Hari 1 - Pengelolaan Media Sosial untuk Bisnis – YouTube

 


Transcript:

(00:02) Oke halo semuanya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak sudah menyempatkan hadir ya di pagi hari ini yang ya kalau secara umumnya kan biasanya Sabtu sama Minggu tuh buat rebahan atau mungkin jalan-jalan tapi kita di sini menyempatkan waktu buat belajar bareng ini bisa jadi sesi yang menarik untuk teman-teman dan bisa ada banyak Insight yang didapat kita akan melangsungkan proses pembelajarannya kan kurang lebih selama 7 pekan ya ini adalah pekan yang pertama nanti kedepannya akan ada pakan-pakan berikutnya lagi dan

(00:43) pembahasannya akan jauh lebih detail untuk pembahasan di bagian pertama ini kita akan lebih fokus ke gambaran umum tentang apa aja sih yang sebenarnya akan kita pelajari di pekanbakan berikutnya jadi bisa dibilang ini adalah pengantarnya dulu nanti untuk secara detailnya entah itu soal pembahasan apapun yang atau mungkin Tentang pembahasan cara menganalisa konten dan lain sebagainya itu akan kita bahas secara mendetail di pertemuan-pertemuan berikutnya nah Sebelum kita mulai Izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu nama

(01:22) serian saat ini saya bekerja di flipse sebagai content marketing specialist untuk ngebantu strategi ataupun pembuatan konten yang ada di sana tapi secara spesifiknya di media sosial dan lebih spesifiknya lagi ada di Instagram dan juga Link in selain di flip saya juga ngebantu Beberapa brand lain di luar sana untuk ngembangin strategi konten yang mereka juga alhamdulillah sampai saat ini hasilnya masih positif ya dan fun fake saya itu gampang buat kemakan iklan Entah kenapa dari kecil setiap ngelihat iklan baru pasti bawaannya pengen beli

(02:01) bedanya Kalau waktu kecil pengen beli itu nggak mampu karena nggak ada duitnya kalau sekarang jadi boros jadi setiap kali ngelihat iklan Pasti beli terus ya dulu pas bapak-bapak ID masih misterius ya Saya pernah masuk ke kontennya bahwa itu seru banget menjadi orang pertama yang tahu identitas mereka Terus kalau di flip sendiri Alhamdulillah dapat kesempatan untuk ngebantu numbuhin media sosial mereka kalau ya 200ribuan Lah ya kurang lebihnya kalau misalnya di Instagram flip dalam waktu 2 tahun kalau Link in 1400an persen dalam waktu 1 tahun dan

(02:41) alhamdulillah dalam eh beberapa waktu terakhir Kalau nggak salah di Link in flip itu masuk ke Link in top startup itu semua karena dukungan dari teman-teman di flip juga tentunya Lalu suatu saat nanti pengen banget punya bisnis media digital sendiri barangkali di sini ada juga yang punya impian yang sama bolehlah kita kapan-kapan kolaborasi Oke ini pengantarnya dulu untuk pertemuan kita di hari ini jadi di pertemuan pertama ini mungkin akan ada beberapa hal yang bikin kepala kita nggak nyaman karena saya sendiri pun juga agak-agak

(03:26) kurang nyaman sebenarnya menyampaikannya gara-gara akan ada banyak angka akan ada banyak definisi yang mana itu tuh sesuatu yang ngebuat Saya mungkin ngerasa bosen juga gitu nyampein definisi nyampein angka Tapi ini jadi satu hal yang penting agar kita bisa ingat kembali gitu bahwa Oh media sosial itu punya peranan yang kayak gitu sebegini pentingnya lo ternyata buat kehidupan bisnis kita gitu nah ini akan kita coba pelajari di hari ini bareng-bareng ada 4 tapi dari masing-masing topiknya ini bisa jadi panjang banget

(04:04) semalam itu dari yang awalnya diniatkan 2 jam ternyata jadinya dua setengah jam makanya tadi saya buru-buru mulai aja biar seenggaknya kita paling lambat jam 12 Sudah bisa selesai pertama kita akan coba pelajarin bareng-bareng soal dasar-dasar media sosial buat bisnis nanti di sini akan ada beberapa quote and quote bocoran apa aja sih yang saya lakuin untuk bisa ngembangin media sosialnya flip terus berikutnya hal-hal yang bisa teman-teman hindari ketika mengelola media sosial biar nggak ngalamin kegagalan yang sama

(04:39) yang pernah saya lakuin dulu lalu ada beberapa hal penting ini mendasar banget basic banget tapi ternyata nggak bawa dampak yang gede buat pertumbuhan media sosial kita nanti bakal saya share juga ke teman-teman lalu di bagian paling akhir kita akan coba bahas sedikit mengenai campaign dan alur pembuatannya Kenapa di sini ada campaign karena sebenarnya dalam waktu 7 pekan ini pembahasan soal campaign Justru malah menjadi pembahasan utamanya Karena itu adalah bagian terpenting menurut saya dari pengelolaan media

(05:15) sosial gitu nah ini penting ya buat dilakuin silahkan sediain air minum dan hindari distraksi sekecil apapun sebisa mungkin terutama notifikasi dari HP apalagi sambil scrolling tiktok ya jangan dulu Tahan dulu nih setidaknya dalam waktu 2-2 setengah jam ke depan dan ini adalah info yang ditunggu-tunggu setelah ini ini penting untuk dilakukan kalau yang ini penting untuk didapatkan jadi kan saya sempat share ya sebelumnya di grup kalau Kayaknya seru nih kalau misalnya bikin kompetisi kecil-kecilan Oke hadiahnya udah kita sepakatin juga

(05:58) bareng-bareng iPad 6 ini caranya gampang di setiap akhir sesi silahkan share aja Apa aja sih yang udah dipelajari di pertemuan hari ini harapan saya cuma satu ya lewat ngeshare ini setidaknya temen-temen yang nggak kebagian kuota untuk ikutan kelas ini dia bisa ikutan Belajar bareng juga dan Biar saya tahu teman-teman ngepost silahkan mention akun Link in saya juga nanti di bagian paling akhir konten ajak orang-orang yang ngebaca konten kamu untuk bisa akses untuk bisa ikutan akses rekaman dari kelas ini di itu

(06:36) masukin linknya aja nanti SMM karena kan saya ingin apa namanya ngadain ini kan dengan kuota yang terbatas dan Pengennya sih dari temen-temen yang lain juga tetap bisa belajar lewat rekapan juga gitu lalu setelah nulis kontennya silahkan Isi form kompetisinya di bit.ly Oke Ayo kita mulai Nah kita mulai dari pembahasan yang pertama dulu ya yaitu dasar-dasar media sosial untuk bisnis di bagian pertama ini seperti yang tadi saya bilang bakal banyak angka-angka yang mungkin membosankan dan sudah pernah dilihat tapi penting untuk

(07:26) diingat kembali pertanyaan sebelum kita memulai sesi ini kenapa ya penting untuk bisnis memiliki akun media sosial ada nggak satu atau dua orang yang mau mengutarakan pendapatnya langsung Open Mic aja oke Kenapa penting kalau menurut saya Karena sekarang kan touch Point yang paling gampang untuk market hampir semua market kita itu kan lewat sosial media jadi responnya yang paling mudah dan murah untuk brand untuk bisa berinteraksi dengan target marketnya yaitu dari sosial media makanya itu penting banget untuk bisa

(08:20) punya bisnis yang juga ada eksistensinya di media sosial gitu oke makasih banyak Agung ada yang punya pendapat lainnya yang Justru malah berpendapat misalnya nggak kok nggak penting untuk punya media sosial atau ada yang sama juga pun juga nggak papa boleh langsung Open Mic aja Oke Kak mungkin tadi hampir sama juga dengan tapi aku mungkin nambahin karena sosial media itu dekat dengan user target market kita sih karena kan kalau misalkan orang mau refreshing mau kayak apa ya refreshing dari kerja Anda rutinitasnya kan ke sosial media gitu

(09:10) nah gimana caranya brand itu tuh biar bisa Line sama apa yang biasa dilakukan oleh username atau Hanif bener ya khawatir salah Oke Kak Bernando silakan tuh di ini dulu Kak akses Kenapa bisnis penting memiliki akun media sosial ya karena ini relevan dengan tujuan bisnisnya menembus batas ruang menembus batas waktu dan menembus batas-batas setiap negara dan lain-lain jadi ya Sesuai dengan media sosial Oke sip makasih banyak ya Nah tadi pendapatnya menarik menarik ya dari teman-teman yang sudah mengutarakan opininya Tapi menurut saya

(10:13) media sosial itu nggak penting lalu buat apa kita ada yang ngumpul di sini Saya punya argumen tersendiri Kenapa sebenarnya nggak penting-penting amat buat bisnis punya akun media sosial karena tidak semua bisnis target audiensi ada di media sosial jadi memang tergantung target audience kita adalah orang-orang yang take safety orang-orang yang aktif di media sosial atau enggak kalau misalnya nggak ya buat apa lebih baik kita fokus aja ke tempat mereka berada gitu kan Karena ada Beberapa brand yang eksklusif gitu ya dia justru target

(10:55) audience malah dari event ke event bukan dari media sosial gitu kalaupun ada rekening media sosial cuma sekedar Nice to have aja bukan suatu hal yang penting ataupun wajib untuk dimiliki Tapi karena kita rata-rata di sini prediksi saya ya kita rata-rata di sini bisnisnya ada di dunia digital maka punya media sosial punya akun media sosial jadi satu hal yang penting ada beberapa landasannya ya Kenapa memiliki akun media sosial pada akhirnya jadi penting buat kita ini sekali lagi ini adalah data-data membosankan yang sering temen-temen

(11:31) lihat cuma perlu kita cek kembali gitu ya kalau misalnya kita lihat di sini pengguna internet di dunia itu gede banget gitu bahkan sampai 62,5% dari total populasi yang ada di dunia dan pengguna media sosialnya hampir Hampir setengahnya nah Hampir setengahnya ini bukan Hampir setengahnya lagi lebih dari setengahnya setengahnya lagi pakai atau enggak Enggak kan berarti kan Nah artinya memang si media sosial ini antara penting dan nggak penting untuk bisa kita gunakan ataupun tidak kita gunakan tergantung Entar kita ada di mana Kalau

(12:05) misalnya memang target audience kita pengguna media sosial ya maka kita sebagai punya akun media sosial tapi cukup gede banget ini 58.4% sedangkan pertumbuhannya dari tahun ke tahun juga gila nyampe 10% per tahun dan ini tuh nggak menutup kemungkinan angka yang tadinya 58% pengguna media sosial nggak menutup kemungkinan suatu saat nanti akan bisa mendekati 70% 80% bahkan 90% jadi pertumbuhannya sih kalau misalnya lihat dari data sosial Ya selama beberapa tahun terakhir itu terus bertumbuh penggunanya Jadi ya nggak ada salahnya bagi kita

(12:47) untuk bener-bener nyoba memahami media sosial itu seperti apa lalu dari sisi konsumsi media sosial sendiri itu nyampe 2 jam 27 menit per harinya yang mencengangkan di Indonesia lebih lama lagi ini rata-rata secara global 2 jam 27 menit sedangkan di Indonesia tuh kalau nggak salah 3 zaman lebih deh nah gimana dengan Indonesia [Musik] untuk di Indonesia sendiri di tahun lalu tahun 2021 61,8% itu aktif di media sosial itu luar biasa banget dan pertumbuhannya setiap tahun itu nyampe di angka 6,3% Kalau nggak salah di data Tahun 2022 di atas

(13:29) 6,3% pertumbuhannya nambah 10 juta orang pengguna gitu terus ada satu fakta menarik lagi setiap orang itu rata-rata bisa punya akun lebih dari 5 lebih dari 5 akun media sosial untuk yang di case Indonesia ya itu bisa akun primernya dia akun buat stalking aku membuat Alter egonya segala macam itu bisa banyak tuh setiap orang punya akun media sosialnya dan konsumsi media sosialnya bisa 3 jam 14 menit Jadi dari 24 jam dia hidup perhari gitu kan 3 jam 14 menit dihabiskan di media sosial makanya ini jadi satu buah peluang yang menarik juga

(14:11) kan bagi kita sebenarnya untuk bisa menjangkau mereka Dan saya yakin angka ini nggak ada apa-apanya dibandingkan kita semua di sini para pelaku media sosial kayaknya bisa lebih dari 8 jam per hari ya Atau mungkin 12 jam perhari terakhir sih saya lihat di time spend saya yang ada di HP nyampe 12 jam perhari membuka media sosial Ya gimana kerjaannya ada di situ plus juga rata-rata usia produktif yang ada di media sosial dan sering dijadiin target iklan juga 25 sampai dengan 44 ada di media sosial dan mereka adalah orang-orang yang punya

(14:53) uang mungkin kalau misalnya 18-24 ada juga uangnya cuma nggak sebanyak orang-orang yang ada di usia 25 sampai dengan 44 nah karena orang-orang yang punya duit ngumpul di sini ya Otomatis kita juga jadi harus bisa memaksimalkan potensi ini agar bisa ngedapetin duit dari mereka juga nah Selain itu media sosial juga di menjadi salah satu tempat Bagaimana seseorang menemukan satu buah brand menemukan info mengenai sebuah brand atau mungkin melihat nama sebuah brand untuk pertama kalinya Dari mana aja mereka melihatnya pertama dari iklan

(15:28) yang ada di media sosial dan ini iklannya yang dimaksud disini lebih ke arah iklan yang berbayarnya lalu satu fakta menarik lainnya ternyata sebuah brand Ditemukan sama orang-orang melalui rekomendasi atau komentar di media sosial nah channel yang satu ini ini adalah channel yang jarang banget digunain sama orang-orang karena rata-rata ya entah kenapa dari banyak pelaku media sosial yang saya temuin mereka tuh nggak nggak sepakat kalau misalnya akun brand aktif di kolom komentar konten-konten lainnya padahal itu adalah potensi yang luar

(16:09) biasa banget kalau misalnya akun brand kita aktif di komentar konten-konten lain di luar sana peluang orang lain untuk menemukan brand kita kan juga jadi jauh lebih besar terlebih ini adalah channel ketiga terbesar bagi orang lain menemukan satu buah brand makanya mulai dari sekarang manfaatkanlah channel ini sebaik mungkin aktiflah berkomentar di berbagai macam konten yang memang relevan sama brand kita Nah itu tadi soal brand discoverynya tapi orang-orang sekarang itu dia nggak bisa langsung percaya sama satu buah brand nah selesai dia nemuin

(16:42) satu buah brand dia bakal ngelakuin research lebih lanjut lagi mengenai brand tersebut reserse di mana lagi-lagi research nya yang paling besar kedua di media sosial juga selain yang pertama lewat search engine dia pasti nyari informasi Apa itu flip misalnya tapi cuma dari search engine itu nggak cukup biasanya dia bakal punya medium riset yang berikutnya yaitu lewat media sosialnya atau mungkin melihat rekomendasi orang-orang ngeliat Vlog mengenai media mengenai brand tersebut Tapi ya Sekali lagi bisa dilihat di sini

(17:19) Yang nomor 2 adalah social networknya bakal diperhatikan banget sama orang-orang untuk bisa mereset lebih lanjut mengenai suatu brand tujuannya apa sih dia ngereset lebih lanjut mengenai suatu brand untuk bisa ngedapetin untuk bisa percaya sama brand itu pada akhirnya Nah makanya akun media sosial kita yang bener-bener harus bisa dikelola dengan baik biar bisa meningkatkan kepercayaan orang terhadap brand kita tapi perlu diingat kalau misalnya akun media sosial yang kita punya itu cuma salah satu kanal untuk bisa berinteraksi

(17:58) untuk bisa ketemu sama target audience kita karena di dunia digital ya Khususnya ada banyak banget channel yang bisa dioptimize bisa lewat influencer misal lewat search engine bisa lewat halaman aplikasi Play Store ataupun Appstore atau bisa lewat pendekatan kempen etl maupun BTL lewat konten-konten video lewat blog lewat user ataupun konsumen kita yang dia menceritakan pengalamannya berinteraksi dengan kita dan kita cuma salah satu nih dari ekosistem ini lewat media sosial jadi ya keberadaan kita adalah satu

(18:39) titik kecil dari proses bisnis yang begitu besar dari berbagai macam channel untuk bisa ketemu sama audience Nah dari media sosial ini ada beberapa dampak yang selama ini saya coba Saya rasain ya dan saya alaminya itu bukan satu kali dua kali tapi bener-bener sering dan menariknya dampak ini saya rasakan cuma bermodalkan satu konten yang dibuat secara tepat contoh ini adalah ada salah satu yang pernah saya dapatkan juga hanya bermodalkan satu konten bisa dapat jutaan impresi terhadap brand tempat saya kerja saat ini si flip itu sendiri

(19:22) padahal modal cuma satu konten tapi bener-bener didesain sedemikian rupa dirancang sedemikian rupa agar konten tersebut bisa tersebar luas dan pada saat itu kontennya adalah tweet di Twitter ya tentunya jadi bener-bener bermodalkan satu konten itu kontennya di-share sama banyak orang Padahal kontennya bukan konten edukasi kontennya bener-bener konten promosi tapi yang dibalut dengan cerita dan itu ternyata bisa tersebar luas dengan sangat baik lewat Twitter pada saat itu akhirnya dapat jutaan impresi dari satu

(19:56) konten itu aja dan bukan cuma di flip saya pun juga secara personal ngalamin hal yang sama ngebuat konten cuma satu bulan sekali gitu ya tapi setiap kali ngebuat konten di Twitternya bisa mencapai 2-3 juta impresi Asalkan kita tahu teknik menulis yang tepatnya mungkin nanti akan ada di salah satu sesi saya coba share Gimana sih cara nulis Yang Oke di masing-masing media sosialnya terus dari satu konten yang sama bisa ngedapetin ribuan download meskipun ya tujuan dari media sosial umumnya bukan untuk ngedapetin sales bukan untuk

(20:35) ngedapetin konversi secara langsung biasanya pengguna media sosial itu lebih ke arah untuk bisa mendapatkan lebih banyak awareness lebih banyak impresi Lebih banyak Rich lebih banyak engagement biasanya lebih ke sana tapi Secara nggak langsung sebenarnya bisa juga tuh kita manfaatkan untuk mendapatkan tambahan download atau mungkin tambahan sales dan lain sebagainya tergantung dari keputusan perusahaan masing-masing sih sebenarnya dan tentunya adalah kenaikan dari sisi awareness dan juga engagement jadi banyak banget yang bisa kita dapetin

