konten kita tersebar orang ngeliat akun kita ngeliat logo kita itu aja tuh udah jadi bagian kan sebenarnya dari awareness secara tidak langsung walaupun mau mentionning brand kita juga bisa-bisa aja asalkan jangan terlalu hard tapi biasanya tidak ada arahan untuk melakukan sesuatu entah itu pembelian atau ngajakin follow dan lain sebagainya eh ngajakin follow masih bisa sih tapi ngarahin untuk ngelakuin pembelian ataupun transaksi itu biasanya nggak ada kalau di konten sama
(1:59:15) gitu Terus kalau konten konversion ya kebalikannya kalau konten konversion ada arahan tuh untuk bisa konversi untuk bisa nyobain sesuatu dari produk kita gitu sih secara sederhananya ya oke sama-sama nah ini ada Kak Dedi boleh habis itu baru di kolom chat Open Mic dong Kak Dedi Oh lagi nggak bisa Open Mic saya bacain ya [Musik] Gimana kalau brand udah punya sentimen negatif dari postingan mereka buat balikin atau bangun jadi sentimen positif lagi gimana susah ya
(2:00:21) susah pertanyaannya pertama Karena saya belum pernah ngalamin yang kayak gitu Terus yang kedua dalam bayangan saya cuma ada dua solusi ketika ada brand yang awalnya negatif terus dia jadi positif lagi gimana pertama konsultasilah dengan orang PR pastinya karena mereka jauh lebih paham soal gimana Crisis manajemennya yang awalnya negatif bisa perlahan jadi positif Seperti apa tapi kalau misalnya dari sudut pandang konten atau sudut pandang media sosial yang bisa dilakukan adalah benar-benar mencoba perlahan untuk switch
(2:01:03) untuk switch gaya konten ya untuk switch Apa yang dibahas dan lain sebagainya hingga akhirnya pelan-pelan ngedatengin orang yang sentimennya positif sama brand kita tapi itu nggak bisa instan yang pasti atau solusi yang ketiga kalau misalnya Memang udah parah banget ya udah buat akun baru deh gitu Kalau misalnya emang udah susah banget ya untuk di apa-apain atau pakai bisa pakai solusi yang keempat yang [Musik] apa sih namanya sempat dilakuin sama salah satu akun finansial yang menurut saya bagus strateginya dia sempat Kena
(2:01:40) masalah di beberapa tahun yang lalu akunnya sempat hilang tapi kalau nggak salah tanggal 17 Agustus kemarin sempat comeback dan bener-bener ngebuat sesuatu yang baru lagi toh juga udah lama banget gitu kasusnya akhirnya dia balik lagi walaupun sekarang ilang lagi udah nggak ada lagi sih sekarang pas 17 Agustus kemarin sempat ada Jadi yang paling itu aja sih 3 hal yang bisa dilakukan saya nggak nyebut ya tapi udah pada tahu di sini oke terus apa lagi nih ada dari Kak Danang Kak Danang hadir kah Halo di utarakan lewat lisan aja
(2:02:53) [Musik] maksudnya memang Nggak masalah sih mas maksudnya 4 tahun tapi hasilnya kayak begitu Tinggal gimana aja nanti nyoba ngetik lagi kalau sekarang kan yang bener-bener tidak memandang jumlah followers itu konten reals ya Coba di maksimalin di situ aja dulu karena dari berbagai macam eksperimentasi yang saya lakuin pun
(2:03:55) konten reals itu dengan sedikit engagement itu bisa ngejangkau audience yang lebih banyak lagi apalagi kalau misalnya kita bisa optimasi lebih lanjut dengan sound yang kita pakai terus dengan trend yang lagi beredar kayak gimana itu bisa kita maksimalin di sana bener-bener Dicoba lagi aja atau kalau misalnya ngerasa Oh udah berat banget nih buat naikinnya lagi dan dan ternyata tidak terlalu berpengaruh kalau misalnya dibuat ulang dibuat ulang aja soal lambat atau enggak relatif banget [Musik] mereka dari mana oke
(2:04:53) ini tergantung industri kalau misalnya flip industri kan Finance otomatis saya bakal follow akun-akun tentang Finance kayak bibit itu saya follow terus berbagai macam bank yang ada di Indonesia saya follow juga berbagai macam influencer yang ngebahas soal Finance dan lain sebagainya itu saya follow juga ya Dari sana saya dapat sense-nya Oh Ternyata kalau misalnya ngomongin Finance Gayanya kayak gini ya rata-rata kalau misalnya ngomongin joks tentang Finance Gayanya kayak begini ya gitu Nah dari sana Jadi dapat pembelajaran kan
