Hari 1 - Pengelolaan Media Sosial untuk Bisnis – YouTube
Transcript:
(00:02) Oke halo semuanya Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak sudah menyempatkan hadir ya di pagi hari ini
yang ya kalau secara umumnya kan biasanya Sabtu sama Minggu tuh buat rebahan
atau mungkin jalan-jalan tapi kita di sini menyempatkan waktu buat belajar
bareng ini bisa jadi sesi yang menarik untuk teman-teman dan bisa ada banyak
Insight yang didapat kita akan melangsungkan proses pembelajarannya kan kurang
lebih selama 7 pekan ya ini adalah pekan yang pertama nanti kedepannya akan ada
pakan-pakan berikutnya lagi dan
(00:43) pembahasannya akan jauh lebih detail untuk
pembahasan di bagian pertama ini kita akan lebih fokus ke gambaran umum tentang
apa aja sih yang sebenarnya akan kita pelajari di pekanbakan berikutnya jadi
bisa dibilang ini adalah pengantarnya dulu nanti untuk secara detailnya entah
itu soal pembahasan apapun yang atau mungkin Tentang pembahasan cara
menganalisa konten dan lain sebagainya itu akan kita bahas secara mendetail di
pertemuan-pertemuan berikutnya nah Sebelum kita mulai Izinkan saya memperkenalkan
diri terlebih dahulu nama
(01:22) serian saat ini saya bekerja di flipse sebagai
content marketing specialist untuk ngebantu strategi ataupun pembuatan konten
yang ada di sana tapi secara spesifiknya di media sosial dan lebih spesifiknya
lagi ada di Instagram dan juga Link in selain di flip saya juga ngebantu
Beberapa brand lain di luar sana untuk ngembangin strategi konten yang mereka
juga alhamdulillah sampai saat ini hasilnya masih positif ya dan fun fake saya
itu gampang buat kemakan iklan Entah kenapa dari kecil setiap ngelihat iklan
baru pasti bawaannya pengen beli
(02:01) bedanya Kalau waktu kecil pengen beli itu nggak
mampu karena nggak ada duitnya kalau sekarang jadi boros jadi setiap kali
ngelihat iklan Pasti beli terus ya dulu pas bapak-bapak ID masih misterius ya
Saya pernah masuk ke kontennya bahwa itu seru banget menjadi orang pertama yang
tahu identitas mereka Terus kalau di flip sendiri Alhamdulillah dapat
kesempatan untuk ngebantu numbuhin media sosial mereka kalau ya 200ribuan Lah
ya kurang lebihnya kalau misalnya di Instagram flip dalam waktu 2 tahun kalau
Link in 1400an persen dalam waktu 1 tahun dan
(02:41) alhamdulillah dalam eh beberapa waktu terakhir Kalau
nggak salah di Link in flip itu masuk ke Link in top startup itu semua karena
dukungan dari teman-teman di flip juga tentunya Lalu suatu saat nanti pengen
banget punya bisnis media digital sendiri barangkali di sini ada juga yang
punya impian yang sama bolehlah kita kapan-kapan kolaborasi Oke ini
pengantarnya dulu untuk pertemuan kita di hari ini jadi di pertemuan pertama
ini mungkin akan ada beberapa hal yang bikin kepala kita nggak nyaman karena
saya sendiri pun juga agak-agak
(03:26) kurang nyaman sebenarnya menyampaikannya gara-gara
akan ada banyak angka akan ada banyak definisi yang mana itu tuh sesuatu yang
ngebuat Saya mungkin ngerasa bosen juga gitu nyampein definisi nyampein angka
Tapi ini jadi satu hal yang penting agar kita bisa ingat kembali gitu bahwa Oh
media sosial itu punya peranan yang kayak gitu sebegini pentingnya lo ternyata
buat kehidupan bisnis kita gitu nah ini akan kita coba pelajari di hari ini
bareng-bareng ada 4 tapi dari masing-masing topiknya ini bisa jadi panjang
banget
(04:04) semalam itu dari yang awalnya diniatkan 2 jam
ternyata jadinya dua setengah jam makanya tadi saya buru-buru mulai aja biar
seenggaknya kita paling lambat jam 12 Sudah bisa selesai pertama kita akan coba
pelajarin bareng-bareng soal dasar-dasar media sosial buat bisnis nanti di sini
akan ada beberapa quote and quote bocoran apa aja sih yang saya lakuin untuk
bisa ngembangin media sosialnya flip terus berikutnya hal-hal yang bisa
teman-teman hindari ketika mengelola media sosial biar nggak ngalamin kegagalan
yang sama
(04:39) yang pernah saya lakuin dulu lalu ada beberapa hal
penting ini mendasar banget basic banget tapi ternyata nggak bawa dampak yang
gede buat pertumbuhan media sosial kita nanti bakal saya share juga ke
teman-teman lalu di bagian paling akhir kita akan coba bahas sedikit mengenai
campaign dan alur pembuatannya Kenapa di sini ada campaign karena sebenarnya
dalam waktu 7 pekan ini pembahasan soal campaign Justru malah menjadi
pembahasan utamanya Karena itu adalah bagian terpenting menurut saya dari pengelolaan
media
(05:15) sosial gitu nah ini penting ya buat dilakuin
silahkan sediain air minum dan hindari distraksi sekecil apapun sebisa mungkin
terutama notifikasi dari HP apalagi sambil scrolling tiktok ya jangan dulu
Tahan dulu nih setidaknya dalam waktu 2-2 setengah jam ke depan dan ini adalah
info yang ditunggu-tunggu setelah ini ini penting untuk dilakukan kalau yang
ini penting untuk didapatkan jadi kan saya sempat share ya sebelumnya di grup
kalau Kayaknya seru nih kalau misalnya bikin kompetisi kecil-kecilan Oke
hadiahnya udah kita sepakatin juga
(05:58) bareng-bareng iPad 6 ini caranya gampang di setiap
akhir sesi silahkan share aja Apa aja sih yang udah dipelajari di pertemuan
hari ini harapan saya cuma satu ya lewat ngeshare ini setidaknya temen-temen
yang nggak kebagian kuota untuk ikutan kelas ini dia bisa ikutan Belajar bareng
juga dan Biar saya tahu teman-teman ngepost silahkan mention akun Link in saya
juga nanti di bagian paling akhir konten ajak orang-orang yang ngebaca konten
kamu untuk bisa akses untuk bisa ikutan akses rekaman dari kelas ini di itu
(06:36) masukin linknya aja nanti SMM karena kan saya ingin
apa namanya ngadain ini kan dengan kuota yang terbatas dan Pengennya sih dari
temen-temen yang lain juga tetap bisa belajar lewat rekapan juga gitu lalu
setelah nulis kontennya silahkan Isi form kompetisinya di bit.ly Oke Ayo kita
mulai Nah kita mulai dari pembahasan yang pertama dulu ya yaitu dasar-dasar
media sosial untuk bisnis di bagian pertama ini seperti yang tadi saya bilang
bakal banyak angka-angka yang mungkin membosankan dan sudah pernah dilihat tapi
penting untuk
(07:26) diingat kembali pertanyaan sebelum kita memulai sesi
ini kenapa ya penting untuk bisnis memiliki akun media sosial ada nggak satu
atau dua orang yang mau mengutarakan pendapatnya langsung Open Mic aja oke
Kenapa penting kalau menurut saya Karena sekarang kan touch Point yang paling
gampang untuk market hampir semua market kita itu kan lewat sosial media jadi
responnya yang paling mudah dan murah untuk brand untuk bisa berinteraksi
dengan target marketnya yaitu dari sosial media makanya itu penting banget
untuk bisa
(08:20) punya bisnis yang juga ada eksistensinya di media
sosial gitu oke makasih banyak Agung ada yang punya pendapat lainnya yang
Justru malah berpendapat misalnya nggak kok nggak penting untuk punya media
sosial atau ada yang sama juga pun juga nggak papa boleh langsung Open Mic aja
Oke Kak mungkin tadi hampir sama juga dengan tapi aku mungkin nambahin karena
sosial media itu dekat dengan user target market kita sih karena kan kalau
misalkan orang mau refreshing mau kayak apa ya refreshing dari kerja Anda
rutinitasnya kan ke sosial media gitu
(09:10) nah gimana caranya brand itu tuh biar bisa Line sama
apa yang biasa dilakukan oleh username atau Hanif bener ya khawatir salah Oke
Kak Bernando silakan tuh di ini dulu Kak akses Kenapa bisnis penting memiliki
akun media sosial ya karena ini relevan dengan tujuan bisnisnya menembus batas
ruang menembus batas waktu dan menembus batas-batas setiap negara dan lain-lain
jadi ya Sesuai dengan media sosial Oke sip makasih banyak ya Nah tadi
pendapatnya menarik menarik ya dari teman-teman yang sudah mengutarakan
opininya Tapi menurut saya
(10:13) media sosial itu nggak penting lalu buat apa kita
ada yang ngumpul di sini Saya punya argumen tersendiri Kenapa sebenarnya nggak
penting-penting amat buat bisnis punya akun media sosial karena tidak semua
bisnis target audiensi ada di media sosial jadi memang tergantung target
audience kita adalah orang-orang yang take safety orang-orang yang aktif di
media sosial atau enggak kalau misalnya nggak ya buat apa lebih baik kita fokus
aja ke tempat mereka berada gitu kan Karena ada Beberapa brand yang eksklusif
gitu ya dia justru target
(10:55) audience malah dari event ke event bukan dari media
sosial gitu kalaupun ada rekening media sosial cuma sekedar Nice to have aja
bukan suatu hal yang penting ataupun wajib untuk dimiliki Tapi karena kita
rata-rata di sini prediksi saya ya kita rata-rata di sini bisnisnya ada di
dunia digital maka punya media sosial punya akun media sosial jadi satu hal
yang penting ada beberapa landasannya ya Kenapa memiliki akun media sosial pada
akhirnya jadi penting buat kita ini sekali lagi ini adalah data-data membosankan
yang sering temen-temen
(11:31) lihat cuma perlu kita cek kembali gitu ya kalau
misalnya kita lihat di sini pengguna internet di dunia itu gede banget gitu
bahkan sampai 62,5% dari total populasi yang ada di dunia dan pengguna media
sosialnya hampir Hampir setengahnya nah Hampir setengahnya ini bukan Hampir
setengahnya lagi lebih dari setengahnya setengahnya lagi pakai atau enggak
Enggak kan berarti kan Nah artinya memang si media sosial ini antara penting
dan nggak penting untuk bisa kita gunakan ataupun tidak kita gunakan tergantung
Entar kita ada di mana Kalau
(12:05) misalnya memang target audience kita pengguna media
sosial ya maka kita sebagai punya akun media sosial tapi cukup gede banget ini
58.4% sedangkan pertumbuhannya dari tahun ke tahun juga gila nyampe 10% per
tahun dan ini tuh nggak menutup kemungkinan angka yang tadinya 58% pengguna
media sosial nggak menutup kemungkinan suatu saat nanti akan bisa mendekati 70%
80% bahkan 90% jadi pertumbuhannya sih kalau misalnya lihat dari data sosial Ya
selama beberapa tahun terakhir itu terus bertumbuh penggunanya Jadi ya nggak
ada salahnya bagi kita
(12:47) untuk bener-bener nyoba memahami media sosial itu
seperti apa lalu dari sisi konsumsi media sosial sendiri itu nyampe 2 jam 27
menit per harinya yang mencengangkan di Indonesia lebih lama lagi ini rata-rata
secara global 2 jam 27 menit sedangkan di Indonesia tuh kalau nggak salah 3
zaman lebih deh nah gimana dengan Indonesia [Musik] untuk di Indonesia sendiri
di tahun lalu tahun 2021 61,8% itu aktif di media sosial itu luar biasa banget
dan pertumbuhannya setiap tahun itu nyampe di angka 6,3% Kalau nggak salah di
data Tahun 2022 di atas
(13:29) 6,3% pertumbuhannya nambah 10 juta orang pengguna
gitu terus ada satu fakta menarik lagi setiap orang itu rata-rata bisa punya
akun lebih dari 5 lebih dari 5 akun media sosial untuk yang di case Indonesia
ya itu bisa akun primernya dia akun buat stalking aku membuat Alter egonya
segala macam itu bisa banyak tuh setiap orang punya akun media sosialnya dan
konsumsi media sosialnya bisa 3 jam 14 menit Jadi dari 24 jam dia hidup perhari
gitu kan 3 jam 14 menit dihabiskan di media sosial makanya ini jadi satu buah
peluang yang menarik juga
(14:11) kan bagi kita sebenarnya untuk bisa menjangkau
mereka Dan saya yakin angka ini nggak ada apa-apanya dibandingkan kita semua di
sini para pelaku media sosial kayaknya bisa lebih dari 8 jam per hari ya Atau
mungkin 12 jam perhari terakhir sih saya lihat di time spend saya yang ada di
HP nyampe 12 jam perhari membuka media sosial Ya gimana kerjaannya ada di situ
plus juga rata-rata usia produktif yang ada di media sosial dan sering dijadiin
target iklan juga 25 sampai dengan 44 ada di media sosial dan mereka adalah
orang-orang yang punya
(14:53) uang mungkin kalau misalnya 18-24 ada juga uangnya
cuma nggak sebanyak orang-orang yang ada di usia 25 sampai dengan 44 nah karena
orang-orang yang punya duit ngumpul di sini ya Otomatis kita juga jadi harus
bisa memaksimalkan potensi ini agar bisa ngedapetin duit dari mereka juga nah
Selain itu media sosial juga di menjadi salah satu tempat Bagaimana seseorang
menemukan satu buah brand menemukan info mengenai sebuah brand atau mungkin
melihat nama sebuah brand untuk pertama kalinya Dari mana aja mereka melihatnya
pertama dari iklan
(15:28) yang ada di media sosial dan ini iklannya yang
dimaksud disini lebih ke arah iklan yang berbayarnya lalu satu fakta menarik
lainnya ternyata sebuah brand Ditemukan sama orang-orang melalui rekomendasi
atau komentar di media sosial nah channel yang satu ini ini adalah channel yang
jarang banget digunain sama orang-orang karena rata-rata ya entah kenapa dari
banyak pelaku media sosial yang saya temuin mereka tuh nggak nggak sepakat
kalau misalnya akun brand aktif di kolom komentar konten-konten lainnya padahal
itu adalah potensi yang luar
(16:09) biasa banget kalau misalnya akun brand kita aktif di
komentar konten-konten lain di luar sana peluang orang lain untuk menemukan
brand kita kan juga jadi jauh lebih besar terlebih ini adalah channel ketiga
terbesar bagi orang lain menemukan satu buah brand makanya mulai dari sekarang
manfaatkanlah channel ini sebaik mungkin aktiflah berkomentar di berbagai macam
konten yang memang relevan sama brand kita Nah itu tadi soal brand discoverynya
tapi orang-orang sekarang itu dia nggak bisa langsung percaya sama satu buah
brand nah selesai dia nemuin
(16:42) satu buah brand dia bakal ngelakuin research lebih
lanjut lagi mengenai brand tersebut reserse di mana lagi-lagi research nya yang
paling besar kedua di media sosial juga selain yang pertama lewat search engine
dia pasti nyari informasi Apa itu flip misalnya tapi cuma dari search engine
itu nggak cukup biasanya dia bakal punya medium riset yang berikutnya yaitu
lewat media sosialnya atau mungkin melihat rekomendasi orang-orang ngeliat Vlog
mengenai media mengenai brand tersebut Tapi ya Sekali lagi bisa dilihat di sini
(17:19) Yang nomor 2 adalah social networknya bakal
diperhatikan banget sama orang-orang untuk bisa mereset lebih lanjut mengenai
suatu brand tujuannya apa sih dia ngereset lebih lanjut mengenai suatu brand
untuk bisa ngedapetin untuk bisa percaya sama brand itu pada akhirnya Nah
makanya akun media sosial kita yang bener-bener harus bisa dikelola dengan baik
biar bisa meningkatkan kepercayaan orang terhadap brand kita tapi perlu diingat
kalau misalnya akun media sosial yang kita punya itu cuma salah satu kanal
untuk bisa berinteraksi
(17:58) untuk bisa ketemu sama target audience kita karena
di dunia digital ya Khususnya ada banyak banget channel yang bisa dioptimize
bisa lewat influencer misal lewat search engine bisa lewat halaman aplikasi
Play Store ataupun Appstore atau bisa lewat pendekatan kempen etl maupun BTL
lewat konten-konten video lewat blog lewat user ataupun konsumen kita yang dia
menceritakan pengalamannya berinteraksi dengan kita dan kita cuma salah satu
nih dari ekosistem ini lewat media sosial jadi ya keberadaan kita adalah satu
(18:39) titik kecil dari proses bisnis yang begitu besar
dari berbagai macam channel untuk bisa ketemu sama audience Nah dari media
sosial ini ada beberapa dampak yang selama ini saya coba Saya rasain ya dan
saya alaminya itu bukan satu kali dua kali tapi bener-bener sering dan
menariknya dampak ini saya rasakan cuma bermodalkan satu konten yang dibuat
secara tepat contoh ini adalah ada salah satu yang pernah saya dapatkan juga
hanya bermodalkan satu konten bisa dapat jutaan impresi terhadap brand tempat
saya kerja saat ini si flip itu sendiri
(19:22) padahal modal cuma satu konten tapi bener-bener
didesain sedemikian rupa dirancang sedemikian rupa agar konten tersebut bisa
tersebar luas dan pada saat itu kontennya adalah tweet di Twitter ya tentunya
jadi bener-bener bermodalkan satu konten itu kontennya di-share sama banyak
orang Padahal kontennya bukan konten edukasi kontennya bener-bener konten
promosi tapi yang dibalut dengan cerita dan itu ternyata bisa tersebar luas
dengan sangat baik lewat Twitter pada saat itu akhirnya dapat jutaan impresi
dari satu
(19:56) konten itu aja dan bukan cuma di flip saya pun juga
secara personal ngalamin hal yang sama ngebuat konten cuma satu bulan sekali
gitu ya tapi setiap kali ngebuat konten di Twitternya bisa mencapai 2-3 juta
impresi Asalkan kita tahu teknik menulis yang tepatnya mungkin nanti akan ada
di salah satu sesi saya coba share Gimana sih cara nulis Yang Oke di
masing-masing media sosialnya terus dari satu konten yang sama bisa ngedapetin
ribuan download meskipun ya tujuan dari media sosial umumnya bukan untuk
ngedapetin sales bukan untuk
(20:35) ngedapetin konversi secara langsung biasanya
pengguna media sosial itu lebih ke arah untuk bisa mendapatkan lebih banyak
awareness lebih banyak impresi Lebih banyak Rich lebih banyak engagement
biasanya lebih ke sana tapi Secara nggak langsung sebenarnya bisa juga tuh kita
manfaatkan untuk mendapatkan tambahan download atau mungkin tambahan sales dan
lain sebagainya tergantung dari keputusan perusahaan masing-masing sih
sebenarnya dan tentunya adalah kenaikan dari sisi awareness dan juga engagement
jadi banyak banget yang bisa kita dapetin
(21:09) dari media sosialnya tapi yang paling utama biasanya
ini kita bisa dapat awareness lebih banyak bisa dapat engagement lebih banyak
bisa dapat orang-orang yang melihat akun kita ataupun konten kita lebih banyak
lagi bermodalkan konten yang kita buat di media sosial nah sebelum kita
jauh-jauh ngomongin pengelola media sosial ada beberapa hal yang mesti kita
ketahui juga yang pertama segala sesuatu yang terjadi itu prosesnya bertahap
nggak bisa langsung ini erat kaitannya sama yang tadi sempat saya sampai ini
mungkin di
(21:45) sini ada saya coba pengen survei dulu sekilas di
sini Siapa yang media sosialnya utamanya atau target utamanya adalah untuk
sales coba ada ada ada lagi yang target utamanya diminta untuk ngedapetin sales
atau untuk ngedapetin konversi belum hadir saya oke salah atau nggak kira-kira
menurut teman-teman ketika media sosial diminta target utamanya itu untuk
ngedatengin sales nggak salah kurang tepat nah ini menarik nih ada dua pendapat
coba ke ujung boleh nggak share pendapatnya Kenapa menurut kau lucu nggak salah
Oke thank you Bentar ya Kalau menurutku
(22:51) sih nggak salah ya karena di media sosial itu kan