(21:09) dari media sosialnya tapi yang paling utama biasanya ini kita bisa dapat awareness lebih banyak bisa dapat engagement lebih banyak bisa dapat orang-orang yang melihat akun kita ataupun konten kita lebih banyak lagi bermodalkan konten yang kita buat di media sosial nah sebelum kita jauh-jauh ngomongin pengelola media sosial ada beberapa hal yang mesti kita ketahui juga yang pertama segala sesuatu yang terjadi itu prosesnya bertahap nggak bisa langsung ini erat kaitannya sama yang tadi sempat saya sampai ini mungkin di

(21:45) sini ada saya coba pengen survei dulu sekilas di sini Siapa yang media sosialnya utamanya atau target utamanya adalah untuk sales coba ada ada ada lagi yang target utamanya diminta untuk ngedapetin sales atau untuk ngedapetin konversi belum hadir saya oke salah atau nggak kira-kira menurut teman-teman ketika media sosial diminta target utamanya itu untuk ngedatengin sales nggak salah kurang tepat nah ini menarik nih ada dua pendapat coba ke ujung boleh nggak share pendapatnya Kenapa menurut kau lucu nggak salah Oke thank you Bentar ya Kalau menurutku

(22:51) sih nggak salah ya karena di media sosial itu kan maksudnya kita bisa dari awareness dulu ya kita bisa konten-konten edukasi dan lain-lain tapi tidak menutup kemungkinan juga kita untuk melakukan selling selling mau Kebetulan saya di lembaga sosial ya Jadi kalau misalkan apa namanya Ngajak orang untuk berdonasi gitu ya itu saya nggak jadi masalah kalau dilakukan di sosial media dan di akun-akun pun apalagi sekarang kalau di akun yang itu berjualan Ya itu kan udah ada apa Instagram shop juga ya jadi kayaknya juga untuk kita akhirnya

(23:36) memaksimalkan sosial media Kemudian untuk melakukan selling gitu tapi mungkin itu ada tahapannya gitu jadi nggak bisa langsung langsung ujug-ujug kontennya itu ke selling gitu oke makasih banyak lucu terus ini ada ada juga yang kurang tepat Kak Bulan Wah nih favorit saya di bulan boleh dong kayak bulan yang super energi lagi aku langsung aja ya Kenapa menurut aku kurang tepat Karena gini balik lagi kayak tadi Apakah sebuah bisnis butuh social media atau enggak itu tergantung kita harus lihat kita Nah dari kita ngeliat kondisi

(24:21) customer gitu setiap bisnis itu pasti punya funneling yang berbeda dan funnelingnya beda itu konteksnya itu menggunakan channel yang berbeda menurut saya sosial media kurang tepat untuk di apa ya untuk diaplikasikanlah langsung ya langsung ke convert langsung beli nih gitu karena pengalaman saya gitu ya saya sempat melihat Beberapa brand gitu Paling mentok tuh consideration paling mentok itu menggoyang bahwa eh kita punya loh fitur ini gitu lo mau nggak lihat gitu eh kita punya loh apa namanya bonus-bonus yang ada di bulan ini

(25:03) highlight a b c d e f g dan menurut saya gitu itu tuh hanya sampai di level awareness ataupun consideration kalau saya ngomongin brand Saya misalnya saya sempat nulis buat bikin bikin konten buat salah satu brand make up namanya putih yang kalau kalian tahu bikin eyeshadow apa namanya Tolak Angin nah saya kerja di situ gitu Nah itu nggak cocok langsung kita langsung beli gitu beli pasti engagementnya langsung turun nggak nggak ada yang ngerespon nggak ada yang ayah gitulah jelek pokoknya tapi insted kalau kita ngasih tahu Eh kita ada fitur ini

(25:52) loh gitu Eh kamu bisa loh make up pakai a b c d e f g gitu jadi sosial media menurut bulan sih gitu mentok-mentok dikonsideration gitu bahwa kita ada loh cuy ini sih Gitu ada nih gitu tapi boleh dilihat-lihat dulu kok gitu lihat review-review dulu kalau dari bulan ini boleh lanjutin jelasin slide berikutnya [Tertawa] kalau misalnya kita jadinya hidup ya nuansa diskusi pagi ini gitu Sip thank you ke bulan ya tadi menarik banget sih pendapatnya bahwa Emang tergantung lagi-lagi jawabannya apakah bisnis kita emang perlu media sosial atau enggak

(26:35) terus juga channel yang biasanya dipakai untuk conversion kayak gimana salah atau nggak nggak juga sebenarnya ada yang memang konversi dari media sosial tapi kebanyakan biasanya konversinya nggak emang nggak dari media sosial dia bakal punya channel-channel lainnya lagi entah itu lewat landing page atau mungkin lewat App Store ataupun Playstore itu sendiri kalau misalnya dia berbentuk aplikasi gitu kan cuma bisa atau enggak konversi dari media sosial ya bisa-bisa aja hanya saja Emang harus bener diperhatikan tahapan

(27:08) Demi tahapannya karena umumnya orang hadir di media sosial bukan untuk berbelanja by default tapi menariknya ada media sosial yang membentuk behavior baru orang untuk bisa berbelanja langsung salah satunya yang dibentuk itu di tiktok tuh sekarang udah langsung konversion iya emang ngarahin orang untuk belanja dia ngebangun behavior baru di sana jadi memang tergantung media sosial apa juga yang kita pakai ada media sosial yang Oke untuk digunakan untuk ngarahin orang bisa langsung konversion ada juga yang enggak Tapi biasanya kalaupun Emang

(27:48) ngarahin ke konversion dia nggak langsung Ayo beli sekarang dapatkan saat ini juga nggak kayak gitu nggak langsung hard selling tetep ada alur cerita yang disampaikan terlebih dahulu meskipun tujuan akhirnya bakal jualan juga cek keranjang kuning ya guys siapa penjual favorit teman-teman di tik tok saya duluan Mursyid juga menarik Oke jadi gitu ya teman-teman semuanya dilakukan secara bertahap Jadi kalau misalnya suatu saat nanti eh aider dari lead ngasih arahan untuk langsung ke sales atau mungkin teman-teman ngasih arahan ke timnya

(28:40) untuk langsung ke sales Coba dipikir ulang lagi karena semuanya nggak bisa dilakukan langsung ke arah sana harus ngebangun secara bertahap dulu tujuannya apa nggak kenapa perlu sih tahapan-tahapan kayak gini karena kita pengennya bisnis yang sustain kan dengan adanya tahapan ini ada proses pembangunan kepercayaan dari target audience kepada kita sebagai brand kalau misalnya langsung jualan begitu aja khawatirnya dia nggak bakal jadi pelanggan yang loyal juga pada akhirnya gitu dan dari masing-masing tahapan ini

(29:10) kebutuhan kontennya juga bakal beda-beda jadi bener Nanti bisa dipelajari lebih lanjut ya konten awareness itu yang kayak gimana kondisi Generation kayak gimana konten untuk conversion kayak gimana untuk ngebangun loyalitas Seperti apa untuk bisa ngebuat orang mau mempromosikan produk kita secara sukarela atau di tahap advokasi Seperti apa itu masing-masing ada jenis konten sendiri dan definisi konten itu nggak terbatas sesuatu yang kita publikasikan di media sosial aja jadi tadi balik lagi ke definisi kabulan

(29:41) tergantung nih channelnya mau di mana ini bisa aja loh terjadi misalnya awareness adanya di tiktok consideration adanya di Instagram conversion adanya di landing page loyalty adanya di grup WhatsApp advokasi adanya di email sangat memungkinkan kalau misalnya keputusannya seperti itu Jadi ini nggak harus ada di satu channel bisa di berbagai macam channel tapi umumnya akan bertahap nah tapi nggak selesai sampai di sini aja konten-konten memang konten media sosial idealnya dilakukan secara bertahap dan biasanya akan

(30:16) terjadi di 3 Channel channel yang pertama ada own media secara sederhananya adalah segala macam channel yang berada di bawah kendali Kita penuh dan kalau misalnya kita mau mempublikasikan konten di sana kita nggak perlu keluar uang sedikitpun dan kita bebas mau publikasi di jam berapapun itu semua ada dalam kendali kita lalu berikutnya ada paid media pathmedia kalau dalam konteks media sosial ya si media sosial itu sendiri sebenarnya tapi mereka punya layanan iklan Biasanya kalau misalnya di Instagram ada Instagram

(30:54) @face ada Facebook Ads Twitter juga punya layanan iklannya sendiri dan lain sebagainya juga punya layanan iklannya sendiri tapi nggak berhenti sampai di sana ada satu channel lainnya lagi bukan yaitu bukan channel yang kita kelola melainkan channel yang dikelola sama orang lain Dan kita bisa menampilkan konten kita di sana dengan membayar sejumlah uang yaitu Ada influencer ada digital media juga dan sekarang jadi favorit banget sih orang-orang rata-rata pada pakai influencer ataupun iklan di Digital Media lalu berikutnya dalam

(31:29) konteks media sosial adalah sesuatu yang eh konten-konten yang beredar di media sosial mengenai brand kita dan itu nggak bisa kita kontrol contoh ada orang ngeshare konten kita ada orang ngereview produk kita bahkan ada orang ngehujat kita pun itu masuknya di kategori enmedia sesuatu yang gak bisa kita kontrol nah cuma menariknya di perkembangan dunia marketing saat ini ya kalau yang saya lihat brand itu udah mulai mengkombinasikan nih antara earn media dan juga paid media jadi dari luar terlihatnya sangat Natural sekali tapi

(32:06) padahal itu dibayar gitu dan itu yang biasanya kita kenal dengan istilah S3 marketing nanti kelihatan Nanti kita bakal ada satu sesi khusus yang ngebahas soal S3 marketing nah ketika orang udah masuk nih ke bagian dalam bisnis kita sebaiknya kita juga mempertahankan mereka dengan berbagai macam hal agar mereka bakal jadi bagian dari bisnis kita pada akhirnya dia bakal jadi bagian dari roda pertumbuhan bisnis kita dengan beragam macam Berbagai macam program dengan berbagai macam konten dan lain sebagainya lalu Berikutnya ini adalah mendasar

(32:47) lainnya soal struktur tim dan alur kerja kalau di flip sendiri ya untuk struktur timnya sesederhana ini untuk tim media sosialnya bahkan kalau misalnya dibilang tim media sosial bukan tim media sosial sih tapi kami lebih menyebutnya ke tim brand and social media marketing yang dipimpin oleh satu orang brand marketing Manager yang membawahi empat orang chord teamnya ada dua orang yang ngurusin activation ada dua orang yang ngurusin konten nah yang ngurusin activation ini pun juga ke bagi dua peran ya ada yang dia

(33:27) fokusnya di pembuatan event dan lain sebagainya dan juga yang ngurusinnya soal iklan-iklan di TV iklan-iklan di Billboard kayak gitu Nah untuk yang di konten ini juga kebagi dua yaitu yang pertama saya sendiri ngurusin konten yang berbasis audio konten yang berbasis visual dan juga teks sedangkan satu lagi fokus ngurusinnya itu konten yang audio ataupun video berarti lebih ke tiktok lebih ke Youtube gitu kan Kalau saya lebih ke Link in sama Instagram nah menariknya dari masing-masing orang yang ada di sini juga punya intern tersendiri

(34:05) untuk ngebantuin hal yang dilakukan secara spesifik sekali contoh Saya punya satu intern yang tugas utamanya cuma dua yang pertama ngupload IG Story sama yang kedua ngebales-balesin komentar jadi sespesifik itu tugasnya sedangkan pada kenyataannya ya kalau saat ini saya lihat di dunia media sosial satu orang itu ngerjain semuanya bener ya di sini Siapa aja yang satu orang ngerjain semuanya dari awal sampai akhir dari mulai ngereset konten terus juga apa namanya nulis kontennya mengupload kontennya ngebalesin komentarnya nganalisa hasil

(34:52) kontennya Semua dilakuin sendirian gitu kan padahal idealnya ini lagi-lagi versi ideal ya idealnya tuh masing-masing ada peran tersendiri Alhamdulillah saat ini di flip udah bisa tuh punya masing-masing peran sendiri ada yang fokusnya di analisa konten ataupun analisis secara keseluruhan ada yang fokusnya bener-bener cuma ngebales-balesin komen ada yang fokusnya untuk ngedesain ada yang fokusnya untuk ngebuat strategi dan juga nulis kontennya jadi bener-bener spesifik itu cuma Apakah salah ngelakuin semuanya

(35:30) sendirian jawabannya menurut saya nggak salah Karena tahapan setiap orang atau tahapan setiap bisnis itu beda-beda saya sendiri dulu ketika baru pertama kali masuk flip saya kan anggota tim marketing kedua yang ada di flip dan ketika saya masuk saya ngurusin segala sesuatu konten yang sifatnya organik dari mulai konten media sosial ngurusin influencer juga terus pokoknya berbagai macam hal yang di luar layanan iklan lah gitu ya Nah itu saya ngurusin dan ngurusinnya juga bener dari awal sampai akhir dari mulai riset konten

(36:09) terus ngebuat kopi untuk kontennya ngedesain juga sendirian ngepublikasikan kontennya ngebales-balesin comment ngebales-balesin DM ya gila lah pokoknya secara garis besar ya ketika dulu pertama kali ngelakuin cuma ya nggak salah juga karena memang pada saat itu timnya baru pertama kali dibentuk dan kita belum tahu kan kebutuhannya bakal ada apa aja Nah perlahan setelah ngelakuin semuanya sendirian akhirnya jadi tahu tuh ada kebutuhan apa aja perlahan dipecah lah oke yang yang konten ternyata kebagi dua ada yang

(36:48) basis teks ada yang basisnya audio visual Terus ternyata untuk ngebales-balesin komen butuh effort tersendiri akhirnya mulailah nge-hair orang khusus untuk membahas-bolasin komen kayak gitu jadi ya buat yang sekarang masih ada di tahap palugada bertahanlah dulu karena bisa jadi itu bakal jadi medium pembelajaran yang menarik sampai akhirnya nanti kondisi tempat kerjanya siap untuk nge-hire lebih banyak orang tapi kalau misalnya yang saat ini ada di posisi lead dan mintanya anggota tim untuk ngelakuin semuanya bertobatlah

(37:24) mulailah untuk mengambil jalan yang benar ngarahin apa namanya nge specification anggota timnya gitu Saya perlu bertaubat oke ya Nah kalau misalnya di flip sendiri juga nama timnya untuk yang ngurusin media sosial bukan sosial media ya tapi lebih ke konten market bukan sosial media marketing tapi lebih ke konten marketing Kenapa karena memang tujuan jangka panjang ya kami nggak pengen bertahan cuma sekedar di media sosial aja mau ada berbagai macam kanal konten lainnya yang mau dioptimasi tapi dimulainya dari media sosial terlebih

(38:04) dahulu nggak menutup kemungkinan nanti ketika udah ada kebutuhan yang lebih luas lagi yang spesifik ngurusin media sosial bakal dikasih kekuatan code gelarnya adalah social media specialis bukan konten marketing spesialis lagi seperti itu Nah kalau sekarang kan belum jadi tim sendiri Tapi kalau misalnya jadi tim sendiri kayak gimana sih gambarannya kurang lebihnya bakal kayak gini ada dua pola yang biasa terjadi di pola pertama satu tim itu bakal terdiri dari social medialite ataupun sosial media manager yang di bawahnya ada social media

(38:37) strategis ada sosial media analis ada social media admin sosial media spesialis dan juga kreatif tugasnya masing-masing tentu saja spesifik juga ya kalau misalnya sosial media lihat atau Manager Ya dia bener-bener ngegawangin bagian bawahnya agar bisa ngejalanin proses secara keseluruhan dengan baik untuk sosial media strategis dia bakal lebih ke ngebuat ataupun nurunin strategi untuk bisa ngedukung tujuan besar si perusahaan itu sendiri gitu kan dan dalam konteks media sosial strateginya seperti apa dia bakal

(39:12) mikirin untuk satu persatu misalnya di tiktok dia mau pakai cara kayak gimana Apakah dia bakal kerja sama dengan influencer dan lain sebagainya Itu ada di ranahnya sih strategis sosial media admin tugas utamanya umumnya ya bakal lebih ke ngeposting sama ngebales-balesin komen dan juga DM gitu ya untuk sosial media spesialis dia bakal ngebuat kontennya turunan dari strategi yang udah dibuat lalu bakal didelin konten yang sama dia social media analis dia bakal lebih ke ngelihat data-data yang terjadi dari hari ke hari

(39:45) ataupun di akhir bulan bakal dilihat dan insidenya itu bakal dikasih ke sosial media strategis Lalu ada kreatif tim kalau misalnya dia tahu ya Sorry tadi kan kepecah dua umumnya ada yang dia ada yang tim kreatifnya ini bukan tim kreatif ada orang yang ngurusin desain ataupun video dalam satu tim social media atau bisa juga satu tim media sosialnya itu nggak punya orang kreatif Tapi dia bekerja sama dengan tim kreatif dan biasanya yang bakal ngejalin komunikasi sama tim kreatif adalah sosial media strategisnya seperti itu

(40:24) dan ya saya saat ini kayak gitu sih setidaknya ya komunikasi sama tim kreatif eh saya ada kebutuhan desain ini ini ada kebutuhan video ini Tolong bantu kerjain ya nanti setelah jadi baru diinformasikan ke admin ataupun ke sosial media spesialis Nah terus alurnya gimana sih yang biasa terjadi ini bisa jadi prosesnya bakal berbeda ya tapi seenggaknya ini yang saya alamin di flip biasanya dimulai dari top level meeting dan ketika top level meeting dia udah nyelesaiin udah menyepakati berbagai macam hal yang mau

(40:58) dicapai baru nanti bakal dipecah ke tim masing-masing ke tim masing-masing dan dari top level meeting bakal masuk ke brand and social media marketing team meeting untuk nentuin objective yang mau dicapai lalu nentuin strategi secara keseluruhan bahkan sampai nentuin campaign yang mau dibuat untuk bisa mendukung tujuan yang sudah disepakati di top level meeting setelah itu ada meeting turunan lagi biasanya yaitu meeting tim sosial media dan di sini kita bakal ngedetalin Strategi apa sih yang mau dipakai untuk