(2:05:26) dan dicoba satu persatu ke akun brand kita kalau ada yang cocok bisa dilanjutkan kalau ada yang nggak cocok ya udah ditinggalkan kayak gitu Jadi tergantung sama industri brand kita tuh ada di mana silahkan follow brand-brand lain yang memang ada di industri tersebut atau bahkan influencer lain yang ada di industri itu nge-follownya nggak harus pakai akun brand kita tapi ya pakai akun pribadi juga nggak masalah karena kan kalau misalnya pakai akun brand kita ya nggak enak juga ya akun brand kita nge-follow kompetitor kan aneh ya
(2:06:00) rasanya ini sebelum masuk ke kak Riska Kak Andrian sama Kak Yusuf masuk ke Kak Elis dulu ya tadi soalnya udah sempet angkat tangan duluan halo halo [Musik] untuk caption Instagram dan Tik Tok dong Kak itu aku bedanya ya misalkan di tik tok tuh Kayaknya aku lebih sering melihat lebih lebih pendek gitu kemudian kalau di Instagram itu lebih panjang gitu dan Apakah ada perbedaan juga misalkan di Instagram antara content dan konten reals gitu ketika aku pengen di Instagram dan Tik Tok dan gimana pengalaman kalian dalam mengelola
(2:06:48) tersebut Oke sama-sama kalau untuk caption ya itu sebenarnya tergantung sama fiturnya si tiktok di Instagram sendiri dalam penulisan caption kalau kita sadari yang di tiktok itu memang dia nggak support caption yang panjang dan gak ngesupport caption yang bisa dikasih spasi ataupun enter berkali-kali satu kali nulis tuh ibarat kayak tweet aja sebenernya si tiktok ini sedangkan kalau misalnya Instagram justru bisa kita manfaatkan dia ada spasi ataupun enter berkali-kali hingga jadi satu buah caption yang super panjang dan itu bisa
(2:07:23) dimanfaatkan juga dalam proses pembuatan kontennya Nah karena fiturnya Demikian maka eksplorasi kontennya juga berbeda nih kalau di tiktok dia benar-benar full kontennya itu disampaikan lewat ini ya lewat videonya kalaupun ada tambahan konteks itu sedikit sekali yang bisa disampaikan lewat caption tapi kalau misalnya di Instagram menariknya konten utama bisa jadi ada di caption ketika kita bikin reals dan pola seperti ini itu dipakai sama para content Creator yang ada di reels misalnya dia ngebuka dulu nih di
(2:08:02) realsnya dia ngomongin sesuatu gitu ya ngomongin sesuatu terus di bagian akhir jawabannya tuh belum disampein juga sama dia tapi dia bakal ngasih tahu penjelasan selengkapnya ada di caption sambil nulis kayak gitu nah jadilah si caption menjadi konten utamanya dia gitu Tapi secara umum sebenarnya kita bisa pakai pola yang ada di tiktok juga untuk yang untuk ngebuat konten di reals pola yang kayak gimana yang dimaksud ya tadi kontennya bener-bener kita sampaikan lewat video sedangkan di caption Itu cuma sekedar konteks tambahan yang
(2:08:41) singkat-singkat pun juga nggak ada masalah gitu yang kedua soal Fit Sama reals tadi gimana pertanyaan intinya yang soalnya ada perbedaan nggak untuk misalkan caption di content dan karena sama kalau untuk di konteks Instagram ya sama-sama aja baik itu konten image ataupun konten reals nggak ada bedanya dalam penulisan captionnya tinggal pertanyaannya adalah isi konten utamanya kita mau sampein di mana Kalau misalnya isi konten utamanya ada di postingan atau ada di feednya postingan feednya ya entah itu dalam bentuk single image satu carousel Tentu