maksudnya kita bisa dari awareness dulu ya kita bisa konten-konten edukasi dan
lain-lain tapi tidak menutup kemungkinan juga kita untuk melakukan selling
selling mau Kebetulan saya di lembaga sosial ya Jadi kalau misalkan apa namanya
Ngajak orang untuk berdonasi gitu ya itu saya nggak jadi masalah kalau
dilakukan di sosial media dan di akun-akun pun apalagi sekarang kalau di akun
yang itu berjualan Ya itu kan udah ada apa Instagram shop juga ya jadi kayaknya
juga untuk kita akhirnya
(23:36) memaksimalkan sosial media Kemudian untuk melakukan
selling gitu tapi mungkin itu ada tahapannya gitu jadi nggak bisa langsung
langsung ujug-ujug kontennya itu ke selling gitu oke makasih banyak lucu terus
ini ada ada juga yang kurang tepat Kak Bulan Wah nih favorit saya di bulan
boleh dong kayak bulan yang super energi lagi aku langsung aja ya Kenapa
menurut aku kurang tepat Karena gini balik lagi kayak tadi Apakah sebuah bisnis
butuh social media atau enggak itu tergantung kita harus lihat kita Nah dari
kita ngeliat kondisi
(24:21) customer gitu setiap bisnis itu pasti punya
funneling yang berbeda dan funnelingnya beda itu konteksnya itu menggunakan
channel yang berbeda menurut saya sosial media kurang tepat untuk di apa ya
untuk diaplikasikanlah langsung ya langsung ke convert langsung beli nih gitu
karena pengalaman saya gitu ya saya sempat melihat Beberapa brand gitu Paling
mentok tuh consideration paling mentok itu menggoyang bahwa eh kita punya loh
fitur ini gitu lo mau nggak lihat gitu eh kita punya loh apa namanya bonus-bonus
yang ada di bulan ini
(25:03) highlight a b c d e f g dan menurut saya gitu itu
tuh hanya sampai di level awareness ataupun consideration kalau saya ngomongin
brand Saya misalnya saya sempat nulis buat bikin bikin konten buat salah satu
brand make up namanya putih yang kalau kalian tahu bikin eyeshadow apa namanya
Tolak Angin nah saya kerja di situ gitu Nah itu nggak cocok langsung kita
langsung beli gitu beli pasti engagementnya langsung turun nggak nggak ada yang
ngerespon nggak ada yang ayah gitulah jelek pokoknya tapi insted kalau kita
ngasih tahu Eh kita ada fitur ini
(25:52) loh gitu Eh kamu bisa loh make up pakai a b c d e f
g gitu jadi sosial media menurut bulan sih gitu mentok-mentok dikonsideration
gitu bahwa kita ada loh cuy ini sih Gitu ada nih gitu tapi boleh dilihat-lihat
dulu kok gitu lihat review-review dulu kalau dari bulan ini boleh lanjutin
jelasin slide berikutnya [Tertawa] kalau misalnya kita jadinya hidup ya nuansa
diskusi pagi ini gitu Sip thank you ke bulan ya tadi menarik banget sih
pendapatnya bahwa Emang tergantung lagi-lagi jawabannya apakah bisnis kita
emang perlu media sosial atau enggak
(26:35) terus juga channel yang biasanya dipakai untuk
conversion kayak gimana salah atau nggak nggak juga sebenarnya ada yang memang
konversi dari media sosial tapi kebanyakan biasanya konversinya nggak emang
nggak dari media sosial dia bakal punya channel-channel lainnya lagi entah itu
lewat landing page atau mungkin lewat App Store ataupun Playstore itu sendiri
kalau misalnya dia berbentuk aplikasi gitu kan cuma bisa atau enggak konversi
dari media sosial ya bisa-bisa aja hanya saja Emang harus bener diperhatikan
tahapan
(27:08) Demi tahapannya karena umumnya orang hadir di media
sosial bukan untuk berbelanja by default tapi menariknya ada media sosial yang
membentuk behavior baru orang untuk bisa berbelanja langsung salah satunya yang
dibentuk itu di tiktok tuh sekarang udah langsung konversion iya emang ngarahin
orang untuk belanja dia ngebangun behavior baru di sana jadi memang tergantung
media sosial apa juga yang kita pakai ada media sosial yang Oke untuk digunakan
untuk ngarahin orang bisa langsung konversion ada juga yang enggak Tapi
biasanya kalaupun Emang
(27:48) ngarahin ke konversion dia nggak langsung Ayo beli
sekarang dapatkan saat ini juga nggak kayak gitu nggak langsung hard selling
tetep ada alur cerita yang disampaikan terlebih dahulu meskipun tujuan akhirnya
bakal jualan juga cek keranjang kuning ya guys siapa penjual favorit
teman-teman di tik tok saya duluan Mursyid juga menarik Oke jadi gitu ya
teman-teman semuanya dilakukan secara bertahap Jadi kalau misalnya suatu saat
nanti eh aider dari lead ngasih arahan untuk langsung ke sales atau mungkin teman-teman
ngasih arahan ke timnya
(28:40) untuk langsung ke sales Coba dipikir ulang lagi
karena semuanya nggak bisa dilakukan langsung ke arah sana harus ngebangun
secara bertahap dulu tujuannya apa nggak kenapa perlu sih tahapan-tahapan kayak
gini karena kita pengennya bisnis yang sustain kan dengan adanya tahapan ini
ada proses pembangunan kepercayaan dari target audience kepada kita sebagai
brand kalau misalnya langsung jualan begitu aja khawatirnya dia nggak bakal
jadi pelanggan yang loyal juga pada akhirnya gitu dan dari masing-masing
tahapan ini
(29:10) kebutuhan kontennya juga bakal beda-beda jadi bener
Nanti bisa dipelajari lebih lanjut ya konten awareness itu yang kayak gimana
kondisi Generation kayak gimana konten untuk conversion kayak gimana untuk
ngebangun loyalitas Seperti apa untuk bisa ngebuat orang mau mempromosikan
produk kita secara sukarela atau di tahap advokasi Seperti apa itu
masing-masing ada jenis konten sendiri dan definisi konten itu nggak terbatas
sesuatu yang kita publikasikan di media sosial aja jadi tadi balik lagi ke definisi
kabulan
(29:41) tergantung nih channelnya mau di mana ini bisa aja
loh terjadi misalnya awareness adanya di tiktok consideration adanya di
Instagram conversion adanya di landing page loyalty adanya di grup WhatsApp
advokasi adanya di email sangat memungkinkan kalau misalnya keputusannya
seperti itu Jadi ini nggak harus ada di satu channel bisa di berbagai macam
channel tapi umumnya akan bertahap nah tapi nggak selesai sampai di sini aja
konten-konten memang konten media sosial idealnya dilakukan secara bertahap dan
biasanya akan
(30:16) terjadi di 3 Channel channel yang pertama ada own
media secara sederhananya adalah segala macam channel yang berada di bawah
kendali Kita penuh dan kalau misalnya kita mau mempublikasikan konten di sana
kita nggak perlu keluar uang sedikitpun dan kita bebas mau publikasi di jam
berapapun itu semua ada dalam kendali kita lalu berikutnya ada paid media
pathmedia kalau dalam konteks media sosial ya si media sosial itu sendiri
sebenarnya tapi mereka punya layanan iklan Biasanya kalau misalnya di Instagram
ada Instagram
(30:54) @face ada Facebook Ads Twitter juga punya layanan
iklannya sendiri dan lain sebagainya juga punya layanan iklannya sendiri tapi
nggak berhenti sampai di sana ada satu channel lainnya lagi bukan yaitu bukan
channel yang kita kelola melainkan channel yang dikelola sama orang lain Dan
kita bisa menampilkan konten kita di sana dengan membayar sejumlah uang yaitu
Ada influencer ada digital media juga dan sekarang jadi favorit banget sih
orang-orang rata-rata pada pakai influencer ataupun iklan di Digital Media lalu
berikutnya dalam
(31:29) konteks media sosial adalah sesuatu yang eh
konten-konten yang beredar di media sosial mengenai brand kita dan itu nggak
bisa kita kontrol contoh ada orang ngeshare konten kita ada orang ngereview
produk kita bahkan ada orang ngehujat kita pun itu masuknya di kategori enmedia
sesuatu yang gak bisa kita kontrol nah cuma menariknya di perkembangan dunia
marketing saat ini ya kalau yang saya lihat brand itu udah mulai
mengkombinasikan nih antara earn media dan juga paid media jadi dari luar
terlihatnya sangat Natural sekali tapi
(32:06) padahal itu dibayar gitu dan itu yang biasanya kita
kenal dengan istilah S3 marketing nanti kelihatan Nanti kita bakal ada satu
sesi khusus yang ngebahas soal S3 marketing nah ketika orang udah masuk nih ke
bagian dalam bisnis kita sebaiknya kita juga mempertahankan mereka dengan
berbagai macam hal agar mereka bakal jadi bagian dari bisnis kita pada akhirnya
dia bakal jadi bagian dari roda pertumbuhan bisnis kita dengan beragam macam
Berbagai macam program dengan berbagai macam konten dan lain sebagainya lalu
Berikutnya ini adalah mendasar
(32:47) lainnya soal struktur tim dan alur kerja kalau di
flip sendiri ya untuk struktur timnya sesederhana ini untuk tim media sosialnya
bahkan kalau misalnya dibilang tim media sosial bukan tim media sosial sih tapi
kami lebih menyebutnya ke tim brand and social media marketing yang dipimpin
oleh satu orang brand marketing Manager yang membawahi empat orang chord
teamnya ada dua orang yang ngurusin activation ada dua orang yang ngurusin
konten nah yang ngurusin activation ini pun juga ke bagi dua peran ya ada yang
dia
(33:27) fokusnya di pembuatan event dan lain sebagainya dan
juga yang ngurusinnya soal iklan-iklan di TV iklan-iklan di Billboard kayak
gitu Nah untuk yang di konten ini juga kebagi dua yaitu yang pertama saya
sendiri ngurusin konten yang berbasis audio konten yang berbasis visual dan
juga teks sedangkan satu lagi fokus ngurusinnya itu konten yang audio ataupun
video berarti lebih ke tiktok lebih ke Youtube gitu kan Kalau saya lebih ke
Link in sama Instagram nah menariknya dari masing-masing orang yang ada di sini
juga punya intern tersendiri
(34:05) untuk ngebantuin hal yang dilakukan secara spesifik
sekali contoh Saya punya satu intern yang tugas utamanya cuma dua yang pertama
ngupload IG Story sama yang kedua ngebales-balesin komentar jadi sespesifik itu
tugasnya sedangkan pada kenyataannya ya kalau saat ini saya lihat di dunia
media sosial satu orang itu ngerjain semuanya bener ya di sini Siapa aja yang
satu orang ngerjain semuanya dari awal sampai akhir dari mulai ngereset konten
terus juga apa namanya nulis kontennya mengupload kontennya ngebalesin
komentarnya nganalisa hasil
(34:52) kontennya Semua dilakuin sendirian gitu kan padahal
idealnya ini lagi-lagi versi ideal ya idealnya tuh masing-masing ada peran
tersendiri Alhamdulillah saat ini di flip udah bisa tuh punya masing-masing
peran sendiri ada yang fokusnya di analisa konten ataupun analisis secara
keseluruhan ada yang fokusnya bener-bener cuma ngebales-balesin komen ada yang
fokusnya untuk ngedesain ada yang fokusnya untuk ngebuat strategi dan juga
nulis kontennya jadi bener-bener spesifik itu cuma Apakah salah ngelakuin
semuanya
(35:30) sendirian jawabannya menurut saya nggak salah Karena
tahapan setiap orang atau tahapan setiap bisnis itu beda-beda saya sendiri dulu
ketika baru pertama kali masuk flip saya kan anggota tim marketing kedua yang
ada di flip dan ketika saya masuk saya ngurusin segala sesuatu konten yang
sifatnya organik dari mulai konten media sosial ngurusin influencer juga terus
pokoknya berbagai macam hal yang di luar layanan iklan lah gitu ya Nah itu saya
ngurusin dan ngurusinnya juga bener dari awal sampai akhir dari mulai riset
konten
(36:09) terus ngebuat kopi untuk kontennya ngedesain juga
sendirian ngepublikasikan kontennya ngebales-balesin comment ngebales-balesin
DM ya gila lah pokoknya secara garis besar ya ketika dulu pertama kali
ngelakuin cuma ya nggak salah juga karena memang pada saat itu timnya baru
pertama kali dibentuk dan kita belum tahu kan kebutuhannya bakal ada apa aja
Nah perlahan setelah ngelakuin semuanya sendirian akhirnya jadi tahu tuh ada
kebutuhan apa aja perlahan dipecah lah oke yang yang konten ternyata kebagi dua
ada yang
(36:48) basis teks ada yang basisnya audio visual Terus
ternyata untuk ngebales-balesin komen butuh effort tersendiri akhirnya mulailah
nge-hair orang khusus untuk membahas-bolasin komen kayak gitu jadi ya buat yang
sekarang masih ada di tahap palugada bertahanlah dulu karena bisa jadi itu
bakal jadi medium pembelajaran yang menarik sampai akhirnya nanti kondisi
tempat kerjanya siap untuk nge-hire lebih banyak orang tapi kalau misalnya yang
saat ini ada di posisi lead dan mintanya anggota tim untuk ngelakuin semuanya
bertobatlah
(37:24) mulailah untuk mengambil jalan yang benar ngarahin
apa namanya nge specification anggota timnya gitu Saya perlu bertaubat oke ya
Nah kalau misalnya di flip sendiri juga nama timnya untuk yang ngurusin media
sosial bukan sosial media ya tapi lebih ke konten market bukan sosial media
marketing tapi lebih ke konten marketing Kenapa karena memang tujuan jangka
panjang ya kami nggak pengen bertahan cuma sekedar di media sosial aja mau ada
berbagai macam kanal konten lainnya yang mau dioptimasi tapi dimulainya dari
media sosial terlebih
(38:04) dahulu nggak menutup kemungkinan nanti ketika udah
ada kebutuhan yang lebih luas lagi yang spesifik ngurusin media sosial bakal
dikasih kekuatan code gelarnya adalah social media specialis bukan konten
marketing spesialis lagi seperti itu Nah kalau sekarang kan belum jadi tim
sendiri Tapi kalau misalnya jadi tim sendiri kayak gimana sih gambarannya
kurang lebihnya bakal kayak gini ada dua pola yang biasa terjadi di pola
pertama satu tim itu bakal terdiri dari social medialite ataupun sosial media
manager yang di bawahnya ada social media
(38:37) strategis ada sosial media analis ada social media
admin sosial media spesialis dan juga kreatif tugasnya masing-masing tentu saja
spesifik juga ya kalau misalnya sosial media lihat atau Manager Ya dia
bener-bener ngegawangin bagian bawahnya agar bisa ngejalanin proses secara
keseluruhan dengan baik untuk sosial media strategis dia bakal lebih ke ngebuat
ataupun nurunin strategi untuk bisa ngedukung tujuan besar si perusahaan itu
sendiri gitu kan dan dalam konteks media sosial strateginya seperti apa dia
bakal
(39:12) mikirin untuk satu persatu misalnya di tiktok dia
mau pakai cara kayak gimana Apakah dia bakal kerja sama dengan influencer dan
lain sebagainya Itu ada di ranahnya sih strategis sosial media admin tugas
utamanya umumnya ya bakal lebih ke ngeposting sama ngebales-balesin komen dan
juga DM gitu ya untuk sosial media spesialis dia bakal ngebuat kontennya
turunan dari strategi yang udah dibuat lalu bakal didelin konten yang sama dia
social media analis dia bakal lebih ke ngelihat data-data yang terjadi dari
hari ke hari
(39:45) ataupun di akhir bulan bakal dilihat dan insidenya
itu bakal dikasih ke sosial media strategis Lalu ada kreatif tim kalau misalnya
dia tahu ya Sorry tadi kan kepecah dua umumnya ada yang dia ada yang tim
kreatifnya ini bukan tim kreatif ada orang yang ngurusin desain ataupun video
dalam satu tim social media atau bisa juga satu tim media sosialnya itu nggak
punya orang kreatif Tapi dia bekerja sama dengan tim kreatif dan biasanya yang
bakal ngejalin komunikasi sama tim kreatif adalah sosial media strategisnya
seperti itu
(40:24) dan ya saya saat ini kayak gitu sih setidaknya ya
komunikasi sama tim kreatif eh saya ada kebutuhan desain ini ini ada kebutuhan
video ini Tolong bantu kerjain ya nanti setelah jadi baru diinformasikan ke
admin ataupun ke sosial media spesialis Nah terus alurnya gimana sih yang biasa
terjadi ini bisa jadi prosesnya bakal berbeda ya tapi seenggaknya ini yang saya
alamin di flip biasanya dimulai dari top level meeting dan ketika top level
meeting dia udah nyelesaiin udah menyepakati berbagai macam hal yang mau
(40:58) dicapai baru nanti bakal dipecah ke tim
masing-masing ke tim masing-masing dan dari top level meeting bakal masuk ke
brand and social media marketing team meeting untuk nentuin objective yang mau
dicapai lalu nentuin strategi secara keseluruhan bahkan sampai nentuin campaign
yang mau dibuat untuk bisa mendukung tujuan yang sudah disepakati di top level
meeting setelah itu ada meeting turunan lagi biasanya yaitu meeting tim sosial
media dan di sini kita bakal ngedetalin Strategi apa sih yang mau dipakai untuk
(41:30) bisa mencapai objektif yang ada di tim brand dan
konten plannya mau seperti apa dan ini dibuatnya detail sekali bahkan 1 bulan
sebelumnya biasanya udah selesai konten plantnya Lalu ada konten productionnya
ya tahap dimana kita bakal menulis kontennya dan juga berkoordinasi dengan tim
kreatif sampai akhirnya kontennya jadi lalu kontennya jadi distribusikan dan
juga kita menyempatkan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang yang sudah
meluangkan waktunya berkomentar di konten-konten kita dan terakhir adalah tahap
evaluasi
(42:06) evaluasi ini biasanya dilakukan tekanan atau bulanan
nah di top level meeting biasanya yang bakal dibahas nggak jauh-jauh dari duit
nggak jauh-jauh dari angka dan kita yang ada di bawah-bawahnya ya harus bisa
mendukung biar kebutuhan duit angka dan lain sebagainya bisa terpenuhi agar
kita bisa gajian juga kan pada akhirnya di sini di brand and sosial media
marketing tim meeting yang bakal diomongin tadi mengenai objektif campaign sama
strategi secara keseluruhan untuk semua channel jadi bukan cuma di media sosial
biasanya yang
(42:44) bakal diomongin tapi ada strategi channel-channel
lain ya channel etl BTL dan lain sebagainya lalu di sosial media timing dia
bakal ngerjain detail strategi sama konten plant Nah untuk konten plan-nya
sendiri tadi Seperti yang saya bilang biasanya Kami bakal nyiapin konten plan
buat satu bulan kedepan mau kayak gimana ini kalau misalnya kebaca ya ada di
sini ada Januari Februari Maret April Mei sekarang sampai September udah ada
nah ini untuk yang September itu tuh Biasanya ada diselesaikan di bulan Agustus
begitu juga untuk yang bulan
(43:21) Oktober biasanya ke konten plannya udah selesai di
bulan September mau naikin apa aja Nah cuma setelah mencoba melakukan ini
akhirnya kami kepikiran satu buah metode baru lagi Sebenarnya bukan baru-baru
amat sih saya yakin di tempat lain juga juga dikerjain ya jadi bukan cuma
menyelesaikan konten plan yang sifatnya bulanan tapi kami juga membuat konten
plan yang sifatnya mingguan yang mana dalam konten planning mingguan ini isinya
Lebih detail lagi bener udah ada copy per slide-nya copy bahkan kalau misalnya
video bener-bener copy
(43:58) versionnya gitu ya udah udah ada dan ini di bakal
dipresentasikan di Lit masing-masing dan nanti kita coba godok bareng-bareng Oh
kayaknya di bagian ini Perlu diperbaiki deh dijadiin kayak gini aja Oh ini
nggak efektif nih kalau kalimatnya seperti ini kita coba ubah jadi gini yuk