(41:30) bisa mencapai objektif yang ada di tim brand dan konten plannya mau seperti apa dan ini dibuatnya detail sekali bahkan 1 bulan sebelumnya biasanya udah selesai konten plantnya Lalu ada konten productionnya ya tahap dimana kita bakal menulis kontennya dan juga berkoordinasi dengan tim kreatif sampai akhirnya kontennya jadi lalu kontennya jadi distribusikan dan juga kita menyempatkan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang yang sudah meluangkan waktunya berkomentar di konten-konten kita dan terakhir adalah tahap evaluasi

(42:06) evaluasi ini biasanya dilakukan tekanan atau bulanan nah di top level meeting biasanya yang bakal dibahas nggak jauh-jauh dari duit nggak jauh-jauh dari angka dan kita yang ada di bawah-bawahnya ya harus bisa mendukung biar kebutuhan duit angka dan lain sebagainya bisa terpenuhi agar kita bisa gajian juga kan pada akhirnya di sini di brand and sosial media marketing tim meeting yang bakal diomongin tadi mengenai objektif campaign sama strategi secara keseluruhan untuk semua channel jadi bukan cuma di media sosial biasanya yang

(42:44) bakal diomongin tapi ada strategi channel-channel lain ya channel etl BTL dan lain sebagainya lalu di sosial media timing dia bakal ngerjain detail strategi sama konten plant Nah untuk konten plan-nya sendiri tadi Seperti yang saya bilang biasanya Kami bakal nyiapin konten plan buat satu bulan kedepan mau kayak gimana ini kalau misalnya kebaca ya ada di sini ada Januari Februari Maret April Mei sekarang sampai September udah ada nah ini untuk yang September itu tuh Biasanya ada diselesaikan di bulan Agustus begitu juga untuk yang bulan

(43:21) Oktober biasanya ke konten plannya udah selesai di bulan September mau naikin apa aja Nah cuma setelah mencoba melakukan ini akhirnya kami kepikiran satu buah metode baru lagi Sebenarnya bukan baru-baru amat sih saya yakin di tempat lain juga juga dikerjain ya jadi bukan cuma menyelesaikan konten plan yang sifatnya bulanan tapi kami juga membuat konten plan yang sifatnya mingguan yang mana dalam konten planning mingguan ini isinya Lebih detail lagi bener udah ada copy per slide-nya copy bahkan kalau misalnya video bener-bener copy

(43:58) versionnya gitu ya udah udah ada dan ini di bakal dipresentasikan di Lit masing-masing dan nanti kita coba godok bareng-bareng Oh kayaknya di bagian ini Perlu diperbaiki deh dijadiin kayak gini aja Oh ini nggak efektif nih kalau kalimatnya seperti ini kita coba ubah jadi gini yuk Gimana jadi bener-bener didelin sampai di level kopi kayak gitu baru akhirnya bakal di request ke tim kreatif jadi emang bener awalnya kan setiap orang diberikan kebebasan untuk nentuin kopi sendiri cuma kalau kayak gitu khawatirnya bakal beda nih teksnya

(44:39) berarti kan beda orang bakal beda juga hasil tulisannya gitu kan Nah makanya kami memutuskan untuk mencoba mengulik barang-barang satu tim biar semua kepala dari dengan sudut pandang brand bisa ngasih masukan ataupun perbaikan dari kopi yang udah dibuat gitu dan mostly hasilnya jadi jauh lebih bagus sih kontennya jadi jauh lebih dalam bahkan sesekali CEO pun juga ikut ngasih masukan di sini kontennya mau kayak gimana gitu Nah untuk yang konten production ini kan sebenarnya ada dua bagian ya draft sama final kreatif dari draft sampai akhirnya

(45:19) final kreatif nah paling satu hal yang perlu ditekankan baik-baik adalah Jangan pernah percaya pada draft pertama jangan pernah percaya pada kreatif yang pertama karena pasti jelek jadi ketika nulis sesuatu Abis selesai draftnya diendapin dulu setidaknya satu hari kalau versi idealnya gitu ya tapi kalau misalnya mau agak buru-buru ya cobalah didiemin sekitar 1-2 jam baru setelah itu dibaca ulang lagi ditulis ulang lagi sampai akhirnya bener-bener final barulah setelah final versi versi kita gitu kan baru disetor ke tim

(45:56) kreatif dan dari tim kreatif ketik yang ngasih sesuatu pun jangan langsung diterima dari dan jangan langsung dipublikasi karena pasti ada yang salah entah dia salah copas entah dia salah nyampein urutan pesan dan lain sebagainya Nah itu harus bener dicek barang-barang lagi jadi di sini jangan pernah percaya sama yang pertama percaya sama yang pertama aneh juga Iya bener diperhatikan baik-baik revisi berkali-kali hingga akhirnya bisa naik dan terbit karena kita kan nggak mau ya kalau misalnya udah naik baru kita sadar

(46:36) tuh aduh ada yang salah lagi di sini pengen minta revisi udah jam udah selesai jam kerja gitu kan nggak enak juga Makanya dipastikan berkali-kali lah di bagian konten distribution sama Interaction silahkan didistribusi ke channel masing-masing udah direncanakan dan jangan lupa interaksinya karena itu jadi satu hal yang sering dilupakan sama orang-orang lalu berikutnya evaluasi sama report Nah untuk evaluasi kalau misalnya saya ngelakuin itu perpekan untuk mengevaluasi performa di Pekan sebelumnya Seperti apa dan merencanakan

(47:08) ulang lagi di Pekan berikutnya mau ngapain dan bukan cuma ngeliat perkembangan diri sendiri tapi juga ngeliat perkembangan dari sisi kompetitor kayak gimana ini jadi satu hal yang penting biar kita juga punya apa ya gambaran sebenarnya apakah memang kondisi media sosial secara umum lagi nggak oke atau kita doang yang sebenarnya nggak oke karena kan bisa jadi ada kondisi di mana Oh semua brand termasuk kompetitor lagi turun nih di bulan ini berarti memang ada sesuatu yang terjadi secara globalnya gitu tapi kalau misalnya

(47:47) kondisinya cuma kita doang yang turun kompetitor naik berarti kita yang salah dan kita jadi bisa tahu harus ngapain ke depannya gitu makanya kalau misalnya saya di tim bener-bener evaluasinya tertekan dan juga ngelihat perkembangan kompetitor dari pekan ke pekannya seperti apa nah berikutnya Hal mendasar lainnya apa sih yang perlu dilakukan untuk bisa jadi sosial media manager social media manajer yang saya maksud disini bukan dalam artian lead bukan dalam artian manajernya manajer jabatan gitu ya tapi lebih ke arah orang yang mengelola media

(48:27) sosial setelah Mencoba ini ya setelah mencoba belajar dalam waktu 2,5 tahun terakhir seenggaknya ini sih karakter ideal orang-orang yang sebaiknya karakter yang sebaiknya dimiliki sama orang-orang yang mengelola media sosial yang pertama detail detail di sini dalam artian kita seenggaknya punya kemampuan untuk melihat segala sesuatu secara detail mengkoreksi segala sesuatu juga dan bisa tahu gitu bagian mana yang harus diperbaiki yang paling mendasar misalnya Apakah ejaannya sudah sesuai atau enggak peletakan titik komanya Seperti apa itu

(49:11) kan juga mesti kita ketahui terus berikutnya alur komunikasinya Seperti apa itu juga mesti kita bisa kuasai lalu sebaiknya kita di orang-orang media sosial ini adalah orang-orang yang suka baca suka nonton suka dengerin podcast atau radio dan juga suka jalan-jalan ini jadi satu hal yang penting karena kita adalah orang-orang yang butuh banyak referensi kita adalah orang-orang yang butuh banyak inspirasi setidaknya salah satu deh dari beberapa hal ini karena kalau misalnya nggak punya ini konten yang nanti akan dihasilkan bakal

(49:44) monoton bakal gitu-gitu aja dan itu bahaya banget buat kita sebagai orang yang ada di media sosial yang dunianya tuh bener-bener fluid banget gampang berubah segala macamnya kalau misalnya kita nggak punya sumber yang cukup banyak yang punya referensi yang banyak bakal berdampak secara langsung ke konten yang kita buat lalu berikutnya suka memantau trend ini bukan hal yang saya suka dulu Tapi semenjak mengetahui bahwa Oh ternyata ketika kita bisa memanfaatkan trend dengan baik bakal ngebawa dampak yang oke juga ya buat

(50:14) media sosial kita Akhirnya sekarang jadi bener-bener menyediakan waktu khusus gitu untuk melihat tren Apa sih yang lagi terjadi saat ini lalu suka berinteraksi dengan orang lain ini adalah nyawanya media sosial menurut saya nyawanya media sosial itu kalau misalnya cuma sekedar ngebuat konten itu baru 50% tapi kalau misalnya kita berinteraksi dengan orang lain itu baru komplit tuh karena media sosial memang diciptakan ya untuk bersosialisasi buat apalagi gitu kan bukan cuma untuk menyebar luaskan konten yang kita punya

(50:51) media sosial itu bukan kanal yang sombong bukan kanal satu arah gitu Nah makanya akan sangat sulit kalau misalnya kita menempatkan orang yang gak suka berinteraksi dengan orang lain mendapatkan tugas mengelola media sosial itu bakal berantakan nantinya jadi pastikan kita sendiri atau nanti ketika menugaskan orang lain ada di media sosial pastikan dia atau kita adalah orang yang suka berinteraksi dengan orang lain karena nantinya kan bakal ada orang yang komen bakal ada orang yang dm dan lain sebagainya kalau dia nggak enjoy sama itu Wassalam

(51:23) lalu berikutnya punya selera seni punya selera seni di sini dalam artian setidaknya dia tahu lah letak keindahan itu seperti apa sih Entah dari sisi visual atau dari sisi perasaan dia bisa tahu hal tersebut tuh kayak gimana karena konten apapun yang kita tulis pada akhirnya itu akan menjadi medium komunikasi dari jiwa-jiwa gitu kan dan bakal sulit kalau misalnya kita nggak punya selera seni tersendiri dan yang paling penting kita sebaiknya aktif di media sosial juga bukan sebagai orang yang ngurusin brand tapi sebagai

(52:02) personal benar-benar kita sendiri punya media sosial yang kita urus yang rutin kontennya hadiah di sana di tim klip sendiri masing-masing anggota timnya yang di tim brand and sosial media specialis dia tuh social media marketing dia itu punya media sosial andalan masing-masing ya contoh manajer saya dia aktifnya di tiktok bahkan sampai nerima endorsement dari Hyundai bener-bener buat nge promosiin mobil-mobilnya dia gitu terus saya sendiri aktifnya di Link in Ada Lagi Yang aktifnya di tiktok yang kalau misalnya dia upload konten cuma senyum

(52:42) doang yang komen tuh bisa ribuan tapi dengan adanya orang-orang yang aktif di media sosial masing-masing ini bakal memperkaya anggota tim kita bakal ada banyak Inside yang bisa kita dapatkan proses pembelajarannya juga jadi lebih cepat dibandingkan kita cuma fokusnya ngurusin media sosial brand doang di sini ada yang aktif di media sosial juga atau malah ini ngecuekin media sosial sendiri karena udah capek kerjaan sehari-harinya ngurusin media sosial bisnis terus malah harus ngurusin media sosial pribadi juga aktif di IG

(53:24) literan udah capek Ya udah capek tapi pengen sebenarnya bisa ngelola dan Ya dicoba cari waktunya aja karena selain ada kesempatan untuk belajar ada peluang-peluang yang bisa didapatkan juga salah satu contohnya peluang yang pernah saya dapetin dan saya nggak pernah nyangka ya pada saat follower saya di Twitter itu masih 800 orang ternyata ada brand yang mau nge-support saya ngendor saya dengan nominal yang gede banget satu setengah sampai 2 juta untuk satu buah strap itu kan menarik banget ya padahal followersnya masih 800 tapi

(54:11) karena tahu ada kayak pebility untuk menulis dengan baik dia percaya dengan kemampuan saya dan akhirnya mau support jadi secara ekonomi juga menarik sekali sih ketika kita aktif di media sosial nah berikutnya sebaiknya kita punya beberapa mindset ini kita harus bisa untuk meletakkan audience ataupun orang-orang lebih dahulu daripada kita sendiri kenapa karena ketika kita mengurus akun media sosial brand itu udah bukan konten-konten yang kita buat itu udah bukan lagi tentang hal yang kita suka tapi tentang apa yang

(54:51) disukai sama target audience kita gitu berikutnya sebaiknya kita punya rasa penasaran untuk menemukan sudut pandang yang baru dari setiap konten yang kita buat karena di media sosial itu setiap detiknya setiap menitnya itu pasti muncul konten baru dan kalau misalnya kita nggak bisa menyajikan sesuatu dari sudut pandang yang baru itu akan ngebuat orang lain ngerasa bosen karena dia kan pas lagi scrolling content ngebaca tentang begitu sulit merupakan Raihan misalnya terus pas ngelihat kita kok kontennya gini juga ya nggak ada sesuatu

(55:29) yang baru pasti bakal di skip meskipun ya Ada juga orang-orang yang mau nonton sampai akhir karena pengen lihat ekspresinya atau kayak gimana Tapi mostly orang-orang bakal ngerasa bosen kalau misalnya dia ngelihat konten yang sama itu lagi itu lagi tanpa ada sesuatu yang baru gitu nah terus berikutnya harus sebaiknya bisa percaya bahwa satu buah kegagalannya adalah keberkahan tersendiri karena di media sosial pasti bakal banyak banget kegagalan yang kita alami dan kalau kita melihat itu sebagai murnika gagal dan apalagi ngelihat diri

(56:00) kita sebagai orang yang gagal gara-gara gagal ngebuat konten bahaya banget sama berikutnya adalah Infinite game Infinite game ini lebih ke arah gini sih teman-teman kan di sini masing-masing pasti punya KPI tersendiri ya ada yang KPI nya tadi bisa Nggak dapetin impression yang banyak ada yang kpinya bisa ngedapetin engagement yang banyak ada juga yang kpinya bisa Nggak dapetin jumlah followers yang banyak juga itu menjadi satu hal penting itu penting karena itu berkaitan langsung sama bisnis tapi dalam satu kondisi kita sebaiknya nggak

(56:39) mikirin hal itu contohnya gini maksudnya kita punya nih target-targetan yang mau dicapai tapi pada saat kita menulis usahakan kita melupakan target yang kita punya tadi yang kita fokuskan Justru lebih ke arah kira-kira nih konten yang mau ditulis bakal bermanfaat ya buat audience kita konten yang ditulis Ini bakal bisa ngasih nilai tambah nggak ya buat audience kita yang justru kita pikirin lebih ke arah sana dan kita bakal meniadakan faktor-faktor angka lainnya yang menentukan menang kalah gitu kita bakal lebih fokus ke manfaat

(57:14) apa yang bisa kita kasih nah itu yang sebaiknya bisa kita coba mulai kelola dari sekarang sih jadi emosi kita tuh beda gitu pada saat menulis fokusnya ngasih manfaat tapi pada saat evaluasi baru kita galak tuh sama angka-angka gitu nah ini beberapa skill lainnya yang sebaiknya dimiliki tentunya skill media sosial dalam artian Kita benar-benar paham fitur-fitur Kita bener-bener paham perkembangan algoritma Kita benar-benar paham apa namanya trend terbaru Seperti apa Nah itu mesti banget kita punya skill itu lalu berikutnya punya skill

(57:51) marketing kemampuan memasarkan produk ataupun jasa dari tempat kita bekerja saat ini melalui konten-konten yang kita buat di media sosial lalu Steel leadership leadership di sini dalam artian bukan hanya untuk memimpin orang lain tapi juga memimpin diri sendiri buat ngatur segala sesuatunya jadwal tayang dan lain sebagainya itu mesti banget bisa lalu communication ini soal kemampuan kita apa namanya menyampaikan informasi atau menulis copywritings Lalu ada juga kemampuan statistik yang entah kenapa ini susah sekali

(58:28) buat anak media sosial rata-rata nggak suka sama Hal ini karena apa ya kita cuma pengen itu menulis aja gitu kita tuh pengennya menyajikan konten yang bermanfaat padahal ini jadi satu hal yang penting sebenarnya saya sudah bertaubat dari hal tadi dan sekarang sudah mulai belajar angka-angka baik itu statistik analitiknya berikutnya sebaiknya juga punya skill desain grafis karena setidaknya kita bisa jadi backup ya ketika anak desain atau anak kreatif mendadak nggak bisa hadir karena ada satu dan lain hal seperti itu Oke gitu

(59:06) aja buat yang subbab pertama silahkan teman-teman kalau misalnya ada yang pengen ditanyain dulu atau didiskusikan ini baru satu Ternyata satu jam dan juga Open Mic tapi cuma buat 2 atau 3 orang aja ya Oke thank you kalian atas kesempatannya juga saya mau nanya sedikit sih mau tanya gimana sih Kak Rian cara Kak Rian memandang sebuah tren jadi trend tersebut bisa dijadikan sebuah ide gitu untuk konten sosial media Apakah kalian ini tipe yang misalnya memanfaatkan semua trend dan memfokuskan jadi sebuah teknik marketing

(1:00:02) atau seperti apa Makasih jawaban singkatnya nggak soal Bagaimana prosesnya nanti bakal kita bahas di sub bab yang ketiga nanti bakal ada detail tuh Soal ketika ada satu trend masuk gimana ya kita manfaatinnya kalau ada pembahasan detailnya aku mau tanya dong boleh mau tanya apa mau bantu jelasin Walaupun mungkin bakalan di materi yang lain cuma aku tuh saran aja gitu kan selama ini kayak tadi Disinggung ya bahwa proses kayak alur decisionnya tadi diceritain Bagaimana ada top level meeting terus subdivision meeting terus