(2:09:32) aja peran si caption jadi nggak terlalu penting kita bisa aja cuma muat satu kata atau dua kata pun juga nggak masalah gitu kan misalnya kita ada konten komedi yang kita sampein lewat postingan Fit entah itu Kak Rossa ataupun single image terus captionnya cuma kita tulis Haduh kok jadi begitu sih kayak gitu doang itu bisa jadi kayak seolah-olah kita mengomentari postingan yang kita baru aja publikasikan Itu bisa kayak gitu kalau misalnya apa namanya postingan di feednya itu cuma judul ya berarti konteks konten utamanya bakal kita
(2:10:16) maksimalin ada di caption Nah itu sama juga berlakunya di konten reals pun juga demikian tergantung Sebenarnya kita mau menaruh konten utamanya ada di mana Apakah kita mau naruh konten utamanya ada di Fit ataupun reals atau kita mau naruh konten utamanya ada di caption karena tapi balik lagi ke fungsi dasarnya sih caption ini sebenarnya buat menambah konteks apa yang ada di konten utama baik itu di reals ataupun di Fit gitu Iya sama-sama tadi ada yang lower hand siapa ya saya jadi lupa urutannya boleh deh Dika
(2:10:56) Riska dulu silahkan Oke mau nanya terkait tadi kan ada format konten yang harus dibuat gitu ya Nah ini kan salah satunya durasi sebenarnya durasi yang pas untuk buat iklan di reels itu berapa lama Apakah bergantung pada kopi yang kita buat seberapa panjang atau misalkan Ya udah durasinya 10 detik dengan iklannya mau lewat mana dulu ya tadi oke lewat reals tapi kan muncul pertanyaan berikutnya Apakah mau organik atau berbayar kalau misalnya berbayar idealnya itu sampai dengan 15 detik aja kalau lewat yang Path gitu ya
(2:11:44) tapi kalau misalnya secara organik tergantung juga tipe konten kayak gimana yang mau kita pakai Apakah kontennya dengan pendekatan story telling atau kontennya ya memang hard Promo gitu aja kalau misalnya dengan pendekatan story telling nggak ada masalah kalau misalnya kita mau bikin panjang tapi usahakan di bawah 1 menit karena di real sendiri kan maksimal itu 90 detik ya saat ini tetapi di konten-konten di akun-akun lain ada tuh yang bisa lebih dari 90 Detik Nah kalau idealnya kita sebisa mungkin di bawah 1
(2:12:17) menit karena kita pengen cari complision rate semakin besar competition rate dari banyak orang yang menonton konten kita akan semakin besar juga peluang konten kita bisa tersebar luas karena dianggap sebagai konten yang menarik perhatian orang-orang seperti itu kalau misalnya memang bisa dalam durasi 8 detik message bisa langsung sampai Buatlah 8 detik kalau misalnya 7 detik bisa nyampe Buatlah 7 detik kalau satu detik bisa sampai Boleh silahkan buat 1 detik tapi kayaknya sulit ya untuk menyampaikan pesan dalam waktu 1 detik
(2:12:52) gitu jadi acuannya acuan yang paling utama adalah pesannya nyampenya di beberapa detik itu yang harus jadi acuan utamanya jangan sampai cuma sekedar durasi jadinya nggak maksimal untuk menyampaikan pesannya Satu lagi Kak berarti untuk pesan ini kalau bisa tuh ya udah cuman satu pesan aja gitu nggak usah banyak hal yang mau kita sampaikan gitu Iya ada satu pesan utama kalau sisanya ada pesan pendukung ya Nggak masalah asalkan pesan pendukung itu memang support pesan utama misal ngadain giveaway informasi utamanya apa
(2:13:28) giveaway ya kan giveaway berhadiah abcd terus ada pesan ada pesan pendukung pesan pendukungnya adalah cara ngikutin giveawaynya Nah itu Nggak masalah karena orang tetap terfokusnya sama pesan utamanya dia Oh ada giveaway berhadiah sekian gitu Kalau misalnya contohnya multiple pesan kayak gini misalnya kita habis nyampe ini ada giveaway tiba-tiba nggak lama habis ngomong ada eh iya kita tuh lagi ada giveaway ya hari ini tapi tahu nggak kalau misalnya mobil listrik itu lebih hemat daripada mobil bensin tiba-tiba ngomongin itu kayak lompat