Gimana jadi bener-bener didelin sampai di level kopi kayak gitu baru akhirnya
bakal di request ke tim kreatif jadi emang bener awalnya kan setiap orang
diberikan kebebasan untuk nentuin kopi sendiri cuma kalau kayak gitu khawatirnya
bakal beda nih teksnya
(44:39) berarti kan beda orang bakal beda juga hasil
tulisannya gitu kan Nah makanya kami memutuskan untuk mencoba mengulik
barang-barang satu tim biar semua kepala dari dengan sudut pandang brand bisa
ngasih masukan ataupun perbaikan dari kopi yang udah dibuat gitu dan mostly
hasilnya jadi jauh lebih bagus sih kontennya jadi jauh lebih dalam bahkan
sesekali CEO pun juga ikut ngasih masukan di sini kontennya mau kayak gimana
gitu Nah untuk yang konten production ini kan sebenarnya ada dua bagian ya draft
sama final kreatif dari draft sampai akhirnya
(45:19) final kreatif nah paling satu hal yang perlu
ditekankan baik-baik adalah Jangan pernah percaya pada draft pertama jangan
pernah percaya pada kreatif yang pertama karena pasti jelek jadi ketika nulis
sesuatu Abis selesai draftnya diendapin dulu setidaknya satu hari kalau versi
idealnya gitu ya tapi kalau misalnya mau agak buru-buru ya cobalah didiemin
sekitar 1-2 jam baru setelah itu dibaca ulang lagi ditulis ulang lagi sampai
akhirnya bener-bener final barulah setelah final versi versi kita gitu kan baru
disetor ke tim
(45:56) kreatif dan dari tim kreatif ketik yang ngasih
sesuatu pun jangan langsung diterima dari dan jangan langsung dipublikasi
karena pasti ada yang salah entah dia salah copas entah dia salah nyampein
urutan pesan dan lain sebagainya Nah itu harus bener dicek barang-barang lagi
jadi di sini jangan pernah percaya sama yang pertama percaya sama yang pertama
aneh juga Iya bener diperhatikan baik-baik revisi berkali-kali hingga akhirnya
bisa naik dan terbit karena kita kan nggak mau ya kalau misalnya udah naik baru
kita sadar
(46:36) tuh aduh ada yang salah lagi di sini pengen minta
revisi udah jam udah selesai jam kerja gitu kan nggak enak juga Makanya
dipastikan berkali-kali lah di bagian konten distribution sama Interaction
silahkan didistribusi ke channel masing-masing udah direncanakan dan jangan
lupa interaksinya karena itu jadi satu hal yang sering dilupakan sama
orang-orang lalu berikutnya evaluasi sama report Nah untuk evaluasi kalau
misalnya saya ngelakuin itu perpekan untuk mengevaluasi performa di Pekan
sebelumnya Seperti apa dan merencanakan
(47:08) ulang lagi di Pekan berikutnya mau ngapain dan bukan
cuma ngeliat perkembangan diri sendiri tapi juga ngeliat perkembangan dari sisi
kompetitor kayak gimana ini jadi satu hal yang penting biar kita juga punya apa
ya gambaran sebenarnya apakah memang kondisi media sosial secara umum lagi
nggak oke atau kita doang yang sebenarnya nggak oke karena kan bisa jadi ada
kondisi di mana Oh semua brand termasuk kompetitor lagi turun nih di bulan ini
berarti memang ada sesuatu yang terjadi secara globalnya gitu tapi kalau
misalnya
(47:47) kondisinya cuma kita doang yang turun kompetitor
naik berarti kita yang salah dan kita jadi bisa tahu harus ngapain ke depannya
gitu makanya kalau misalnya saya di tim bener-bener evaluasinya tertekan dan
juga ngelihat perkembangan kompetitor dari pekan ke pekannya seperti apa nah
berikutnya Hal mendasar lainnya apa sih yang perlu dilakukan untuk bisa jadi
sosial media manager social media manajer yang saya maksud disini bukan dalam
artian lead bukan dalam artian manajernya manajer jabatan gitu ya tapi lebih ke
arah orang yang mengelola media
(48:27) sosial setelah Mencoba ini ya setelah mencoba
belajar dalam waktu 2,5 tahun terakhir seenggaknya ini sih karakter ideal
orang-orang yang sebaiknya karakter yang sebaiknya dimiliki sama orang-orang
yang mengelola media sosial yang pertama detail detail di sini dalam artian
kita seenggaknya punya kemampuan untuk melihat segala sesuatu secara detail
mengkoreksi segala sesuatu juga dan bisa tahu gitu bagian mana yang harus
diperbaiki yang paling mendasar misalnya Apakah ejaannya sudah sesuai atau enggak
peletakan titik komanya Seperti apa itu
(49:11) kan juga mesti kita ketahui terus berikutnya alur
komunikasinya Seperti apa itu juga mesti kita bisa kuasai lalu sebaiknya kita
di orang-orang media sosial ini adalah orang-orang yang suka baca suka nonton
suka dengerin podcast atau radio dan juga suka jalan-jalan ini jadi satu hal
yang penting karena kita adalah orang-orang yang butuh banyak referensi kita
adalah orang-orang yang butuh banyak inspirasi setidaknya salah satu deh dari
beberapa hal ini karena kalau misalnya nggak punya ini konten yang nanti akan
dihasilkan bakal
(49:44) monoton bakal gitu-gitu aja dan itu bahaya banget
buat kita sebagai orang yang ada di media sosial yang dunianya tuh bener-bener
fluid banget gampang berubah segala macamnya kalau misalnya kita nggak punya
sumber yang cukup banyak yang punya referensi yang banyak bakal berdampak
secara langsung ke konten yang kita buat lalu berikutnya suka memantau trend
ini bukan hal yang saya suka dulu Tapi semenjak mengetahui bahwa Oh ternyata
ketika kita bisa memanfaatkan trend dengan baik bakal ngebawa dampak yang oke
juga ya buat
(50:14) media sosial kita Akhirnya sekarang jadi bener-bener
menyediakan waktu khusus gitu untuk melihat tren Apa sih yang lagi terjadi saat
ini lalu suka berinteraksi dengan orang lain ini adalah nyawanya media sosial
menurut saya nyawanya media sosial itu kalau misalnya cuma sekedar ngebuat
konten itu baru 50% tapi kalau misalnya kita berinteraksi dengan orang lain itu
baru komplit tuh karena media sosial memang diciptakan ya untuk bersosialisasi
buat apalagi gitu kan bukan cuma untuk menyebar luaskan konten yang kita punya
(50:51) media sosial itu bukan kanal yang sombong bukan
kanal satu arah gitu Nah makanya akan sangat sulit kalau misalnya kita
menempatkan orang yang gak suka berinteraksi dengan orang lain mendapatkan
tugas mengelola media sosial itu bakal berantakan nantinya jadi pastikan kita
sendiri atau nanti ketika menugaskan orang lain ada di media sosial pastikan
dia atau kita adalah orang yang suka berinteraksi dengan orang lain karena
nantinya kan bakal ada orang yang komen bakal ada orang yang dm dan lain sebagainya
kalau dia nggak enjoy sama itu Wassalam
(51:23) lalu berikutnya punya selera seni punya selera seni
di sini dalam artian setidaknya dia tahu lah letak keindahan itu seperti apa
sih Entah dari sisi visual atau dari sisi perasaan dia bisa tahu hal tersebut
tuh kayak gimana karena konten apapun yang kita tulis pada akhirnya itu akan
menjadi medium komunikasi dari jiwa-jiwa gitu kan dan bakal sulit kalau
misalnya kita nggak punya selera seni tersendiri dan yang paling penting kita
sebaiknya aktif di media sosial juga bukan sebagai orang yang ngurusin brand
tapi sebagai
(52:02) personal benar-benar kita sendiri punya media sosial
yang kita urus yang rutin kontennya hadiah di sana di tim klip sendiri
masing-masing anggota timnya yang di tim brand and sosial media specialis dia
tuh social media marketing dia itu punya media sosial andalan masing-masing ya
contoh manajer saya dia aktifnya di tiktok bahkan sampai nerima endorsement
dari Hyundai bener-bener buat nge promosiin mobil-mobilnya dia gitu terus saya
sendiri aktifnya di Link in Ada Lagi Yang aktifnya di tiktok yang kalau
misalnya dia upload konten cuma senyum
(52:42) doang yang komen tuh bisa ribuan tapi dengan adanya
orang-orang yang aktif di media sosial masing-masing ini bakal memperkaya
anggota tim kita bakal ada banyak Inside yang bisa kita dapatkan proses
pembelajarannya juga jadi lebih cepat dibandingkan kita cuma fokusnya ngurusin
media sosial brand doang di sini ada yang aktif di media sosial juga atau malah
ini ngecuekin media sosial sendiri karena udah capek kerjaan sehari-harinya
ngurusin media sosial bisnis terus malah harus ngurusin media sosial pribadi
juga aktif di IG
(53:24) literan udah capek Ya udah capek tapi pengen sebenarnya
bisa ngelola dan Ya dicoba cari waktunya aja karena selain ada kesempatan untuk
belajar ada peluang-peluang yang bisa didapatkan juga salah satu contohnya
peluang yang pernah saya dapetin dan saya nggak pernah nyangka ya pada saat
follower saya di Twitter itu masih 800 orang ternyata ada brand yang mau
nge-support saya ngendor saya dengan nominal yang gede banget satu setengah
sampai 2 juta untuk satu buah strap itu kan menarik banget ya padahal
followersnya masih 800 tapi
(54:11) karena tahu ada kayak pebility untuk menulis dengan
baik dia percaya dengan kemampuan saya dan akhirnya mau support jadi secara
ekonomi juga menarik sekali sih ketika kita aktif di media sosial nah
berikutnya sebaiknya kita punya beberapa mindset ini kita harus bisa untuk
meletakkan audience ataupun orang-orang lebih dahulu daripada kita sendiri
kenapa karena ketika kita mengurus akun media sosial brand itu udah bukan
konten-konten yang kita buat itu udah bukan lagi tentang hal yang kita suka tapi
tentang apa yang
(54:51) disukai sama target audience kita gitu berikutnya
sebaiknya kita punya rasa penasaran untuk menemukan sudut pandang yang baru
dari setiap konten yang kita buat karena di media sosial itu setiap detiknya
setiap menitnya itu pasti muncul konten baru dan kalau misalnya kita nggak bisa
menyajikan sesuatu dari sudut pandang yang baru itu akan ngebuat orang lain
ngerasa bosen karena dia kan pas lagi scrolling content ngebaca tentang begitu
sulit merupakan Raihan misalnya terus pas ngelihat kita kok kontennya gini juga
ya nggak ada sesuatu
(55:29) yang baru pasti bakal di skip meskipun ya Ada juga
orang-orang yang mau nonton sampai akhir karena pengen lihat ekspresinya atau
kayak gimana Tapi mostly orang-orang bakal ngerasa bosen kalau misalnya dia
ngelihat konten yang sama itu lagi itu lagi tanpa ada sesuatu yang baru gitu
nah terus berikutnya harus sebaiknya bisa percaya bahwa satu buah kegagalannya
adalah keberkahan tersendiri karena di media sosial pasti bakal banyak banget
kegagalan yang kita alami dan kalau kita melihat itu sebagai murnika gagal dan
apalagi ngelihat diri
(56:00) kita sebagai orang yang gagal gara-gara gagal
ngebuat konten bahaya banget sama berikutnya adalah Infinite game Infinite game
ini lebih ke arah gini sih teman-teman kan di sini masing-masing pasti punya
KPI tersendiri ya ada yang KPI nya tadi bisa Nggak dapetin impression yang
banyak ada yang kpinya bisa ngedapetin engagement yang banyak ada juga yang
kpinya bisa Nggak dapetin jumlah followers yang banyak juga itu menjadi satu
hal penting itu penting karena itu berkaitan langsung sama bisnis tapi dalam
satu kondisi kita sebaiknya nggak
(56:39) mikirin hal itu contohnya gini maksudnya kita punya
nih target-targetan yang mau dicapai tapi pada saat kita menulis usahakan kita
melupakan target yang kita punya tadi yang kita fokuskan Justru lebih ke arah
kira-kira nih konten yang mau ditulis bakal bermanfaat ya buat audience kita
konten yang ditulis Ini bakal bisa ngasih nilai tambah nggak ya buat audience
kita yang justru kita pikirin lebih ke arah sana dan kita bakal meniadakan
faktor-faktor angka lainnya yang menentukan menang kalah gitu kita bakal lebih
fokus ke manfaat
(57:14) apa yang bisa kita kasih nah itu yang sebaiknya bisa
kita coba mulai kelola dari sekarang sih jadi emosi kita tuh beda gitu pada
saat menulis fokusnya ngasih manfaat tapi pada saat evaluasi baru kita galak
tuh sama angka-angka gitu nah ini beberapa skill lainnya yang sebaiknya
dimiliki tentunya skill media sosial dalam artian Kita benar-benar paham
fitur-fitur Kita bener-bener paham perkembangan algoritma Kita benar-benar
paham apa namanya trend terbaru Seperti apa Nah itu mesti banget kita punya skill
itu lalu berikutnya punya skill
(57:51) marketing kemampuan memasarkan produk ataupun jasa
dari tempat kita bekerja saat ini melalui konten-konten yang kita buat di media
sosial lalu Steel leadership leadership di sini dalam artian bukan hanya untuk
memimpin orang lain tapi juga memimpin diri sendiri buat ngatur segala
sesuatunya jadwal tayang dan lain sebagainya itu mesti banget bisa lalu
communication ini soal kemampuan kita apa namanya menyampaikan informasi atau
menulis copywritings Lalu ada juga kemampuan statistik yang entah kenapa ini
susah sekali
(58:28) buat anak media sosial rata-rata nggak suka sama Hal
ini karena apa ya kita cuma pengen itu menulis aja gitu kita tuh pengennya
menyajikan konten yang bermanfaat padahal ini jadi satu hal yang penting
sebenarnya saya sudah bertaubat dari hal tadi dan sekarang sudah mulai belajar
angka-angka baik itu statistik analitiknya berikutnya sebaiknya juga punya
skill desain grafis karena setidaknya kita bisa jadi backup ya ketika anak
desain atau anak kreatif mendadak nggak bisa hadir karena ada satu dan lain hal
seperti itu Oke gitu
(59:06) aja buat yang subbab pertama silahkan teman-teman
kalau misalnya ada yang pengen ditanyain dulu atau didiskusikan ini baru satu
Ternyata satu jam dan juga Open Mic tapi cuma buat 2 atau 3 orang aja ya Oke
thank you kalian atas kesempatannya juga saya mau nanya sedikit sih mau tanya
gimana sih Kak Rian cara Kak Rian memandang sebuah tren jadi trend tersebut
bisa dijadikan sebuah ide gitu untuk konten sosial media Apakah kalian ini tipe
yang misalnya memanfaatkan semua trend dan memfokuskan jadi sebuah teknik
marketing
(1:00:02) atau seperti apa Makasih jawaban singkatnya nggak
soal Bagaimana prosesnya nanti bakal kita bahas di sub bab yang ketiga nanti
bakal ada detail tuh Soal ketika ada satu trend masuk gimana ya kita
manfaatinnya kalau ada pembahasan detailnya aku mau tanya dong boleh mau tanya
apa mau bantu jelasin Walaupun mungkin bakalan di materi yang lain cuma aku tuh
saran aja gitu kan selama ini kayak tadi Disinggung ya bahwa proses kayak alur
decisionnya tadi diceritain Bagaimana ada top level meeting terus subdivision
meeting terus
(1:00:57) kita sampai bikin planning untuk konten bulan
depan let's say gitu itu kan proses panjang tapi aku tuh penasaran Kak untuk
konten-konten yang jatuhnya lebih ke viral yang Emang riding the way gitu
Apakah visionnya itu sepanjang itu dan Siapa yang bertanggung jawab jadi gitu
aja sih jadi kayak bagaimana kayak si konten yang nggak nggak di plant karena
Kayak misalnya Rehan deh kita kan tidak bisa nge-planning Rehan itu dari bulan
lalu belum ada kan si Rehan ini gitu jadi aku tuh penasaran sebenarnya buat
konten yang Emang viral kayak si Rehan
(1:01:33) gitu seperti apa dan nanti itu Siapa yang
bertanggung jawab Apakah ini bentuk extra Miles dari tim kayak Eh ini nih kita
bikin nih gitu biar seru atau gimana tuh Aku penasaran aja sih kalian Nah kalau
misalnya untuk yang konten-konten trend yang nggak bisa dikontrol ya itu memang
bakal disaring terlebih dahulu sih Apakah Worthy enough untuk dibuat atau
enggak nah kategori worte enoughnya itu gimana pertama ini sebenarnya masuk
lagi ke pembahasan nanti Tapi nggak papa deh dikasih bocorannya di sini yang
pertama ini
(1:02:08) sesuai atau enggak nih sama value kita value
brandnya kalau misalnya memang sesuai dan juga target audien saya kena dengan
trend ini Oke bisa mungkin buat deskripsi tapi nggak selesai sampai di situ
masih harus ada saringan berikutnya saringan berikutnya adalah sesuai atau
enggak nih sama konten pilar kita kalau misalnya Emang sesuai dengan konten
pilar yang sudah disepakati bersama bisa dimasukin tapi belum selesai lagi
masih ada saringan yang ketiga saringan yang ketiga adalah bisa atau enggak kita
buat dengan sudut
(1:02:39) pandang baru karena di luar sana sudah beredar
dengan sudut pandang yang sama dan kita nggak mau untuk ngebuat konten yang
sama atau yang kedua ini bisa atau enggak kita Ulik sedemikian rupa untuk masuk
ke campaign yang lagi dijalanin saat ini kalau misalnya nggak bisa dan kita mau
maksain masukin itu sayang banget ada pesan yang terputus nantinya tapi kalau
misalnya memang Kebetulan lagi nggak ada campaign yang dijalanin dan itu
masuk-masuk aja buat audience kita dan itu lolos dari saringan pertama sama
kedua gua head gitu lanjutin aja
(1:03:17) buat bikinnya terus untuk prosesnya kayak gimana
biasanya bakal dipantau dulu sih si trendnya ini ada trend yang sifatnya bakal
langsung di eksekusi ada juga tren yang bakal ditunggu dulu untuk trend yang
sifatnya dieksekusi biasanya yang waktunya terbatas waktunya terbatas yang kita
bisa prediksi ini dua hari atau 3 hari kemudian udah basi jadi harus dieksekusi
sesegera mungkin dan dari tim kreatif pun bakal melonggarkan sma-nya dia yang
biasanya h-3 tapi ketika ada trend ini dia bisa tuh diminta dadakan H -1 bisa
langsung
(1:03:52) dibuat bahkan di hari yang sama pun juga bisa
dibuat contohnya Pada saat Indonesia misalnya menang 1 buah kejuaraan itu nggak
bakal diomongin tuh dua hari kemudian pasti harus hari ini juga dinaikinnya tuh
salah satu contoh yang harus hari itu juga tapi kalau misalnya Rehan kemarin
akhirnya flip mainin juga yang Rehan tapi itu konfigurasinya cukup lama karena
kami melihat ini jadi gini kalau misalnya di apa namanya karakter satu buah
brand biasanya ada warna-warna yang jadi kode buat kami ada warna kuning warna
kuning
(1:04:30) itu adalah untuk karakter brand yang sifatnya
konyol kocak gitu ya Atau mungkin dia informal sekali contohnya adalah go-jek
Misalnya ada juga karakter brand yang orange karakter Brandon orange itu lebih
ke arah karakter yang warm yang dia bisa menyentuh hati dengan cerita-ceritanya
terus ada banyak lagi tuh karakter-karakter brandnya gitu dengan kode-kode
warna tersendiri nah buat kami pada saat melihat konten si Raihan ini tuh
kuning banget sebenernya kuning banget nah akhirnya secara perlahan dari hari
ke hari ada diskusi informal yang
(1:05:15) terjadi di grup gitu Kayaknya bisa deh kalau
misalnya kayak gini kita ngebuatnya nggak nggak oke kalau kayak gini Udah
terlalu biasa akhirnya muncul diskusi informal tadi sampai ada di satu titik
ketemu nih trennya sekarang masih lanjut dan kalau misalnya kita pakainya yang
seperti ini komunikasinya aman akhirnya dibuatlah baru dua hari lalu dibuat
kontennya sih yang si Rehan itu dan dinaikin ke Youtube short dan hasilnya
dalam waktu 2 hari ternyata nyampe ke 167.