(1:00:57) kita sampai bikin planning untuk konten bulan depan let's say gitu itu kan proses panjang tapi aku tuh penasaran Kak untuk konten-konten yang jatuhnya lebih ke viral yang Emang riding the way gitu Apakah visionnya itu sepanjang itu dan Siapa yang bertanggung jawab jadi gitu aja sih jadi kayak bagaimana kayak si konten yang nggak nggak di plant karena Kayak misalnya Rehan deh kita kan tidak bisa nge-planning Rehan itu dari bulan lalu belum ada kan si Rehan ini gitu jadi aku tuh penasaran sebenarnya buat konten yang Emang viral kayak si Rehan

(1:01:33) gitu seperti apa dan nanti itu Siapa yang bertanggung jawab Apakah ini bentuk extra Miles dari tim kayak Eh ini nih kita bikin nih gitu biar seru atau gimana tuh Aku penasaran aja sih kalian Nah kalau misalnya untuk yang konten-konten trend yang nggak bisa dikontrol ya itu memang bakal disaring terlebih dahulu sih Apakah Worthy enough untuk dibuat atau enggak nah kategori worte enoughnya itu gimana pertama ini sebenarnya masuk lagi ke pembahasan nanti Tapi nggak papa deh dikasih bocorannya di sini yang pertama ini

(1:02:08) sesuai atau enggak nih sama value kita value brandnya kalau misalnya memang sesuai dan juga target audien saya kena dengan trend ini Oke bisa mungkin buat deskripsi tapi nggak selesai sampai di situ masih harus ada saringan berikutnya saringan berikutnya adalah sesuai atau enggak nih sama konten pilar kita kalau misalnya Emang sesuai dengan konten pilar yang sudah disepakati bersama bisa dimasukin tapi belum selesai lagi masih ada saringan yang ketiga saringan yang ketiga adalah bisa atau enggak kita buat dengan sudut

(1:02:39) pandang baru karena di luar sana sudah beredar dengan sudut pandang yang sama dan kita nggak mau untuk ngebuat konten yang sama atau yang kedua ini bisa atau enggak kita Ulik sedemikian rupa untuk masuk ke campaign yang lagi dijalanin saat ini kalau misalnya nggak bisa dan kita mau maksain masukin itu sayang banget ada pesan yang terputus nantinya tapi kalau misalnya memang Kebetulan lagi nggak ada campaign yang dijalanin dan itu masuk-masuk aja buat audience kita dan itu lolos dari saringan pertama sama kedua gua head gitu lanjutin aja

(1:03:17) buat bikinnya terus untuk prosesnya kayak gimana biasanya bakal dipantau dulu sih si trendnya ini ada trend yang sifatnya bakal langsung di eksekusi ada juga tren yang bakal ditunggu dulu untuk trend yang sifatnya dieksekusi biasanya yang waktunya terbatas waktunya terbatas yang kita bisa prediksi ini dua hari atau 3 hari kemudian udah basi jadi harus dieksekusi sesegera mungkin dan dari tim kreatif pun bakal melonggarkan sma-nya dia yang biasanya h-3 tapi ketika ada trend ini dia bisa tuh diminta dadakan H -1 bisa langsung

(1:03:52) dibuat bahkan di hari yang sama pun juga bisa dibuat contohnya Pada saat Indonesia misalnya menang 1 buah kejuaraan itu nggak bakal diomongin tuh dua hari kemudian pasti harus hari ini juga dinaikinnya tuh salah satu contoh yang harus hari itu juga tapi kalau misalnya Rehan kemarin akhirnya flip mainin juga yang Rehan tapi itu konfigurasinya cukup lama karena kami melihat ini jadi gini kalau misalnya di apa namanya karakter satu buah brand biasanya ada warna-warna yang jadi kode buat kami ada warna kuning warna kuning

(1:04:30) itu adalah untuk karakter brand yang sifatnya konyol kocak gitu ya Atau mungkin dia informal sekali contohnya adalah go-jek Misalnya ada juga karakter brand yang orange karakter Brandon orange itu lebih ke arah karakter yang warm yang dia bisa menyentuh hati dengan cerita-ceritanya terus ada banyak lagi tuh karakter-karakter brandnya gitu dengan kode-kode warna tersendiri nah buat kami pada saat melihat konten si Raihan ini tuh kuning banget sebenernya kuning banget nah akhirnya secara perlahan dari hari ke hari ada diskusi informal yang

(1:05:15) terjadi di grup gitu Kayaknya bisa deh kalau misalnya kayak gini kita ngebuatnya nggak nggak oke kalau kayak gini Udah terlalu biasa akhirnya muncul diskusi informal tadi sampai ada di satu titik ketemu nih trennya sekarang masih lanjut dan kalau misalnya kita pakainya yang seperti ini komunikasinya aman akhirnya dibuatlah baru dua hari lalu dibuat kontennya sih yang si Rehan itu dan dinaikin ke Youtube short dan hasilnya dalam waktu 2 hari ternyata nyampe ke 167.

(1:05:52) 000 dan itu lebih besar daripada buat encode clip officialnya Raihan yang ada di YouTube Karena kan dia entah kenapa ternyata ngebuat lagunya sendiri tuh aneh juga padahal dia lagunya ngebajak dari orang lain ya tapi dia ngebuat rekamannya sendiri gitu jadi prosesnya kayak gitu sih kurang lebihnya proses pengambilan keputusannya barang-barang bukan ada di satu orang karena ya kita ngurusin media sosialnya bareng-bareng Meskipun masing-masing orang punya tanggung jawab terhadap media sosial yang spesifik Thank you

(1:06:24) [Musik] ada lagi silakan satu orang lagi silakan Kak Dewi Halo kalian Halo Jadi aku mau tanya nih Kak mungkin sekalian sahabat kalian jadikan aku tuh lagi megang satu tahun brand kasur gitu cuman dia tuh emang target audience untuk kasurnya itu buat Boomer sama game X gitu Kak tapi mereka aku pengen activation di sosial media buat lebih ke yang milenial sama genway dengan konten-konten yang kekinian cuma engagementnya tuh jadi kayak kurang banget gitu loh Kak karena mungkin nggak nyampe kan dan sebelumnya itu mereka Emang

(1:07:03) kontennya tuh selling semua gitu Kak Jadi emang dia itu directnya buat sales ke e-commercenya gitu Nah kira-kira emang Apakah kalau buat activity kayak giveaway yang based on engagement itu bakalan selalu efektif atau nggak ya buat naikin kalau buat naikin engagement iya oke tapi apakah itu akan menghasilkan pembeli yang loyal enggak akan menghasilkan orang yang punya minat beli enggak kenapa Karena pada akhirnya giveaway itu cuma akan mendatangkan orang-orang yang opportunis yang pengen dapat hadiahnya aja Tapi dia nggak bakal

(1:07:43) menjadi bagian dari komunitas kita Oleh karena itu agak tricky sebenarnya ketika kita mau ngebuat giveaway dulu sempat tuh flip ada di tahap itu ada di tahap giveaway terus-terusan dan nggak meaningful gitu ya giveawaynya Sampai akhirnya kami mencoba merombak proses gift atau persyaratan giveaway yang kami lakuin misalnya giveawaynya bakal berlangsung bakal berlakunya cuma untuk user kalau cuma untuk user artinya kan udah pasti tuh orang-orang yang sebelumnya udah sering memakai flip yang bakal ikutan bukan orang-orang giveaway Hunter

(1:08:21) belakang gitu kan Nah terus diusahakan ada Matrix bisnis yang bisa diuntungkan dari giveaway yang kita lakukan misalnya waktu itu pernah ada giveaway 1 juta nilainya kecil tapi dampaknya gede ada giveaway 1 juta yang saya lakuin syaratnya gampang banget cuma share jumlah hemat selama pakai flip lewat at yours yang ada di Story hasilnya bisa ada 7000 orang di hutan dan dari 7000 orang itu kalau misalnya diasumsikan satu orang menyumbang 7 menuju Bank 100 impresi berarti kan bisa dapet 700 ribu impresi secara gratisan

(1:09:11) dan kalau misalnya dilihat nilai cosper impressionnya juga jadi murah banget 1 juta dibagi 700.000 itu kayak cuma satu koma sekian rupiah gitu preimpresinya yaitu jadi murah banget dapet nggak benefitnya secara bisnis dapet orang-orang jadi tahu Apaan nih bisa hemat sekian juta gitu kan dan yang ikutan Udah otomatis user yang ikutan karena ya Siapa lagi yang bisa nge-share jumlah hemat kalau misalnya bukan user nah giveaway giveaway yang kayak gitu yang mesti kita coba pikirkan salah satu orang eh salah satu brand yang cukup

(1:09:47) menarik juga ketika dia bikin giveaway adalah erigo atau brand-brandnya Arif Muhammad perhatiin cara mereka bikin giveaway itu juga minim full banget cara-caranya dan biasanya lebih sering ke usernya gitu itu tadi ngejawab ya Atau saya malah kemana-mana dari pihak lain itu dia pengennya kayak ada giveaway engagement terus gitu Kak sebenernya jangan deh nanti menyesal kemudian hari kalau misalnya masih baru apalagi target giveawaynya orang-orang yang bukan user sip sama-sama kita lanjut dulu ya nah berikutnya adalah kesalahan yang

(1:10:46) sering terjadi dalam pengelolaan media sosial yang pertama adalah konten tanpa plan Tadi kan saya sempat singgung bahwa kalau misalnya saya sendiri di flip 1 bulan sebelumnya itu udah ngebuat plan buat di bulan berikutnya dan tapi bukan berarti saya nggak pernah ngelakuin kesalahan Karena dulu banget saya ngelakuin hal yang kayak gini nih bener-bener kok ngadain ngebuat konten Tuh tanpa plan sebenarnya nggak salah tapi melelahkan kalau misalnya kita ngelakuin hal yang kayak gini karena tanpa adanya plan konten yang kita buat

(1:11:16) ya emang cuma bakal jadi kumpulan konten yang nggak punya ikatan antara satu konten dengan konten lainnya bukan jadi sesuatu yang bisa dinikmati aja tapi sekali lagi ini bukan sebuah kesalahan tapi ketika ini dilakukan terus-menerus bakal ngebuat kita lelah sendiri karena dan yang biasa terjadi ya kayak gini kontennya itu direncanain ya sama dibuat itu harian dan bakal ada konten kalau ada ide atau ada content creatornya aja akibatnya ketika konten creatornya sakit brandnya jadi nggak punya konten sama sekali di hari itu

(1:11:54) dan ini bahaya buat brand karena kan si brand ini ada kebutuhan untuk konsisten menerbitkan konten dari hari ke harinya gitu kan ider itu di Fit atau mungkin di Story atau di berbagai macam kanal publikasi lainnya oleh karena itu ngebuat plan jauh-jauh hari sebelumnya itu jadi satu hal yang penting minimal seminggu lah seminggu Sebelumnya udah beres semua kopi dan lain sebagainya Jadi kalau misalnya terjadi sesuatu sama kita itu nggak bakal berpengaruh sama frekuensi publikasi konten yang ada di brand kita gitu

(1:12:29) dan ini sempat terjadi dulu di flip saya bener-bener ngebuat kontennya ya dari hari ke hari aja Apa yang dipikirkan hari itu apa yang dapat inspirasi hari itu ya saya bakal bikin di hari itu juga dan ya ada yang hasilnya bagus ada yang biasa aja tapi yang satu hal yang pasti ini nggak bakal berkaitan gitu loh antara satu konten dengan konten lainnya nah terus berikutnya kesalahan yang sering terjadi adalah asyik sendiri sama terlalu brand sentrik asyik sendiri dia dalam artian yang kita bahas di konten yang kita punya ya lagi-lagi tentang

(1:13:04) kita kita kita tentang brand kita doang kita nggak ngebahas dari sudut pandang user kita nggak melibatkan usernya dalam konten kita padahal bisnis itu nggak bakal bisa bertumbuh kalau nggak ada user kan kalau nggak ada pengguna kalau nggak ada pelanggan Nah makanya usahakan kita selalu menyertakan user menyertakan pengguna kita ketika pengen menyampaikan sesuatu event dalam konten promosi sekalipun ini salah satu contohnya yang saya lakuin dulu jadi pada saat itu flip pengen menerbitkan bank baru untuk usernya gitu kan yang bisa

(1:13:47) dijadikan tujuan transfer nah dalam proses menerbitkan bank baru ini sebenarnya itu udah selesai di internal jadi Udah ada keputusannya bank apa yang mau diterbitkan tapi cuma gini ya keputusannya pun sebenarnya berangkat dari user juga cuma bukan user secara umum tapi kita Emang ada satu kelompok user yang rutin tuh dijadiin apa ya tempat untuk mempertimbangkan berbagai macam keputusan nah cuma ketika dilepas ke publik bahasa yang kami yang bahasa yang saya gunain bakal beda saya Justru malah nanya secara terbuka ke

(1:14:26) mereka kira-kira bank apalagi ya yang kakak mau ada di flip mereka kan bakal jawab tuh sampai akhirnya ada komentar yang muncul Kenapa nggak semua bank aja dimasukin Nah dari komentar yang kenapa nggak semua bank aja dimasukin akhirnya diubah juga tuh jadi satu konten lagi kenapa nggak semua bank aja dimasukin gitu jadi seolah-olah keputusan Kenapa nggak semua bank aja dimasukin itu berasal dari user dan juga keputusan bank apa yang mau dimasukin dan di sini kan Meskipun kita udah udah tadi ya udah sebenernya udah mutusin Bang apa yang

(1:15:06) mau dimasukin tapi tetap nanya Jadi user merasa terlibat di sini dan itu akan jadi satu hal yang penting banget untuk membuat user merasa terlibat sama keputusan brand kita karena mereka jadi ngerasa penting gitu kan cuma bukan sekedar gimmick ya lagi-lagi tadi memang Sebelumnya udah ditentukan dan itu pun berasal dari user juga tapi kita bawa ke publik biar lebih banyak lagi yang merasa terlibat seperti itu nah meskipun Misalnya ini ya kita mau kontennya isinya promosi doang tentang brand kita doang itupun sebenarnya nggak

(1:15:43) salah karena ada satu brand yang berhasil membuktikan menurut saya ini cara dia menulisnya juga bagus banget dia informasi dia tuh konten yang dinaikin di media sosialnya selalu informasi tentang produknya dia aja entah itu ada produk baru yang mau launching ada produk yang lagi di diskon atau ada event-event tertentu yang lagi dilaluin dan itu infonya tentang dia doang dia nggak pernah ngomongin tentang usernya secara langsung lewat kontennya Tapi lewat caption lewat cara dia membalas komentar orang lewat cara dia

(1:16:22) berkomunikasi di DM itu sangat manusiawi dan sangat mengutamakan usernya dan itu ngebuat orang-orang Jadi tetep ngerasa dekat sama si brand ini meski pun isi dari postingan sehari-harinya adalah informasi tentang produk dia doang jadi ada dua cara yang sebenarnya bisa dilakukan kalau misalnya kita mau menjadi brand yang tidak terlalu brand centry yang pertama Emang ngebuat konten yang melibatkan user atau kita berkomunikasi dengan baik ke user juga gitu dan dua-duanya sama-sama berdasarkan rasa kepedulian pada

(1:17:00) akhirnya nah berikutnya kesalahan yang sering terjadi adalah kontennya tidak bernyawa tidak bernyawa dalam artian konten yang kita buat itu cuma sekedar ikut-ikutan dari apa yang dibuat oleh brand lain tanpa menyesuaikan dengan brand sendiri dan ini bahaya banget karena kita melihat dia rame terus tiba-tiba ikut-ikutan juga gitu kan Nah ini biasanya terjadi sama konten yang berbasis trend kalau di squid game misalnya ya di beberapa tahun lalu saya lupa 2 tahun lalu 1 tahun lalu si squid game ini di tahun 2021 kan

(1:17:38) populer sekali ya Dia mulai populer tuh di bulan September sampai Oktober muncul tuh banyak mim mengenai yang permen dalgona yang ini nih dan Universitas pada ikutan tuh yang logonya ribet-ribet pada ikutan trend yang permen dalgona yang di patah-patahin dan jangan sampai putus gitu kan atau ada juga yang trend karakter utamanya diselametin sama tokoh lainnya biar nggak kalah di game Red Light Greenlight dan semua brand pada bikin konten tentang itu akhirnya ngebosenin kan trennya satu tapi konten yang muncul kok

(1:18:15) sama terus gitu gimana solusinya kita harus coba cari ataupun ambil langkah berbeda dan di tahun 2021 lalu saat orang-orang ngebuatnya cuma sekedar mim saya Justru malah ngambil langkah yang agak ekstrim Ya udah buat game benerannya aja buat Meme yang ngebosenin akhirnya ngebuat game benerannya dan ternyata orang-orang antusias pada saat itu diikutin sampai 79000 orang terus kesalahan berikutnya adalah tidak berinteraksi dan banyak orang ngerasa setelah posting tugasnya Tuh udah selesai padahal enggak ya dalam media sosial sekali lagi nyawa

(1:18:54) media sosial itu adalah di interaksi kalau misalnya kita nggak mau meluangkan waktu untuk berinteraksi Buat apa punya akun media sosial buat bisnis kita makanya sebaiknya setelah selesai posting ya cobalah luangkan waktu setidaknya satu jam untuk berkomentar untuk saling berkomunikasi dengan orang-orang yang meluangkan waktu di kolom komentar karena ini bakal jadi satu hal yang penting banget bahkan kalau bisa ya sampai ke level DM Kenapa ini jadi satu hal penting hal ini bahkan diamini sama salah satu petinggi Instagram sempat di share sama

(1:19:31) dia di salah satu konten di add creators akun Ed creators dia bilang kayak gini meaningful Interaction itu Justru malah jadi faktor yang penting agar konten kita itu bisa tampil di kemudian hari dengan lebih mudah dalam artian kalau misalnya kita teman-teman pernah kayak gini contohnya di Face IG Story ya kamu berinterak dm-dm nih sama orang lain terus di kemudian harinya IG Story dia ketika di update 3 Story dia muncul di paling pertama pernah ngalamin kayak gitu nggak ada yang pernah ngalamin kayak gitu pernah pernah pernah pernah

(1:20:20) ya kan dan polanya selalu kayak gitu Ketika interaksinya semakin dalam peluang konten dia untuk muncul pertama di feed kita atau di IG Story kita itu semakin gede juga dan kita harusnya melakukan hal yang sama dengan audience kita dengan user kita gimana caranya kita ngebuat audience kita mau berinteraksi dan bahkan kalau bisa sampai ke level DM dan kalau misalnya audience kita nggak mulai duluan Ya setidaknya kita yang mulai duluan untuk dm-dm-an untuk bales-balesan komen kayak gitu karena kita pengen kan konten kita bakal muncul