(2:14:02) banget gitu kan Ya orang jadi nggak fokus eh bentar ini tadi lagi ngomongin apa sih gitu makanya pastikan banget kita punya satu pesan utama kalaupun mau ada pesan lain ya pesan lain itu bisa ngedukung pesan utama atau enggak kalau misalnya nggak yang mendingan nggak usah ditambahin gitu ya Halo kamu nanya Jadi buat yang tadi konten Aida itu yang terbang itu Kak menarik banget tuh Kak maksudnya kayak langsung wirelessnya attention banget gitu jadi menurutku itu bener-bener jelas dan pada saat yang sama juga ada
(2:14:41) kayak di bagian kecil pikiran aku gak ngerasa ini rentan dianggap clickbait gitu kan orang bakal baca dan ngeliat bahwa persepsi pertamanya Oh ini gue bisa terbang nih maksudnya kan yang bisa terbang gitu dan ternyata emang di freezernya kayak gitu mungkin kayak pengen nanya aja pengalaman dari kalian apakah ada yang kayak kurang positif atau kayak justru oke-oke aja dan emang maksudnya itu paling kayak gitu konten yang tadi ya responnya positif aja tapi itu semua bisa tercapai karena beberapa hal satu orang menjadi maklum ketika yang
(2:15:19) disampaikan adalah Oh yang dimaksud terbang adalah ngirim uang karena tahu yang nyampein itu flip sendiri ya brandnya Ya tentang finansial dan tentang kirim uang gitu kan Terus yang kedua orang menjadi maklum juga karena selama ini personal yang dibangun sama si minflip adalah Persona yang bersahabat dan suka bercanda sama audience-nya suka bercanda pun juga bercanda bukan yang bercanda kayak Stand Up Comedy gitu bukan tapi ya gimana sih bercanda deket alat temen gitu loh gitu jadi ketika pas dingin Oh lagi bercanda
(2:15:51) gitu jadinya muncul pewajaran dari si audience Nah makanya penting bagi kita tuh untuk bisa menyediakan quote and code pembenaran dari konten yang agak clickbait dari kita tapi tetap nggak keluar jalur kalau yang tadi kan sebenarnya tidak keluar jalur banget ya kan dijelasin ulang tuh terbangkan uang Kakak Oh kirim uang yang dimaksud gitu bukan tiba-tiba nerbangkan diri dia gitu kan nggak tapi dikasih konteks tambahannya Emang terbangkan uang yang dimaksudnya itu sama si flipnya juga emang udah deket sama audience-nya jadi nggak masalah
(2:16:28) yang jadi masalah adalah yang kayak tadi itu ada clickbait tulisannya Jokowi ditemukan meninggal di Selat Hindia di Samudra Hindia yang dimaksud bukan presiden ternyata tapi yang dimaksud adalah orang random Entah di luar sana yang kebetulan punya nama Jokowi nah itu yang jadi masalah buat orang-orang nggak bakal tuh ada orang bakal memaklumi Oh yang dimaksud Jokowi yang ini nggak karena ekspektasi yang dibangun terlalu berisiko ekspektasi di awal yang dibangun Nah makanya kita bisa Minutes ekspektasi orang juga nih Ketika menulis head
(2:17:06) lainnya mau seperti apa jangan sampai peluang ke salah pahamannya itu jauh lebih besar daripada kesempatan kita untuk menyampaikan pesan utama karena sayang aja kalau misalnya salah paham itu gede banget pesan utamanya ya malah jadi nggak sampai ke mereka gitu Oke thank you oke tidak terasa dua setengah jam sudah kita ngobrol bareng-bareng harapan saya semoga Oh masih ada boleh boleh ada tapi ini bukan sesuatu yang bisa saya jawab dengan singkat karena memang di luar kapasitas dalam artian kayak gini
(2:18:10) untuk bisa menentukan karakter seperti apa yang mau kita bangun di media sosial kita dari mulai sifatnya cara penulisannya dan lain sebagainya Itu bukan sesuatu yang bisa dilakukan secara singkat Kenapa karena memang perlu melibatkan banyak divisi lain juga perlu melibatkan banyak pihak lain bahkan di luar Perusahaan kita untuk bisa melakukan riset lebih lanjut Salah satu hal yang pernah dilakukan adalah nyoba nyewa nih Salah satu lembaga riset benar-benar untuk coba cari tahu kondisi audience kita saat ini tuh kayak gimana