(1:05:52) 000 dan itu lebih besar daripada buat encode clip
officialnya Raihan yang ada di YouTube Karena kan dia entah kenapa ternyata
ngebuat lagunya sendiri tuh aneh juga padahal dia lagunya ngebajak dari orang
lain ya tapi dia ngebuat rekamannya sendiri gitu jadi prosesnya kayak gitu sih
kurang lebihnya proses pengambilan keputusannya barang-barang bukan ada di satu
orang karena ya kita ngurusin media sosialnya bareng-bareng Meskipun
masing-masing orang punya tanggung jawab terhadap media sosial yang spesifik
Thank you
(1:06:24) [Musik] ada lagi silakan satu orang lagi silakan
Kak Dewi Halo kalian Halo Jadi aku mau tanya nih Kak mungkin sekalian sahabat
kalian jadikan aku tuh lagi megang satu tahun brand kasur gitu cuman dia tuh
emang target audience untuk kasurnya itu buat Boomer sama game X gitu Kak tapi
mereka aku pengen activation di sosial media buat lebih ke yang milenial sama
genway dengan konten-konten yang kekinian cuma engagementnya tuh jadi kayak
kurang banget gitu loh Kak karena mungkin nggak nyampe kan dan sebelumnya itu
mereka Emang
(1:07:03) kontennya tuh selling semua gitu Kak Jadi emang
dia itu directnya buat sales ke e-commercenya gitu Nah kira-kira emang Apakah
kalau buat activity kayak giveaway yang based on engagement itu bakalan selalu
efektif atau nggak ya buat naikin kalau buat naikin engagement iya oke tapi
apakah itu akan menghasilkan pembeli yang loyal enggak akan menghasilkan orang
yang punya minat beli enggak kenapa Karena pada akhirnya giveaway itu cuma akan
mendatangkan orang-orang yang opportunis yang pengen dapat hadiahnya aja Tapi
dia nggak bakal
(1:07:43) menjadi bagian dari komunitas kita Oleh karena itu
agak tricky sebenarnya ketika kita mau ngebuat giveaway dulu sempat tuh flip
ada di tahap itu ada di tahap giveaway terus-terusan dan nggak meaningful gitu
ya giveawaynya Sampai akhirnya kami mencoba merombak proses gift atau
persyaratan giveaway yang kami lakuin misalnya giveawaynya bakal berlangsung
bakal berlakunya cuma untuk user kalau cuma untuk user artinya kan udah pasti
tuh orang-orang yang sebelumnya udah sering memakai flip yang bakal ikutan
bukan orang-orang giveaway Hunter
(1:08:21) belakang gitu kan Nah terus diusahakan ada Matrix
bisnis yang bisa diuntungkan dari giveaway yang kita lakukan misalnya waktu itu
pernah ada giveaway 1 juta nilainya kecil tapi dampaknya gede ada giveaway 1
juta yang saya lakuin syaratnya gampang banget cuma share jumlah hemat selama
pakai flip lewat at yours yang ada di Story hasilnya bisa ada 7000 orang di
hutan dan dari 7000 orang itu kalau misalnya diasumsikan satu orang menyumbang
7 menuju Bank 100 impresi berarti kan bisa dapet 700 ribu impresi secara
gratisan
(1:09:11) dan kalau misalnya dilihat nilai cosper
impressionnya juga jadi murah banget 1 juta dibagi 700.000 itu kayak cuma satu
koma sekian rupiah gitu preimpresinya yaitu jadi murah banget dapet nggak
benefitnya secara bisnis dapet orang-orang jadi tahu Apaan nih bisa hemat
sekian juta gitu kan dan yang ikutan Udah otomatis user yang ikutan karena ya
Siapa lagi yang bisa nge-share jumlah hemat kalau misalnya bukan user nah
giveaway giveaway yang kayak gitu yang mesti kita coba pikirkan salah satu orang
eh salah satu brand yang cukup
(1:09:47) menarik juga ketika dia bikin giveaway adalah
erigo atau brand-brandnya Arif Muhammad perhatiin cara mereka bikin giveaway
itu juga minim full banget cara-caranya dan biasanya lebih sering ke usernya
gitu itu tadi ngejawab ya Atau saya malah kemana-mana dari pihak lain itu dia
pengennya kayak ada giveaway engagement terus gitu Kak sebenernya jangan deh
nanti menyesal kemudian hari kalau misalnya masih baru apalagi target
giveawaynya orang-orang yang bukan user sip sama-sama kita lanjut dulu ya nah
berikutnya adalah kesalahan yang
(1:10:46) sering terjadi dalam pengelolaan media sosial yang
pertama adalah konten tanpa plan Tadi kan saya sempat singgung bahwa kalau
misalnya saya sendiri di flip 1 bulan sebelumnya itu udah ngebuat plan buat di
bulan berikutnya dan tapi bukan berarti saya nggak pernah ngelakuin kesalahan
Karena dulu banget saya ngelakuin hal yang kayak gini nih bener-bener kok
ngadain ngebuat konten Tuh tanpa plan sebenarnya nggak salah tapi melelahkan
kalau misalnya kita ngelakuin hal yang kayak gini karena tanpa adanya plan
konten yang kita buat
(1:11:16) ya emang cuma bakal jadi kumpulan konten yang
nggak punya ikatan antara satu konten dengan konten lainnya bukan jadi sesuatu
yang bisa dinikmati aja tapi sekali lagi ini bukan sebuah kesalahan tapi ketika
ini dilakukan terus-menerus bakal ngebuat kita lelah sendiri karena dan yang
biasa terjadi ya kayak gini kontennya itu direncanain ya sama dibuat itu harian
dan bakal ada konten kalau ada ide atau ada content creatornya aja akibatnya
ketika konten creatornya sakit brandnya jadi nggak punya konten sama sekali di
hari itu
(1:11:54) dan ini bahaya buat brand karena kan si brand ini
ada kebutuhan untuk konsisten menerbitkan konten dari hari ke harinya gitu kan
ider itu di Fit atau mungkin di Story atau di berbagai macam kanal publikasi
lainnya oleh karena itu ngebuat plan jauh-jauh hari sebelumnya itu jadi satu
hal yang penting minimal seminggu lah seminggu Sebelumnya udah beres semua kopi
dan lain sebagainya Jadi kalau misalnya terjadi sesuatu sama kita itu nggak
bakal berpengaruh sama frekuensi publikasi konten yang ada di brand kita gitu
(1:12:29) dan ini sempat terjadi dulu di flip saya bener-bener
ngebuat kontennya ya dari hari ke hari aja Apa yang dipikirkan hari itu apa
yang dapat inspirasi hari itu ya saya bakal bikin di hari itu juga dan ya ada
yang hasilnya bagus ada yang biasa aja tapi yang satu hal yang pasti ini nggak
bakal berkaitan gitu loh antara satu konten dengan konten lainnya nah terus
berikutnya kesalahan yang sering terjadi adalah asyik sendiri sama terlalu
brand sentrik asyik sendiri dia dalam artian yang kita bahas di konten yang
kita punya ya lagi-lagi tentang
(1:13:04) kita kita kita tentang brand kita doang kita nggak
ngebahas dari sudut pandang user kita nggak melibatkan usernya dalam konten
kita padahal bisnis itu nggak bakal bisa bertumbuh kalau nggak ada user kan
kalau nggak ada pengguna kalau nggak ada pelanggan Nah makanya usahakan kita
selalu menyertakan user menyertakan pengguna kita ketika pengen menyampaikan
sesuatu event dalam konten promosi sekalipun ini salah satu contohnya yang saya
lakuin dulu jadi pada saat itu flip pengen menerbitkan bank baru untuk usernya
gitu kan yang bisa
(1:13:47) dijadikan tujuan transfer nah dalam proses
menerbitkan bank baru ini sebenarnya itu udah selesai di internal jadi Udah ada
keputusannya bank apa yang mau diterbitkan tapi cuma gini ya keputusannya pun
sebenarnya berangkat dari user juga cuma bukan user secara umum tapi kita Emang
ada satu kelompok user yang rutin tuh dijadiin apa ya tempat untuk
mempertimbangkan berbagai macam keputusan nah cuma ketika dilepas ke publik
bahasa yang kami yang bahasa yang saya gunain bakal beda saya Justru malah nanya
secara terbuka ke
(1:14:26) mereka kira-kira bank apalagi ya yang kakak mau
ada di flip mereka kan bakal jawab tuh sampai akhirnya ada komentar yang muncul
Kenapa nggak semua bank aja dimasukin Nah dari komentar yang kenapa nggak semua
bank aja dimasukin akhirnya diubah juga tuh jadi satu konten lagi kenapa nggak
semua bank aja dimasukin gitu jadi seolah-olah keputusan Kenapa nggak semua
bank aja dimasukin itu berasal dari user dan juga keputusan bank apa yang mau
dimasukin dan di sini kan Meskipun kita udah udah tadi ya udah sebenernya udah
mutusin Bang apa yang
(1:15:06) mau dimasukin tapi tetap nanya Jadi user merasa
terlibat di sini dan itu akan jadi satu hal yang penting banget untuk membuat
user merasa terlibat sama keputusan brand kita karena mereka jadi ngerasa
penting gitu kan cuma bukan sekedar gimmick ya lagi-lagi tadi memang Sebelumnya
udah ditentukan dan itu pun berasal dari user juga tapi kita bawa ke publik
biar lebih banyak lagi yang merasa terlibat seperti itu nah meskipun Misalnya
ini ya kita mau kontennya isinya promosi doang tentang brand kita doang itupun
sebenarnya nggak
(1:15:43) salah karena ada satu brand yang berhasil
membuktikan menurut saya ini cara dia menulisnya juga bagus banget dia
informasi dia tuh konten yang dinaikin di media sosialnya selalu informasi
tentang produknya dia aja entah itu ada produk baru yang mau launching ada
produk yang lagi di diskon atau ada event-event tertentu yang lagi dilaluin dan
itu infonya tentang dia doang dia nggak pernah ngomongin tentang usernya secara
langsung lewat kontennya Tapi lewat caption lewat cara dia membalas komentar orang
lewat cara dia
(1:16:22) berkomunikasi di DM itu sangat manusiawi dan
sangat mengutamakan usernya dan itu ngebuat orang-orang Jadi tetep ngerasa
dekat sama si brand ini meski pun isi dari postingan sehari-harinya adalah
informasi tentang produk dia doang jadi ada dua cara yang sebenarnya bisa
dilakukan kalau misalnya kita mau menjadi brand yang tidak terlalu brand centry
yang pertama Emang ngebuat konten yang melibatkan user atau kita berkomunikasi
dengan baik ke user juga gitu dan dua-duanya sama-sama berdasarkan rasa kepedulian
pada
(1:17:00) akhirnya nah berikutnya kesalahan yang sering
terjadi adalah kontennya tidak bernyawa tidak bernyawa dalam artian konten yang
kita buat itu cuma sekedar ikut-ikutan dari apa yang dibuat oleh brand lain
tanpa menyesuaikan dengan brand sendiri dan ini bahaya banget karena kita
melihat dia rame terus tiba-tiba ikut-ikutan juga gitu kan Nah ini biasanya
terjadi sama konten yang berbasis trend kalau di squid game misalnya ya di
beberapa tahun lalu saya lupa 2 tahun lalu 1 tahun lalu si squid game ini di
tahun 2021 kan
(1:17:38) populer sekali ya Dia mulai populer tuh di bulan
September sampai Oktober muncul tuh banyak mim mengenai yang permen dalgona
yang ini nih dan Universitas pada ikutan tuh yang logonya ribet-ribet pada
ikutan trend yang permen dalgona yang di patah-patahin dan jangan sampai putus
gitu kan atau ada juga yang trend karakter utamanya diselametin sama tokoh
lainnya biar nggak kalah di game Red Light Greenlight dan semua brand pada
bikin konten tentang itu akhirnya ngebosenin kan trennya satu tapi konten yang
muncul kok
(1:18:15) sama terus gitu gimana solusinya kita harus coba
cari ataupun ambil langkah berbeda dan di tahun 2021 lalu saat orang-orang
ngebuatnya cuma sekedar mim saya Justru malah ngambil langkah yang agak ekstrim
Ya udah buat game benerannya aja buat Meme yang ngebosenin akhirnya ngebuat
game benerannya dan ternyata orang-orang antusias pada saat itu diikutin sampai
79000 orang terus kesalahan berikutnya adalah tidak berinteraksi dan banyak
orang ngerasa setelah posting tugasnya Tuh udah selesai padahal enggak ya dalam
media sosial sekali lagi nyawa
(1:18:54) media sosial itu adalah di interaksi kalau
misalnya kita nggak mau meluangkan waktu untuk berinteraksi Buat apa punya akun
media sosial buat bisnis kita makanya sebaiknya setelah selesai posting ya
cobalah luangkan waktu setidaknya satu jam untuk berkomentar untuk saling
berkomunikasi dengan orang-orang yang meluangkan waktu di kolom komentar karena
ini bakal jadi satu hal yang penting banget bahkan kalau bisa ya sampai ke
level DM Kenapa ini jadi satu hal penting hal ini bahkan diamini sama salah
satu petinggi Instagram sempat di share sama
(1:19:31) dia di salah satu konten di add creators akun Ed
creators dia bilang kayak gini meaningful Interaction itu Justru malah jadi
faktor yang penting agar konten kita itu bisa tampil di kemudian hari dengan
lebih mudah dalam artian kalau misalnya kita teman-teman pernah kayak gini
contohnya di Face IG Story ya kamu berinterak dm-dm nih sama orang lain terus
di kemudian harinya IG Story dia ketika di update 3 Story dia muncul di paling
pertama pernah ngalamin kayak gitu nggak ada yang pernah ngalamin kayak gitu
pernah pernah pernah pernah
(1:20:20) ya kan dan polanya selalu kayak gitu Ketika
interaksinya semakin dalam peluang konten dia untuk muncul pertama di feed kita
atau di IG Story kita itu semakin gede juga dan kita harusnya melakukan hal
yang sama dengan audience kita dengan user kita gimana caranya kita ngebuat
audience kita mau berinteraksi dan bahkan kalau bisa sampai ke level DM dan
kalau misalnya audience kita nggak mulai duluan Ya setidaknya kita yang mulai
duluan untuk dm-dm-an untuk bales-balesan komen kayak gitu karena kita pengen
kan konten kita bakal muncul
(1:20:58) lagi kan di kemudian hari di feednya Dia Atau
mungkin di storynya dia Nah untuk masalah interaksi kita bisa ngelakuinnya di
berbagai macam tempat yang pertama coba interaksi di kolom komentar sendiri
jadi setelah selesai publikasikan satu buah konten saat ada yang komen ya kita
bales-balesin lah komentarnya atau bisa juga di konten orang lain pada saat ada
orang lain yang mempublikasikan konten yang punya relevansi yang punya hubungan
dengan value kita dengan brand kita Nah kita harus coba aktif ikut komentar di
sana
(1:21:30) juga kenapa karena kita pengen mencapai ini top
command saat kita komentar terus banyak yang like otomatis akun kita akan
nangkring di paling atas dan ini bakal ngebantu banget untuk meningkatkan
awareness juga di flip sendiri ada orang yang khusus kerjaannya secara spesifik
untuk komentar di akun-akun orang lain dan ini ini pun juga udah saya lakuin
dari awal masuk flip sampai sekarang jadi masih terus konsisten ngelakuin ini
Nah tadi selain tujuan meningkatkan awareness ini juga bakal apa ya bakal bisa
merekatkan hubungan
(1:22:14) dengan brand lain juga di satu sisi brand tersebut
jadi aware sama kita dan gak menutup kemungkinan di kemudian hari ada kerjasama
yang bisa dibangun terus berikutnya kesalahannya adalah berjalan tanpa adanya
evaluasi dan ini jadi satu hal yang parah banget kalau seandainya dilakukan
karena penting ya bagi kita untuk melakukan evaluasi biar bisa memperbaiki
kualitas konten kita gitu dari waktu ke waktu dan nanti bakal ada proses eh
bakal ada format ininya juga pencatatannya kayak gimana kalau misalnya
teman-teman mau
(1:22:48) nanti bakal saya share juga tuh format pencatatan
yang saya pakai kesalahan berikutnya adalah terjebak pada metode lama soal
terjebak pada metode lama dalam artian kayak gini teman-teman kita pernah Ya
pastinya ngelakuin satu buah keberhasilan di masa lalu dan itu kita jadikan
alasan untuk mengulangi proses yang terjadi di masa lalu itu untuk dilakukan di
masa sekarang karena harapannya bisa terjadi kesuksesan juga itu nggak nggak
selamanya bisa kayak gitu seringkali apa yang bagus di masa lalu ketika kita
coba praktekin sekarang
(1:23:22) hasilnya nggak oke tapi apakah itu sebuah
kesalahan nggak juga insightnya bisa jadi bener yang kita dapetin dari
pembelajaran di masa lalu Jadi dapat aja dulu insightnya nanti bisa kita coba
sesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini jangan langsung pelek diterapkan
gitu karena bisa bahaya harus dilihat dulu cocok atau enggak Nah ini salah satu
contohnya yang pengen saya tunjukin juga performa bagus di masa lalu itu nggak
berarti performa bagus di masa berikutnya contohnya di flip game sendiri di
Oktober 2021 flip
(1:24:00) game meledak banget bisa sampai 79000 peserta yang
ikutan dan impresi yang didapatkan dari keseluruhan kalau misalnya dihitung
dari 79.000 peserta ini bisa nyampe 9 atau 9-14 juta impression yang bisa
didapatkan kurang lebihnya nah dari sini kami melihat Oh ini berhasil Nih coba
lagi yuk di bulan berikutnya akhirnya dicoba di bulan berikutnya dengan nama
Mini flip game ternyata tidak berhasil kalau misalnya teman-teman lihat secara