(1:20:58) lagi kan di kemudian hari di feednya Dia Atau mungkin di storynya dia Nah untuk masalah interaksi kita bisa ngelakuinnya di berbagai macam tempat yang pertama coba interaksi di kolom komentar sendiri jadi setelah selesai publikasikan satu buah konten saat ada yang komen ya kita bales-balesin lah komentarnya atau bisa juga di konten orang lain pada saat ada orang lain yang mempublikasikan konten yang punya relevansi yang punya hubungan dengan value kita dengan brand kita Nah kita harus coba aktif ikut komentar di sana

(1:21:30) juga kenapa karena kita pengen mencapai ini top command saat kita komentar terus banyak yang like otomatis akun kita akan nangkring di paling atas dan ini bakal ngebantu banget untuk meningkatkan awareness juga di flip sendiri ada orang yang khusus kerjaannya secara spesifik untuk komentar di akun-akun orang lain dan ini ini pun juga udah saya lakuin dari awal masuk flip sampai sekarang jadi masih terus konsisten ngelakuin ini Nah tadi selain tujuan meningkatkan awareness ini juga bakal apa ya bakal bisa merekatkan hubungan

(1:22:14) dengan brand lain juga di satu sisi brand tersebut jadi aware sama kita dan gak menutup kemungkinan di kemudian hari ada kerjasama yang bisa dibangun terus berikutnya kesalahannya adalah berjalan tanpa adanya evaluasi dan ini jadi satu hal yang parah banget kalau seandainya dilakukan karena penting ya bagi kita untuk melakukan evaluasi biar bisa memperbaiki kualitas konten kita gitu dari waktu ke waktu dan nanti bakal ada proses eh bakal ada format ininya juga pencatatannya kayak gimana kalau misalnya teman-teman mau

(1:22:48) nanti bakal saya share juga tuh format pencatatan yang saya pakai kesalahan berikutnya adalah terjebak pada metode lama soal terjebak pada metode lama dalam artian kayak gini teman-teman kita pernah Ya pastinya ngelakuin satu buah keberhasilan di masa lalu dan itu kita jadikan alasan untuk mengulangi proses yang terjadi di masa lalu itu untuk dilakukan di masa sekarang karena harapannya bisa terjadi kesuksesan juga itu nggak nggak selamanya bisa kayak gitu seringkali apa yang bagus di masa lalu ketika kita coba praktekin sekarang

(1:23:22) hasilnya nggak oke tapi apakah itu sebuah kesalahan nggak juga insightnya bisa jadi bener yang kita dapetin dari pembelajaran di masa lalu Jadi dapat aja dulu insightnya nanti bisa kita coba sesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini jangan langsung pelek diterapkan gitu karena bisa bahaya harus dilihat dulu cocok atau enggak Nah ini salah satu contohnya yang pengen saya tunjukin juga performa bagus di masa lalu itu nggak berarti performa bagus di masa berikutnya contohnya di flip game sendiri di Oktober 2021 flip

(1:24:00) game meledak banget bisa sampai 79000 peserta yang ikutan dan impresi yang didapatkan dari keseluruhan kalau misalnya dihitung dari 79.000 peserta ini bisa nyampe 9 atau 9-14 juta impression yang bisa didapatkan kurang lebihnya nah dari sini kami melihat Oh ini berhasil Nih coba lagi yuk di bulan berikutnya akhirnya dicoba di bulan berikutnya dengan nama Mini flip game ternyata tidak berhasil kalau misalnya teman-teman lihat secara objektif pun dilihat Nih misalnya satu-satu dari sisi interaksi itu nggak Sebanyak apa yang didapatkan pada saat

(1:24:42) flip game kenapa bisa terjadi seperti itu karena si squid game sendiri juga udah selesai trendnya gitu kan dan ketika dipaksakan untuk ngebuat Mini flip game akhirnya malah nggak oke hasilnya tidak sebaik pada saat sirkuit game lagi naik di bulan Oktober karena kan salah satu faktor keberhasilan si flip game ya karena ada trends game itu sendiri jadi nggak selamanya apa yang kita buat di masa lalu bagus terus kita coba duplikasi hasilnya bagus juga dan ini adalah pola yang berulang makanya kita sebagai orang yang ada di

(1:25:21) tim brand ataupun media sosial sebaiknya punya kapabilitas untuk terus-terusan menghasilkan hal baru jangan terjebak sama keberhasilan di masa lalu yang kita coba duplikasi di masa sekarang itu tadi yang flip game sehidup semati pun salah satu campaign yang flip juga ngalamin hal yang sama di Tahapan pertama yang championnya itu adalah membantu menikahkan user flip udah bener-bener dibiayain pernikahannya sampai akhirnya foto pernikahannya dipajang di Billboard itu berhasil tapi gara-gara itu kami melihat Oh kayaknya bisa nih duplikasi

(1:25:58) kalau misalnya yang sebelumnya pernikahan kita coba yuk honeymoon ternyata hasilnya nggak oke dan lagi-lagi pembelajarannya adalah ya setiap kali kita pengen ngebuat campaign baru sebaiknya nggak ngeduplikasi campaign yang sebelumnya udah dibuat bener-bener ngebuat campaign baru aja udah jangan duplikasi jangan apa namanya berharap hasilnya bakal sama dengan apa yang dilakuin sebelumnya Oke segitu dulu untuk yang subbab yang kedua silahkan kalau misalnya ada yang mau ditanyain sebelum kita masuk beberapa hal penting

(1:26:35) yang memberikan dampak besar price hand dan langsung Open Mic aja seperti biasa buat 3 orang Oke kak Agung tapi ini mungkin nanti dibahas jadi karena aku lihat di tadi pas pertama nambilin kurikulum ini sih Kak ngomongin soal rumus istilahnya kan kalau kita ngelola sosial media biasanya kan kayak tadi juga ketika evaluasi kan kita Pasti ngerasa kayak Oh ini kayaknya rumusnya ini nih untuk bisa terus terus berhasil lah sebenarnya kan dibuktikan tadi sama dikasihnya flip kan ada banyak tuh Yang sepertinya kita udah dapat rumusnya tapi

(1:27:38) nggak nggak bisa mencapainya sama dengan sebelumnya Nah sebagai kita sebagai apa ya istilahnya sebagai orang sosial medianya sebenarnya apa sih yang bisa diambil dari sebuah mungkin keberhasilan sebuah camping atau atau sebuah baterai itu sebenarnya kita bolehnya itu mengambil apanya gitu sih Kak Rian Kalau dari kalian pandangannya Seperti apa Oke Nah kalau misalnya yang tadi saya bahas dari yang Sisi kegagalannya dulu ya Kenapa kita ini bisa gagal Sebenarnya bukan karena dia mengaplikasikan rumus yang sama tapi

(1:28:18) lebih ke arah mencoba membawa tema yang sama dengan persyaratan ataupun syarat dan ketentuan yang kurang lebih sama juga dan itu pada akhirnya nggak ngebawa ke keberhasilan nah cuma Tentu aja dari setiap hal yang pernah dilakukan itu ada Inside yang kita pelajari kan dan Insight itu biasanya berlaku umum dan inilah inside-inset yang bisa kita bawa terus-menerus nantinya misal contoh Insert yang berlaku secara umum kayak tadi ketika ngelakuin giveaway usahakan giveawaynya itu bukan dilepas untuk publik tapi khusus untuk user aja dan

(1:28:57) ini sampai sekarang masih dibawa terus-terusan jadi ada memang Insight yang bisa dibawa terus-terusan ada juga yang nggak yang nggak adalah ketika kita benar-benar meniru 100% total apa yang kita lakuin di yang sebelumnya untuk campaign berikutnya atau untuk plant berikutnya nah itu yang sebaiknya dihindari tapi kalau misalnya insert insert yang berlaku secara umum yang memang apa namanya terbukti gitu dan polanya berulang itu sebaiknya dibawa aja juga nggak masalah oke oke foto kirain tadi video lagi ada di depan makanan

(1:29:47) ada lagi teman-teman gimana gimana mau nanya deh Kak saya ini sih lebih konsen ke format konten juga ya kan mungkin nyambung ke ini ya dulu kita punya ya berarti kan dari segi pembuatan konten dan lain-lain juga kita perlu mengcorder itu Ya tapi kan produksi video itu kan next time dan laptop mempertahankan engagement red Interaction comment share gitu-gitu kan

(1:30:51) itu juga kita perlu perlu Balance gitu ya antara gimana nih tim kita Okenya nggak bisa nih kalau misalnya bikin 5 reals dalam seminggu bisanya satu dua tapi kita bikin bisa lebih banyak image tapi kalau image yang misalnya kecil nah itu tuh gimana kalian membalance itu dengan kondisi sekarang format konten yang lagi kayak gini gimana tuh kalau saya sendiri jujur saat ini udah mulai beralih ke reals justru dan kalau udah mulai beralih ke reals dan untuk menyiasatinya adalah kami menyediakan satu hari khusus untuk

(1:31:32) syuting bener-bener satu hal itu dihabisin untuk syuting Semua ide content reals yang kami punya lalu ya tinggal di kemudian harinya tinggal di apa namanya diedit segala macamnya gitu ya Sampai akhirnya bisa dipublikasi karena kalau misalnya nggak kayak gitu harus mikirin dari hari ke hari syutingnya bakal capek banget balik lagi ke masalah planning tadi karena kan kita nggak pengen ya kalau planningnya itu harian gitu hari ini kepikiran konten A besok kepikiran konten B terus syuting satu itu juga itu pasti bakal capek

(1:32:05) banget makanya coba dibuatnya aja gitu ada hari yang khusus buat syuting sisanya nanti fokusnya buat ke editing kayak gitu Biar nggak capek dari sisi kitanya terus kalau misalnya untuk masalah ngebalance ya tetap dicoba aja kalau misalnya Emang masih penasaran ya Fit masih work atau enggak sih coba tetep dicoba aja juga nggak masalah Oke thank you kalian jawabannya Kak Rian aja jadi itu kemarin ada temen aku sih Dia bilang menurut dia itu sekarang di Instagram itu yang works itu kalau videonya ukurannya 4 banding 5 Kak daripada ukuran video

(1:33:10) untuk kalian gimana tapi kalau menurut aku tuh kayak sama aja gitu menurutku yang dites aja karena setiap akun bisa jadi kebutuhan audience beda jangan-jangan di akunnya dia memang yang works 4 banding 5 tapi di akun yang lain 9:16 sangat tidak menutup kemungkinan kan sampai sekarang ada juga kok yang masih bermain di konten carousel dan dia works aja gitu bener-bener tetep bagus engagementnya jadi balik lagi Sebenarnya ke kebutuhan audience kita mereka lebih nyamannya dengan kayak gimana Apakah dengan konten eh dengan format carousel atau mungkin

(1:33:56) dengan format reals yang 9 banding 16 atau 4 banding 5 atau bahkan ada yang iseng nih belakangan konten kreator ngebuat konten reals tapi isinya gambar jadi bener-bener dia punya satu gambar punya kan kalau di tiktok gambar yang carousel tuh udah mulai masuk juga di reals bisa-bisa aja Tuh kita satu gambar tapi dijadiin seolah video dua atau sampai 5 detik gitu jadi orang bakal ngelihat gambar itu dan complision ratenya juga tinggi bakal jadi Tinggi karena orang lihat gambarnya kan nggak mungkin nggak mungkin Sebentar gitu kan dia

(1:34:35) pasti ngelihat untuk membaca teksnya dan itu bisa tetap bekerja dengan baik juga jadi ya jawabannya pasti selalu ada di uji coba sih Setiap akun punya ciri khas tersendiri nantinya tipe-tipe konten yang bekerja dengan baik di sana seperti apa cuma secara umum ketika menjadi sosial mengeluarkan satu buah fitur baru fitur baru itu wajib kita coba karena biasanya mereka bakal butuh data dari setiap fitur baru yang diluncurkan oleh karena itu orang-orang yang nyoba dari orang-orang yang nyoba fitur baru ini dia bakal dikasih kekuatan itu reward

(1:35:11) berupa dapat imprest yang lebih bagus dan lain sebagainya yaitu semua pada akhirnya bakal jadi pembelajaran buat si pemilik media sosialnya Oke kita lanjut dulu ya Beberapa hal penting untuk bisa membawa dampak besar di media sosial kita mungkin untuk beberapa yang pernah ikut kelas saya di berbagai macam tempat pasti tahu nih tentang hal ini gitu kan karena saya bakal nyampein ini berulang-ulang saking pentingnya menurut saya jadi hal yang pertama adalah mindset menolong sama Story brand ini jadi dua hal yang menurut saya penting

(1:35:57) banget untuk dimiliki oleh orang-orang yang mengeluarkan media sosial Kenapa karena ini yang akan menjadi faktor pembeda antara kita dengan Creator lainnya yang cuma mengejar angka saya selalu menyampaikan ini bahwa dalam segala hal ya sebenarnya proses yang terjadi di dunia ini adalah proses tolong-menolong dalam konteks bisnis ya yang terjadi adalah tolong-menolong menolong siapa kita tuh sebenarnya lagi menolong orang yang dia punya satu buah tujuan tapi pada saat dia proses ingin mencapai tujuannya dia ngadepin masalah

(1:36:32) sehingga proses mencapai tujuannya jadi terhambat dan pada saat mereka terhambat Inilah kita hadir untuk bisa ngebantu proses yang terhambat ini menjadi lancar kembali sehingga dia bisa mencapai tujuannya tapi kita nggak bisa sembarangan ngebantu kalau kita nggak punya dua modal dua modal ini modal yang pertama adalah empati empati ini adalah soal Bagaimana kita bisa merasakan apa yang dirasain sama audience kita sama si konsumennya ini kita bisa paham apa yang jadi masalah mereka kita bisa paham apa yang bisa apa

(1:37:05) yang menjadi tujuan mereka kita bisa paham apa yang mereka butuhkan dari sisi konten ataupun produk kita bisa Paham bagaimana cara mereka berkomunikasi nah itu jadi satu hal yang penting kita harus punya empati terhadap mereka tapi empati aja nggak cukup Kita juga harus punya authority authority dalam artian hak buat bisa dipercaya sama si target audience ini karena kalau misalnya kita nggak bisa cukup dipercaya orang lain nggak bakal mau tuh ngedengerin solusi dari kita nggak bakal mau nangkep solusi dari kita

(1:37:38) gimana caranya biar bisa dapat authority yang oke Ada banyak hal yang pertama Coba aja terus-terusan untuk nolong orang lain dengan konten yang kita punya terus aja bantu Sampai akhirnya dia yang awalnya nggak percaya karena sering ngerasa terbantu sama konten kita akhirnya dia jadi percaya sama kita itu cara cara pertama cara keduanya adalah dengan quote and quote mendompleng Nama lain nama lainnya bisa dalam artian orang lain atau bisa juga dalam artian lembaga lain kalau misalnya dalam konteks brand kita bisa-bisa aja untuk ngomongin

(1:38:19) hal-hal yang bisa ngebawa dampak Oke buat otority kita misalnya kita dapat penghargaan Nah itu bakal perlu kita update di media sosial salah satu contohnya yang kemarin misalnya dapat Linkin top startup itu saya update tuh di Link in untuk di linknya flip gitu ya atau misalnya pada saat dapat penghargaan lain Entah itu dan lain sebagainya tapi bisa juga ketika kita dipercaya ketika badan kita dipercaya sama pihak lain yang mungkin jauh lebih besar dari kita dari sisi nama itu juga bisa tuh kita update di sana Secara

(1:38:54) nggak langsung itu bakal ngebawa dampak ke authority Kita juga bisa jadi jauh lebih besar dan jauh lebih oke lagi otority yang kita punya itu atau approval dari yang lain misalnya kayak inget gak dulu tuh Pure It dia tuh suka banget tuh pakai teknik authority ini Pure It sudah teruji di lab IPB dan IPB Nah itu dia kayak gitu kan ketika ngiklannya dia pakai autor itu biar bisa dipercaya sama orang lain Nah dengan bermodalkan empati sama authority ini ini bakal ngebuat kita jauh lebih mulus ketika kita menyediakan solusi untuk

(1:39:34) bisa ngebantu masalah yang dihadapin sama audience kita solusinya berupa konten kalau misalnya kita ya otomatisnya konten dan konten itu nggak cuma konten yang sifatnya edukatif tapi hiburan pun juga nggak masalah tergantung dari masalah apa yang memang lagi dihadapin sama si audience ini dan dengan mindset menolong ini setidaknya yang terjadi sama diri saya sendiri saat menulis konten itu bakal jadi jauh lebih bernyawa karena niatan awalnya tuh beda kelihatan awalnya pengen nolong orang pernyataan awalnya pengen bisa ngasih manfaat untuk orang

(1:40:09) lain lewat konten yang kita tulis dan saat proses menulis itu beda nih Coba teman-teman Mungkin pernah ya ngerasain yang kayak gitu seketika kita nulis sesuatu udah lagi bukan karena tugas tapi emang Karena niatan untuk bisa menolong orang lain hasil tulisan ya bakal beda banget dan itu juga bakal dirasain sama audience kita nantinya dan ketika udah punya empati sama otority juga enak-enak aja saat kita pengen mencoba menolong dengan cara yang lain ya yaitu dengan menginformasikan satu buah produk atau jasa Jadi bukan

(1:40:44) satu buah dosa ya pastinya ketika kita pengen promosiin produk ataupun jasa yang kita punya cuma niatan awal pengen menolongnya Jangan sampai hilang karena nanti itu yang bakal ngebuat konten yang kita tulis bakal berbeda dan produk ataupun biasa yang kita tawarkan bakal bisa lebih diserap dengan baik juga gitu yang pertama soal mindset menolong sama yang kedua fokus utamanya adalah gimana kita bisa ngasih ngasih ngasih dan terus ngasih value ke target audience kita tanpa perlu memikirkan soal masalah jualannya