(2:18:48) sih apakah masih sama dengan audience saat dulu pertama kali didirikan atau beda Nah dari hasil itu kita coba menyusun ulang jadinya karena kan kalau misalnya terjadi perubahan yang signifikan daripada audience Pada saat perusahaan kita dibangun di awal dibandingkan dengan sekarang Tentu aja harus ada perubahan karakter juga gitu kan Nah saat itu sempat kejadian ada pokoknya ada Salah satu perubahan segmen tertentu lah gitu ya yang membuat saya harus menyesuaikan ulang karakter yang mau dibangun di Minecraft ini seperti
(2:19:20) apa seperti itu Terus yang kedua tadi pertama bisa melibatkan banyak orang dan waktu risetnya juga cukup lama tapi kalau misalnya kita mau melakukan versi sederhananya itu pun juga bisa versi paling sederhana adalah kita coba reset dari orang-orang yang selama ini rajin berinteraksi dengan akun kita kan ada ya di kolom komen atau ada yang ngeshare konten kita banyak tuh nah terus kita coba [Musik] apa namanya kita coba telaah satu persatu bener-bener kita liatin satu persatu profilnya dan kita pelajari orangnya tuh orang
(2:20:03) yang seperti apa pertanyaannya adalah berapa banyak orang yang harus dipelajari Berapa banyak profil yang harus kita analisa Nah teman-teman bisa kunjungi situs yang ini saya bakal ngejelasinnya secara lisan aja saya ketik ya bit.ly slash hitung sample size itu bisa diklik nanti kita bisa masukin jumlah followers akun kita di sana Nah dari jumlah followers itu nanti akan muncul ideal sample size nya berapa Kebanyakan sih diangkat 300an kalau pada saat itu saya nyoba di flip muncul angka 384 nah tugas kita apa kita
(2:20:48) mencari 384 profil yang sering berinteraksi dengan konten-konten kita dan sering ngeshare konten kita juga misalnya gitu dan masing-masing ini bakal kita coba telaah dari berbagai macam hal yang pertama dari sisi demografi ini bisa kelihatan misalnya umurnya pekerjaannya Terus dia tinggal di mana ini bisa ketahuan nih lalu habis itu dari sisi psikografi kita coba cari tahu dia itu pengen dikenalnya sebagai orang yang kayak gimana sih kan itu biasanya ketahuan juga ya dari postingan sehari-hari jadi otomatis dicarinya
(2:21:28) adalah akun yang nggak di private ya Nah ketahuan tuh dari postingan sehari-harinya kayak gimana Apakah dia pengen dikenal sebagai pecinta kucing penikmat buku atau apa gitu kan tuh ketahuan dari sana terus yang ketiga kita bisa lihat dari sisi behavior tapi behavior yang di sini bukan behavery bukan behavior dia bukan kebiasaan dia sebagai manusia pada umumnya di kehidupan sehari-hari Bukan melainkan behavior dia tuh make media sosial kayak gimana media sosial apa aja yang dia pakai lalu biasanya dia onlinenya jam berapa ini jadi satu hal
(2:22:05) yang penting buat kita lalu berikutnya ada lagi kita mesti Coba ngereset dari sisi tadi udah apa aja tuh demografi psikografi behavior yang terakhir adalah interest atau transaction interestnya kita harus cari tahu gimana caranya misalnya dia interaksi ke kita itu pada saat kita ngebahas tentang apa Nah itu bisa kita masukin tuh ke dalam kategori interesnya atau dia sering ngesharenya tentang Apa itu juga bisa Kita masukin dalam itu juga bisa Kita masukin dari dikategori interesnya dia gitu kan Setelah itu tugas kita adalah mencoba
(2:22:42) membuat Pivot table dari beragam data yang udah kita dapatkan tadi sehingga nanti bakal dapat tuh angka-angka dominan dari masing-masing yang sudah kita telaah tadi misalnya dari sisi demografi kita ngebahagiakan berdasarkan umur nah yang berdasarkan umur tadi bakal ketahuan kelompok umur mana ya yang paling banyak ya kan pertama itu terus dari sisi pekerjaan kita jadi bisa ngelihat pekerjaan mana yang paling banyak diantara 384 orang tadi jenis kelamin lebih Mana yang lebih banyak antara laki-laki atau perempuan