objektif pun dilihat Nih misalnya satu-satu dari sisi interaksi itu nggak
Sebanyak apa yang didapatkan pada saat
(1:24:42) flip game kenapa bisa terjadi seperti itu karena
si squid game sendiri juga udah selesai trendnya gitu kan dan ketika dipaksakan
untuk ngebuat Mini flip game akhirnya malah nggak oke hasilnya tidak sebaik
pada saat sirkuit game lagi naik di bulan Oktober karena kan salah satu faktor
keberhasilan si flip game ya karena ada trends game itu sendiri jadi nggak
selamanya apa yang kita buat di masa lalu bagus terus kita coba duplikasi
hasilnya bagus juga dan ini adalah pola yang berulang makanya kita sebagai
orang yang ada di
(1:25:21) tim brand ataupun media sosial sebaiknya punya
kapabilitas untuk terus-terusan menghasilkan hal baru jangan terjebak sama
keberhasilan di masa lalu yang kita coba duplikasi di masa sekarang itu tadi
yang flip game sehidup semati pun salah satu campaign yang flip juga ngalamin
hal yang sama di Tahapan pertama yang championnya itu adalah membantu
menikahkan user flip udah bener-bener dibiayain pernikahannya sampai akhirnya
foto pernikahannya dipajang di Billboard itu berhasil tapi gara-gara itu kami
melihat Oh kayaknya bisa nih duplikasi
(1:25:58) kalau misalnya yang sebelumnya pernikahan kita
coba yuk honeymoon ternyata hasilnya nggak oke dan lagi-lagi pembelajarannya
adalah ya setiap kali kita pengen ngebuat campaign baru sebaiknya nggak
ngeduplikasi campaign yang sebelumnya udah dibuat bener-bener ngebuat campaign
baru aja udah jangan duplikasi jangan apa namanya berharap hasilnya bakal sama
dengan apa yang dilakuin sebelumnya Oke segitu dulu untuk yang subbab yang
kedua silahkan kalau misalnya ada yang mau ditanyain sebelum kita masuk beberapa
hal penting
(1:26:35) yang memberikan dampak besar price hand dan
langsung Open Mic aja seperti biasa buat 3 orang Oke kak Agung tapi ini mungkin
nanti dibahas jadi karena aku lihat di tadi pas pertama nambilin kurikulum ini
sih Kak ngomongin soal rumus istilahnya kan kalau kita ngelola sosial media
biasanya kan kayak tadi juga ketika evaluasi kan kita Pasti ngerasa kayak Oh
ini kayaknya rumusnya ini nih untuk bisa terus terus berhasil lah sebenarnya
kan dibuktikan tadi sama dikasihnya flip kan ada banyak tuh Yang sepertinya
kita udah dapat rumusnya tapi
(1:27:38) nggak nggak bisa mencapainya sama dengan
sebelumnya Nah sebagai kita sebagai apa ya istilahnya sebagai orang sosial
medianya sebenarnya apa sih yang bisa diambil dari sebuah mungkin keberhasilan
sebuah camping atau atau sebuah baterai itu sebenarnya kita bolehnya itu
mengambil apanya gitu sih Kak Rian Kalau dari kalian pandangannya Seperti apa
Oke Nah kalau misalnya yang tadi saya bahas dari yang Sisi kegagalannya dulu ya
Kenapa kita ini bisa gagal Sebenarnya bukan karena dia mengaplikasikan rumus
yang sama tapi
(1:28:18) lebih ke arah mencoba membawa tema yang sama
dengan persyaratan ataupun syarat dan ketentuan yang kurang lebih sama juga dan
itu pada akhirnya nggak ngebawa ke keberhasilan nah cuma Tentu aja dari setiap
hal yang pernah dilakukan itu ada Inside yang kita pelajari kan dan Insight itu
biasanya berlaku umum dan inilah inside-inset yang bisa kita bawa terus-menerus
nantinya misal contoh Insert yang berlaku secara umum kayak tadi ketika
ngelakuin giveaway usahakan giveawaynya itu bukan dilepas untuk publik tapi
khusus untuk user aja dan
(1:28:57) ini sampai sekarang masih dibawa terus-terusan
jadi ada memang Insight yang bisa dibawa terus-terusan ada juga yang nggak yang
nggak adalah ketika kita benar-benar meniru 100% total apa yang kita lakuin di
yang sebelumnya untuk campaign berikutnya atau untuk plant berikutnya nah itu
yang sebaiknya dihindari tapi kalau misalnya insert insert yang berlaku secara
umum yang memang apa namanya terbukti gitu dan polanya berulang itu sebaiknya
dibawa aja juga nggak masalah oke oke foto kirain tadi video lagi ada di depan
makanan
(1:29:47) ada lagi teman-teman gimana gimana mau nanya deh
Kak saya ini sih lebih konsen ke format konten juga ya kan mungkin nyambung ke
ini ya dulu kita punya ya berarti kan dari segi pembuatan konten dan lain-lain
juga kita perlu mengcorder itu Ya tapi kan produksi video itu kan next time dan
laptop mempertahankan engagement red Interaction comment share gitu-gitu kan
(1:30:51) itu juga kita perlu perlu Balance gitu ya antara
gimana nih tim kita Okenya nggak bisa nih kalau misalnya bikin 5 reals dalam
seminggu bisanya satu dua tapi kita bikin bisa lebih banyak image tapi kalau
image yang misalnya kecil nah itu tuh gimana kalian membalance itu dengan
kondisi sekarang format konten yang lagi kayak gini gimana tuh kalau saya
sendiri jujur saat ini udah mulai beralih ke reals justru dan kalau udah mulai
beralih ke reals dan untuk menyiasatinya adalah kami menyediakan satu hari
khusus untuk
(1:31:32) syuting bener-bener satu hal itu dihabisin untuk
syuting Semua ide content reals yang kami punya lalu ya tinggal di kemudian
harinya tinggal di apa namanya diedit segala macamnya gitu ya Sampai akhirnya
bisa dipublikasi karena kalau misalnya nggak kayak gitu harus mikirin dari hari
ke hari syutingnya bakal capek banget balik lagi ke masalah planning tadi
karena kan kita nggak pengen ya kalau planningnya itu harian gitu hari ini
kepikiran konten A besok kepikiran konten B terus syuting satu itu juga itu
pasti bakal capek
(1:32:05) banget makanya coba dibuatnya aja gitu ada hari
yang khusus buat syuting sisanya nanti fokusnya buat ke editing kayak gitu Biar
nggak capek dari sisi kitanya terus kalau misalnya untuk masalah ngebalance ya
tetap dicoba aja kalau misalnya Emang masih penasaran ya Fit masih work atau
enggak sih coba tetep dicoba aja juga nggak masalah Oke thank you kalian
jawabannya Kak Rian aja jadi itu kemarin ada temen aku sih Dia bilang menurut
dia itu sekarang di Instagram itu yang works itu kalau videonya ukurannya 4
banding 5 Kak daripada ukuran video
(1:33:10) untuk kalian gimana tapi kalau menurut aku tuh
kayak sama aja gitu menurutku yang dites aja karena setiap akun bisa jadi
kebutuhan audience beda jangan-jangan di akunnya dia memang yang works 4
banding 5 tapi di akun yang lain 9:16 sangat tidak menutup kemungkinan kan
sampai sekarang ada juga kok yang masih bermain di konten carousel dan dia
works aja gitu bener-bener tetep bagus engagementnya jadi balik lagi Sebenarnya
ke kebutuhan audience kita mereka lebih nyamannya dengan kayak gimana Apakah dengan
konten eh dengan format carousel atau mungkin
(1:33:56) dengan format reals yang 9 banding 16 atau 4
banding 5 atau bahkan ada yang iseng nih belakangan konten kreator ngebuat
konten reals tapi isinya gambar jadi bener-bener dia punya satu gambar punya
kan kalau di tiktok gambar yang carousel tuh udah mulai masuk juga di reals
bisa-bisa aja Tuh kita satu gambar tapi dijadiin seolah video dua atau sampai 5
detik gitu jadi orang bakal ngelihat gambar itu dan complision ratenya juga
tinggi bakal jadi Tinggi karena orang lihat gambarnya kan nggak mungkin nggak
mungkin Sebentar gitu kan dia
(1:34:35) pasti ngelihat untuk membaca teksnya dan itu bisa
tetap bekerja dengan baik juga jadi ya jawabannya pasti selalu ada di uji coba
sih Setiap akun punya ciri khas tersendiri nantinya tipe-tipe konten yang
bekerja dengan baik di sana seperti apa cuma secara umum ketika menjadi sosial
mengeluarkan satu buah fitur baru fitur baru itu wajib kita coba karena
biasanya mereka bakal butuh data dari setiap fitur baru yang diluncurkan oleh
karena itu orang-orang yang nyoba dari orang-orang yang nyoba fitur baru ini
dia bakal dikasih kekuatan itu reward
(1:35:11) berupa dapat imprest yang lebih bagus dan lain
sebagainya yaitu semua pada akhirnya bakal jadi pembelajaran buat si pemilik
media sosialnya Oke kita lanjut dulu ya Beberapa hal penting untuk bisa membawa
dampak besar di media sosial kita mungkin untuk beberapa yang pernah ikut kelas
saya di berbagai macam tempat pasti tahu nih tentang hal ini gitu kan karena
saya bakal nyampein ini berulang-ulang saking pentingnya menurut saya jadi hal
yang pertama adalah mindset menolong sama Story brand ini jadi dua hal yang
menurut saya penting
(1:35:57) banget untuk dimiliki oleh orang-orang yang
mengeluarkan media sosial Kenapa karena ini yang akan menjadi faktor pembeda
antara kita dengan Creator lainnya yang cuma mengejar angka saya selalu
menyampaikan ini bahwa dalam segala hal ya sebenarnya proses yang terjadi di
dunia ini adalah proses tolong-menolong dalam konteks bisnis ya yang terjadi
adalah tolong-menolong menolong siapa kita tuh sebenarnya lagi menolong orang
yang dia punya satu buah tujuan tapi pada saat dia proses ingin mencapai tujuannya
dia ngadepin masalah
(1:36:32) sehingga proses mencapai tujuannya jadi terhambat
dan pada saat mereka terhambat Inilah kita hadir untuk bisa ngebantu proses
yang terhambat ini menjadi lancar kembali sehingga dia bisa mencapai tujuannya
tapi kita nggak bisa sembarangan ngebantu kalau kita nggak punya dua modal dua
modal ini modal yang pertama adalah empati empati ini adalah soal Bagaimana
kita bisa merasakan apa yang dirasain sama audience kita sama si konsumennya
ini kita bisa paham apa yang jadi masalah mereka kita bisa paham apa yang bisa
apa
(1:37:05) yang menjadi tujuan mereka kita bisa paham apa
yang mereka butuhkan dari sisi konten ataupun produk kita bisa Paham bagaimana
cara mereka berkomunikasi nah itu jadi satu hal yang penting kita harus punya
empati terhadap mereka tapi empati aja nggak cukup Kita juga harus punya
authority authority dalam artian hak buat bisa dipercaya sama si target
audience ini karena kalau misalnya kita nggak bisa cukup dipercaya orang lain
nggak bakal mau tuh ngedengerin solusi dari kita nggak bakal mau nangkep solusi
dari kita
(1:37:38) gimana caranya biar bisa dapat authority yang oke
Ada banyak hal yang pertama Coba aja terus-terusan untuk nolong orang lain
dengan konten yang kita punya terus aja bantu Sampai akhirnya dia yang awalnya
nggak percaya karena sering ngerasa terbantu sama konten kita akhirnya dia jadi
percaya sama kita itu cara cara pertama cara keduanya adalah dengan quote and
quote mendompleng Nama lain nama lainnya bisa dalam artian orang lain atau bisa
juga dalam artian lembaga lain kalau misalnya dalam konteks brand kita
bisa-bisa aja untuk ngomongin
(1:38:19) hal-hal yang bisa ngebawa dampak Oke buat otority
kita misalnya kita dapat penghargaan Nah itu bakal perlu kita update di media
sosial salah satu contohnya yang kemarin misalnya dapat Linkin top startup itu
saya update tuh di Link in untuk di linknya flip gitu ya atau misalnya pada
saat dapat penghargaan lain Entah itu dan lain sebagainya tapi bisa juga ketika
kita dipercaya ketika badan kita dipercaya sama pihak lain yang mungkin jauh
lebih besar dari kita dari sisi nama itu juga bisa tuh kita update di sana
Secara
(1:38:54) nggak langsung itu bakal ngebawa dampak ke
authority Kita juga bisa jadi jauh lebih besar dan jauh lebih oke lagi otority
yang kita punya itu atau approval dari yang lain misalnya kayak inget gak dulu
tuh Pure It dia tuh suka banget tuh pakai teknik authority ini Pure It sudah
teruji di lab IPB dan IPB Nah itu dia kayak gitu kan ketika ngiklannya dia
pakai autor itu biar bisa dipercaya sama orang lain Nah dengan bermodalkan
empati sama authority ini ini bakal ngebuat kita jauh lebih mulus ketika kita
menyediakan solusi untuk
(1:39:34) bisa ngebantu masalah yang dihadapin sama audience
kita solusinya berupa konten kalau misalnya kita ya otomatisnya konten dan
konten itu nggak cuma konten yang sifatnya edukatif tapi hiburan pun juga nggak
masalah tergantung dari masalah apa yang memang lagi dihadapin sama si audience
ini dan dengan mindset menolong ini setidaknya yang terjadi sama diri saya
sendiri saat menulis konten itu bakal jadi jauh lebih bernyawa karena niatan
awalnya tuh beda kelihatan awalnya pengen nolong orang pernyataan awalnya
pengen bisa ngasih manfaat untuk orang
(1:40:09) lain lewat konten yang kita tulis dan saat proses
menulis itu beda nih Coba teman-teman Mungkin pernah ya ngerasain yang kayak
gitu seketika kita nulis sesuatu udah lagi bukan karena tugas tapi emang Karena
niatan untuk bisa menolong orang lain hasil tulisan ya bakal beda banget dan
itu juga bakal dirasain sama audience kita nantinya dan ketika udah punya
empati sama otority juga enak-enak aja saat kita pengen mencoba menolong dengan
cara yang lain ya yaitu dengan menginformasikan satu buah produk atau jasa Jadi
bukan
(1:40:44) satu buah dosa ya pastinya ketika kita pengen
promosiin produk ataupun jasa yang kita punya cuma niatan awal pengen
menolongnya Jangan sampai hilang karena nanti itu yang bakal ngebuat konten
yang kita tulis bakal berbeda dan produk ataupun biasa yang kita tawarkan bakal
bisa lebih diserap dengan baik juga gitu yang pertama soal mindset menolong
sama yang kedua fokus utamanya adalah gimana kita bisa ngasih ngasih ngasih dan
terus ngasih value ke target audience kita tanpa perlu memikirkan soal masalah
jualannya
(1:41:19) dulu gitu Terus jualannya Kapan jualannya disaat
yang tepat dalam beberapa case misalnya ada nih salah satu rekan saya dia itu
jualannya satu tahun setelah aktif menulis di media sosial nah menariknya dia
kan satu tahun itu sama sekali nggak Nggak duit ya dari followersnya dan
menariknya ketika dia pada akhirnya launching produk Setelah 1 tahun itu
produknya bisa langsung laku ribuan dalam waktu satu pekan jadi ada satu buah
teori yang menarik banget menurut saya dan ini diucapkan sama salah satu panutan
saya Gery V
(1:42:04) semakin lama kita menahan nafas dalam artian tidak
menarik keuntungan dari followers kita akan semakin besar juga peluang duit
yang bisa kita dapatkan di masa depan Nah kalau dalam konteks media sosial itu
bisa juga dipakai misalnya kayak yang tadi yang temen saya dia benar-benar
aktif selama setahun dulu untuk ngasih value baru satu tahun kemudian dia
ngeduitin followersnya tapi kalau misalnya dalam konteks brand yang memang
jualannya saat ini setiap hari nggak bisa dong pastinya ya nunggu 1 tahun dulu
bisa pakai pola kayak gini
(1:42:41) misal pola pertama adalah hari pertama ngasih
konten biasa hari kedua konten biasa ketiga konten biasa keempat konten biasa
di hari kelima konten jualan jadi nggak banyak gitu konten jualannya bener
kasih value dulu atau pakai pola yang kayak gini pun juga bisa misalnya dari
satu konten nih di slide 1 value slide 2 kasih value slide 3 kasih value sampai
akhirnya di slide 7 masih kasih value di slide 8 sampai dengan di slide ke-10
baru konten jualan itu kalau misalnya bentuknya yang carousel kalau yang video
berarti dari
(1:43:21) detik per detik aja gitu kan di 3 detik pertama
dia ngasih value sampai akhir bukan di 3 detik pertama di detik-detik awal
misalnya sampai di detik ke-20 dia ngasihnya value di detik berikutnya baru
call to action cek aja di keranjang kuning bisa kayak gitu juga jadi ya Fokus
utamanya emang ngasih manfaat dulu sih baru Akhirnya bisa jualan di saat yang
tepat nah yang berikutnya adalah Story brand Story brand ini secara
sederhananya adalah 7 elemen yang mesti teman-teman kuasai agar bisa tahu nih positioning
kita atau hubungan yang pengen dibangun
(1:44:02) antara konsumen kita sama kita sebagai brand itu
mau kayak gimana hubungannya Nah dengan kita mengetahui hal yang tadi kita
bakal bisa nge-dewin message yang jelas untuk target audiens kita ini Beberapa
elemen yang bisa dipelajari nanti di dalam buku Story brandnya yang pertama
adalah karakter elemen pertama ini karakter yaitu audience kita alias konsumen
kita kita di sini harus paham banget mereka itu siapa Pengen ngapain dan punya