(1:41:19) dulu gitu Terus jualannya Kapan jualannya disaat yang tepat dalam beberapa case misalnya ada nih salah satu rekan saya dia itu jualannya satu tahun setelah aktif menulis di media sosial nah menariknya dia kan satu tahun itu sama sekali nggak Nggak duit ya dari followersnya dan menariknya ketika dia pada akhirnya launching produk Setelah 1 tahun itu produknya bisa langsung laku ribuan dalam waktu satu pekan jadi ada satu buah teori yang menarik banget menurut saya dan ini diucapkan sama salah satu panutan saya Gery V

(1:42:04) semakin lama kita menahan nafas dalam artian tidak menarik keuntungan dari followers kita akan semakin besar juga peluang duit yang bisa kita dapatkan di masa depan Nah kalau dalam konteks media sosial itu bisa juga dipakai misalnya kayak yang tadi yang temen saya dia benar-benar aktif selama setahun dulu untuk ngasih value baru satu tahun kemudian dia ngeduitin followersnya tapi kalau misalnya dalam konteks brand yang memang jualannya saat ini setiap hari nggak bisa dong pastinya ya nunggu 1 tahun dulu bisa pakai pola kayak gini

(1:42:41) misal pola pertama adalah hari pertama ngasih konten biasa hari kedua konten biasa ketiga konten biasa keempat konten biasa di hari kelima konten jualan jadi nggak banyak gitu konten jualannya bener kasih value dulu atau pakai pola yang kayak gini pun juga bisa misalnya dari satu konten nih di slide 1 value slide 2 kasih value slide 3 kasih value sampai akhirnya di slide 7 masih kasih value di slide 8 sampai dengan di slide ke-10 baru konten jualan itu kalau misalnya bentuknya yang carousel kalau yang video berarti dari

(1:43:21) detik per detik aja gitu kan di 3 detik pertama dia ngasih value sampai akhir bukan di 3 detik pertama di detik-detik awal misalnya sampai di detik ke-20 dia ngasihnya value di detik berikutnya baru call to action cek aja di keranjang kuning bisa kayak gitu juga jadi ya Fokus utamanya emang ngasih manfaat dulu sih baru Akhirnya bisa jualan di saat yang tepat nah yang berikutnya adalah Story brand Story brand ini secara sederhananya adalah 7 elemen yang mesti teman-teman kuasai agar bisa tahu nih positioning kita atau hubungan yang pengen dibangun

(1:44:02) antara konsumen kita sama kita sebagai brand itu mau kayak gimana hubungannya Nah dengan kita mengetahui hal yang tadi kita bakal bisa nge-dewin message yang jelas untuk target audiens kita ini Beberapa elemen yang bisa dipelajari nanti di dalam buku Story brandnya yang pertama adalah karakter elemen pertama ini karakter yaitu audience kita alias konsumen kita kita di sini harus paham banget mereka itu siapa Pengen ngapain dan punya masalah apa dan masalahnya itu nanti didetalin di bagian sini rasa problem dan masalahnya itu biasanya bakal dibagi

(1:44:44) ke dalam 3 level masalah eksternal masalah internal sama masalah filosofical external itu sesuatu yang kelihatan internal yang dirasakan filosofil yang jadi keyakinan sama dia terus musuh utamanya siapa ini Kita juga harus paham terus ketemu sama guide ketemu sama guidenya ini adalah kita sebagai brand kita bukan menjadi tokoh utama dalam ceritanya si audience kita Justru malah cuma jadi seorang tokoh tambahan yang tujuan utamanya ngebantu si karakter utama atau audiens ini untuk bisa mencapai tujuannya dan kita sebagai guide ngasih

(1:45:22) rencana yang bisa dilakukan oleh si audiens kita agar bisa menyelesaikan masalahnya dan ngajak dia untuk ngelakuin sesuatu hingga akhirnya berujung ke satu buah kesuksesan dan terhindar dari kegagalan dan terjadi transformasi dalam kehidupannya dari yang awalnya gimana setelah ketemu kita jadi seperti apa 7 elemen ini jadi 7 elemen yang penting banget untuk bisa kita kuasain karena ketika Kita paham betul 7 elemen ini kita bakal bisa ngebuat banyak hal tuh ngebuat kopi yang menarik nah buat campaign yang menarik

(1:45:57) buat landing page yang menarik dan lain sebagainya dan teman-teman saya akan sangat encourage untuk beli buku ini pastinya beli ya Jangan download yang ilegal nanti khawatirnya nggak berkah kalau misalnya cuma download yang ilegal gitu beli buku ini di Google Play Store ada judulnya building Story brand ditulis sama Donald Miller ending dari buku ini adalah gimana kita bisa ngejelasin message yang mau kita sampaikan ke konsumen lewat memahami 7 elemen tadi berikutnya membuat konten plan dengan campaign sebagai payungnya

(1:46:34) Nah untuk masalah campaign ya campaign itu kita buat kita adakan Tujuannya adalah untuk bisa ngejaga pesan yang mau kita sampaikan dari setiap konten yang kita buat nah ini saya ilustrasikan kayak gini kan Misalnya ada pesan orange tapi ketika masuk ke satu buah campaign terus ada jadi biru dan Ini mesti kita jaga gitu pesannya Nah si payungnya ini tujuannya tadi untuk bisa bukan untuk untuk bisa ngejaga pesannya kan pesan utama yang mau disampein dalam satu buah periode Champion sebisa mungkin tetap sama nah cuma ngejaga

(1:47:15) pesan tetep sama aja nggak cukup oke gitu kita sebisa mungkin harus bisa ngejaga alur dari penyampaian kontennya itu juga tetap rapi dan bisa dinikmati pada akhirnya jadi bukan bukan sekedar ngebuat konten dengan pesan yang sama tapi bagaimana membuat konten yang berkesinambungan dengan pesan yang sama ini salah satu contohnya ketika kan karena kan ketika kita ngebuat satu buah plan konten ya dari satu buah campaign panjang gitu pasti ada aja tuh sesuatu yang disisip-sisipkan entah itu promosi atau mungkin kebutuhan

(1:47:59) konten dari tim lain dan itu nggak bisa dihindari pasti ada aja dari waktu ke waktunya nah yang bisa kita lakukan adalah mencoba menyesuaikan konten yang di request entah itu dadakan ataupun dari jauh-jauh hari tapi nggak berkaitan langsung sama campaign kita harus bisa menyesuaikan itu dengan pesan yang mau disampaikan di dalam campaign pesan utama yang belum disampaikan dalam campaign contoh ini kan lagi ngejalanin flip game pada saat itu nah tapi ada konten titipan nih konten titipan dari campaign lain yang bekerjasama dengan

(1:48:34) berbagai macam lembaga finansial nama rahasiamu nah yang saya lakukan pada saat itu adalah mencoba menyesuaikan message yang mau disampaikan di datamu rahasiamu ke dalam campaign shift game itu sendiri Karena pada saat itu peserta baru aja menyelesaikan satu buah tantangan satu buah game yang ada di flip game nah konten ini saya naikin dan bisa jadi satu buah komunikasi yang menarik juga di sini saya sampein ke hati-hati ya kalau misalnya nanti ada pihak lain yang mengatasnamakan flip Pokoknya kita harus menjaga data-data

(1:49:10) kita karena data murah rahasiamu terutama pada saat flip game ini kayak gitu kurang lebihnya jadi dijahit ke dalam SI Ca yang lagi berlangsung contoh kedua ada titipan jingle flip nah titipan jingle flip ini dia kan nggak berkaitan langsung ya pastinya dengan champion yang lagi berjalan di sini si flip game Nah terus gimana caranya biar dia bisa masuk karena sebelum karena apa namanya karena ini dibuat sebelum permainan berikutnya di umumkan akhirnya si jingle-nya ini diposisikan sebagai musik di ruang tunggu Nah makanya di sini

(1:49:54) dipublikasikannya Oke Kak selagi menunggu game berikutnya silahkan nikmati lagu berikut ini ya kayak gitu Jadi seolah-olah malah jadi nyambung menjadi bagian dari campaign yang lagi dilangsungkan terus bukan cuma itu saya juga minta mereka untuk coba ngebayangin kira-kira animasi Seperti apa ya yang terbayang saat mendengarkan jingle ini karena nantinya main frame mau bikin satu buah video animasi dari ide-ide Kakak nah padahal pada saat itu ide padahal pada saat itu video animasinya udah jadi tapi lagi-lagi kita balik ke prinsip yang

(1:50:30) sebelumnya selalu melibatkan audience dalam keputusan apapun event itu konten promosi dan di kemudian harinya Ketika saya mempublikasikan jingle beserta animasi saya waktu di captionnya Makasih ya Kak atas idenya ini loh hasil karya kita bersama seperti itu contoh ketiga ini pada saat game transfer tebak angka karena kan di game tebak angka ini user diminta untuk transfer angka unik ya senilai 65432 tapi angka ini bisa didapatkan setelah menyelesaikan satu buah Riddle atau teka-teki nah pada saat itu ada kebutuhan dari tim lain untuk bisa

(1:51:15) mempublikasikan informasi ini bahwa flip bisa transfer 24 jam ada 4 tambahan bank lainnya gitu kan bisa transfer 24 jam Nah untuk bisa masukin ke si flip game akhirnya dikomunikasikannya seperti ini buat kakak yang tadi kelewatan untuk transfer di atas jam 8 malam jangan khawatir karena ada 4 bank tambahan yang bisa transaksinya 24 jam Jadi Kakak masih bisa buat ikutan nih game yang ketiga untuk transfer sejumlah angka unik yang ada di dalam teka-tekinya seperti itu jadi bener-bener dijahit dimasuk-masukin dan konteksnya jadinya

(1:51:54) tetap konteks [Musik] nah berikutnya kita sebisa mungkin berfokus sama konteks itu secara definisinya adalah keadaan sekitar yang menjadi latar belakang sebuah event pernyataan atau ide dan bisa memudahkan kita sebagai audience untuk memahami atau menilai sesuatu dan ada dua jenis konteks yang biasanya dipakai dalam pembuatan konten konteks yang pertama adalah audience jadi ketika audience beda maka kontennya juga bakal berbeda kalau yang berikutnya adalah konteks momentum ketika event yang lagi terjadi berbeda maka kontennya juga akan

(1:52:34) berbeda kopi yang kita tulis juga akan berbeda seperti itu Ini contohnya mohon maaf yang di sini bukan karya dari saya sendiri yang pertama misalnya soal audience ya audience dengan topiknya jualan hewan kurban Nah kalau misalnya kita lihat di sini audience-nya bisa kita anggap ada dua jenis nih audience yang pertama adalah menengah ke bawah sama audience yang kedua menengah ke atas dari mana kita tahu yang sebelah kiri adalah untuk yang menengah ke bawah karena yang di highlight adalah harga murahnya dan biasanya itu menjadi consideran utama

(1:53:13) bagi teman-teman yang ada di kalangan menengah ke bawah untuk bisa berkurban harganya masuk hal atau tidak Tapi kalau misalnya untuk yang udah ada di level menengah ke atas dia udah nggak terlalu peduli lagi sama harga makanya yang ditekankan adalah masalah messagenya korbanmu kendaraanmu seperti itu jadi audience berbeda maka Pesan yang disampaikan atau cara berkomunikasi juga berbeda lalu berikutnya konteks momentum Sebentar ya saya keluar dulu oke yang kedua adalah konteksnya

(1:54:24) momentum yaitu event yang lagi terjadi gitu ya Nah kalau misalnya kita lihat di sini yang di sebelah kiri itu konteksnya adalah gajian tapi yang sebelah kanan konteksnya adalah hari Jumat gitu ya Nah maka dengan konteks yang berbeda otomatis kontennya juga bakal berbeda juga dan ini berlaku secara umum nih kalau misalnya kita mau membuat konten coba perhatikan yang dua hal tadi setidaknya audience-nya kayak gimana momentum yang lagi terjadi kayak gimana apalagi kalau momentum yang terkait sama trend ya itu juga jadi satu hal menarik

(1:54:57) juga tuh untuk bisa kita pertimbangkan dalam membuat konten di media sosial kita berikutnya nah ini masih ngomongin soal momentum so memanfaatkan tren atau momentum yang tepat tadi kan sempat ada yang nanya ya gimana sih proses berpikirnya ketika ada satu buah trend baru yang muncul kita harus ngapain nah pertanyaannya adalah Apakah tren wajib diikuti atau tidak setiap kali kita melihat satu buah tren baru Coba deh satu orang rise hand dan coba ungkapin pendapatnya kira-kira wajib nggak kita ngikutin satu buah trend

(1:55:34) oke ngulangin dari penjelasan keahlian sebelumnya Apakah wajib diikuti tergantung tergantung dengan apakah cocok nggak sih tren itu untuk bisa kita ikuti kalau dari saya pribadi Biasanya kalau trendnya itu udah bener-bener rame dan kita sendiri nggak udah istilahnya nggak nggak bisa ngambil sesuatu yang baru dari trend itu lebih baik Jangan karena cuman akan jadi repetisi aja gitu sih Jadi tergantung Apakah tren itu sesuai dengan brand kita dan apakah memang bisa dimanfaatkan untuk untuk kita jadikan sebagai momentum kita

(1:56:27) untuk dapat impresi jauh lebih gede gitu sih nah penjelasannya seperti ini dari Kalau teman saya tadi kan saya ngejelasin secara lisannya sekarang ada gambaran visualnya jadi setiap kali ada trend yang terjadi dan kita mau memutuskan untuk pengambil atau enggak setidaknya pastikan ngelewatin 3 saringan ini dulu saringan yang pertama adalah dari sisi value atau nilai-nilai yang dianut sama brand ataupun dijaga trennya sesuai atau enggak sama value kita training sesuai atau enggak dengan nilai-nilai yang kita jaga gitu kan

(1:57:10) kalau misalnya nggak ya udah sebaiknya ditinggalin aja karena kan akan sangat disayangkan ya kalau misalnya kita memaksakan satu buah trend tapi itu nggak sesuai sama value kita lalu berikutnya saringan berikutnya adalah konten pilar konten filler definisi sederhana yang saya ambil adalah 3-5 topik yang mau kita buat terus-menerus dan pada akhirnya bisa jadi ciri khas kita ini sesuai atau enggak nih tren yang lagi berlangsung bisa dimasukin gak ke konten pilar kita kalau misalnya nggak bisa dimasukin Ya udah lebih baik

(1:57:41) ditinggalkan aja nah yang berikutnya saringan berikutnya adalah kira-kira bisa nggak ya kita bawain dengan point of view baru dengan sudut pandang baru kalau misalnya nggak bisa Ataupun mungkin kita mentok banget nih nggak kepikiran sudut pandang barunya Seperti apa daripada ikut-ikutan orang lain sebaiknya enggak usah dibuat aja tapi kalau misalnya kita bisa menemukan sudut pandang baru yang lebih fresh yang lebih menarik buat dibahas ataupun buat dikonsumsi orang-orang silakan dibuat apa namanya kontennya nah selain yang

(1:58:16) sudah pandang baru sebenarnya bisa juga ada saringan berikutnya yaitu kira-kira trend yang lagi terjadi bisa sesuai atau enggak dengan campaign yang lagi berlangsung dengan pesan utama yang lagi ingin disampaikan dalam satu periode Champion tertentu kalau misalnya bisa silakan diambil tapi kalau misalnya nggak bisa terlalu patah gitu ya mendingan ditinggalin aja trennya ini salah satu contoh Gimana saya manfaatin trend pada saat itu ini di tahun 2020 pada saat ada drama startup yang lagi berlangsung di netflix

(1:58:52) dan itu populer sekali cuma tentunya pada saat itu nggak saya sulap jadi campaign karena belum punya kapabilitas untuk kebutuhan campaign jadi saya sulapnya trend tersebut jadi konten aja nah di drama startup tersebut pada saat drama startup ini lagi naik ya itu semua brand menunggangi tren ini benar-benar rame banget bahkan sampai ada salah satu tempat makan yang dia sampai bikin tim hanji pyong tim 6 dosen gitu kan jadi bener ribut masalah dua hal itu atau di beberapa tempat lain juga bikin konten mengenai si drama startup ini dia

(1:59:29) bikin kontennya misalnya pelajaran bisnis dari drama startup atau pelajaran finansial dari drama secara rata-rata pada kayak gitu bikin kontennya ataupun mim yang beredar dan sama juga Meme yang beredar gitu-gitu aja nah saya nggak pengen nih bikin konten yang sama kayak mereka yang gitu-gitu aja karena khawatirnya orang bakal bosen akhirnya langkah yang saya ambil adalah mencoba menelaah sidrama terapi ini apa sih sebenarnya apa aja hal-hal unik di sana terus kira-kira ada nggak ya sesuatu yang bisa dikaitkan sama flip gitu Nah

(2:00:06) akhirnya yang pertama kali terlihat adalah dari sisi nama pada saat itu namanya mirip kayak tempat saya kerja yaitu flip tag Nah dari dua hal ini saya coba cari tahu lebih lanjut apalagi yang bisa dibandingin dari keduanya Ternyata banyak salah satunya ini misalnya pendirinya samsantek itu ada unsur nama yang sama ada Kim yongsan 6 dosen sama Lie Chuo San sama-sama ada unsur sannya Nah terus saya coba cari tahu di flip ada juga nggak ya unsur nama yang sama ternyata ada tapi maksa lipstik didirikan oleh 3 orang yang ada

(2:00:47) unsur Ar dalam namanya ini buktinya nih Ginanjar terus ya dilihat dan banyak komentar yang masuk gitu Pokoknya Maksa banget nih perbandingan namanya gitu kan tapi nggak masalah akhirnya orang ternyata jadi suka karena konten ini nyanyiin sudut pandang yang baru dibandingin konten-konten lainnya yang beredar yang soal pelajaran finansial pelajaran bangun bisnis dan lain sebagainya Ya udah saya bikin konten yang kayak gini dan padahal kontennya ini akhirnya itu ada promosi mengenai fitur-fitur flip apa aja gitu cuma bisa diterima sama

(2:01:34) audience dan bahkan engagement itu bisa ribuan pada saat itu komentarnya juga banyak sekali gitu jadinya trennya bisa sama tapi sebisa mungkin kita nyari point of you yang berbeda jangan sampai sama dengan orang lain juga nah terus berikutnya ini yang konten berbasis trend juga pada saat orang lain bikinnya adalah apa namanya Meme doang tentang Ci flip tentang sirkuit game dan saya Justru malah bikin gamenya beneran gitu dan kendatipun ada mim yang dipakai mimnya juga bener Ditarik untuk ke konteks championnya sendiri Contoh ini mimnya