(2:23:19) kalau bisa juga telaah juga dia termasuk ss-nya yang mana social Economic statusnya Apakah dia termasuk golongan menengah menengah ke atas atau menengah ke bawah dilihat juga yang paling banyak yang mana Doors dari sisi tadi psikografi Dia pengen dikenal sebagai apa dilihat juga mana yang paling banyak dan seterusnya ya tadi data-data yang tadi udah sempat diomongin sebelumnya nanti dari data yang paling banyak itu itu kita anggap sebagai satu buah benang merah dari keseluruhan target audience kita kan ketemu tuh Oh ternyata target
(2:23:54) audience kita itu mayoritas adalah laki-laki berusia 24 sampai dengan 30 tahun misalnya lalu berasal dari golongan menengah dan juga pengen dikenal sebagai abcd aktif di media sosial apa aja jam berapa aja ketemu kan tugas kita berikutnya adalah mencoba mencari profil yang serupa kayak itu Kita ajak ngobrol 3 eh kita aja ngobrol 5 sampai dengan 8 orang yang memenuhi profil tadi dan lewat obrolan tersebut kita jadi bisa ngegali lebih dalam soal kepribadian mereka kayak gimana Mereka tujuan hidupnya apa masa yang dihadapi
(2:24:37) apa dan setidaknya kita jadi tahu gaya-gaya komunikasi mereka seperti apa bahasa-bahasa yang sering muncul dari 5 sampai dengan 8 orang yang memenuhi profil tadi Seperti apa Nah setelah kita tahu kita jadi bisa punya justifikasi punya dasar untuk bisa menentukan karakter seperti apa ya yang kira-kira cocok buat ngobrol sama mereka nah karakter inilah yang bakal kita pakai untuk menjadi karakter di media sosial kita begitu prosesnya kurang lebihnya edisi sederhananya kayak gitu kalau edisi yang agak ribetnya kita nyewa
(2:25:10) lembaga riset mereka bakal ngelakuin riset 3 bulan 6 bulan nanti dari hasilnya kita bisa pakai tapi kalau misalnya disederhanakan yang kayak tadi kurang lebihnya Yo sama-sama panjang ya versi sederhananya Iya Minimal berapa followers Minimal berapa followersnya coba dimasukin aja ke Link yang tadi tuh hitung sample size kalau misalnya emang nggak bisa berarti nggak oke nggak bisa diambil gitu kan setidaknya ya biasanya kalau misalnya riset yang online gitu butuh 1000 kalau nggak salah followersnya Oh yang buat
(2:25:56) reset online terus kalau misalnya jumlah followers kita belum sampai segitu kita bisa ngelakuin alternatifnya yaitu ngambil data followers dari kompetitor artinya orang-orang yang bakal di reset adalah orang-orang yang berinteraksi ke kompetitor jadi kita sama aja menganalisis marketnya kompetitor kayak gimana dan kita bakal ngebuat karakter kita sesuai sama karakter dari orang-orang yang kita analisis tadi seperti itu Makasih Kak Oke sama-sama sip begitu ya teman-teman terima kasih banyak sudah bersabar selama dua
(2:26:43) setengah jam ini Sekali lagi saya secara personal mohon maaf ke teman-teman karena ceroboh ya tidak menyelamatkan data penting tapi itu akan kita bahas dan semoga pembahasan hari ini bisa melengkapi Apa yang akan kita bahas di pekan depan nanti tentang detail masing-masing media sosial termasuk fitur-fiturnya dan bagaimana selama ini saya memanfaatkan fitur-fitur tersebut karena saya rasa sih pembahasan hari ini sebenarnya bisa menjadi pengantar yang cukup oke itu buat kita bisa belajar di pertemuan berikutnya
(2:27:15) Oke terima kasih banyak Semoga tetap berkesan tetap bermanfaat buat kita semua artinya jumlah belajar kita jadi nambah ya yang tadinya 7 minggu tapi dengan adanya kesalahan ini berarti jadi 9 Minggu belajarnya kita semoga tidak apa-apa berarti kan 9 nikahi 3 27 jam luar biasa [Tertawa] seperti biasa nanti kalau misalnya mau lanjutin yang challenge yang kemarin bisa lihat di description silahkan dishare ilmu-ilmu yang teman-teman dapat hari ini dan semoga bisa bermanfaat buat yang lain dan semoga menang oke Ya terima kasih banyak sampai jumpa
(2:28:06) di pekan depan bye semuanya [Musik]
Belum ada Komentar untuk "Hari 2 - Menulis di Media Sosial"
Posting Komentar