masalah apa dan masalahnya itu nanti didetalin di bagian sini rasa problem dan
masalahnya itu biasanya bakal dibagi
(1:44:44) ke dalam 3 level masalah eksternal masalah
internal sama masalah filosofical external itu sesuatu yang kelihatan internal
yang dirasakan filosofil yang jadi keyakinan sama dia terus musuh utamanya
siapa ini Kita juga harus paham terus ketemu sama guide ketemu sama guidenya
ini adalah kita sebagai brand kita bukan menjadi tokoh utama dalam ceritanya si
audience kita Justru malah cuma jadi seorang tokoh tambahan yang tujuan
utamanya ngebantu si karakter utama atau audiens ini untuk bisa mencapai tujuannya
dan kita sebagai guide ngasih
(1:45:22) rencana yang bisa dilakukan oleh si audiens kita
agar bisa menyelesaikan masalahnya dan ngajak dia untuk ngelakuin sesuatu
hingga akhirnya berujung ke satu buah kesuksesan dan terhindar dari kegagalan
dan terjadi transformasi dalam kehidupannya dari yang awalnya gimana setelah
ketemu kita jadi seperti apa 7 elemen ini jadi 7 elemen yang penting banget
untuk bisa kita kuasain karena ketika Kita paham betul 7 elemen ini kita bakal
bisa ngebuat banyak hal tuh ngebuat kopi yang menarik nah buat campaign yang
menarik
(1:45:57) buat landing page yang menarik dan lain sebagainya
dan teman-teman saya akan sangat encourage untuk beli buku ini pastinya beli ya
Jangan download yang ilegal nanti khawatirnya nggak berkah kalau misalnya cuma
download yang ilegal gitu beli buku ini di Google Play Store ada judulnya
building Story brand ditulis sama Donald Miller ending dari buku ini adalah
gimana kita bisa ngejelasin message yang mau kita sampaikan ke konsumen lewat
memahami 7 elemen tadi berikutnya membuat konten plan dengan campaign sebagai
payungnya
(1:46:34) Nah untuk masalah campaign ya campaign itu kita
buat kita adakan Tujuannya adalah untuk bisa ngejaga pesan yang mau kita
sampaikan dari setiap konten yang kita buat nah ini saya ilustrasikan kayak
gini kan Misalnya ada pesan orange tapi ketika masuk ke satu buah campaign
terus ada jadi biru dan Ini mesti kita jaga gitu pesannya Nah si payungnya ini
tujuannya tadi untuk bisa bukan untuk untuk bisa ngejaga pesannya kan pesan
utama yang mau disampein dalam satu buah periode Champion sebisa mungkin tetap
sama nah cuma ngejaga
(1:47:15) pesan tetep sama aja nggak cukup oke gitu kita
sebisa mungkin harus bisa ngejaga alur dari penyampaian kontennya itu juga
tetap rapi dan bisa dinikmati pada akhirnya jadi bukan bukan sekedar ngebuat
konten dengan pesan yang sama tapi bagaimana membuat konten yang
berkesinambungan dengan pesan yang sama ini salah satu contohnya ketika kan
karena kan ketika kita ngebuat satu buah plan konten ya dari satu buah campaign
panjang gitu pasti ada aja tuh sesuatu yang disisip-sisipkan entah itu promosi
atau mungkin kebutuhan
(1:47:59) konten dari tim lain dan itu nggak bisa dihindari
pasti ada aja dari waktu ke waktunya nah yang bisa kita lakukan adalah mencoba
menyesuaikan konten yang di request entah itu dadakan ataupun dari jauh-jauh
hari tapi nggak berkaitan langsung sama campaign kita harus bisa menyesuaikan
itu dengan pesan yang mau disampaikan di dalam campaign pesan utama yang belum
disampaikan dalam campaign contoh ini kan lagi ngejalanin flip game pada saat
itu nah tapi ada konten titipan nih konten titipan dari campaign lain yang
bekerjasama dengan
(1:48:34) berbagai macam lembaga finansial nama rahasiamu
nah yang saya lakukan pada saat itu adalah mencoba menyesuaikan message yang
mau disampaikan di datamu rahasiamu ke dalam campaign shift game itu sendiri
Karena pada saat itu peserta baru aja menyelesaikan satu buah tantangan satu
buah game yang ada di flip game nah konten ini saya naikin dan bisa jadi satu
buah komunikasi yang menarik juga di sini saya sampein ke hati-hati ya kalau
misalnya nanti ada pihak lain yang mengatasnamakan flip Pokoknya kita harus
menjaga data-data
(1:49:10) kita karena data murah rahasiamu terutama pada
saat flip game ini kayak gitu kurang lebihnya jadi dijahit ke dalam SI Ca yang
lagi berlangsung contoh kedua ada titipan jingle flip nah titipan jingle flip
ini dia kan nggak berkaitan langsung ya pastinya dengan champion yang lagi
berjalan di sini si flip game Nah terus gimana caranya biar dia bisa masuk
karena sebelum karena apa namanya karena ini dibuat sebelum permainan
berikutnya di umumkan akhirnya si jingle-nya ini diposisikan sebagai musik di ruang
tunggu Nah makanya di sini
(1:49:54) dipublikasikannya Oke Kak selagi menunggu game
berikutnya silahkan nikmati lagu berikut ini ya kayak gitu Jadi seolah-olah
malah jadi nyambung menjadi bagian dari campaign yang lagi dilangsungkan terus
bukan cuma itu saya juga minta mereka untuk coba ngebayangin kira-kira animasi
Seperti apa ya yang terbayang saat mendengarkan jingle ini karena nantinya main
frame mau bikin satu buah video animasi dari ide-ide Kakak nah padahal pada
saat itu ide padahal pada saat itu video animasinya udah jadi tapi lagi-lagi
kita balik ke prinsip yang
(1:50:30) sebelumnya selalu melibatkan audience dalam
keputusan apapun event itu konten promosi dan di kemudian harinya Ketika saya
mempublikasikan jingle beserta animasi saya waktu di captionnya Makasih ya Kak
atas idenya ini loh hasil karya kita bersama seperti itu contoh ketiga ini pada
saat game transfer tebak angka karena kan di game tebak angka ini user diminta
untuk transfer angka unik ya senilai 65432 tapi angka ini bisa didapatkan
setelah menyelesaikan satu buah Riddle atau teka-teki nah pada saat itu ada
kebutuhan dari tim lain untuk bisa
(1:51:15) mempublikasikan informasi ini bahwa flip bisa
transfer 24 jam ada 4 tambahan bank lainnya gitu kan bisa transfer 24 jam Nah
untuk bisa masukin ke si flip game akhirnya dikomunikasikannya seperti ini buat
kakak yang tadi kelewatan untuk transfer di atas jam 8 malam jangan khawatir
karena ada 4 bank tambahan yang bisa transaksinya 24 jam Jadi Kakak masih bisa
buat ikutan nih game yang ketiga untuk transfer sejumlah angka unik yang ada di
dalam teka-tekinya seperti itu jadi bener-bener dijahit dimasuk-masukin dan
konteksnya jadinya
(1:51:54) tetap konteks [Musik] nah berikutnya kita sebisa
mungkin berfokus sama konteks itu secara definisinya adalah keadaan sekitar
yang menjadi latar belakang sebuah event pernyataan atau ide dan bisa
memudahkan kita sebagai audience untuk memahami atau menilai sesuatu dan ada
dua jenis konteks yang biasanya dipakai dalam pembuatan konten konteks yang
pertama adalah audience jadi ketika audience beda maka kontennya juga bakal
berbeda kalau yang berikutnya adalah konteks momentum ketika event yang lagi terjadi
berbeda maka kontennya juga akan
(1:52:34) berbeda kopi yang kita tulis juga akan berbeda
seperti itu Ini contohnya mohon maaf yang di sini bukan karya dari saya sendiri
yang pertama misalnya soal audience ya audience dengan topiknya jualan hewan
kurban Nah kalau misalnya kita lihat di sini audience-nya bisa kita anggap ada
dua jenis nih audience yang pertama adalah menengah ke bawah sama audience yang
kedua menengah ke atas dari mana kita tahu yang sebelah kiri adalah untuk yang
menengah ke bawah karena yang di highlight adalah harga murahnya dan biasanya
itu menjadi consideran utama
(1:53:13) bagi teman-teman yang ada di kalangan menengah ke
bawah untuk bisa berkurban harganya masuk hal atau tidak Tapi kalau misalnya
untuk yang udah ada di level menengah ke atas dia udah nggak terlalu peduli
lagi sama harga makanya yang ditekankan adalah masalah messagenya korbanmu
kendaraanmu seperti itu jadi audience berbeda maka Pesan yang disampaikan atau
cara berkomunikasi juga berbeda lalu berikutnya konteks momentum Sebentar ya
saya keluar dulu oke yang kedua adalah konteksnya
(1:54:24) momentum yaitu event yang lagi terjadi gitu ya Nah
kalau misalnya kita lihat di sini yang di sebelah kiri itu konteksnya adalah
gajian tapi yang sebelah kanan konteksnya adalah hari Jumat gitu ya Nah maka
dengan konteks yang berbeda otomatis kontennya juga bakal berbeda juga dan ini
berlaku secara umum nih kalau misalnya kita mau membuat konten coba perhatikan
yang dua hal tadi setidaknya audience-nya kayak gimana momentum yang lagi
terjadi kayak gimana apalagi kalau momentum yang terkait sama trend ya itu juga
jadi satu hal menarik
(1:54:57) juga tuh untuk bisa kita pertimbangkan dalam
membuat konten di media sosial kita berikutnya nah ini masih ngomongin soal
momentum so memanfaatkan tren atau momentum yang tepat tadi kan sempat ada yang
nanya ya gimana sih proses berpikirnya ketika ada satu buah trend baru yang
muncul kita harus ngapain nah pertanyaannya adalah Apakah tren wajib diikuti
atau tidak setiap kali kita melihat satu buah tren baru Coba deh satu orang
rise hand dan coba ungkapin pendapatnya kira-kira wajib nggak kita ngikutin
satu buah trend
(1:55:34) oke ngulangin dari penjelasan keahlian sebelumnya
Apakah wajib diikuti tergantung tergantung dengan apakah cocok nggak sih tren
itu untuk bisa kita ikuti kalau dari saya pribadi Biasanya kalau trendnya itu
udah bener-bener rame dan kita sendiri nggak udah istilahnya nggak nggak bisa
ngambil sesuatu yang baru dari trend itu lebih baik Jangan karena cuman akan
jadi repetisi aja gitu sih Jadi tergantung Apakah tren itu sesuai dengan brand
kita dan apakah memang bisa dimanfaatkan untuk untuk kita jadikan sebagai
momentum kita
(1:56:27) untuk dapat impresi jauh lebih gede gitu sih nah
penjelasannya seperti ini dari Kalau teman saya tadi kan saya ngejelasin secara
lisannya sekarang ada gambaran visualnya jadi setiap kali ada trend yang
terjadi dan kita mau memutuskan untuk pengambil atau enggak setidaknya pastikan
ngelewatin 3 saringan ini dulu saringan yang pertama adalah dari sisi value
atau nilai-nilai yang dianut sama brand ataupun dijaga trennya sesuai atau
enggak sama value kita training sesuai atau enggak dengan nilai-nilai yang kita
jaga gitu kan
(1:57:10) kalau misalnya nggak ya udah sebaiknya ditinggalin
aja karena kan akan sangat disayangkan ya kalau misalnya kita memaksakan satu
buah trend tapi itu nggak sesuai sama value kita lalu berikutnya saringan
berikutnya adalah konten pilar konten filler definisi sederhana yang saya ambil
adalah 3-5 topik yang mau kita buat terus-menerus dan pada akhirnya bisa jadi
ciri khas kita ini sesuai atau enggak nih tren yang lagi berlangsung bisa
dimasukin gak ke konten pilar kita kalau misalnya nggak bisa dimasukin Ya udah
lebih baik
(1:57:41) ditinggalkan aja nah yang berikutnya saringan
berikutnya adalah kira-kira bisa nggak ya kita bawain dengan point of view baru
dengan sudut pandang baru kalau misalnya nggak bisa Ataupun mungkin kita mentok
banget nih nggak kepikiran sudut pandang barunya Seperti apa daripada
ikut-ikutan orang lain sebaiknya enggak usah dibuat aja tapi kalau misalnya
kita bisa menemukan sudut pandang baru yang lebih fresh yang lebih menarik buat
dibahas ataupun buat dikonsumsi orang-orang silakan dibuat apa namanya
kontennya nah selain yang
(1:58:16) sudah pandang baru sebenarnya bisa juga ada
saringan berikutnya yaitu kira-kira trend yang lagi terjadi bisa sesuai atau
enggak dengan campaign yang lagi berlangsung dengan pesan utama yang lagi ingin
disampaikan dalam satu periode Champion tertentu kalau misalnya bisa silakan
diambil tapi kalau misalnya nggak bisa terlalu patah gitu ya mendingan
ditinggalin aja trennya ini salah satu contoh Gimana saya manfaatin trend pada
saat itu ini di tahun 2020 pada saat ada drama startup yang lagi berlangsung di
netflix
(1:58:52) dan itu populer sekali cuma tentunya pada saat itu
nggak saya sulap jadi campaign karena belum punya kapabilitas untuk kebutuhan
campaign jadi saya sulapnya trend tersebut jadi konten aja nah di drama startup
tersebut pada saat drama startup ini lagi naik ya itu semua brand menunggangi
tren ini benar-benar rame banget bahkan sampai ada salah satu tempat makan yang
dia sampai bikin tim hanji pyong tim 6 dosen gitu kan jadi bener ribut masalah
dua hal itu atau di beberapa tempat lain juga bikin konten mengenai si drama
startup ini dia
(1:59:29) bikin kontennya misalnya pelajaran bisnis dari
drama startup atau pelajaran finansial dari drama secara rata-rata pada kayak
gitu bikin kontennya ataupun mim yang beredar dan sama juga Meme yang beredar
gitu-gitu aja nah saya nggak pengen nih bikin konten yang sama kayak mereka
yang gitu-gitu aja karena khawatirnya orang bakal bosen akhirnya langkah yang
saya ambil adalah mencoba menelaah sidrama terapi ini apa sih sebenarnya apa
aja hal-hal unik di sana terus kira-kira ada nggak ya sesuatu yang bisa
dikaitkan sama flip gitu Nah
(2:00:06) akhirnya yang pertama kali terlihat adalah dari
sisi nama pada saat itu namanya mirip kayak tempat saya kerja yaitu flip tag
Nah dari dua hal ini saya coba cari tahu lebih lanjut apalagi yang bisa
dibandingin dari keduanya Ternyata banyak salah satunya ini misalnya pendirinya
samsantek itu ada unsur nama yang sama ada Kim yongsan 6 dosen sama Lie Chuo
San sama-sama ada unsur sannya Nah terus saya coba cari tahu di flip ada juga
nggak ya unsur nama yang sama ternyata ada tapi maksa lipstik didirikan oleh 3
orang yang ada
(2:00:47) unsur Ar dalam namanya ini buktinya nih Ginanjar
terus ya dilihat dan banyak komentar yang masuk gitu Pokoknya Maksa banget nih
perbandingan namanya gitu kan tapi nggak masalah akhirnya orang ternyata jadi
suka karena konten ini nyanyiin sudut pandang yang baru dibandingin
konten-konten lainnya yang beredar yang soal pelajaran finansial pelajaran
bangun bisnis dan lain sebagainya Ya udah saya bikin konten yang kayak gini dan
padahal kontennya ini akhirnya itu ada promosi mengenai fitur-fitur flip apa
aja gitu cuma bisa diterima sama
(2:01:34) audience dan bahkan engagement itu bisa ribuan
pada saat itu komentarnya juga banyak sekali gitu jadinya trennya bisa sama
tapi sebisa mungkin kita nyari point of you yang berbeda jangan sampai sama
dengan orang lain juga nah terus berikutnya ini yang konten berbasis trend juga
pada saat orang lain bikinnya adalah apa namanya Meme doang tentang Ci flip
tentang sirkuit game dan saya Justru malah bikin gamenya beneran gitu dan
kendatipun ada mim yang dipakai mimnya juga bener Ditarik untuk ke konteks
championnya sendiri Contoh ini mimnya
(2:02:16) yang pada saat itu muncul ya kan kalau mim aslinya
itu ada jihun tokoh utamanya diselamatin sama Ali sesama peserta biar si gihoon
aman tuh dari tembakan di permainan Red Light Greenlight game di sini saya
khawatirnya nggak nggak nyambung nonton nggak nonton nggak nonton full nonton
nonton Alhamdulillah berarti setidaknya bisa nyambung ya nggak nonton tapi tahu
oke Nah di sini konteksnya saya ubah yang ada di bawah bukan gihon tapi jadi
minflip alias saya yang kebingung yang kewalahan karena peserta kebanyakan
(2:03:02) terus di sini pak marsani yang ngebantu ngejagain
biar nggak oleng gitu dan memang pada saat itu kontek Saya lagi Pendaftaran kan
akhirnya dapatlah 79000 peserta ini seperti itu tapi lagi-lagi ini disaring
banget tren yang lagi terjadi disaring dan dijadiin kontekstual sama apa yang
lagi pengen kita sampaikan nah berikutnya adalah yang penting untuk kita
lakukan menaruh perhatian serius pada kanal distribusi konten masih ingat ya
soalnya bahwa kanal distribusi konten biasanya ada tiga hal ini aja nggak
jauh-jauh yang pertama ada
(2:03:44) onmedia segala sesuatu yang ada dalam kendali kita
dan ketika kita pengen ngebuat konten di sana nggak perlu bayar apapun kita
bebas menentukan mau tayangnya Kapan lalu Berikutnya ini sama sebenarnya ada
dalam kendali kita tapi ketika kita ingin menjangkau lebih banyak lagi kita