(2:02:16) yang pada saat itu muncul ya kan kalau mim aslinya itu ada jihun tokoh utamanya diselamatin sama Ali sesama peserta biar si gihoon aman tuh dari tembakan di permainan Red Light Greenlight game di sini saya khawatirnya nggak nggak nyambung nonton nggak nonton nggak nonton full nonton nonton Alhamdulillah berarti setidaknya bisa nyambung ya nggak nonton tapi tahu oke Nah di sini konteksnya saya ubah yang ada di bawah bukan gihon tapi jadi minflip alias saya yang kebingung yang kewalahan karena peserta kebanyakan

(2:03:02) terus di sini pak marsani yang ngebantu ngejagain biar nggak oleng gitu dan memang pada saat itu kontek Saya lagi Pendaftaran kan akhirnya dapatlah 79000 peserta ini seperti itu tapi lagi-lagi ini disaring banget tren yang lagi terjadi disaring dan dijadiin kontekstual sama apa yang lagi pengen kita sampaikan nah berikutnya adalah yang penting untuk kita lakukan menaruh perhatian serius pada kanal distribusi konten masih ingat ya soalnya bahwa kanal distribusi konten biasanya ada tiga hal ini aja nggak jauh-jauh yang pertama ada

(2:03:44) onmedia segala sesuatu yang ada dalam kendali kita dan ketika kita pengen ngebuat konten di sana nggak perlu bayar apapun kita bebas menentukan mau tayangnya Kapan lalu Berikutnya ini sama sebenarnya ada dalam kendali kita tapi ketika kita ingin menjangkau lebih banyak lagi kita harus bayar sesuatu tapi ada juga yang nggak ada di dalam kendali kita contohnya influencer yang dia punya akun media sosialnya sendiri lalu media sesuatu yang di luar kendali kita dan ini bener-bener sesuai sama kehendak Yang punya dia mau

(2:04:17) ngebahas tentang kita atau tidak Tapi sebenarnya bisa diusahakan antara media maupun online media Nah untuk on media tadi ya kita nggak perlu ngeluarin Biaya apapun untuk bisa ngejangkau target audiens ataupun pelanggan ini yang dan untuk di on media pada saat kita pengen ngedistribution konten Ya udah distribusiin aja sesuai dengan rencana ataupun ketentuan tim yang udah kita sepakati sesuai sama jadwalnya masing-masing itu di berbagai macam kanal tapi ada satu hal yang menarik yang sebenarnya bisa kita lakukan agar distribusi konten kita bisa

(2:04:51) jadi jauh lebih efektif di outmedia caranya adalah dengan Cobalah Untuk membuat satu buah konten pilar ini definisi konten pilar atas ini beda lagi ya mungkin biar nggak bingung konten yang panjang dan dari satu buah konten yang panjang ini kita coba pecah-pecah menjadi berbagai macam konten pendek lainnya itu bisa wujudnya bisa macam-macam tuh bisa potongan video bisa jadi quotes bisa jadi story bisa jadi campuran beberapa video bisa jadi gif gambar bergerak gitu ya dan lain sebagainya dan setelah dipecah-pecah

(2:05:27) cobalah untuk dipublikasikan di berbagai macam media sosial lainnya jadi ini bakal hemat waktu kita cuma modal satu konten tapi bisa jadi banyak sekali konten yang diproduksi pada akhirnya padahal modal cuma satu konten Contohnya seperti apa ini salah satu contohnya flip sempat bikin web series namanya lovely gue jual tayangnya pas di bulan Ramadan kemarin pemasukan nggak ada pengeluaran banyak udah kayak peribahasa ini mah terpasak daripada pesek Entar saya nanti bisa ditonton sendiri dia mirip Respon yang lainnya juga ada

(2:06:08) yang mirip Prigen Nah dari satu web series ini yang terdiri dari beberapa episode ini kami coba peras semaksimal mungkin untuk bisa dijadiin konten-konten lainnya salah satu contohnya adalah konten potongan video yang nanti harapannya bisa ngarahin orang-orang buat masuk ke YouTube terus juga dari berbagai macam konten yang ada di sana dicoba diambil jadi kuis Nah akhirnya jadilah kuis yang ini padahal modalnya ya tadi bener-bener satu konten itu aja satu rangkaian konten disulap menjadi berbagai macam konten lainnya dan itu bisa lintas

(2:06:46) platform ini kan di tayang ini di YouTube cuma untuk konten pecahan-pecahan ini Justru malah ditayangin di Instagram di Twitter dan lain sebagainya biar dia bisa Cross channel pada akhirnya memasukkan gak ada pengaturan banyak atau yang kayak gini bisa juga di satu channel yang sama pada saat itu flip ngadain IG live barang investasi dan durasi videonya kurang lebih 1 jam ya dari satu jam ini kami coba pecah tuh ada yang jadi konten quotes ada yang jadi potongan video ada juga yang jadi konten carousel jadi bener-bener diperas

(2:07:26) semaksimal mungkin dari satu buah konten menjadi banyak konten lainnya dan sekali lagi Ini adalah cara yang efektif biar kita nggak terlalu capek untuk ngebuat konten nah berikutnya ada Path media ini adalah kanal di mana Kita perlu ngeluarin duit buat bisa menjangkau orang yang lebih banyak atau lebih luas Biasanya kalau misalnya dalam konteks media sosial Ya udah kita bisa ngiklan langsung aja Nah karena masing-masing media sosial dia punya layanan iklannya sendiri ada Instagram @sticktock Edge Twitter dan lain

(2:08:01) sebagainya dan sekarang udah dimudahkan sekali lah buat proses iklannya bahkan settingan-iklannya juga udah nggak udah nggak ribet ada yang bener-bener kita bisa serahin ke platform aja biar mereka yang nentuin kontennya mau didistribusikan ke mana tahu kita juga bisa ngiklan lewat influencer By the way soal masalah influencer nanti bakal ada satu sesi tersendiri yang ngebahas detail mengenai influencer sebaiknya Seperti apa cara memilih influencer Gimana cara ngitung keberhasilannya gimana Tapi secara garis besar yang pengen saya sampaikan yang di

(2:08:34) sini adalah ketika kita mau bekerjasama dengan influencer pastikan Pesan yang disampaikan itu jangan jauh berbeda dari karakter sehari-hari si influencer dalam mengkomunikasikan kontennya dia karena kalau misalnya sampai beda dari cara mereka berkomunikasi biasanya ya nanti bakal terasa banget lah sama si audience mereka hingga akhirnya mereka malah nggak mau nontonnya karena kan seringnya ada yang kayak gitu tiba-tiba karakternya berubah gitu ketika ngobrolin satu buah produk terus sebisa mungkin Pesan yang disampaikan

(2:09:12) juga halus jangan sampai langsung tiba-tiba eh beli ini deh soalnya lagi ada diskon abcd jangan kayak gitu Contohnya kayak gini ya guys ternyata yang kemarin aku spiel tentang yang flip itu yang pada ngehemat itu banyak banget ya guys ya kenapa ini ada konteks ternyata yang dispel tentang flip karena di Story sebelumnya ada tuh yang dia ngomongin soal flip juga tapi bukan ke promosi melainkan lebih ke arah penasaran ini beneran ada ya Yang sehemat ini kalian ada juga nggak sih yang beneran hemat ini selama pakai flip

(2:09:51) gitu Jadi bukan dia mempromosikan Eh gua pakai flip loh bukan ada 1000 lebih dan nih ya kalian harus lihat ada yang hematnya sampai 17 juta tuh ya sampai aku udah hemat 17.23.500 keren banget ya guys ya pasti dia itu transfer per harinya tuh banyak banget jadi gitu baru setelah ini dia bakal ngepromosiin yang sesuai sama keinginan tuh guys ternyata yang berikutnya adalah yang tidak bisa kita kendalikan tapi sebenarnya bisa diusahakan salah satu contoh pengusahaannya tuh kayak begini jadi ini contoh yang pertama dulu tuh

(2:10:36) sempat ada satu buah akun media sosial namanya taktik Boom dan dia pada saat itu lagi ngomongin soal wfh atau wfo akhirnya banyak tuh para pekerja yang cerita soal kantornya alhamdulillah gue sih wfh ya bla bla segala macam ya gitu kan Nah salah satu anak klip ada yang ngebales ke DM dia nyeritain deh tuh Soal flip itu ufh habis itu di repost sama pihak praktek Boom ke IG storynya soal si ini nah saya sebagai admin flip ngerasa diuntungkan kan di satu sisi bahwa flip bisa dapat exposure gara-gara si taktik Boom Akhirnya saya ngucapin

(2:11:23) Makasih lah ke pihak mereka Makasih ya udah nyeritain pengalaman si Kakak ini gitu kan wah sama-sama tapi setelah itu saya Itu sebenarnya cuma ngasih info doang ke mereka kalau saat ini tuh lagi ada hiring di flip Mohon doanya biar lancar kalau misalnya Min Bu mau ikutan juga nggak papa lho dan sama sekali nggak ada arahan eh bantuin share ini dong Min bum ke apa namanya ke IG Story juga nggak ada arahan kayak gitu cuma karena proses interaksi yang terjadi ya natural dan tulus-tulis aja ternyata malah di-share sama adminnya taktik Boom

(2:11:59) di IG story-nya padahal seperti yang kita tahu Biasanya kalau untuk media digital itu saat kita pengen dapetin slot di Story atau slot David Iya saya kan kita perlu mengeluarkan sejumlah uang tapi ini ternyata bisa dapat secara gratis dengan bermodalkan interaksi yang benar-benar tulus tanpa ada harapan Apapun buat dipublikasikan dan hal yang serupa juga terjadi nih ke bapak-bapak ID jadi kalau saya sendiri udah ngejalin komunikasi sama bapak-bapak ini dari 2020 udah ada balasan DM sering komen satu sama lain Dan suatu ketika saat

(2:12:37) pendirinya flip dapat Force 30 saya ngabarin juga ke bapak-bapak di Pak alhamdulillah nih pak dapat penghargaan ini Makasih banyak ya buat dukungannya selama ini ternyata malah di share ke IG Story dan lagi-lagi ini gratis dan biasanya sekali lagi media digital perlu bayar kan kalau misalnya kita mau naikin ke Story tapi ini bisa dapat secara gratis hanya dengan bermodalkan Interaksi yang tulus antara brand ataupun ke pihak lain ya jadi penting bagi kita sebagai brand untuk bisa nih ngejalin interaksi sama brand-brand lain

(2:13:13) dm-diaman sama user ngebalas-jelasin komen dan lain sebagainya karena nggak ada yang tahu kebaikan Seperti apa di masa depan yang bakal bisa terjadi sama brand kita tapi kuncinya satu yang penting tulus saja pada saat Nah bisa juga contoh media kayak gini ada orang nge-review produk ada orang review cara pakai Pengalaman pakai produk kita dan lain sebagainya dia bakal secara sukarela ngupload di YouTubenya bisa juga sebenarnya kalau misalnya kita mau ngadain kompetisi untuk orang-orang bikin video serupa kayak gini cuma ya mendingan terjadi

(2:13:48) secara natural kan toh gratis ini nah seperti ini disampaikan Seiring berjalannya waktu saya ngebaca ada satu buah pola menarik yaitu S3 marketing S3 marketing ini saya ngelihatnya adalah gabungan dari Path media sama earn media dimana ketika ada influencer dia mengungkapkan sesuatu orang-orang yang jadi followers influencer itu bakal lihat itu sebagai postingan biasa padahal itu sebenarnya postingan promosi di akhirnya tuh nanti bakal ada sesi khusus kita bakal ngebahas tentang S3 marketing ini di bagian influencer dan moment marketing

(2:14:32) nah berikutnya adalah pastikan selalu melibatkan komunitas dan kalau memungkinkan melibatkan influencer masih ingat ini ya bahwa posisi kita itu sama audience kita tuh ada sebagai orang yang ngebantu audience untuk mencapai tujuannya Oleh karena itu kita sebagai brand sebaiknya selalu melibatkan audience kita juga karena Biar bagaimanapun kita adalah bagian dari kehidupan audience dari kehidupan mereka dan usahakan kita bisa melibatkan audience kita dalam konten apapun termasuk konten yang yang sifatnya itu kayak pengambilan keputusan gitu

(2:15:11) contohnya Ini yang tadi Kalau ini kan tadi udah sempet saya jelasin kayak gimana nah ini ada juga contoh lainnya pada saat flip mau meluncurkan fitur top up ke link aja tanpa biaya Nah contoh melibatkan usernya tuh kayak gimana contohnya ada di sini nih kita mencoba melihat kegiatan user dan itu kita coba masukin di dalam kontennya karena ada fitur baru ini semua aktivitas harian Kakak jadi makin lancar aktivitasnya apa aja dimuat di sini seperti itu lalu berikutnya saya bisa mungkin tidak meninggalkan interaksi dan evaluasi

(2:15:55) nah interaksi tadi bisa dilakukan dimanapun bisa di konten kita bisa juga di konten orang lain dan juga aktif berinteraksi lewat DM juga karena ini jadi satu hal penting ya untuk bisa dilakukan biar konten kita di kemudian hari pun bisa muncul lebih sering di feed orang yang kita ajak interaksi lewat DM dan juga aktif memantau perkembangan akun kita nih setiap pakannya ini yang saya pakai Tentu aja datanya Ini yang ada di sini data dhami kalau misalnya teman-teman mau nanti bakal saya share filenya biar bisa dipakai juga di tempat

(2:16:31) masing-masingnya nanti tinggal disesuaikan aja dari sisi matrix-matriksnya seperti itu dan di sini sekali lagi yang saya pantau bukan cuma perkembangan Akun sendiri tapi juga perkembangan akun kompetitor Nah untuk akun kompetitor biasanya dipantau dengan analisa.io kalau untuk di Instagram tapi kalau di Link In memantaunya itu dengan kompetitor analytics bawaan yang memang sudah ada di Link In dan pertemuan di pekan depan bakal coba kita bedah sih Gimana cara makenya Oke segitu dulu untuk yang sub bab ketiga silahkan kalau misalnya ada yang mau

(2:17:19) ditanyain tapi terbatas ke satu pertanyaan kali ya biar kita ada waktu untuk masuk ke sub bab berikutnya silahkan teman-teman langsung resign aja Ya silahkan ke antrian Halo kalian halo halo buat yang tadi soal yang 7 elemen itu nih kak yang karakter terus kayak di satu konten ada semuanya atau bisa kayak bikin alur itu sih guys jadi kayak misalnya dalam seminggu itu kayak awal post pertama kita kasih tahu kayak foto Kalian ada masalah ini nih terus nanti post berikutnya pokoknya kayak disambungin gitu lah atau satu konten

(2:18:17) aja gitu kalau misalnya saya ngegunainnya bukan kayak gitu Tapi lebih ke arah misalnya ketika pengen bikin satu buah campaign Nah kita coba buat tuh Story lainnya kayak gimana sih sebenarnya dari campaign tersebut biar setiap orang yang ada di dalam tim bisa punya gambaran yang sama dari keberadaan 1 buah campaign tadi atau diterapkannya juga bisa di dalam konteks company secara keseluruhan jadi bener-bener dapat gambaran setiap orang yang ada dalam Company oh begini loh ternyata positioning antara kita dan juga target audience kita tuh pengen

(2:18:56) ngebantunya di bagian apa audio kita punya masalah apa ini yang bakal jadi landasan kita untuk membuat berbagai macam hal kedepannya Jadi bukan diterapkan langsung di dalam satu buah konten ada Story brand tersendiri Walaupun mungkin mungkin aja untuk dilakukan seperti itu tapi kalau saya sendiri Makanya lebih ke arah ketika ngebuat campaign Agar kita tahu Gambaran championnya seperti apa dan juga dari clien saya yang lain Justru malah makenya untuk ngegambarin company nya dia sendiri hubungan yang mau dibangun

(2:19:33) antara dia dan audience kayak gimana gitu kalau dalam yang konten harian belum pernah saya coba tapi mungkin bisa satu hal yang mungkin bisa dipakai juga itu biasanya pas nulis landing page Nah itu saya pakai kayak gitu juga pas nulis oke oke satu lagi deh Boleh silahkan Ada lagi satu lagi Oke silahkan Kak Andika Wisnu aku mau nanya aja sih yang tentang tadi nyinggung kita filter trend kan Ya itu kan tadi sempat kalian soal warna-warna dari trend itu itu kategorinya ada warna apa aja sih Kak supaya bisa cocok sama

(2:20:36) karakter brand kita Wah nanti saya cek dokumennya ya karena saya sendiri banyak banget ada 8 atau 7 Warna gitu nanti saya coba cek dokumennya oke oke sip oke ya kita lanjutin dulu di masuk ke support yang terakhir soal peranan campaign dan alur pembuatannya dan ini mostly akan menjadi pembahasan Kita sebenarnya buat penampakan berikutnya nggak sampai 6 pekan sih paling di Pekan 234 lah Oke masih ingat ini ya teman-teman bahwa campaign itu hadir sebagai payung konten biar message-nya tetap kejaga dan kita juga punya peranan untuk jagain alur

(2:21:23) kontennya juga nih biar rapih dan bisa dinikmatin nah cuma apa sih sebenarnya itu ini bukan dari definisi mana-mana ini cuma definisi yang saya buat sendiri dari hasil pengamatan dan juga apa yang dilakukan dalam dua setengah tahun terakhir definisi saya konten itu adalah usaha untuk konten itu adalah usaha untuk memperkenalkan satu buah produk atau layanan dan memperkenalkan itu dengan satu pesan yang jelas dan rangkaian konten atau aktivitas yang terstruktur di berbagai macam kanal jadi sekali lagi campaign menurut saya

(2:22:07) adalah usaha untuk memperkenalkan satu buah produk atau layanan dengan satu buah pesan yang jelas dan rangkaian konten atau aktivitas yang terstruktur di berbagai kanal jadi bukan cuma bertumpu pada konten tapi bisa juga dengan activation lainnya gitu yang bisa kita lakukan entah itu online ataupun offline tapi yang pasti semuanya dilakukan secara terstruktur dan rapih bisa ada korelasi antara satu kanal dengan kanal lainnya dan pesannya itu nggak putus salah satu contohnya yang paling saya suka ya selama ngeliat