harus bayar sesuatu tapi ada juga yang nggak ada di dalam kendali kita
contohnya influencer yang dia punya akun media sosialnya sendiri lalu media
sesuatu yang di luar kendali kita dan ini bener-bener sesuai sama kehendak Yang
punya dia mau
(2:04:17) ngebahas tentang kita atau tidak Tapi sebenarnya
bisa diusahakan antara media maupun online media Nah untuk on media tadi ya
kita nggak perlu ngeluarin Biaya apapun untuk bisa ngejangkau target audiens
ataupun pelanggan ini yang dan untuk di on media pada saat kita pengen
ngedistribution konten Ya udah distribusiin aja sesuai dengan rencana ataupun
ketentuan tim yang udah kita sepakati sesuai sama jadwalnya masing-masing itu
di berbagai macam kanal tapi ada satu hal yang menarik yang sebenarnya bisa
kita lakukan agar distribusi konten kita bisa
(2:04:51) jadi jauh lebih efektif di outmedia caranya adalah
dengan Cobalah Untuk membuat satu buah konten pilar ini definisi konten pilar
atas ini beda lagi ya mungkin biar nggak bingung konten yang panjang dan dari
satu buah konten yang panjang ini kita coba pecah-pecah menjadi berbagai macam
konten pendek lainnya itu bisa wujudnya bisa macam-macam tuh bisa potongan
video bisa jadi quotes bisa jadi story bisa jadi campuran beberapa video bisa
jadi gif gambar bergerak gitu ya dan lain sebagainya dan setelah dipecah-pecah
(2:05:27) cobalah untuk dipublikasikan di berbagai macam
media sosial lainnya jadi ini bakal hemat waktu kita cuma modal satu konten
tapi bisa jadi banyak sekali konten yang diproduksi pada akhirnya padahal modal
cuma satu konten Contohnya seperti apa ini salah satu contohnya flip sempat
bikin web series namanya lovely gue jual tayangnya pas di bulan Ramadan kemarin
pemasukan nggak ada pengeluaran banyak udah kayak peribahasa ini mah terpasak
daripada pesek Entar saya nanti bisa ditonton sendiri dia mirip Respon yang
lainnya juga ada
(2:06:08) yang mirip Prigen Nah dari satu web series ini
yang terdiri dari beberapa episode ini kami coba peras semaksimal mungkin untuk
bisa dijadiin konten-konten lainnya salah satu contohnya adalah konten potongan
video yang nanti harapannya bisa ngarahin orang-orang buat masuk ke YouTube
terus juga dari berbagai macam konten yang ada di sana dicoba diambil jadi kuis
Nah akhirnya jadilah kuis yang ini padahal modalnya ya tadi bener-bener satu
konten itu aja satu rangkaian konten disulap menjadi berbagai macam konten
lainnya dan itu bisa lintas
(2:06:46) platform ini kan di tayang ini di YouTube cuma
untuk konten pecahan-pecahan ini Justru malah ditayangin di Instagram di
Twitter dan lain sebagainya biar dia bisa Cross channel pada akhirnya
memasukkan gak ada pengaturan banyak atau yang kayak gini bisa juga di satu
channel yang sama pada saat itu flip ngadain IG live barang investasi dan
durasi videonya kurang lebih 1 jam ya dari satu jam ini kami coba pecah tuh ada
yang jadi konten quotes ada yang jadi potongan video ada juga yang jadi konten
carousel jadi bener-bener diperas
(2:07:26) semaksimal mungkin dari satu buah konten menjadi
banyak konten lainnya dan sekali lagi Ini adalah cara yang efektif biar kita
nggak terlalu capek untuk ngebuat konten nah berikutnya ada Path media ini
adalah kanal di mana Kita perlu ngeluarin duit buat bisa menjangkau orang yang
lebih banyak atau lebih luas Biasanya kalau misalnya dalam konteks media sosial
Ya udah kita bisa ngiklan langsung aja Nah karena masing-masing media sosial
dia punya layanan iklannya sendiri ada Instagram @sticktock Edge Twitter dan
lain
(2:08:01) sebagainya dan sekarang udah dimudahkan sekali lah
buat proses iklannya bahkan settingan-iklannya juga udah nggak udah nggak ribet
ada yang bener-bener kita bisa serahin ke platform aja biar mereka yang nentuin
kontennya mau didistribusikan ke mana tahu kita juga bisa ngiklan lewat
influencer By the way soal masalah influencer nanti bakal ada satu sesi
tersendiri yang ngebahas detail mengenai influencer sebaiknya Seperti apa cara
memilih influencer Gimana cara ngitung keberhasilannya gimana Tapi secara garis
besar yang pengen saya sampaikan yang di
(2:08:34) sini adalah ketika kita mau bekerjasama dengan
influencer pastikan Pesan yang disampaikan itu jangan jauh berbeda dari
karakter sehari-hari si influencer dalam mengkomunikasikan kontennya dia karena
kalau misalnya sampai beda dari cara mereka berkomunikasi biasanya ya nanti
bakal terasa banget lah sama si audience mereka hingga akhirnya mereka malah
nggak mau nontonnya karena kan seringnya ada yang kayak gitu tiba-tiba
karakternya berubah gitu ketika ngobrolin satu buah produk terus sebisa mungkin
Pesan yang disampaikan
(2:09:12) juga halus jangan sampai langsung tiba-tiba eh
beli ini deh soalnya lagi ada diskon abcd jangan kayak gitu Contohnya kayak
gini ya guys ternyata yang kemarin aku spiel tentang yang flip itu yang pada
ngehemat itu banyak banget ya guys ya kenapa ini ada konteks ternyata yang
dispel tentang flip karena di Story sebelumnya ada tuh yang dia ngomongin soal
flip juga tapi bukan ke promosi melainkan lebih ke arah penasaran ini beneran
ada ya Yang sehemat ini kalian ada juga nggak sih yang beneran hemat ini selama
pakai flip
(2:09:51) gitu Jadi bukan dia mempromosikan Eh gua pakai
flip loh bukan ada 1000 lebih dan nih ya kalian harus lihat ada yang hematnya
sampai 17 juta tuh ya sampai aku udah hemat 17.23.500 keren banget ya guys ya
pasti dia itu transfer per harinya tuh banyak banget jadi gitu baru setelah ini
dia bakal ngepromosiin yang sesuai sama keinginan tuh guys ternyata yang
berikutnya adalah yang tidak bisa kita kendalikan tapi sebenarnya bisa
diusahakan salah satu contoh pengusahaannya tuh kayak begini jadi ini contoh
yang pertama dulu tuh
(2:10:36) sempat ada satu buah akun media sosial namanya
taktik Boom dan dia pada saat itu lagi ngomongin soal wfh atau wfo akhirnya
banyak tuh para pekerja yang cerita soal kantornya alhamdulillah gue sih wfh ya
bla bla segala macam ya gitu kan Nah salah satu anak klip ada yang ngebales ke
DM dia nyeritain deh tuh Soal flip itu ufh habis itu di repost sama pihak
praktek Boom ke IG storynya soal si ini nah saya sebagai admin flip ngerasa
diuntungkan kan di satu sisi bahwa flip bisa dapat exposure gara-gara si taktik
Boom Akhirnya saya ngucapin
(2:11:23) Makasih lah ke pihak mereka Makasih ya udah
nyeritain pengalaman si Kakak ini gitu kan wah sama-sama tapi setelah itu saya
Itu sebenarnya cuma ngasih info doang ke mereka kalau saat ini tuh lagi ada
hiring di flip Mohon doanya biar lancar kalau misalnya Min Bu mau ikutan juga
nggak papa lho dan sama sekali nggak ada arahan eh bantuin share ini dong Min
bum ke apa namanya ke IG Story juga nggak ada arahan kayak gitu cuma karena
proses interaksi yang terjadi ya natural dan tulus-tulis aja ternyata malah
di-share sama adminnya taktik Boom
(2:11:59) di IG story-nya padahal seperti yang kita tahu
Biasanya kalau untuk media digital itu saat kita pengen dapetin slot di Story
atau slot David Iya saya kan kita perlu mengeluarkan sejumlah uang tapi ini
ternyata bisa dapat secara gratis dengan bermodalkan interaksi yang benar-benar
tulus tanpa ada harapan Apapun buat dipublikasikan dan hal yang serupa juga
terjadi nih ke bapak-bapak ID jadi kalau saya sendiri udah ngejalin komunikasi
sama bapak-bapak ini dari 2020 udah ada balasan DM sering komen satu sama lain
Dan suatu ketika saat
(2:12:37) pendirinya flip dapat Force 30 saya ngabarin juga
ke bapak-bapak di Pak alhamdulillah nih pak dapat penghargaan ini Makasih
banyak ya buat dukungannya selama ini ternyata malah di share ke IG Story dan
lagi-lagi ini gratis dan biasanya sekali lagi media digital perlu bayar kan
kalau misalnya kita mau naikin ke Story tapi ini bisa dapat secara gratis hanya
dengan bermodalkan Interaksi yang tulus antara brand ataupun ke pihak lain ya
jadi penting bagi kita sebagai brand untuk bisa nih ngejalin interaksi sama
brand-brand lain
(2:13:13) dm-diaman sama user ngebalas-jelasin komen dan
lain sebagainya karena nggak ada yang tahu kebaikan Seperti apa di masa depan
yang bakal bisa terjadi sama brand kita tapi kuncinya satu yang penting tulus
saja pada saat Nah bisa juga contoh media kayak gini ada orang nge-review
produk ada orang review cara pakai Pengalaman pakai produk kita dan lain
sebagainya dia bakal secara sukarela ngupload di YouTubenya bisa juga
sebenarnya kalau misalnya kita mau ngadain kompetisi untuk orang-orang bikin video
serupa kayak gini cuma ya mendingan terjadi
(2:13:48) secara natural kan toh gratis ini nah seperti ini
disampaikan Seiring berjalannya waktu saya ngebaca ada satu buah pola menarik
yaitu S3 marketing S3 marketing ini saya ngelihatnya adalah gabungan dari Path
media sama earn media dimana ketika ada influencer dia mengungkapkan sesuatu
orang-orang yang jadi followers influencer itu bakal lihat itu sebagai
postingan biasa padahal itu sebenarnya postingan promosi di akhirnya tuh nanti
bakal ada sesi khusus kita bakal ngebahas tentang S3 marketing ini di bagian
influencer dan moment marketing
(2:14:32) nah berikutnya adalah pastikan selalu melibatkan
komunitas dan kalau memungkinkan melibatkan influencer masih ingat ini ya bahwa
posisi kita itu sama audience kita tuh ada sebagai orang yang ngebantu audience
untuk mencapai tujuannya Oleh karena itu kita sebagai brand sebaiknya selalu
melibatkan audience kita juga karena Biar bagaimanapun kita adalah bagian dari
kehidupan audience dari kehidupan mereka dan usahakan kita bisa melibatkan
audience kita dalam konten apapun termasuk konten yang yang sifatnya itu kayak
pengambilan keputusan gitu
(2:15:11) contohnya Ini yang tadi Kalau ini kan tadi udah
sempet saya jelasin kayak gimana nah ini ada juga contoh lainnya pada saat flip
mau meluncurkan fitur top up ke link aja tanpa biaya Nah contoh melibatkan
usernya tuh kayak gimana contohnya ada di sini nih kita mencoba melihat
kegiatan user dan itu kita coba masukin di dalam kontennya karena ada fitur
baru ini semua aktivitas harian Kakak jadi makin lancar aktivitasnya apa aja
dimuat di sini seperti itu lalu berikutnya saya bisa mungkin tidak meninggalkan
interaksi dan evaluasi
(2:15:55) nah interaksi tadi bisa dilakukan dimanapun bisa
di konten kita bisa juga di konten orang lain dan juga aktif berinteraksi lewat
DM juga karena ini jadi satu hal penting ya untuk bisa dilakukan biar konten
kita di kemudian hari pun bisa muncul lebih sering di feed orang yang kita ajak
interaksi lewat DM dan juga aktif memantau perkembangan akun kita nih setiap
pakannya ini yang saya pakai Tentu aja datanya Ini yang ada di sini data dhami
kalau misalnya teman-teman mau nanti bakal saya share filenya biar bisa dipakai
juga di tempat
(2:16:31) masing-masingnya nanti tinggal disesuaikan aja
dari sisi matrix-matriksnya seperti itu dan di sini sekali lagi yang saya
pantau bukan cuma perkembangan Akun sendiri tapi juga perkembangan akun
kompetitor Nah untuk akun kompetitor biasanya dipantau dengan analisa.io kalau
untuk di Instagram tapi kalau di Link In memantaunya itu dengan kompetitor
analytics bawaan yang memang sudah ada di Link In dan pertemuan di pekan depan
bakal coba kita bedah sih Gimana cara makenya Oke segitu dulu untuk yang sub
bab ketiga silahkan kalau misalnya ada yang mau
(2:17:19) ditanyain tapi terbatas ke satu pertanyaan kali ya
biar kita ada waktu untuk masuk ke sub bab berikutnya silahkan teman-teman
langsung resign aja Ya silahkan ke antrian Halo kalian halo halo buat yang tadi
soal yang 7 elemen itu nih kak yang karakter terus kayak di satu konten ada
semuanya atau bisa kayak bikin alur itu sih guys jadi kayak misalnya dalam
seminggu itu kayak awal post pertama kita kasih tahu kayak foto Kalian ada
masalah ini nih terus nanti post berikutnya pokoknya kayak disambungin gitu lah
atau satu konten
(2:18:17) aja gitu kalau misalnya saya ngegunainnya bukan
kayak gitu Tapi lebih ke arah misalnya ketika pengen bikin satu buah campaign
Nah kita coba buat tuh Story lainnya kayak gimana sih sebenarnya dari campaign
tersebut biar setiap orang yang ada di dalam tim bisa punya gambaran yang sama
dari keberadaan 1 buah campaign tadi atau diterapkannya juga bisa di dalam
konteks company secara keseluruhan jadi bener-bener dapat gambaran setiap orang
yang ada dalam Company oh begini loh ternyata positioning antara kita dan juga
target audience kita tuh pengen
(2:18:56) ngebantunya di bagian apa audio kita punya masalah
apa ini yang bakal jadi landasan kita untuk membuat berbagai macam hal
kedepannya Jadi bukan diterapkan langsung di dalam satu buah konten ada Story
brand tersendiri Walaupun mungkin mungkin aja untuk dilakukan seperti itu tapi
kalau saya sendiri Makanya lebih ke arah ketika ngebuat campaign Agar kita tahu
Gambaran championnya seperti apa dan juga dari clien saya yang lain Justru
malah makenya untuk ngegambarin company nya dia sendiri hubungan yang mau
dibangun
(2:19:33) antara dia dan audience kayak gimana gitu kalau
dalam yang konten harian belum pernah saya coba tapi mungkin bisa satu hal yang
mungkin bisa dipakai juga itu biasanya pas nulis landing page Nah itu saya
pakai kayak gitu juga pas nulis oke oke satu lagi deh Boleh silahkan Ada lagi
satu lagi Oke silahkan Kak Andika Wisnu aku mau nanya aja sih yang tentang tadi
nyinggung kita filter trend kan Ya itu kan tadi sempat kalian soal warna-warna
dari trend itu itu kategorinya ada warna apa aja sih Kak supaya bisa cocok sama
(2:20:36) karakter brand kita Wah nanti saya cek dokumennya
ya karena saya sendiri banyak banget ada 8 atau 7 Warna gitu nanti saya coba
cek dokumennya oke oke sip oke ya kita lanjutin dulu di masuk ke support yang
terakhir soal peranan campaign dan alur pembuatannya dan ini mostly akan
menjadi pembahasan Kita sebenarnya buat penampakan berikutnya nggak sampai 6
pekan sih paling di Pekan 234 lah Oke masih ingat ini ya teman-teman bahwa
campaign itu hadir sebagai payung konten biar message-nya tetap kejaga dan kita
juga punya peranan untuk jagain alur
(2:21:23) kontennya juga nih biar rapih dan bisa dinikmatin
nah cuma apa sih sebenarnya itu ini bukan dari definisi mana-mana ini cuma
definisi yang saya buat sendiri dari hasil pengamatan dan juga apa yang
dilakukan dalam dua setengah tahun terakhir definisi saya konten itu adalah
usaha untuk konten itu adalah usaha untuk memperkenalkan satu buah produk atau
layanan dan memperkenalkan itu dengan satu pesan yang jelas dan rangkaian
konten atau aktivitas yang terstruktur di berbagai macam kanal jadi sekali lagi
campaign menurut saya
(2:22:07) adalah usaha untuk memperkenalkan satu buah produk
atau layanan dengan satu buah pesan yang jelas dan rangkaian konten atau
aktivitas yang terstruktur di berbagai kanal jadi bukan cuma bertumpu pada
konten tapi bisa juga dengan activation lainnya gitu yang bisa kita lakukan
entah itu online ataupun offline tapi yang pasti semuanya dilakukan secara
terstruktur dan rapih bisa ada korelasi antara satu kanal dengan kanal lainnya
dan pesannya itu nggak putus salah satu contohnya yang paling saya suka ya
selama ngeliat
(2:22:45) berbagai macam campaign ada campaign gojek yang
pasti ada jalan Saya suka banget sama campaign ini karena bener-bener panjang
nafasnya terus dia bisa ngejaga si message pasti ada jalannya dalam waktu yang
cukup lama dan dengan cara yang kreatif lalu berikutnya ada flip sehidup semati
ini adalah campaign yang dilakuin sama flip yang pada saat itu tujuannya untuk
bisa ngebantu pernikahan usernya flip dibiain sampai dengan 100 juta dan dapat
hadiah istimewa juga berupa fotonya dipajang di Billboard foto pernikahannya
(2:23:24) Nah kalau misalnya gojek pasti inget deh momentum
ini ada yang inget gak yang gojek nganterin makanan sampai ke Amerika Wah ini
fenomenal sekali pada saat itu bahkan sampai ada di MV nya ya dan pada saat itu
terjadi kita bisa nikmatin prosesnya kan kalau teman-teman ingat kita bisa
melihat bagaimana si proses dari awal sampai akhir itu rame di berbagai macam
media diomongin dimana-mana dan kita melihat itu ya sebagai satu buah kesatuan
cerita aja kita nggak melihat itu sebagai sebuah promosi yang kasar dan
sebaiknya
(2:24:11) camp ya kayak gitu Dan saya yakin ini pun campaign
sebenarnya nggak mungkin ini tuh terjadi secara natural begitu aja karena
ending Di Akhirnya gojek bisa nampang di dalam videonya gitu jadi ya Ini adalah
salah satu contoh champion yang menarik dari awal sampai akhirnya terjadi
secara mulus dan bisa dinikmati lalu berikutnya ada juga ini campaign yang flip
sehidup semati berawalnya dari media sosial berakhirnya ke Billboard di pinggir
jalan nah ini kayak campaign yang dibuat untuk meningkatkan awareness dengan
(2:24:47) menunggangi bulan Februari patrias bulan kasih
sayang tanggal 14 februarinya Nah kita coba menunggangi momentum itu dengan
cara tadi mengadakan Kesempatan agar user tuh bisa nikah dengan cara gratis
dibiayain sama flip dan kenapa ini dibuat dibuatnya pun juga atas dasar
kepedulian sebenarnya karena pada saat pandemi banyak orang yang terhalang
untuk bisa menikah gara-gara biaya juga gitu kan Nah klip hadir di situ untuk
bisa ngebantu mereka dan pendekatan dalam pembuatan campaign tuh Biasanya ada dua
dari yang saya
(2:25:28) lihat yang pertama ada berdasarkan trend yang
terduga sama ada yang berdasarkan tren tidak terduga kalau trend terduga secara
sederhananya bisa kita lihat misalnya dari tanggal-tanggal penting yang terjadi
dalam satu tahun kedepan contohnya tadi flip hidup semati itu dilihatnya dari
tanggal 14 Februari gitu kan ada juga yang basisnya tren tidak terduga yaitu
trend yang memang terjadi begitu saja kita nggak bisa kontrol tapi Worthy
enough untuk bisa kita tunggangi sebagai satu buah campaign nah ini contohnya
yang berbasis tidak
(2:26:06) terduga adalah flip game yang mana Ini ngambil
momentum squid game pada saat itu lalu berikutnya ada flip hidup semati yang
dia ngambil momentum Valentine yang kita udah tahu dari jauh-jauh hari kalau 14
Februari masuknya ke Valentine keduanya bagus dan berdampak kalau dirancang
dengan benar jadi ider kita milih campaign berdasarkan tren terduga ataupun
tidak terduga bisa bagus-bagus aja kalau misalnya kita bisa ngerancang dengan
baik itu keduanya kita belajar dari study gas yang pertama Ya dari flip game
Nah untuk yang flip game ini dia
(2:26:44) berasalnya dari tren tidak terduga pada saat itu
kan muncul drama squid game yang bener-bener rame fenomenal bakal dapat
penghargaan di berbagai macam tempat semua brand juga ngambil kesempatan untuk
bisa nunggangin trend ini tapi nggak selesai sampai di situ dari setelah muncul
tren tidak terduga ini saya mencoba mengamati dulu trennya kira-kira ini cukup
oke Atau enggak untuk bisa dijadikan satu buah campaign caranya gimana untuk
bisa menentukannya ya dilihat aja Apakah dia bisa bertahan setidaknya sampai
dengan sebulan
(2:27:19) kalau misalnya cuma bertahannya dua hari tiga hari
yaitu dijadiin konten aja nggak usah dijadiin campaign Lalu setelah itu saya
coba nyari ide campaign nyari ide kempennya lewat konsumsi berbagai macam
konten mengenai si squid game itu tersendiri juga dari sana dari konsumsi
banyak konten akhirnya dapat ide untuk membuat satu buah campaign dan dibuatlah
dari campaign plane setelah disetujui dibuat konten plant setelah konten plant
selesai ngebuat konten harian tapi pada saat di flip game berlangsung ini
konten
(2:27:54) harian tuh bener-bener penuh kejutan sama
improvisasi karena dibuatnya bener dari hari ke hari lalu setelah itu evaluasi
dan fakta menariknya adalah ya Proposalnya itu dibuatnya tanggal 1 Oktober
terus campaign ya berjalan tanggal 11 Oktober jadi waktunya sempit banget pada
saat itu untuk benar-benar bisa menyusun konten apa aja yang mau dinaikin
gamenya mau kayak gimana influencer yang mau diajak kerja sama siapa dan pada
saat itu semuanya saya lakuin sendirian karena Emang belum ada orang lagi yang
bisa ngebantu saat itu
(2:28:37) alhamdulillahnya berjalan dengan lancar ya pada
saat itu emang masih dikit banget orangnya yang ada di tim marketing jadi ya
nah terus bener ide konten itu bermunculan setiap hari Bahkan bukan cuma dari
saya tapi ide kontennya bahkan muncul dari influencer yang diajak kerjasama
yaitu bapak-bapak id jadi pihak bapak-bapak ini pun juga ngebantuin gitu untuk
ngebuat konten salah satu contohnya konten ini nih ini berkesan banget buat
saya kontennya karena di rencana ini pagi di shootingnya siang dipublikasikan
sore
(2:29:24) jadi di hari yang sama itu juga dan gara-gara
konten diadakan ini jadi muncul konten-konten dadakan lainnya nanti saya
ceritain ini Pak luang Pak Munawir saya butuh bantuan Anda berdua karena ini di
luar ekspektasi saya ya ngapain sih Saya mau kasih tahu kalau pesertanya makin
banyak nih pak tambah banyak Iya Pak seberapa banyak hampir penuh gimana ini
strategi kita nih ini saya mau jelasin ya Coba jelasin ke saya gimana-gimana
tadi kan pas saya sarapan nasi uduk Kan jumlahnya 28.
(2:29:56) 000 tuh nah ini saya habis makan nasi padang
pengen tahu nih paling update sekarang ada juga sekarang kalau begini caranya
nyerah ada 69.000 begini gimana ngaturnya Pak nuang ditulis lagi pendaftarannya
bantuin saya bantuin saya tolong lihat beberapa hal menarik pertama mereka
rapat sambil nonton ondel-ondel terus di sini strategi rahasia-rahasia-rahasia
kocak deh kerjasama sama mereka Jadi bener-bener ini idenya muncul pagi hari
terus siang harinya di syutingin Sore harinya dipublikasi dan gara-gara hal itu
jadi mau ngamuk pikiran banyak
(2:30:36) konten lain ya langsung aja tuh dipublikasiin
update informasi peserta pak munawi pak marsaninya lagi ketiduran segala macem
itu bener-bener saya bikin saat itu juga dan ketika Sore harinya baru di ini
nih dimunculin Ini loh videonya apa namanya hasil rapat tadi itu kayak gimana
di munculin lah di sini bahwa peserta kita udah banyak sekali dan bukan cuma
Story yang muncul tapi gara-gara yang tadi gara-gara yang konten tadi juga
konten hariannya juga muncul nih kayak yang ini misalnya apa namanya yang
inflip ditolongin sama
(2:31:16) Pak marsani terus juga ucapan selamat datang
ke-79.000 peserta gitu muncul di saat yang sama juga atau yang ini konten yang
ini juga muncul gitu jadi bener-bener dari satu konten dadakan muncul ke konten
dadakan lainnya juga itu tadi yang flip game nanti kita bakal bahas lebih
lanjut lagi mengenai flipping di bedah lebih dalam lagi di sesi yang lainnya ya
resmi flipse hidup semati kalau VIP saya harus mati itu mulainya dari ngebaca
trend selama setahun dulu hingga akhirnya kami dapat eh 14 Februari adalah
trend yang Oke
(2:31:53) untuk bisa ditunggangi lalu pembuatan campaign
plan Terus pembuatan konten plan tapi menarik ya konten plan ini sudah
disiapkan satu bulan sebelumnya lalu evaluasi dilakukan setiap pekan kalau tadi
kan flip game gak ada tuh nggak sempet tuh ngelakuin evaluasi setiap pekan Ya
gimana orang cuma sendirian ngelakuinnya Nah kalau ini karena timnya pada saat
ini udah cukup ramai Akhirnya bisa untuk ngelakuin evaluasi setiap kan nah
saking rapihnya ya eventnya kan sebenarnya mau diadain di Februari tapi memang
di Akhir Januari
(2:32:29) udah mulai pengumuman gitu kan Nah saking rapihnya
dari mulai satu Januari keyword soal nikah itu udah dimunculin dan itu bakal
berlangsung juga tuh di konten-konten berikutnya udah mulai ngebahas nikah
nikah nikah nikah nikah sehingga ketika pengumuman soal pernikahan ini
dimunculkan orang udah Nggak kaget dan bisa menerima dengan baik dan hasilnya
banyak yang ikutan untuk bisa dinikahkan sama flip nah ini ada perbedaan dan
persamaan antara flip game dan juga sirip mati kalau perbedaan yang paling
utama adalah
(2:33:06) ini tidak rapi sekali ya si flip tim dalam bahasa
perencanaannya karena lagi-lagi tadi ngerjainnya sendirian terus untuk yang ini
tips hidup semati rapih banget rencana banget bener-bener di detalin konten
perkonten dari hari ke harinya kayak gimana dan oke banget lah pokoknya tapi
persamaannya keduanya ini berfokus sama manfaat yang mau dikasih sama target
audiens tapi itupun dilakukan tanpa melupakan Sisi bisnisnya juga jadi win-win
solution buat audience saya dapat manfaat buat flipnya dari sisi bisnisnya juga
oke dampaknya gitu dan
(2:33:45) itu jadi pegangan kita sih sampai saat ini ketika
Apa yang membuat satu buah campaign ya harus dua-duanya yang bisa dapat manfaat
tadi nah terus satu hal yang terpenting juga kita harus bisa menikmati campaign
yang kita jalanin karena kalau misalnya kita sendiri nggak bisa nikmatinya
gimana caranya audience kita mau nikmatin campaign itu nggak bakal bisa bakal
kebaca sih kalau misalnya kita nggak happy ya sama Champion kita pasti dari
konten-kontennya juga nggak bakal maksimal pakai penting banget kita ngebuat
campaign yang Emang kita sendiri
(2:34:19) juga happy sama campaign tersebut dan happy
ngejalaninnya gitu kurang lebih teman-teman di pertemuan hari pertama ini nanti
kita bakal bahas lebih banyak lagi di pertemuan berikut-berikutnya 234 sampai
akhirnya pertemuan ketujuh masih panjang ya proses pembelajaran barang kita
sampai jumpa di kelas berikutnya dan By the way saya mohon doa ya biar tahun
depan bisa umrohin orang tua Salah satu alasan saya bikin kelas ini selain
untuk bisa ngebantu teman-teman yang mungkin apa namanya punya kendala dalam
mengelola media sosial tentu saja
(2:34:58) buat ngebantu diri saya sendiri juga Biar bisa
ngobrolin orang tua makanya kemarin Seneng banget ya ketika tahu yang ikut ada
banyak mimpi untuk bisa umrohin orang tua insya Allah bisa jadi semakin dekat
Terima kasih banyak sudah mempercayai saya dan hadir di kelas ini dan Boleh
banget kalau misalnya Oke deh sip Ya silakan teman-teman kalau misalnya ada
yang mau ditanyain dulu mungkin terbuka di dua sampai tiga pertanyaan kali ya
habis itu kita udahan atau kalau misalnya mau diskusi lebih lanjut bisa di grup
silahkan kalau
(2:35:38) misalnya ada yang mau didiskusikan [Tertawa] pasti
ada jalan kayak gitu karena tagline itu kan istilahnya itu tentang apa sih dan
tagline itu yang biasanya diingat tuh sama audience gitu kan Nah gimana sih Kak
cara bikin kayak tagline tagline yang bisa merangkum camping kita itu tentang
apa dan gampang diingat itu susah banget kayak storming tentang Itu tuh Apalagi
kan harus relate sama value dari perusahaan Itu kan Kak dan ini ya ini
fanfic-nya kami ngejalanin dua jenis proses untuk nentuin satu buah tagline
yang mau dibawa dulu banget
(2:36:43) proses yang dilalui adalah benar-benar meeting
seharian tujuannya untuk cari tahu tagline apa yang mau dibawa jadi setiap
orang punya ide terus ngepresentasiin idenya ini loh tagline yang mau gue
usulkan Kenapa alasannya begini terus bakal diserang bareng-bareng tuh dicari
kelemahannya nggak masuk akal kalau misalnya kayak gini pesannya kurang kuat
blabla segala macamnya tulang awalnya kayak gitu dulu Nah kalau sekarang kami
masih melakukan hal yang sama tapi nggak selesai sampai di situ kalau tadinya
cuma bener internal brand doang
(2:37:25) yang nentuin tagline yang mau dibawa Seperti apa
dan itu bermodalkan brand storming seharian namun sekarang diubah prosesnya
menjadi lebih kompleks tujuannya adalah biar bisa lebih diterima sama audience
jadi selesai dari yang brainstorming seharian tadi dan brainstormingnya bukan
cuma brand doang kalau saat ini tapi melibatkan tim kreatif melibatkan tim
lainnya juga untuk brand storming message yang mau disampaikan setelah dapet
tuh messagenya setidaknya 3-5 message yang terpilih itu bakal diuji coba di uji
cobanya
(2:38:04) bener-bener dengan brand storming ke audience yang
jadi target audience flip gitu ada sekitar 5-8 orang lah kurang lebih yang
diajak ngobrol bareng mereka ditanya kesannya ketika pertama kali denger
tagline ini apa yang terbayang tapi dilakuinnya ini ya UN branded ya jadi nggak
nggak disebutkan tuh nama brandnya benar-benar dilakuin riset kayak gitu
Setelah dapet dapatkan Nih misalnya beberapa pesan yang kuat banget image-nya
apa namanya yang kuat banget di mata audience tadi Oh ini tuh yang kebayang
flip gitu kan
(2:38:46) Nah dari sana baru diturunin lagi menjadi berbagai
macam kebutuhan kreatif lainnya salah satu contohnya adalah iklan karena kan
biasanya ketika kita punya satu buah campaign ada iklan yang mau ditayangin
juga gitu kan Nah akhirnya diturunin tuh jadi bentuk iklan pakai model yang
sama juga kayak tadi kita brand storming seharian lagi lalu diuji coba lagi ke
audience sampai dapat bener-bener yang Farm Oh message ini komunikasi iklannya
seperti ini barulah diproduksi dan itu prosesnya panjang sekali bisa memakan
waktu 1 sampai 2
(2:39:20) bulan sampai akhirnya nemuin nama dan juga konsep
yang Oke untuk dibawa tapi itu yang sekarang kalau misalnya dulu bener-bener
cuma bermodalkan seharian brainstorming langsung jadi tuh untuk rencana
Champion 1 bulan kedepan Oke berarti ini maksudnya apa ya cukup panjang juga ya
prosesnya untuk tagline untuk camping yang akan datang gitu ya Dan itu bukan
dilakukan oleh tim brand doang Tapi bener melibatkan tim research-nya yang ada
di flip gitu soal apa yang dilakuin sama tim research detailnya kayak gimana
wallahualam Itu
(2:40:05) udah jadi keajaiban dunia ke-8 kayaknya saya nggak
tahu tuh gimana prosesnya ya Nah untuk kita memperkirakan atau memproyeksikan
rizalnya itu gimana ya kayak misal dilihat dari benchmark yang kemarin itu
kayak beberapa persen atau kayak gimana target duluan yang di awal yang di awal
di komunikasikan sama pihak manajerial gitu ya karena kan itu adalah usaha bagi
kita untuk bisa mencapai target tadi kan Nah ya tinggal dilihat di bagian
paling akhir tercapai atau enggak dan targetnya buat Setiap perusahaan bisa
jadi beda
(2:40:54) ada yang mungkin targetnya mempertahankan cost
paridge di Angka berapa rupiah ada juga yang mungkin targetnya sales ada juga
yang mungkin targetnya bisa ningkatin awareness sampai angka sekian gitu kan
Nah itu tergantung target di awal yang disepakatinya seperti apa berhasil
enggaknya dilihat dari targetnya tercapai atau nggak jadi nggak nggak ujug-ujug
ngambil dari eksternal terus dijadiin target gitu ada lagi teman-teman tidak
dan itu seperti apa paling saya cewek bisa bantu apa sih namanya ngasih
gambaran umumnya
(2:41:54) aja iya ada lagi teman-teman Oke kalau misalnya
Emang belum ada lagi nanti boleh ya kalau mau diskusi lebih lanjut di grup
WhatsApp Insya Allah saya akan mencoba seresponsif mungkin untuk membalas
tentunya ketika memang waktunya lagi senggang sekali lagi terima kasih banyak
untuk yang sudah hadir di pertemuan pertama kali ini kita akan ketemu lagi di
pertemuan kedua minggu depan tapi Minggu depan jamnya mungkin akan sedikit
berubah ya karena saya di jam awalnya di jam pagi itu udah ada agenda lain Dan
kita akan Mulainya
(2:42:44) di siang ya kurang lebihnya itu udah saya taruh
jadwalnya di grup description jangan lupa kalau misalnya Emang mau ikutan untuk
yang dapetin iPad mini iPad 6 Mini nanti decknya saya share di sini juga biar
nggak lupa cara ikutannya kayak gimana dan semoga yang dapat adalah yang memang
benar-benar butuh ya untuk bisa dapetin ini dan semoga bisa menunjang pekerjaan
sebagai konten kreator Oke terima kasih banyak sampai jumpa di pertemuan
berikutnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]
Belum ada Komentar untuk "Hari 1 - Pengelolaan Media Sosial untuk Bisnis – YouTube"
Posting Komentar