(2:22:45) berbagai macam campaign ada campaign gojek yang pasti ada jalan Saya suka banget sama campaign ini karena bener-bener panjang nafasnya terus dia bisa ngejaga si message pasti ada jalannya dalam waktu yang cukup lama dan dengan cara yang kreatif lalu berikutnya ada flip sehidup semati ini adalah campaign yang dilakuin sama flip yang pada saat itu tujuannya untuk bisa ngebantu pernikahan usernya flip dibiain sampai dengan 100 juta dan dapat hadiah istimewa juga berupa fotonya dipajang di Billboard foto pernikahannya

(2:23:24) Nah kalau misalnya gojek pasti inget deh momentum ini ada yang inget gak yang gojek nganterin makanan sampai ke Amerika Wah ini fenomenal sekali pada saat itu bahkan sampai ada di MV nya ya dan pada saat itu terjadi kita bisa nikmatin prosesnya kan kalau teman-teman ingat kita bisa melihat bagaimana si proses dari awal sampai akhir itu rame di berbagai macam media diomongin dimana-mana dan kita melihat itu ya sebagai satu buah kesatuan cerita aja kita nggak melihat itu sebagai sebuah promosi yang kasar dan sebaiknya

(2:24:11) camp ya kayak gitu Dan saya yakin ini pun campaign sebenarnya nggak mungkin ini tuh terjadi secara natural begitu aja karena ending Di Akhirnya gojek bisa nampang di dalam videonya gitu jadi ya Ini adalah salah satu contoh champion yang menarik dari awal sampai akhirnya terjadi secara mulus dan bisa dinikmati lalu berikutnya ada juga ini campaign yang flip sehidup semati berawalnya dari media sosial berakhirnya ke Billboard di pinggir jalan nah ini kayak campaign yang dibuat untuk meningkatkan awareness dengan

(2:24:47) menunggangi bulan Februari patrias bulan kasih sayang tanggal 14 februarinya Nah kita coba menunggangi momentum itu dengan cara tadi mengadakan Kesempatan agar user tuh bisa nikah dengan cara gratis dibiayain sama flip dan kenapa ini dibuat dibuatnya pun juga atas dasar kepedulian sebenarnya karena pada saat pandemi banyak orang yang terhalang untuk bisa menikah gara-gara biaya juga gitu kan Nah klip hadir di situ untuk bisa ngebantu mereka dan pendekatan dalam pembuatan campaign tuh Biasanya ada dua dari yang saya

(2:25:28) lihat yang pertama ada berdasarkan trend yang terduga sama ada yang berdasarkan tren tidak terduga kalau trend terduga secara sederhananya bisa kita lihat misalnya dari tanggal-tanggal penting yang terjadi dalam satu tahun kedepan contohnya tadi flip hidup semati itu dilihatnya dari tanggal 14 Februari gitu kan ada juga yang basisnya tren tidak terduga yaitu trend yang memang terjadi begitu saja kita nggak bisa kontrol tapi Worthy enough untuk bisa kita tunggangi sebagai satu buah campaign nah ini contohnya yang berbasis tidak

(2:26:06) terduga adalah flip game yang mana Ini ngambil momentum squid game pada saat itu lalu berikutnya ada flip hidup semati yang dia ngambil momentum Valentine yang kita udah tahu dari jauh-jauh hari kalau 14 Februari masuknya ke Valentine keduanya bagus dan berdampak kalau dirancang dengan benar jadi ider kita milih campaign berdasarkan tren terduga ataupun tidak terduga bisa bagus-bagus aja kalau misalnya kita bisa ngerancang dengan baik itu keduanya kita belajar dari study gas yang pertama Ya dari flip game Nah untuk yang flip game ini dia

(2:26:44) berasalnya dari tren tidak terduga pada saat itu kan muncul drama squid game yang bener-bener rame fenomenal bakal dapat penghargaan di berbagai macam tempat semua brand juga ngambil kesempatan untuk bisa nunggangin trend ini tapi nggak selesai sampai di situ dari setelah muncul tren tidak terduga ini saya mencoba mengamati dulu trennya kira-kira ini cukup oke Atau enggak untuk bisa dijadikan satu buah campaign caranya gimana untuk bisa menentukannya ya dilihat aja Apakah dia bisa bertahan setidaknya sampai dengan sebulan

(2:27:19) kalau misalnya cuma bertahannya dua hari tiga hari yaitu dijadiin konten aja nggak usah dijadiin campaign Lalu setelah itu saya coba nyari ide campaign nyari ide kempennya lewat konsumsi berbagai macam konten mengenai si squid game itu tersendiri juga dari sana dari konsumsi banyak konten akhirnya dapat ide untuk membuat satu buah campaign dan dibuatlah dari campaign plane setelah disetujui dibuat konten plant setelah konten plant selesai ngebuat konten harian tapi pada saat di flip game berlangsung ini konten

(2:27:54) harian tuh bener-bener penuh kejutan sama improvisasi karena dibuatnya bener dari hari ke hari lalu setelah itu evaluasi dan fakta menariknya adalah ya Proposalnya itu dibuatnya tanggal 1 Oktober terus campaign ya berjalan tanggal 11 Oktober jadi waktunya sempit banget pada saat itu untuk benar-benar bisa menyusun konten apa aja yang mau dinaikin gamenya mau kayak gimana influencer yang mau diajak kerja sama siapa dan pada saat itu semuanya saya lakuin sendirian karena Emang belum ada orang lagi yang bisa ngebantu saat itu

(2:28:37) alhamdulillahnya berjalan dengan lancar ya pada saat itu emang masih dikit banget orangnya yang ada di tim marketing jadi ya nah terus bener ide konten itu bermunculan setiap hari Bahkan bukan cuma dari saya tapi ide kontennya bahkan muncul dari influencer yang diajak kerjasama yaitu bapak-bapak id jadi pihak bapak-bapak ini pun juga ngebantuin gitu untuk ngebuat konten salah satu contohnya konten ini nih ini berkesan banget buat saya kontennya karena di rencana ini pagi di shootingnya siang dipublikasikan sore

(2:29:24) jadi di hari yang sama itu juga dan gara-gara konten diadakan ini jadi muncul konten-konten dadakan lainnya nanti saya ceritain ini Pak luang Pak Munawir saya butuh bantuan Anda berdua karena ini di luar ekspektasi saya ya ngapain sih Saya mau kasih tahu kalau pesertanya makin banyak nih pak tambah banyak Iya Pak seberapa banyak hampir penuh gimana ini strategi kita nih ini saya mau jelasin ya Coba jelasin ke saya gimana-gimana tadi kan pas saya sarapan nasi uduk Kan jumlahnya 28.

(2:29:56) 000 tuh nah ini saya habis makan nasi padang pengen tahu nih paling update sekarang ada juga sekarang kalau begini caranya nyerah ada 69.000 begini gimana ngaturnya Pak nuang ditulis lagi pendaftarannya bantuin saya bantuin saya tolong lihat beberapa hal menarik pertama mereka rapat sambil nonton ondel-ondel terus di sini strategi rahasia-rahasia-rahasia kocak deh kerjasama sama mereka Jadi bener-bener ini idenya muncul pagi hari terus siang harinya di syutingin Sore harinya dipublikasi dan gara-gara hal itu jadi mau ngamuk pikiran banyak

(2:30:36) konten lain ya langsung aja tuh dipublikasiin update informasi peserta pak munawi pak marsaninya lagi ketiduran segala macem itu bener-bener saya bikin saat itu juga dan ketika Sore harinya baru di ini nih dimunculin Ini loh videonya apa namanya hasil rapat tadi itu kayak gimana di munculin lah di sini bahwa peserta kita udah banyak sekali dan bukan cuma Story yang muncul tapi gara-gara yang tadi gara-gara yang konten tadi juga konten hariannya juga muncul nih kayak yang ini misalnya apa namanya yang inflip ditolongin sama

(2:31:16) Pak marsani terus juga ucapan selamat datang ke-79.000 peserta gitu muncul di saat yang sama juga atau yang ini konten yang ini juga muncul gitu jadi bener-bener dari satu konten dadakan muncul ke konten dadakan lainnya juga itu tadi yang flip game nanti kita bakal bahas lebih lanjut lagi mengenai flipping di bedah lebih dalam lagi di sesi yang lainnya ya resmi flipse hidup semati kalau VIP saya harus mati itu mulainya dari ngebaca trend selama setahun dulu hingga akhirnya kami dapat eh 14 Februari adalah trend yang Oke

(2:31:53) untuk bisa ditunggangi lalu pembuatan campaign plan Terus pembuatan konten plan tapi menarik ya konten plan ini sudah disiapkan satu bulan sebelumnya lalu evaluasi dilakukan setiap pekan kalau tadi kan flip game gak ada tuh nggak sempet tuh ngelakuin evaluasi setiap pekan Ya gimana orang cuma sendirian ngelakuinnya Nah kalau ini karena timnya pada saat ini udah cukup ramai Akhirnya bisa untuk ngelakuin evaluasi setiap kan nah saking rapihnya ya eventnya kan sebenarnya mau diadain di Februari tapi memang di Akhir Januari

(2:32:29) udah mulai pengumuman gitu kan Nah saking rapihnya dari mulai satu Januari keyword soal nikah itu udah dimunculin dan itu bakal berlangsung juga tuh di konten-konten berikutnya udah mulai ngebahas nikah nikah nikah nikah nikah sehingga ketika pengumuman soal pernikahan ini dimunculkan orang udah Nggak kaget dan bisa menerima dengan baik dan hasilnya banyak yang ikutan untuk bisa dinikahkan sama flip nah ini ada perbedaan dan persamaan antara flip game dan juga sirip mati kalau perbedaan yang paling utama adalah

(2:33:06) ini tidak rapi sekali ya si flip tim dalam bahasa perencanaannya karena lagi-lagi tadi ngerjainnya sendirian terus untuk yang ini tips hidup semati rapih banget rencana banget bener-bener di detalin konten perkonten dari hari ke harinya kayak gimana dan oke banget lah pokoknya tapi persamaannya keduanya ini berfokus sama manfaat yang mau dikasih sama target audiens tapi itupun dilakukan tanpa melupakan Sisi bisnisnya juga jadi win-win solution buat audience saya dapat manfaat buat flipnya dari sisi bisnisnya juga oke dampaknya gitu dan

(2:33:45) itu jadi pegangan kita sih sampai saat ini ketika Apa yang membuat satu buah campaign ya harus dua-duanya yang bisa dapat manfaat tadi nah terus satu hal yang terpenting juga kita harus bisa menikmati campaign yang kita jalanin karena kalau misalnya kita sendiri nggak bisa nikmatinya gimana caranya audience kita mau nikmatin campaign itu nggak bakal bisa bakal kebaca sih kalau misalnya kita nggak happy ya sama Champion kita pasti dari konten-kontennya juga nggak bakal maksimal pakai penting banget kita ngebuat campaign yang Emang kita sendiri

(2:34:19) juga happy sama campaign tersebut dan happy ngejalaninnya gitu kurang lebih teman-teman di pertemuan hari pertama ini nanti kita bakal bahas lebih banyak lagi di pertemuan berikut-berikutnya 234 sampai akhirnya pertemuan ketujuh masih panjang ya proses pembelajaran barang kita sampai jumpa di kelas berikutnya dan By the way saya mohon doa ya biar tahun depan bisa umrohin orang tua Salah satu alasan saya bikin kelas ini selain untuk bisa ngebantu teman-teman yang mungkin apa namanya punya kendala dalam mengelola media sosial tentu saja

(2:34:58) buat ngebantu diri saya sendiri juga Biar bisa ngobrolin orang tua makanya kemarin Seneng banget ya ketika tahu yang ikut ada banyak mimpi untuk bisa umrohin orang tua insya Allah bisa jadi semakin dekat Terima kasih banyak sudah mempercayai saya dan hadir di kelas ini dan Boleh banget kalau misalnya Oke deh sip Ya silakan teman-teman kalau misalnya ada yang mau ditanyain dulu mungkin terbuka di dua sampai tiga pertanyaan kali ya habis itu kita udahan atau kalau misalnya mau diskusi lebih lanjut bisa di grup silahkan kalau

(2:35:38) misalnya ada yang mau didiskusikan [Tertawa] pasti ada jalan kayak gitu karena tagline itu kan istilahnya itu tentang apa sih dan tagline itu yang biasanya diingat tuh sama audience gitu kan Nah gimana sih Kak cara bikin kayak tagline tagline yang bisa merangkum camping kita itu tentang apa dan gampang diingat itu susah banget kayak storming tentang Itu tuh Apalagi kan harus relate sama value dari perusahaan Itu kan Kak dan ini ya ini fanfic-nya kami ngejalanin dua jenis proses untuk nentuin satu buah tagline yang mau dibawa dulu banget

(2:36:43) proses yang dilalui adalah benar-benar meeting seharian tujuannya untuk cari tahu tagline apa yang mau dibawa jadi setiap orang punya ide terus ngepresentasiin idenya ini loh tagline yang mau gue usulkan Kenapa alasannya begini terus bakal diserang bareng-bareng tuh dicari kelemahannya nggak masuk akal kalau misalnya kayak gini pesannya kurang kuat blabla segala macamnya tulang awalnya kayak gitu dulu Nah kalau sekarang kami masih melakukan hal yang sama tapi nggak selesai sampai di situ kalau tadinya cuma bener internal brand doang

(2:37:25) yang nentuin tagline yang mau dibawa Seperti apa dan itu bermodalkan brand storming seharian namun sekarang diubah prosesnya menjadi lebih kompleks tujuannya adalah biar bisa lebih diterima sama audience jadi selesai dari yang brainstorming seharian tadi dan brainstormingnya bukan cuma brand doang kalau saat ini tapi melibatkan tim kreatif melibatkan tim lainnya juga untuk brand storming message yang mau disampaikan setelah dapet tuh messagenya setidaknya 3-5 message yang terpilih itu bakal diuji coba di uji cobanya

(2:38:04) bener-bener dengan brand storming ke audience yang jadi target audience flip gitu ada sekitar 5-8 orang lah kurang lebih yang diajak ngobrol bareng mereka ditanya kesannya ketika pertama kali denger tagline ini apa yang terbayang tapi dilakuinnya ini ya UN branded ya jadi nggak nggak disebutkan tuh nama brandnya benar-benar dilakuin riset kayak gitu Setelah dapet dapatkan Nih misalnya beberapa pesan yang kuat banget image-nya apa namanya yang kuat banget di mata audience tadi Oh ini tuh yang kebayang flip gitu kan

(2:38:46) Nah dari sana baru diturunin lagi menjadi berbagai macam kebutuhan kreatif lainnya salah satu contohnya adalah iklan karena kan biasanya ketika kita punya satu buah campaign ada iklan yang mau ditayangin juga gitu kan Nah akhirnya diturunin tuh jadi bentuk iklan pakai model yang sama juga kayak tadi kita brand storming seharian lagi lalu diuji coba lagi ke audience sampai dapat bener-bener yang Farm Oh message ini komunikasi iklannya seperti ini barulah diproduksi dan itu prosesnya panjang sekali bisa memakan waktu 1 sampai 2

(2:39:20) bulan sampai akhirnya nemuin nama dan juga konsep yang Oke untuk dibawa tapi itu yang sekarang kalau misalnya dulu bener-bener cuma bermodalkan seharian brainstorming langsung jadi tuh untuk rencana Champion 1 bulan kedepan Oke berarti ini maksudnya apa ya cukup panjang juga ya prosesnya untuk tagline untuk camping yang akan datang gitu ya Dan itu bukan dilakukan oleh tim brand doang Tapi bener melibatkan tim research-nya yang ada di flip gitu soal apa yang dilakuin sama tim research detailnya kayak gimana wallahualam Itu

(2:40:05) udah jadi keajaiban dunia ke-8 kayaknya saya nggak tahu tuh gimana prosesnya ya Nah untuk kita memperkirakan atau memproyeksikan rizalnya itu gimana ya kayak misal dilihat dari benchmark yang kemarin itu kayak beberapa persen atau kayak gimana target duluan yang di awal yang di awal di komunikasikan sama pihak manajerial gitu ya karena kan itu adalah usaha bagi kita untuk bisa mencapai target tadi kan Nah ya tinggal dilihat di bagian paling akhir tercapai atau enggak dan targetnya buat Setiap perusahaan bisa jadi beda

(2:40:54) ada yang mungkin targetnya mempertahankan cost paridge di Angka berapa rupiah ada juga yang mungkin targetnya sales ada juga yang mungkin targetnya bisa ningkatin awareness sampai angka sekian gitu kan Nah itu tergantung target di awal yang disepakatinya seperti apa berhasil enggaknya dilihat dari targetnya tercapai atau nggak jadi nggak nggak ujug-ujug ngambil dari eksternal terus dijadiin target gitu ada lagi teman-teman tidak dan itu seperti apa paling saya cewek bisa bantu apa sih namanya ngasih gambaran umumnya

(2:41:54) aja iya ada lagi teman-teman Oke kalau misalnya Emang belum ada lagi nanti boleh ya kalau mau diskusi lebih lanjut di grup WhatsApp Insya Allah saya akan mencoba seresponsif mungkin untuk membalas tentunya ketika memang waktunya lagi senggang sekali lagi terima kasih banyak untuk yang sudah hadir di pertemuan pertama kali ini kita akan ketemu lagi di pertemuan kedua minggu depan tapi Minggu depan jamnya mungkin akan sedikit berubah ya karena saya di jam awalnya di jam pagi itu udah ada agenda lain Dan kita akan Mulainya

(2:42:44) di siang ya kurang lebihnya itu udah saya taruh jadwalnya di grup description jangan lupa kalau misalnya Emang mau ikutan untuk yang dapetin iPad mini iPad 6 Mini nanti decknya saya share di sini juga biar nggak lupa cara ikutannya kayak gimana dan semoga yang dapat adalah yang memang benar-benar butuh ya untuk bisa dapetin ini dan semoga bisa menunjang pekerjaan sebagai konten kreator Oke terima kasih banyak sampai jumpa di pertemuan berikutnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]

Belum ada Komentar untuk "Hari 1 - Pengelolaan Media Sosial untuk Bisnis – YouTube"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel